Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Smartwatch Garmin Fenix 8 Miliki Fitur Khusus untuk Atlet Hybrid

31 Agustus 2025 | 01:28

Dicas Malah Drop? Ini 7 Penyebab HP Susah Isi Daya

30 Agustus 2025 | 21:08

Pertarungan Chipset HP MediaTek vs Snapdragon, Siapa Jawaranya?

30 Agustus 2025 | 20:15
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Smartwatch Garmin Fenix 8 Miliki Fitur Khusus untuk Atlet Hybrid
  • Dicas Malah Drop? Ini 7 Penyebab HP Susah Isi Daya
  • Pertarungan Chipset HP MediaTek vs Snapdragon, Siapa Jawaranya?
  • Review Tecno Pova 7 5G: HP Gaming Murah dengan Layar 144Hz
  • 5 Rekomendasi Kamera Mirrorless Canon EOS R Termurah, Wajib Cek!
  • Kamera Canon EOS R8: Full-Frame 4K60 Terjangkau dan Gahar
  • Deretan Samsung Galaxy M Series 2025: Pilihan HP Tangguh Harga Bersahabat
  • 11 Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik 2025: RAM 8GB, Layar 90Hz, Baterai Jumbo
Minggu, Agustus 31
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Serangan Ransomware Melonjak 126% di Q1 2025
Berita Tekno

Serangan Ransomware Melonjak 126% di Q1 2025

Jundi AmrullahJundi Amrullah28 April 2025 | 12:54
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Serangan Ransomware Melonjak 126% di Q1 2025
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pada kuartal pertama 2025, serangan ransomware mencapai tingkat tertinggi yang pernah tercatat, menurut laporan dari Check Point Research. Tercatat ada 2.289 korban dari 74 kelompok ransomware, yang mencerminkan kenaikan 126% dibandingkan tahun sebelumnya.

TechnonesiaID - Berbeda dari pendekatan menyeluruh sebelumnya, para pelaku ransomware kini menjalankan serangan secara lebih terarah berdasarkan kondisi hukum lokal, struktur jaringan, dan potensi keuntungan. Menariknya, meski jumlah korban meningkat, nilai pembayaran tebusan justru menurun 35% menurut data Chainalysis.

Bentuk serangan ransomware pun mulai bergeser dari penguncian data menuju pemerasan berbasis ancaman reputasi. Banyak kelompok kini memalsukan serangan dengan menggunakan data lama atau publik, menjadikan pelacakan ancaman dan penilaian risiko menjadi semakin sulit bagi pihak berwenang dan analis keamanan.

Baca Juga

  • Teknologi 6G Mulai Disiapkan, Internet 100 Kali Lebih Cepat dari 5G
  • 3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Advertisement

Sergey Shykevich dari Check Point menyebutkan bahwa tren ini menandai fase baru dalam evolusi ransomware. Penggunaan kecerdasan buatan dan manipulasi korban menunjukkan bahwa pendekatan keamanan harus lebih proaktif dan berbasis intelijen, bukan lagi hanya reaktif.

Kelompok Cl0p kembali menjadi aktor dominan dalam kuartal ini setelah mengeksploitasi kerentanan pada sistem transfer file seperti Cleo Harmony dan VLTrader. Sebagian besar korbannya berada di Amerika Utara, dengan sektor Barang & Jasa Konsumen menjadi target utama mereka.

Beberapa kelompok seperti Babuk-Bjorka dan FunkSec juga diketahui menyebarkan klaim palsu atau mendaur ulang data lama, sebuah strategi yang sebelumnya digunakan oleh Lockbit. Hal ini menambah tantangan dalam mengidentifikasi dan memahami pola serangan yang sebenarnya.

Technonesia Ad Banner

Baca Juga

  • 3 Poin Krusial Regulasi AI di Indonesia: Siap Uji Publik 2025!
  • OPPO Run 2025 Kembali Digelar, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya!

Advertisement

Secara keseluruhan, peningkatan serangan ini mencerminkan skala ancaman ransomware yang semakin besar. Bahkan tanpa menghitung lebih dari 300 korban Cl0p dari satu insiden di Februari, rata-rata bulanan korban tetap tinggi, mencapai lebih dari 650 kasus, naik dari sekitar 450 per bulan pada 2024.

Wilayah yang paling terdampak tetap konsisten dengan tren sebelumnya, dengan negara-negara Barat seperti Amerika Serikat mendominasi jumlah korban. Hal ini mencerminkan preferensi kelompok ransomware terhadap target yang dianggap memiliki kemampuan finansial untuk membayar tebusan tinggi.

Baca Juga

  • Android 16 Dilengkapi oleh Fitur Anti Sadap
  • Meta Rekrut Empat Peneliti Asal OpenAI

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA

Headline Ransomware Siber
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleBikin Emosi! Ternyata 6 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Baterai HP Jebol
Next Article Meta Umumkan LlamaCon 2025, Konferensi Generatif AI Perdana!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Teknologi 6G Mulai Disiapkan, Internet 100 Kali Lebih Cepat dari 5G

Olin Sianturi23 Agustus 2025 | 23:55

3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Olin Sianturi19 Agustus 2025 | 22:28

3 Poin Krusial Regulasi AI di Indonesia: Siap Uji Publik 2025!

Olin Sianturi22 Juli 2025 | 05:47

OPPO Run 2025 Kembali Digelar, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya!

Jundi Amrullah2 Juli 2025 | 08:23

HP Flagship Nothing Phone (3) Debut Pakai Snapdragon 8s Gen 4

Jundi Amrullah1 Juli 2025 | 12:07

Vivo Y19s Pro Mendarat di RI, HP Rp 1 Jutaan Bertabur Fitur AI

Jundi Amrullah1 Juli 2025 | 11:47
Pilihan Redaksi
Game

Download Naruto Senki Mod APK 2025 versi 2.1.6: Full Character No Cooldown

Olin Sianturi28 Agustus 2025 | 04:22

Download Naruto Senki Mod APK 2025 versi 2.1.6 dengan Full Character & No Cooldown. Nikmati…

8 MOD dan trik Sakura School Simulator 2025 Paling Viral, Wajib Dicoba!

25 Agustus 2025 | 21:30

Link Download 10 Varian Livery BUSSID Tunggal Jaya Mooneyes Kualitas HD

24 Agustus 2025 | 19:51

Deretan 6 Perbedaan GTA 4 Original vs GTA 4 Remastered

25 Agustus 2025 | 11:39
Terbaru

Teknologi 6G Mulai Disiapkan, Internet 100 Kali Lebih Cepat dari 5G

Olin Sianturi23 Agustus 2025 | 23:55

3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Olin Sianturi19 Agustus 2025 | 22:28

3 Poin Krusial Regulasi AI di Indonesia: Siap Uji Publik 2025!

Olin Sianturi22 Juli 2025 | 05:47

OPPO Run 2025 Kembali Digelar, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya!

Jundi Amrullah2 Juli 2025 | 08:23

HP Flagship Nothing Phone (3) Debut Pakai Snapdragon 8s Gen 4

Jundi Amrullah1 Juli 2025 | 12:07
technonesia-ads
TechnoNesia.ID Logo
Member Of : Media Publica Logo
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
  • Info Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
© TechnoNesia.ID 2025 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Logo Media Bekasi Logo GadgetDiva Logo Ronde Aktual Logo

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Advertisement