Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Smartwatch Garmin Fenix 8 Miliki Fitur Khusus untuk Atlet Hybrid

31 Agustus 2025 | 01:28

Dicas Malah Drop? Ini 7 Penyebab HP Susah Isi Daya

30 Agustus 2025 | 21:08

Pertarungan Chipset HP MediaTek vs Snapdragon, Siapa Jawaranya?

30 Agustus 2025 | 20:15
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Smartwatch Garmin Fenix 8 Miliki Fitur Khusus untuk Atlet Hybrid
  • Dicas Malah Drop? Ini 7 Penyebab HP Susah Isi Daya
  • Pertarungan Chipset HP MediaTek vs Snapdragon, Siapa Jawaranya?
  • Review Tecno Pova 7 5G: HP Gaming Murah dengan Layar 144Hz
  • 5 Rekomendasi Kamera Mirrorless Canon EOS R Termurah, Wajib Cek!
  • Kamera Canon EOS R8: Full-Frame 4K60 Terjangkau dan Gahar
  • Deretan Samsung Galaxy M Series 2025: Pilihan HP Tangguh Harga Bersahabat
  • 11 Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik 2025: RAM 8GB, Layar 90Hz, Baterai Jumbo
Minggu, Agustus 31
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Lebih dari 3 Juta Serangan Siber Bidik Pengguna Indonesia di Kuartal Pertama 2025!
Berita Tekno

Lebih dari 3 Juta Serangan Siber Bidik Pengguna Indonesia di Kuartal Pertama 2025!

Jundi AmrullahJundi Amrullah5 Mei 2025 | 14:09
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Lebih dari 3 Juta Serangan Siber Bidik Pengguna Indonesia
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Dengan adanya pelaku kejahatan dunia maya yang menargetkan organisasi-organisasi bernilai tinggi dan kritis di Indonesia, diperlukan tindakan dan respons cepat untuk mengurangi serangan siber yang semakin canggih dan kompleks.

TechnonesiaID - Seiring pesatnya transformasi digital, tantangan keamanan siber semakin menjadi perhatian utama bagi perusahaan global, termasuk di Indonesia. Menurut laporan terbaru dari Kaspersky, tahun 2025 diperkirakan akan menjadi tahun penuh risiko akibat meningkatnya serangan berbasis kecerdasan buatan dan celah pada teknologi baru maupun lama.

Data Kaspersky untuk kuartal pertama tahun 2025 menunjukkan bahwa lebih dari 3 juta upaya serangan siber terdeteksi di Indonesia. Angka ini diperoleh dari sistem Kaspersky Security Network (KSN), yang mengumpulkan data dari pengguna sukarela untuk memantau aktivitas ancaman siber secara real-time.

Baca Juga

  • Teknologi 6G Mulai Disiapkan, Internet 100 Kali Lebih Cepat dari 5G
  • 3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Advertisement

Meski angka deteksi pada Q1 2025 menunjukkan penurunan sebesar 44,25% dibandingkan periode yang sama di 2024 (dari hampir 5,9 juta menjadi 3,2 juta), sekitar 15,5% pengguna di Indonesia tetap terdampak oleh serangan daring. Jenis serangan yang paling umum adalah melalui peramban, yang seringkali memanfaatkan celah pada plugin dan teknik rekayasa sosial.

Indonesia kini berada di peringkat ke-95 dalam daftar negara yang paling terdampak oleh ancaman daring. Sebaliknya, negara-negara seperti Ukraina, Belarus, dan Rusia menempati posisi teratas dengan persentase pengguna terdampak lebih dari 30% selama Q1 2025.

Yeo Siang Tiong, General Manager Kaspersky Asia Tenggara, menyatakan bahwa organisasi perlu membangun ketahanan digital menghadapi ancaman yang semakin kompleks. Solusi keamanan harus mencakup deteksi berbasis AI, diversifikasi penyedia layanan, serta budaya keamanan yang ditanamkan pada setiap individu dalam organisasi.

