Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cara Pasang Home Charging Mobil Listrik: Syarat dan Prosedur

26 Maret 2026 | 12:30

Harga Nothing Headphone (a) Indonesia Resmi Dirilis Erajaya

26 Maret 2026 | 12:27

Iklan di Apple Maps Segera Muncul, Begini Dampaknya ke User

26 Maret 2026 | 12:20
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Cara Pasang Home Charging Mobil Listrik: Syarat dan Prosedur
  • Harga Nothing Headphone (a) Indonesia Resmi Dirilis Erajaya
  • Iklan di Apple Maps Segera Muncul, Begini Dampaknya ke User
  • Slow Juicer Terbaik 2026: Rekomendasi untuk Hidup Sehat Saat Lebaran
  • Akuisisi Moonton oleh Savvy: Arab Saudi Kuasai Mobile Legends
  • Nasib OnePlus di Pasar Global Terancam, Ini Fakta Sebenarnya
  • Kasus Pelecehan Anak di Instagram: Meta Didenda US$375 Juta
  • Tablet Murah Advan Tab VX Neo: Harga 1 Jutaan Memori 128GB
Kamis, Maret 26
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Ancaman Pengangguran Gen Z Akibat AI: 3 dari 10 Bakal Nganggur?
Berita Tekno

Ancaman Pengangguran Gen Z Akibat AI: 3 dari 10 Bakal Nganggur?

Ana OctarinAna Octarin26 Maret 2026 | 11:05
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Ancaman pengangguran Gen Z
Ancaman pengangguran Gen Z (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Ancaman pengangguran Gen Z kini menjadi sorotan tajam seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di seluruh dunia. CEO ServiceNow, Bill McDermott, memberikan peringatan keras mengenai fenomena ini dalam sebuah wawancara terbaru. Ia memproyeksikan bahwa gelombang disrupsi digital ini akan mengubah peta persaingan di pasar tenaga kerja secara drastis dalam beberapa tahun ke depan.

McDermott mengungkapkan kekhawatirannya terhadap nasib lulusan baru yang harus berhadapan langsung dengan otomasi. Saat ini, tingkat pengangguran di kalangan anak muda sudah menyentuh angka 9 persen. Namun, angka tersebut diprediksi akan melonjak berkali-kali lipat dalam waktu singkat akibat integrasi teknologi yang semakin masif di berbagai sektor industri.

Mengapa Ancaman Pengangguran Gen Z Semakin Mengkhawatirkan?

Kenaikan angka ini menjadi bukti nyata bahwa ancaman pengangguran Gen Z bukan sekadar isapan jempol. McDermott memprediksi tingkat pengangguran anak muda bisa meroket hingga 30 persen hanya dalam beberapa tahun ke depan. Artinya, setidaknya 3 dari 10 orang anak muda berpotensi kehilangan kesempatan kerja atau tidak terserap oleh pasar kerja formal.

Baca Juga

  • Iklan di Apple Maps Segera Muncul, Begini Dampaknya ke User
  • Akuisisi Moonton oleh Savvy: Arab Saudi Kuasai Mobile Legends

Advertisement

Penyebab utamanya adalah pergeseran peran manusia ke “agen AI”. Teknologi ini tidak lagi sekadar membantu pekerjaan manusia, tetapi sudah mampu melakukan tugas secara mandiri dan otonom. Perusahaan-perusahaan kini lebih memilih efisiensi, yang sayangnya memperbesar ancaman pengangguran Gen Z terutama di sektor-sektor administratif dan teknis tingkat dasar.

Meskipun dampak sosialnya sangat besar bagi pekerja dan keluarga, perkembangan AI tampaknya tidak akan tertahan. McDermott sendiri tidak menunjukkan sinyal untuk memperlambat laju inovasi ini. Sebaliknya, ia justru sangat antusias melihat bagaimana AI akan mendominasi ekosistem digital global di masa mendatang.

Dominasi Agen Digital dan Perubahan Paradigma Kerja

McDermott memproyeksikan akan ada miliaran pengguna AI dalam beberapa tahun ke depan. Skala sebesar ini menurutnya mustahil bisa terlayani jika hanya mengandalkan tenaga kerja manusia. Hal inilah yang mendorong perusahaan untuk terus memacu teknologi agen digital demi mengejar produktivitas tanpa batas.

