Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Meta AI Makin Cerdas Berkat Muse Spark 1.1, Siap Jadi Asisten AI Personal yang Lebih Intuitif

30 Juli 2026 | 16:23

Philips Lighting Store Surabaya Hadir dengan Wajah Baru, Solusi Smart Lighting untuk Rumah Modern Makin Mudah

27 Juli 2026 | 15:56

Sixtynine Ultimate Resmi Hadir di Citra Garden City, Sports Bar Jakarta Barat dengan Konsep Hangout Modern

25 Juli 2026 | 14:39
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Meta AI Makin Cerdas Berkat Muse Spark 1.1, Siap Jadi Asisten AI Personal yang Lebih Intuitif
  • Philips Lighting Store Surabaya Hadir dengan Wajah Baru, Solusi Smart Lighting untuk Rumah Modern Makin Mudah
  • Sixtynine Ultimate Resmi Hadir di Citra Garden City, Sports Bar Jakarta Barat dengan Konsep Hangout Modern
  • Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
Sabtu, Agustus 15
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Astronaut NASA Mendadak Bisu di ISS, Evakuasi Medis Pertama!
Berita Tekno

Astronaut NASA Mendadak Bisu di ISS, Evakuasi Medis Pertama!

Ana OctarinAna Octarin29 Maret 2026 | 07:22
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Astronaut NASA mendadak bisu
Astronaut NASA mendadak bisu (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Astronaut NASA mendadak bisu saat menjalankan misi di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Januari 2026 silam. Peristiwa mengejutkan ini menimpa Edward Michael “Mike” Fincke, seorang pilot veteran yang tengah bertugas dalam misi SpaceX Crew-11. Kondisi medis yang tidak terduga ini memaksa NASA mengambil keputusan drastis dengan melakukan evakuasi medis pertama dalam sejarah operasional stasiun luar angkasa.

Insiden bermula ketika Fincke sedang menikmati makan malam bersama rekan kru lainnya setelah menyelesaikan persiapan aktivitas berjalan di luar wahana (spacewalk). Tanpa ada tanda-tanda awal atau gejala sakit, Fincke tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berkomunikasi secara verbal. Rekan setimnya menyadari ada sesuatu yang salah ketika Fincke tampak kesulitan merespons percakapan dan terlihat dalam kondisi distres yang akut.

Kronologi Kejadian Astronaut NASA Mendadak Bisu

Kejadian yang menimpa Mike Fincke berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Selama periode tersebut, ia benar-benar tidak mampu mengeluarkan suara meskipun kesadarannya tetap terjaga sepenuhnya. Rekan kru yang terdiri dari astronaut NASA Zena Cardman, astronaut JAXA Kimiya Yui, dan kosmonaut Rusia Oleg Platonov langsung memberikan pertolongan pertama sesuai protokol darurat ISS.

Baca Juga

  • Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Advertisement

Meskipun astronaut NASA mendadak bisu secara tiba-tiba, tim medis di Bumi segera melakukan pemeriksaan jarak jauh menggunakan perangkat ultrasonografi yang tersedia di orbit. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa Fincke tidak mengalami serangan jantung atau gejala stroke yang umum terjadi di Bumi. Namun, ketidakpastian mengenai penyebab gangguan saraf tersebut membuat NASA tidak ingin mengambil risiko lebih besar di lingkungan mikrogravitasi yang ekstrem.

Akibat insiden ini, NASA segera membatalkan seluruh agenda spacewalk yang seharusnya berlangsung keesokan harinya. Fokus utama pusat kendali misi di Houston berubah total menjadi rencana pemulangan darurat. Fincke bersama tiga rekannya akhirnya meninggalkan ISS lebih awal dan mendarat kembali di Bumi pada 15 Januari 2026, jauh sebelum jadwal misi SpaceX Crew-11 berakhir.

Tantangan Medis di Luar Angkasa

Fenomena astronaut NASA mendadak bisu ini membuka mata dunia tentang betapa rentannya tubuh manusia saat berada di luar orbit Bumi dalam jangka waktu lama. Para ahli medis antariksa kini tengah meninjau ulang seluruh rekam medis Fincke untuk mencari tahu apakah ada faktor lingkungan atau fisiologis tertentu yang memicu gangguan bicara tersebut. Beberapa teori menyebutkan adanya perpindahan cairan tubuh ke arah kepala (fluid shift) yang dapat menekan saraf tertentu di otak.

