Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

4 Juni 2026 | 07:27

HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa

3 Juni 2026 | 05:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Komunitas Supermoto Makassar Jelajahi Wisata Ikonik Sulsel
  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • HP Gaming Terbaik 2026: 6 Pilihan Performa Monster Rp2 Jutaan
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota
Minggu, Juni 14
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Akses Internet di Iran Mulai Dibuka Lewat Skema Internet Pro
Berita Tekno

Akses Internet di Iran Mulai Dibuka Lewat Skema Internet Pro

Iphan SIphan S30 April 2026 | 05:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Akses internet di Iran
Akses internet di Iran (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Akses internet di Iran kini memasuki babak baru setelah pemerintah menyetujui implementasi skema “Internet Pro” untuk mengatasi kelumpuhan komunikasi selama tiga bulan terakhir. Otoritas keamanan tertinggi di negara tersebut memberikan lampu hijau bagi para pelaku usaha untuk kembali terhubung dengan jaringan global, meski masih dalam pengawasan dan pembatasan tertentu. Langkah ini muncul sebagai respons atas desakan sektor ekonomi yang menderita kerugian besar akibat pemutusan koneksi total.

Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menjaga denyut nadi perekonomian negara di tengah situasi krisis. “Dewan Keamanan Nasional Tertinggi telah menyetujui skema Internet Pro guna memastikan keberlangsungan bisnis tetap terjaga,” ungkapnya dalam pernyataan resmi kepada media setempat. Mohajerani menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah menyelamatkan sektor-sektor produktif yang sangat bergantung pada konektivitas internasional.

Meskipun demikian, pemerintah menggarisbawahi bahwa skema ini bersifat temporer. Otoritas akan terus memantau situasi keamanan nasional sebelum memutuskan untuk mengembalikan layanan secara penuh. “Begitu kondisi dinyatakan normal oleh pihak berwenang, status konektivitas akan disesuaikan kembali,” tambah Mohajerani. Ia juga mengeklaim bahwa pemerintah tetap memandang hak warga sipil untuk mendapatkan informasi sebagai poin yang penting, terlepas dari situasi darurat yang terjadi.

Baca Juga

  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Advertisement

Dampak Ekonomi Akibat Pembatasan Akses Internet di Iran

Krisis komunikasi ini bermula pada awal Januari lalu, dipicu oleh gelombang protes nasional yang meluas. Situasi semakin memburuk ketika akses internet di Iran kembali diputus total pada akhir Februari, menyusul eskalasi ketegangan militer akibat serangan dari Amerika Serikat dan Israel. Pemutusan hubungan ini membuat jutaan warga terisolasi dari dunia luar selama lebih dari 60 hari berturut-turut.

Lembaga pemantau konektivitas global, NetBlocks, melaporkan bahwa mayoritas penduduk Iran kehilangan kemampuan untuk mengakses platform global secara normal. Hanya segelintir orang yang mampu menembus sensor ketat dengan menggunakan layanan VPN (Virtual Private Network) yang harganya melonjak drastis di pasar gelap. Kondisi ini menciptakan kesenjangan digital yang tajam di tengah masyarakat yang sedang berjuang menghadapi tekanan ekonomi dan konflik.

Secara finansial, dampak dari kebijakan ini sangat merusak. Afshin Kolahi dari Kamar Dagang Iran mengungkapkan bahwa gangguan komunikasi menyebabkan kerugian ekonomi langsung antara US$30 juta hingga US$40 juta per hari. Jika memperhitungkan dampak tidak langsung pada rantai pasok dan kepercayaan investor, angka kerugian tersebut bisa membengkak hingga US$80 juta setiap harinya. Sektor ekonomi digital Iran yang sebelumnya sedang berkembang kini berada di ambang kehancuran.

Baca Juga

  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota
  • Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Advertisement

Nasib Freelancer dan Usaha Kecil di Tengah Krisis

Kelompok yang paling merasakan hantaman keras adalah para pekerja lepas (freelancer) dan pemilik usaha kecil. Tanpa akses internet di Iran yang stabil, mereka kehilangan kontrak kerja internasional dan akses ke pasar digital. Banyak dari mereka yang terpaksa berhenti bekerja total sejak konflik bersenjata pecah, menambah angka pengangguran secara signifikan di kota-kota besar seperti Teheran dan Isfahan.

Selain hilangnya pendapatan, masyarakat juga menghadapi lonjakan harga barang kebutuhan pokok. Kerusakan pada infrastruktur energi dan jaringan transportasi akibat serangan militer memperparah inflasi yang sudah tinggi. Dalam kondisi tanpa internet, koordinasi logistik menjadi sangat lambat, sehingga distribusi pangan dan obat-obatan seringkali mengalami kendala teknis di lapangan.

Pemerintah Iran sebenarnya telah lama membangun infrastruktur intranet domestik yang dikenal sebagai Jaringan Informasi Nasional (NIN). Jaringan ini memungkinkan layanan publik, sistem perbankan lokal, dan platform pendidikan daring tetap berjalan meski koneksi global diputus. Namun, bagi sektor swasta yang berorientasi ekspor atau jasa teknologi, intranet domestik tidak memberikan solusi karena mereka membutuhkan interaksi dengan server di luar negeri.

Baca Juga

  • Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!
  • Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik

Advertisement

Masa Depan Konektivitas dan Hak Sipil

Penerapan skema Internet Pro diharapkan mampu menjadi jembatan bagi pemulihan ekonomi nasional. Para ahli memprediksi bahwa whitelisting atau pemberian izin khusus bagi alamat IP tertentu akan menjadi standar baru di Iran selama masa transisi keamanan. Namun, para aktivis hak digital mengkhawatirkan bahwa skema ini justru akan mempermanenkan kontrol pemerintah terhadap arus informasi di masa depan.

Di sisi lain, tekanan internasional terus berdatangan agar Teheran membuka kembali ruang digital bagi seluruh warganya. Penggunaan internet bukan sekadar alat komunikasi, melainkan infrastruktur dasar bagi pendidikan dan kesehatan di era modern. Tanpa adanya jaminan keterbukaan, daya saing sumber daya manusia di Iran dikhawatirkan akan tertinggal jauh dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan Teluk.

Kini, dunia menunggu apakah kebijakan baru ini benar-benar mampu membangkitkan kembali akses internet di Iran secara berkelanjutan atau hanya menjadi alat kontrol baru bagi otoritas. Stabilitas ekonomi dan keamanan akan menjadi dua faktor penentu utama dalam normalisasi jaringan komunikasi di negara tersebut pada bulan-bulan mendatang.

Baca Juga

  • Pekerja Penutup Pintu Taksi Otonom Raup Ratusan Ribu
  • Penyebab Manusia Jarang Kidal Menurut Penelitian Terbaru

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Ekonomi Digital Internet Pro Iran Krisis Iran Netblocks
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleThe Elite Showcase 2026 Segera Hadir di ICE BSD, Cek Jadwalnya!
Next Article Tablet Huawei MatePad SE 11: Solusi Produktivitas dan Hiburan
Iphan S
  • Website

Artikel Terkait

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37

Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik

Ana Octarin2 Juni 2026 | 16:37
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Harga Samsung Galaxy Tab A7 Terbaru, Masih Layak Dibeli?

2 Juni 2026 | 13:37

5 Pilihan Terbaik Tema iOS Xiaomi HyperOS, Gratis! Tampilan Jadi Mirip iPhone

26 Februari 2025 | 06:29

HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa

3 Juni 2026 | 05:22
Terbaru

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.