Baca Juga

  • Kasus Pelecehan Anak di Instagram: Meta Didenda US$375 Juta
  • Akun X Mojtaba Khamenei Centang Biru Muncul Lagi, Langgar Sanksi?

Advertisement

Kondisi ini menciptakan jurang yang lebar antara kebutuhan industri dan ketersediaan lapangan kerja tradisional. Tanpa adaptasi kurikulum pendidikan dan pelatihan ulang (reskilling), ancaman pengangguran Gen Z akan sulit diredam. Generasi muda dituntut untuk memiliki keahlian yang tidak bisa digantikan oleh algoritma, seperti kreativitas tingkat tinggi, empati, dan manajemen strategis.

Industri saat ini lebih mencari tenaga kerja yang mampu berkolaborasi dengan AI, bukan mereka yang hanya melakukan tugas repetitif. Jika pola pikir ini tidak segera diadopsi oleh para pencari kerja muda, maka prediksi McDermott tentang angka pengangguran 30 persen bisa menjadi kenyataan pahit yang tak terhindarkan.

Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu mengambil langkah strategis untuk meminimalisir ancaman pengangguran Gen Z di masa depan. Diperlukan kebijakan yang mendukung perlindungan tenaga kerja sekaligus mendorong inovasi yang inklusif bagi semua kalangan.

Baca Juga

  • Alasan Namibia Tolak Starlink: Aturan Kepemilikan Jadi Ganjalan
  • Motor Listrik Penyeimbang Otomatis Omoway Siap Masuk Indonesia

Advertisement

Kehadiran teknologi seharusnya menjadi alat bantu, bukan pengganti peran manusia secara total. Namun, realitas ekonomi seringkali lebih memprioritaskan efisiensi biaya di atas segalanya. Oleh karena itu, generasi muda harus mulai bersiap menghadapi ancaman pengangguran Gen Z dengan meningkatkan kompetensi diri agar tetap relevan di tengah gempuran kecerdasan buatan.


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Bill McDermott Gen Z Kecerdasan Buatan Masa Depan Kerja Pengangguran
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleTablet Oppo Pad Air Murah: Desain Mewah Tipis & Layar 2.4K
Next Article Motherboard Colorful Z890 Terbaru: Inovasi Tanpa Kabel & DDR5 9600
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Iklan di Apple Maps Segera Muncul, Begini Dampaknya ke User

Iphan S26 Maret 2026 | 12:20

Akuisisi Moonton oleh Savvy: Arab Saudi Kuasai Mobile Legends

Iphan S26 Maret 2026 | 12:10

Kasus Pelecehan Anak di Instagram: Meta Didenda US$375 Juta

Ana Octarin26 Maret 2026 | 12:00

Akun X Mojtaba Khamenei Centang Biru Muncul Lagi, Langgar Sanksi?

Ana Octarin26 Maret 2026 | 11:50

Alasan Namibia Tolak Starlink: Aturan Kepemilikan Jadi Ganjalan

Iphan S26 Maret 2026 | 11:40

Motor Listrik Penyeimbang Otomatis Omoway Siap Masuk Indonesia

Ana Octarin26 Maret 2026 | 11:27
Pilihan Redaksi
Gadget

HP Kamera Mid-range Terbaik untuk Foto Lebaran Ciamik

Olin Sianturi21 Maret 2026 | 03:46

HP kamera mid-range terbaik menjadi incaran utama menjelang momen libur Lebaran yang penuh dengan aktivitas…

Jaringan AI Grid Global Akamai-NVIDIA: Revolusi Komputasi Edge

20 Maret 2026 | 01:19

Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

26 Maret 2026 | 07:55

Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

26 Maret 2026 | 08:05

Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026

26 Maret 2026 | 11:15
Terbaru

Iklan di Apple Maps Segera Muncul, Begini Dampaknya ke User

Iphan S26 Maret 2026 | 12:20

Akuisisi Moonton oleh Savvy: Arab Saudi Kuasai Mobile Legends

Iphan S26 Maret 2026 | 12:10

Kasus Pelecehan Anak di Instagram: Meta Didenda US$375 Juta

Ana Octarin26 Maret 2026 | 12:00

Akun X Mojtaba Khamenei Centang Biru Muncul Lagi, Langgar Sanksi?

Ana Octarin26 Maret 2026 | 11:50

Alasan Namibia Tolak Starlink: Aturan Kepemilikan Jadi Ganjalan

Iphan S26 Maret 2026 | 11:40
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.