Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tablet Android Terbaik 2026: Xiaomi Pad 7 vs Samsung Tab S9 FE

14 Mei 2026 | 23:55

Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi

14 Mei 2026 | 22:55

Harga Toyota Avanza Bekas 2013 Mulai Rp80 Jutaan, Cek Tipenya

14 Mei 2026 | 21:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tablet Android Terbaik 2026: Xiaomi Pad 7 vs Samsung Tab S9 FE
  • Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi
  • Harga Toyota Avanza Bekas 2013 Mulai Rp80 Jutaan, Cek Tipenya
  • Jadwal MPL ID S17 Week 8: Duel Panas Dewa United vs Evos
  • Link Download FF Beta 1.118.1 Terbaru 2026 dan Cara Install
  • Sesar Aktif Gunung Ciremai Terdeteksi, Wilayah Kuningan Waspada
  • Tablet HONOR Magic Pad 3 Pro: Spek Gahar Penantang iPad Pro!
  • Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan
Kamis, Mei 14
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Aksi Lumba-lumba Melompat Tinggi di Hawaii Bikin Netizen Takjub
Berita Tekno

Aksi Lumba-lumba Melompat Tinggi di Hawaii Bikin Netizen Takjub

Ana OctarinAna Octarin26 Maret 2026 | 06:40
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Aksi lumba-lumba melompat tinggi
Aksi lumba-lumba melompat tinggi (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Aksi lumba-lumba melompat tinggi baru-baru ini menjadi pusat perhatian dunia maya setelah sebuah foto spektakuler dari perairan Maui, Hawaii, tersebar luas. Fenomena yang memperlihatkan seekor lumba-lumba tutul pantropis terbang di atas permukaan laut yang tenang ini bukanlah hasil olahan kecerdasan buatan (AI). Foto tersebut asli hasil jepretan tim peneliti lapangan yang tengah melakukan observasi rutin di habitat alami mamalia laut tersebut.

Momen langka ini diabadikan oleh tim ahli dari Pacific Whale Foundation. Mereka menjuluki mamalia tersebut sebagai “Michael Jordan-nya lumba-lumba” karena kemampuan akrobatiknya yang luar biasa. Dalam foto yang diunggah, lumba-lumba tersebut meluncur vertikal dan mencapai ketinggian yang sangat impresif, menciptakan siluet sempurna di atas birunya perairan Pasifik.

Banyak warganet awalnya meragukan keaslian foto tersebut karena posisinya yang sangat presisi dan ketinggiannya yang tidak biasa. Namun, pihak peneliti menegaskan bahwa aksi lumba-lumba melompat tinggi ini merupakan perilaku alami yang memang sering dilakukan oleh spesies tertentu untuk berbagai tujuan biologis dan sosial. Foto ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa gambar estetik satwa liar selalu melibatkan campur tangan teknologi editing digital.

Baca Juga

  • Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi
  • Sesar Aktif Gunung Ciremai Terdeteksi, Wilayah Kuningan Waspada

Advertisement

Analogi Lompatan Tinggi lumba-lumba dengan Manusia

Untuk memberikan gambaran seberapa hebat lompatan tersebut, para peneliti memberikan perbandingan yang menarik dengan kemampuan fisik manusia. Lumba-lumba udara ini tercatat mampu melompat hingga setinggi 15 kaki atau sekitar 4,5 meter ke udara. Jika kita melihat proporsi tubuhnya, pencapaian ini sangat fantastis bagi makhluk yang hidup di dalam air.

Secara teknis, lumba-lumba tutul pantropis memiliki ukuran panjang tubuh sekitar 1,8 hingga 2,1 meter dengan berat mencapai 250 pon atau sekitar 113 kilogram. Bayangkan jika seorang manusia memiliki kemampuan fisik yang setara dengan aksi lumba-lumba melompat tinggi tersebut. Manusia harus mampu melompat melewati ring basket dengan mudah hanya dengan mengandalkan kekuatan otot kakinya tanpa bantuan alat apa pun.

Kekuatan dorongan yang dihasilkan oleh ekor lumba-lumba memungkinkan mereka menembus batas permukaan air dengan kecepatan tinggi. Energi yang dikeluarkan untuk satu kali lompatan setinggi 15 kaki sangatlah besar, menunjukkan bahwa individu yang tertangkap kamera tersebut berada dalam kondisi kesehatan yang sangat prima.

Baca Juga

  • Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan
  • Donor Sperma Elon Musk ke Shivon Zilis: Visi Besar di Balik Anak Kembar

Advertisement

Mengenal Spesies Lumba-lumba Tutul Pantropis

Lumba-lumba tutul pantropis (Stenella attenuata) merupakan penghuni setia perairan tropis dan subtropis di seluruh dunia. Spesies ini dikenal karena pola bintik-bintik pada tubuhnya yang akan semakin jelas seiring bertambahnya usia mereka. Selain kemampuan fisiknya, mereka juga dikenal sebagai salah satu mamalia laut yang paling energik dan gemar bersosialisasi.

Dalam laporan penelitiannya, tim ahli menyebutkan bahwa aksi lumba-lumba melompat tinggi sering kali dilakukan dalam konteks kelompok. Mereka jarang terlihat sendirian dan lebih sering bepergian dalam kawanan besar yang terdiri dari puluhan hingga ratusan individu. Kehidupan sosial yang kompleks ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para peneliti kelautan di Hawaii.

