Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

4 Juni 2026 | 07:27
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Komunitas Supermoto Makassar Jelajahi Wisata Ikonik Sulsel
  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • HP Gaming Terbaik 2026: 6 Pilihan Performa Monster Rp2 Jutaan
Minggu, Juli 12
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Kehancuran Yerusalem Kuno Terbukti Lewat Studi Karbon Terbaru
Berita Tekno

Kehancuran Yerusalem Kuno Terbukti Lewat Studi Karbon Terbaru

Ana OctarinAna Octarin28 Mei 2026 | 09:32
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
kehancuran Yerusalem kuno
kehancuran Yerusalem kuno (Foto: www.cnbcindonesia.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Kehancuran Yerusalem kuno kini memiliki bukti ilmiah baru yang sangat akurat setelah tim peneliti internasional berhasil merekonstruksi sejarah perkotaan wilayah tersebut. Melalui jurnal ilmiah bertajuk ‘Radiocarbon Chronology of Iron Age Jerusalem Reveals Calibration Offsets and Architectural Developments’, para ilmuwan memaparkan kronologi baru yang lebih presisi. Mereka mengombinasikan penanggalan radiokarbon, pengukuran karbon atmosfer, serta analisis lingkaran tahunan pohon untuk memetakan sejarah kota suci ini.

Namun, upaya menyingkap tabir sejarah ini tidak berjalan mudah bagi para arkeolog. Tantangan terbesar datang dari fenomena alam yang para ilmuwan sebut sebagai dataran tinggi Hallstatt. Pada periode ini, fluktuasi sinar kosmik dan ketidakstabilan atmosfer mengganggu akurasi penanggalan radiokarbon biasa. Akibatnya, metode karbon konvensional kerap gagal menghasilkan penanggalan tahun yang spesifik untuk Zaman Besi.

Untuk memecahkan kebuntuan tersebut, tim peneliti menerapkan pendekatan multidisiplin yang menggabungkan sains dan literatur kuno. Mereka menyelaraskan teks Alkitab, catatan sejarah kuno, hingga penanggalan gaya tembikar lokal dengan analisis laboratorium. Kolaborasi metode ini menjadi kunci penting dalam merekonstruksi kehancuran Yerusalem kuno akibat invasi asing.

Baca Juga

  • Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Advertisement

Metode Canggih Ungkap Kehancuran Yerusalem Kuno

Dalam riset ini, para ilmuwan mengumpulkan lebih dari 100 sampel bahan organik dari lima situs berbeda di kawasan Kota Daud. Wilayah arkeologi Kota Daud ini terletak tepat di sebelah selatan Temple Mount, yang menjadi jantung peradaban Yerusalem pada masa lampau. Tim peneliti memfokuskan analisis pada biji-bijian purba, sisa arang, dan bahan organik lain yang terkubur di bawah lapisan tanah.

Mereka menerapkan metode inovatif bernama “arkeologi mikro” untuk memeriksa lapisan sedimen yang membungkus biji-bijian tersebut. Guna memastikan akurasi absolut, para ilmuwan memverifikasi data tersebut menggunakan pengukuran radiokarbon atmosfer dari lingkaran pertumbuhan pohon yang hidup antara tahun 624 dan 572 SM. Metode presisi ini berhasil menembus hambatan dataran tinggi Hallstatt yang selama ini membingungkan para peneliti.

Hasil penanggalan baru yang sangat detail ini memberikan konfirmasi ilmiah terhadap sejumlah peristiwa besar yang tercatat dalam Alkitab. Beberapa di antaranya meliputi fase awal pembangunan pemukiman kota, dampak gempa bumi dahsyat, dan peristiwa paling tragis berupa kehancuran Yerusalem kuno oleh pasukan Babilonia.

