Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tablet Huawei MatePad SE 11: Solusi Produktivitas dan Hiburan

30 April 2026 | 06:55

Akses Internet di Iran Mulai Dibuka Lewat Skema Internet Pro

30 April 2026 | 05:55

The Elite Showcase 2026 Segera Hadir di ICE BSD, Cek Jadwalnya!

30 April 2026 | 04:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tablet Huawei MatePad SE 11: Solusi Produktivitas dan Hiburan
  • Akses Internet di Iran Mulai Dibuka Lewat Skema Internet Pro
  • The Elite Showcase 2026 Segera Hadir di ICE BSD, Cek Jadwalnya!
  • Main PUBG di Dunia Nyata: Tren AR Gen Z China yang Viral
  • Ekspansi Diablo IV Lord of Hatred Resmi Rilis, Gandeng KoRn
  • Tablet Redmi Pad 2 Terbaru: Layar 2.5K Tajam & Baterai Awet
  • Fenomena Gempa Langit Hebohkan Dunia, Ilmuwan Ungkap Faktanya
  • Fitur Layar Sentuh Mitsubishi Destinator: Cara Atur SUV Pintar
Kamis, April 30
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Akses Internet di Iran Mulai Dibuka Lewat Skema Internet Pro
Berita Tekno

Akses Internet di Iran Mulai Dibuka Lewat Skema Internet Pro

Iphan SIphan S30 April 2026 | 05:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Akses internet di Iran
Akses internet di Iran (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Akses internet di Iran kini memasuki babak baru setelah pemerintah menyetujui implementasi skema “Internet Pro” untuk mengatasi kelumpuhan komunikasi selama tiga bulan terakhir. Otoritas keamanan tertinggi di negara tersebut memberikan lampu hijau bagi para pelaku usaha untuk kembali terhubung dengan jaringan global, meski masih dalam pengawasan dan pembatasan tertentu. Langkah ini muncul sebagai respons atas desakan sektor ekonomi yang menderita kerugian besar akibat pemutusan koneksi total.

Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menjaga denyut nadi perekonomian negara di tengah situasi krisis. “Dewan Keamanan Nasional Tertinggi telah menyetujui skema Internet Pro guna memastikan keberlangsungan bisnis tetap terjaga,” ungkapnya dalam pernyataan resmi kepada media setempat. Mohajerani menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah menyelamatkan sektor-sektor produktif yang sangat bergantung pada konektivitas internasional.

Meskipun demikian, pemerintah menggarisbawahi bahwa skema ini bersifat temporer. Otoritas akan terus memantau situasi keamanan nasional sebelum memutuskan untuk mengembalikan layanan secara penuh. “Begitu kondisi dinyatakan normal oleh pihak berwenang, status konektivitas akan disesuaikan kembali,” tambah Mohajerani. Ia juga mengeklaim bahwa pemerintah tetap memandang hak warga sipil untuk mendapatkan informasi sebagai poin yang penting, terlepas dari situasi darurat yang terjadi.

Baca Juga

  • Fenomena Gempa Langit Hebohkan Dunia, Ilmuwan Ungkap Faktanya
  • Perbaikan Kabel Laut Sulawesi, Telkom Targetkan Normal 7 Mei

Advertisement

Dampak Ekonomi Akibat Pembatasan Akses Internet di Iran

Krisis komunikasi ini bermula pada awal Januari lalu, dipicu oleh gelombang protes nasional yang meluas. Situasi semakin memburuk ketika akses internet di Iran kembali diputus total pada akhir Februari, menyusul eskalasi ketegangan militer akibat serangan dari Amerika Serikat dan Israel. Pemutusan hubungan ini membuat jutaan warga terisolasi dari dunia luar selama lebih dari 60 hari berturut-turut.

Lembaga pemantau konektivitas global, NetBlocks, melaporkan bahwa mayoritas penduduk Iran kehilangan kemampuan untuk mengakses platform global secara normal. Hanya segelintir orang yang mampu menembus sensor ketat dengan menggunakan layanan VPN (Virtual Private Network) yang harganya melonjak drastis di pasar gelap. Kondisi ini menciptakan kesenjangan digital yang tajam di tengah masyarakat yang sedang berjuang menghadapi tekanan ekonomi dan konflik.

Secara finansial, dampak dari kebijakan ini sangat merusak. Afshin Kolahi dari Kamar Dagang Iran mengungkapkan bahwa gangguan komunikasi menyebabkan kerugian ekonomi langsung antara US$30 juta hingga US$40 juta per hari. Jika memperhitungkan dampak tidak langsung pada rantai pasok dan kepercayaan investor, angka kerugian tersebut bisa membengkak hingga US$80 juta setiap harinya. Sektor ekonomi digital Iran yang sebelumnya sedang berkembang kini berada di ambang kehancuran.

Baca Juga

  • Ancaman AI China DeepSeek Bisa Menggeser Dominasi Teknologi AS
  • Suhu Kritis Daun Hutan Tropis Terlampaui, Hutan Terancam Mati

Advertisement

Nasib Freelancer dan Usaha Kecil di Tengah Krisis

Kelompok yang paling merasakan hantaman keras adalah para pekerja lepas (freelancer) dan pemilik usaha kecil. Tanpa akses internet di Iran yang stabil, mereka kehilangan kontrak kerja internasional dan akses ke pasar digital. Banyak dari mereka yang terpaksa berhenti bekerja total sejak konflik bersenjata pecah, menambah angka pengangguran secara signifikan di kota-kota besar seperti Teheran dan Isfahan.