Uniknya, spesies ini tidak hanya bergaul dengan sesama jenisnya. Mereka sering terlihat berenang berdampingan dengan spesies lain, seperti lumba-lumba bergigi kasar, paus pilot bersirip pendek, hingga lumba-lumba spinner yang terkenal dengan gerakan berputarnya. Interaksi antar-spesies ini menunjukkan tingkat kecerdasan dan adaptabilitas yang tinggi di ekosistem laut yang kompetitif.

Baca Juga

  • Kabel Laut Pukpuk Telkom Hubungkan Koneksi RI-Papua Nugini
  • Bobol AI Grok Elon Musk, Peretas RI Gasak Rp 3,4 Miliar

Advertisement

Alasan Ilmiah di Balik Lompatan Akrobatik

Mengapa lumba-lumba melakukan gerakan ekstrem seperti itu? Sains menjelaskan bahwa ada beberapa alasan utama mengapa aksi lumba-lumba melompat tinggi terjadi di alam liar. Pertama, lompatan ini sering digunakan sebagai sarana komunikasi jarak jauh. Suara benturan tubuh lumba-lumba dengan permukaan air menghasilkan vibrasi yang bisa didengar oleh anggota kelompok lainnya dari jarak yang cukup jauh.

Kedua, melompat ke udara membantu lumba-lumba untuk melepaskan parasit yang menempel di kulit mereka, seperti remora atau kutu laut. Dengan kecepatan tinggi dan benturan air yang keras, parasit tersebut akan terlepas dengan sendirinya. Selain itu, lompatan tinggi juga berfungsi sebagai cara bagi mereka untuk mendapatkan pandangan yang lebih luas di atas permukaan air, misalnya untuk mencari keberadaan burung laut yang biasanya menandakan adanya gerombolan ikan sebagai sumber makanan.

Ketiga, faktor kegembiraan atau permainan tidak bisa diabaikan. Sebagai makhluk cerdas, lumba-lumba sering bermain untuk mempererat ikatan sosial antar anggota kelompok. Lompatan setinggi 15 kaki tersebut bisa jadi merupakan bentuk ekspresi energi yang meluap-luap dari individu yang sangat aktif tersebut di perairan Maui yang kaya akan nutrisi.

Baca Juga

  • Dampak Larangan Teknologi China di Uni Eropa: Rugi Rp 6.900 T
  • Jejak Gempa Besar Gunung Ciremai Ditemukan Peneliti BRIN

Advertisement

Kehadiran foto ini menjadi pengingat penting bagi kita semua tentang kekayaan hayati yang ada di lautan. Perlindungan terhadap habitat alami mereka di perairan Hawaii sangat krusial agar generasi mendatang masih bisa menyaksikan aksi lumba-lumba melompat tinggi secara langsung tanpa melalui layar gawai. Upaya konservasi yang dilakukan oleh lembaga seperti Pacific Whale Foundation sangat bergantung pada dukungan publik dan kebijakan lingkungan yang ketat untuk menjaga ekosistem laut tetap seimbang.


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Fenomena Alam Kelautan Lumba-lumba Hawaii Pacific Whale Foundation Satwa Liar
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleRecall SUV Mewah Rolls-Royce Cullinan Akibat Masalah Sabuk Pengaman
Next Article Microwave Mini Terbaik 2026 untuk Dapur Rumah Minimalis
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi

Ana Octarin14 Mei 2026 | 22:55

Sesar Aktif Gunung Ciremai Terdeteksi, Wilayah Kuningan Waspada

Iphan S14 Mei 2026 | 18:28

Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan

Iphan S11 Mei 2026 | 19:55

Donor Sperma Elon Musk ke Shivon Zilis: Visi Besar di Balik Anak Kembar

Iphan S11 Mei 2026 | 14:55

Kabel Laut Pukpuk Telkom Hubungkan Koneksi RI-Papua Nugini

Ana Octarin9 Mei 2026 | 19:55

Bobol AI Grok Elon Musk, Peretas RI Gasak Rp 3,4 Miliar

Ana Octarin9 Mei 2026 | 14:55
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan

Iphan S11 Mei 2026 | 19:55

Community Gateway Wamena menjadi tonggak baru dalam upaya pemerataan akses informasi di wilayah timur Indonesia.…

Jadwal Rilis GTA 6 PC Masih Misteri, Rockstar Fokus ke Konsol

8 Mei 2026 | 15:55

Tablet Acer Iconia iM11-22M5G: Spek Gahar Harga 4 Jutaan!

11 Mei 2026 | 15:55

The Elite Showcase 2026 Hadirkan Sung Kang dan Modifikasi Kelas Dunia

9 Mei 2026 | 18:55

PHK Sepihak Akibat Tolak Acara Kantor, Perusahaan Kalah di Pengadilan

8 Mei 2026 | 13:55
Terbaru

Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi

Ana Octarin14 Mei 2026 | 22:55

Sesar Aktif Gunung Ciremai Terdeteksi, Wilayah Kuningan Waspada

Iphan S14 Mei 2026 | 18:28

Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan

Iphan S11 Mei 2026 | 19:55

Donor Sperma Elon Musk ke Shivon Zilis: Visi Besar di Balik Anak Kembar

Iphan S11 Mei 2026 | 14:55

Kabel Laut Pukpuk Telkom Hubungkan Koneksi RI-Papua Nugini

Ana Octarin9 Mei 2026 | 19:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.