Baca Juga

  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Advertisement

Elisabetta Boaretto, salah satu peneliti utama sekaligus Direktur Scientific Archaeology Unit di Weizmann Institute of Science, menjelaskan keunikan situs ini. Menurutnya, Yerusalem merupakan kota yang sangat dinamis karena masyarakat terus membangun kembali pemukiman di atas reruntuhan lama. Kondisi ini membuat bukti-bukti arkeologis saling tumpang tindih dan tersebar di berbagai lapisan tanah.

Meskipun menghadapi tantangan struktur bangunan yang berlapis-lapis, tim peneliti berhasil menyusun kronologi Zaman Besi secara sistematis. Mereka menetapkan garis waktu yang kokoh dengan memanfaatkan sisa-sisa abu pembakaran dari invasi Babilonia pada tahun 586 SM. Peristiwa kebakaran hebat ini memusnahkan seluruh kota sekaligus menandai kehancuran Yerusalem kuno yang legendaris tersebut.

Perdebatan Hangat di Kalangan Akademisi

Meskipun membawa angin segar bagi dunia arkeologi, hasil penelitian ini tetap memicu diskusi hangat di kalangan akademisi. Sebagian ahli sejarah masih meragukan tingkat keandalan dari kronologi baru yang ditawarkan oleh tim riset Weizmann Institute tersebut.

Baca Juga

  • Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA
  • Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Advertisement

Israel Finkelstein, profesor arkeologi terkemuka dari Universitas Tel Aviv yang tidak terlibat dalam penelitian, memberikan catatan kritis. Ia berpendapat bahwa mayoritas sampel organik dalam studi ini berasal dari konteks arkeologi yang kurang ideal. Menurut analisis Finkelstein, hanya satu dari lima situs yang diperiksa yang benar-benar memenuhi standar keandalan tinggi.

Terlepas dari perbedaan sudut pandang tersebut, penggunaan teknologi penanggalan radiokarbon modern ini telah membuka babak baru dalam studi sejarah Timur Tengah. Teknologi ini menjembatani batas antara sains modern dan narasi sejarah kuno secara lebih terukur. Penemuan ini sekaligus memberikan pemahaman baru mengenai sejarah panjang dan kehancuran Yerusalem kuno yang terus memikat para peneliti dunia.

Baca Juga

  • Potensi Gempa Besar Ciremai Terlacak dari Struktur Tanah Terbalik
  • Pekerja Penutup Pintu Taksi Otonom Raup Ratusan Ribu

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Arkeologi Babilonia Penanggalan Karbon Sejarah Alkitab Yerusalem Kuno
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleHarga HP Akan Naik Terus, Bos Xiaomi Imbau Beli Sekarang
Next Article Tablet Redmi Pad SE: Pilihan Terbaik Harga 2 Jutaan
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

Ana Octarin3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37

Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!

Iphan S2 Juni 2026 | 19:37
Pilihan Redaksi
Aplikasi

3 Cara Melihat Tanggal Pembuatan Akun Facebook, Auto Nostalgia

Olin Sianturi3 Oktober 2025 | 23:19

Mau nostalgia? Ketahui 3 cara melihat tanggal pembuatan akun Facebook dengan mudah, baik via email…

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

3 Juli 2026 | 09:38

Link Download FF Beta 1.118.1 Terbaru 2026 dan Cara Install

14 Mei 2026 | 19:55

Stop Gangguan! 7 Cara Ampuh Blokir Iklan di HP Android yang Tiba-tiba Muncul

20 Desember 2025 | 18:27

Cara Menghilangkan Iklan di HP OPPO: Panduan Lengkap Hapus Pop-Up dan Rekomendasi Aplikasi

16 November 2025 | 22:33
Terbaru

Ditjen Bina Adwil Luncurkan CEKATAN, Inovasi Integrasi Layanan Kearsipan untuk Perkuat SDM ASN

Ana Octarin3 Juli 2026 | 09:38

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

Ana Octarin5 Juni 2026 | 13:02

Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?

Ana Octarin3 Juni 2026 | 04:37

Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota

Iphan S3 Juni 2026 | 01:37

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

Ana Octarin2 Juni 2026 | 22:37
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.