Baca Juga

  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Advertisement

Selama ini, NASA memang terus meneliti dampak radiasi kosmik dan mikrogravitasi terhadap fungsi kognitif dan sistem saraf manusia. Namun, kasus kehilangan kemampuan bicara secara mendadak tanpa rasa sakit merupakan anomali yang baru pertama kali tercatat secara resmi. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat NASA sedang mempersiapkan misi Artemis II yang akan membawa manusia mengelilingi Bulan.

Dalam konteks keselamatan, kasus astronaut NASA mendadak bisu ini memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya fasilitas medis mandiri di pesawat luar angkasa. Di ISS, evakuasi ke Bumi hanya membutuhkan waktu beberapa jam. Namun, pada misi menuju Bulan atau Mars, perjalanan pulang bisa memakan waktu berhari-hari hingga berbulan-bulan, sehingga bantuan medis darurat dari Bumi menjadi sangat terbatas.

Dampak Terhadap Misi Artemis dan Masa Depan Koloni Bulan

NASA saat ini menginvestasikan sekitar US$20 miliar untuk membangun kehadiran manusia secara permanen di Bulan. Proyek ini mencakup pembangunan pangkalan di permukaan Bulan dan stasiun luar angkasa Gateway yang mengorbit satelit alami Bumi tersebut. Kejadian yang dialami Fincke menuntut pengembangan sistem diagnosis otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI) yang lebih canggih untuk menangani kru di lokasi yang jauh.

Baca Juga

  • Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA
  • Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Advertisement

Kesehatan astronaut kini menjadi prioritas utama di atas pencapaian teknis roket. Tanpa protokol penanganan medis yang mumpuni, risiko seperti yang dialami oleh Fincke bisa berakibat fatal bagi keselamatan seluruh kru. NASA juga mulai mempertimbangkan pelatihan medis yang lebih intensif bagi setiap astronaut agar mereka memiliki kemampuan setingkat paramedis ahli di lapangan.

Hingga laporan terbaru dirilis, Mike Fincke dikabarkan telah pulih sepenuhnya dan menjalani serangkaian tes rehabilitasi di Johnson Space Center. Meskipun ia merasa baik-baik saja sekarang, misteri di balik mengapa astronaut NASA mendadak bisu tersebut tetap menjadi teka-teki besar bagi komunitas sains internasional.

Ke depannya, NASA berkomitmen untuk lebih transparan mengenai risiko kesehatan di luar angkasa guna memastikan keselamatan generasi penjelajah berikutnya. Kasus astronaut NASA mendadak bisu ini akan terus dipelajari sebagai referensi penting dalam merancang sistem pendukung kehidupan yang lebih aman untuk misi eksplorasi jauh ke dalam tata surya.

Baca Juga

  • Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik
  • Pekerja Penutup Pintu Taksi Otonom Raup Ratusan Ribu

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Kesehatan Astronaut Misi Artemis NASA SpaceX Crew-11 Stasiun Luar Angkasa Internasional
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleKecepatan Browsing Android Terbaru Lampaui iOS, Google Beri Bukti
Next Article Mesin Cuci Portable Low Watt Terbaik 2026 untuk Hunian Sempit
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

Ana Octarin3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37
Pilihan Redaksi
Tech

Terbukti! 7 Cara Ampuh Atasi Internet Mati di HP, Sementara Data Seluler Aktif

Iphan S16 September 2025 | 02:15

Data seluler aktif tapi tidak konek ke internet? Jangan panik! Temukan 7 cara ampuh atasi…

Donor Sperma Elon Musk ke Shivon Zilis: Visi Besar di Balik Anak Kembar

11 Mei 2026 | 14:55

Rekomendasi Tablet Terbaik 2026 untuk Kerja dan Hiburan

17 Mei 2026 | 17:55

Meta AI Makin Cerdas Berkat Muse Spark 1.1, Siap Jadi Asisten AI Personal yang Lebih Intuitif

30 Juli 2026 | 16:23

Perbandingan POCO X8 Pro dan iQOO Z11, Siapa Unggul?

30 Mei 2026 | 17:30
Terbaru

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

Ana Octarin3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual Boost Your Website Traffic with TrafficPeak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.