Selain hilangnya pendapatan, masyarakat juga menghadapi lonjakan harga barang kebutuhan pokok. Kerusakan pada infrastruktur energi dan jaringan transportasi akibat serangan militer memperparah inflasi yang sudah tinggi. Dalam kondisi tanpa internet, koordinasi logistik menjadi sangat lambat, sehingga distribusi pangan dan obat-obatan seringkali mengalami kendala teknis di lapangan.

Pemerintah Iran sebenarnya telah lama membangun infrastruktur intranet domestik yang dikenal sebagai Jaringan Informasi Nasional (NIN). Jaringan ini memungkinkan layanan publik, sistem perbankan lokal, dan platform pendidikan daring tetap berjalan meski koneksi global diputus. Namun, bagi sektor swasta yang berorientasi ekspor atau jasa teknologi, intranet domestik tidak memberikan solusi karena mereka membutuhkan interaksi dengan server di luar negeri.

Baca Juga

  • Biaya Operasional Teknologi AI Ternyata Lebih Mahal dari Gaji
  • Aplikasi XChat Elon Musk Resmi di Indonesia, Ini Fiturnya

Advertisement

Masa Depan Konektivitas dan Hak Sipil

Penerapan skema Internet Pro diharapkan mampu menjadi jembatan bagi pemulihan ekonomi nasional. Para ahli memprediksi bahwa whitelisting atau pemberian izin khusus bagi alamat IP tertentu akan menjadi standar baru di Iran selama masa transisi keamanan. Namun, para aktivis hak digital mengkhawatirkan bahwa skema ini justru akan mempermanenkan kontrol pemerintah terhadap arus informasi di masa depan.

Di sisi lain, tekanan internasional terus berdatangan agar Teheran membuka kembali ruang digital bagi seluruh warganya. Penggunaan internet bukan sekadar alat komunikasi, melainkan infrastruktur dasar bagi pendidikan dan kesehatan di era modern. Tanpa adanya jaminan keterbukaan, daya saing sumber daya manusia di Iran dikhawatirkan akan tertinggal jauh dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan Teluk.

Kini, dunia menunggu apakah kebijakan baru ini benar-benar mampu membangkitkan kembali akses internet di Iran secara berkelanjutan atau hanya menjadi alat kontrol baru bagi otoritas. Stabilitas ekonomi dan keamanan akan menjadi dua faktor penentu utama dalam normalisasi jaringan komunikasi di negara tersebut pada bulan-bulan mendatang.

Baca Juga

  • Cek WhatsApp Sering Dihubungi dengan Mudah, Ini Caranya
  • Asal-usul Tanaman Kentang Modern: Hasil Kawin Silang Tomat

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Ekonomi Digital Internet Pro Iran Krisis Iran Netblocks
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleThe Elite Showcase 2026 Segera Hadir di ICE BSD, Cek Jadwalnya!
Next Article Tablet Huawei MatePad SE 11: Solusi Produktivitas dan Hiburan
Iphan S
  • Website

Artikel Terkait

Fenomena Gempa Langit Hebohkan Dunia, Ilmuwan Ungkap Faktanya

Ana Octarin30 April 2026 | 00:55

Perbaikan Kabel Laut Sulawesi, Telkom Targetkan Normal 7 Mei

Iphan S29 April 2026 | 19:55

Ancaman AI China DeepSeek Bisa Menggeser Dominasi Teknologi AS

Ana Octarin29 April 2026 | 14:55

Suhu Kritis Daun Hutan Tropis Terlampaui, Hutan Terancam Mati

Iphan S29 April 2026 | 09:55

Biaya Operasional Teknologi AI Ternyata Lebih Mahal dari Gaji

Iphan S29 April 2026 | 04:55

Aplikasi XChat Elon Musk Resmi di Indonesia, Ini Fiturnya

Iphan S28 April 2026 | 23:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

MPL Indonesia Creative Playground: Moonton Gandeng Tale X

24 April 2026 | 18:55

Rice Cooker Stainless Sanken SJ-203BK: Solusi Masak Sehat 6-in-1

25 April 2026 | 17:55

Cara Hemat BBM Mobil Hybrid Saat Harga Minyak Dunia Naik

24 April 2026 | 01:55
Terbaru

Fenomena Gempa Langit Hebohkan Dunia, Ilmuwan Ungkap Faktanya

Ana Octarin30 April 2026 | 00:55

Perbaikan Kabel Laut Sulawesi, Telkom Targetkan Normal 7 Mei

Iphan S29 April 2026 | 19:55

Ancaman AI China DeepSeek Bisa Menggeser Dominasi Teknologi AS

Ana Octarin29 April 2026 | 14:55

Suhu Kritis Daun Hutan Tropis Terlampaui, Hutan Terancam Mati

Iphan S29 April 2026 | 09:55

Biaya Operasional Teknologi AI Ternyata Lebih Mahal dari Gaji

Iphan S29 April 2026 | 04:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.