Baca Juga

  • 3 Poin Krusial Regulasi AI di Indonesia: Siap Uji Publik 2025!
  • OPPO Run 2025 Kembali Digelar, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya!

Advertisement

Technonesia Ad Banner

Untuk memperkuat pertahanan, Kaspersky merekomendasikan agar perusahaan rutin memperbarui sistem, mencadangkan data secara berkala, serta mengelola akses pengguna secara hati-hati untuk mencegah kebocoran informasi sensitif. Visibilitas jaringan dan pemantauan aktivitas juga sangat penting.

Karyawan juga perlu diberdayakan dengan edukasi keamanan siber. Platform seperti Kaspersky Automated Security Awareness dapat membantu meningkatkan kesadaran akan risiko digital. Pelatihan profesional untuk tim keamanan siber dan tim Security Operations Center (SOC) juga dianjurkan untuk menjaga kesiapan dalam menghadapi insiden.

Sebagai solusi tambahan, Kaspersky menyarankan penggunaan intelijen ancaman dan teknologi keamanan terpadu seperti Kaspersky NEXT XDR, yang menggabungkan perlindungan titik akhir dengan respon insiden otomatis. Pendekatan komprehensif ini dinilai penting untuk menciptakan perlindungan digital yang berlapis dan adaptif.

Baca Juga

  • Android 16 Dilengkapi oleh Fitur Anti Sadap
  • Meta Rekrut Empat Peneliti Asal OpenAI

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA

Headline Kaspersky Siber
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleFUJIFILM Kenalkan Kamera Instan Analog Instax Mini 41!
Next Article Bocoran Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy S25 Edge
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Teknologi 6G Mulai Disiapkan, Internet 100 Kali Lebih Cepat dari 5G

Olin Sianturi23 Agustus 2025 | 23:55

3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Olin Sianturi19 Agustus 2025 | 22:28

3 Poin Krusial Regulasi AI di Indonesia: Siap Uji Publik 2025!

Olin Sianturi22 Juli 2025 | 05:47

OPPO Run 2025 Kembali Digelar, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya!

Jundi Amrullah2 Juli 2025 | 08:23

HP Flagship Nothing Phone (3) Debut Pakai Snapdragon 8s Gen 4

Jundi Amrullah1 Juli 2025 | 12:07

Vivo Y19s Pro Mendarat di RI, HP Rp 1 Jutaan Bertabur Fitur AI

Jundi Amrullah1 Juli 2025 | 11:47
Pilihan Redaksi
Game

Download Naruto Senki Mod APK 2025 versi 2.1.6: Full Character No Cooldown

Olin Sianturi28 Agustus 2025 | 04:22

Download Naruto Senki Mod APK 2025 versi 2.1.6 dengan Full Character & No Cooldown. Nikmati…

8 MOD dan trik Sakura School Simulator 2025 Paling Viral, Wajib Dicoba!

25 Agustus 2025 | 21:30

Link Download 10 Varian Livery BUSSID Tunggal Jaya Mooneyes Kualitas HD

24 Agustus 2025 | 19:51

Deretan 6 Perbedaan GTA 4 Original vs GTA 4 Remastered

25 Agustus 2025 | 11:39
Terbaru

Teknologi 6G Mulai Disiapkan, Internet 100 Kali Lebih Cepat dari 5G

Olin Sianturi23 Agustus 2025 | 23:55

3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Olin Sianturi19 Agustus 2025 | 22:28

3 Poin Krusial Regulasi AI di Indonesia: Siap Uji Publik 2025!

Olin Sianturi22 Juli 2025 | 05:47

OPPO Run 2025 Kembali Digelar, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya!

Jundi Amrullah2 Juli 2025 | 08:23

HP Flagship Nothing Phone (3) Debut Pakai Snapdragon 8s Gen 4

Jundi Amrullah1 Juli 2025 | 12:07
technonesia-ads
TechnoNesia.ID Logo
Member Of : Media Publica Logo
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
  • Info Iklan
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
© TechnoNesia.ID 2025 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Logo Media Bekasi Logo GadgetDiva Logo Ronde Aktual Logo

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Advertisement