Integrasi Layanan Kearsipan Diharapkan Tingkatkan Tata Kelola Organisasi

Kepala Bagian Umum Sekretariat Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, Rizza Kamajaya, menjelaskan bahwa inovasi CEKATAN dirancang untuk menjawab kebutuhan organisasi yang terus berkembang.
Menurutnya, perubahan besar tidak selalu dimulai dari langkah spektakuler, melainkan dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Karena itu, CEKATAN diharapkan menjadi katalisator dalam mengoptimalkan tugas dan fungsi Ditjen Bina Adwil melalui pengelolaan arsip yang lebih modern, cepat, mudah, dan akurat.
Baca Juga
Advertisement
Implementasi platform ini juga diproyeksikan mampu memperkuat budaya kerja digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di lingkungan internal kementerian.
CEKATAN dan Penguatan SDM ASN Jadi Strategi Menuju Pelayanan Publik Berkualitas
Penguatan kapasitas aparatur dan lahirnya inovasi CEKATAN menunjukkan bahwa Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi individu, tetapi juga melakukan pembenahan sistem kerja secara menyeluruh.
Kedua strategi tersebut saling melengkapi. SDM yang kompeten membutuhkan sistem yang modern agar mampu bekerja secara optimal, sementara sistem digital yang baik memerlukan aparatur yang adaptif untuk mengelolanya.
Baca Juga
Advertisement
Ke depan, sinergi antara peningkatan kualitas ASN, transformasi digital, penguatan tata kelola organisasi, dan budaya kerja kolaboratif diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, profesional, transparan, serta akuntabel.
Melalui langkah ini, Ditjen Bina Adwil memperlihatkan komitmennya dalam mendukung reformasi birokrasi yang berkelanjutan sekaligus membangun organisasi pemerintahan yang siap menghadapi tantangan era digital.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA