Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Galaxy Tab A11 Plus 5G: Chipset Dimensity, Layar 11 Inci, dan 7 Tahun Update

6 Januari 2026 | 04:00

5 Alasan Tablet Android Murah RAM Besar di Bawah 2 Juta Gantikan Laptop

6 Januari 2026 | 02:00

7 Alasan Samsung Galaxy Tab A11 Jadi Tablet Entry Level Paling Awet

6 Januari 2026 | 00:00
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Galaxy Tab A11 Plus 5G: Chipset Dimensity, Layar 11 Inci, dan 7 Tahun Update
  • 5 Alasan Tablet Android Murah RAM Besar di Bawah 2 Juta Gantikan Laptop
  • 7 Alasan Samsung Galaxy Tab A11 Jadi Tablet Entry Level Paling Awet
  • Waspada! 5 Fakta Ancaman Gempa Megathrust Dahsyat di Jawa-Sumatra
  • 5 Fakta Prosedur Masuk Gedung KTP: Langgar UU Perlindungan Data?
  • 7 Karyawan Dipecat Karena Skandal Keyboard Palsu, Ini Alasannya
  • Bill Gates Ungkap 3 Tanda Kiamat Bumi: Peran Indonesia dalam Perubahan Iklim
  • 7 Tanda WhatsApp Disadap dari Jauh dan Cara Ampuh Hentikan
Sabtu, Januari 17
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Elon Musk Bantah xAI Bakar Rp 16 Triliun per Bulan, Ini Fakta Sebenarnya
Berita Tekno

Elon Musk Bantah xAI Bakar Rp 16 Triliun per Bulan, Ini Fakta Sebenarnya

Jundi AmrullahJundi Amrullah23 Juni 2025 | 09:42
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Elon Musk Bantah xAI Bakar Rp 16 Triliun per Bulan, Ini Fakta Sebenarnya
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Elon Musk membantah kabar bahwa startup AI miliknya, xAI, menghabiskan hingga Rp 16 triliun per bulan. Meski menghadapi tantangan pendanaan, xAI terus membangun infrastruktur besar dan menarik banyak investor, dengan ambisi besar untuk bersaing secara global di industri kecerdasan buatan.

TechnonesiaID - Elon Musk menepis laporan Bloomberg yang menyebut xAI membakar dana sekitar USD 1 miliar atau Rp 16 triliun setiap bulan. Ia menyatakan laporan tersebut tidak akurat dan menegaskan bahwa proyek xAI berfokus pada visi jangka panjang pengembangan kecerdasan buatan.

Meski bantahan sudah diberikan, kondisi keuangan xAI tetap menarik perhatian. Dari total dana USD 14 miliar yang berhasil dihimpun sejak 2023, tersisa sekitar USD 4 miliar di kuartal pertama 2025. Tanpa pendanaan tambahan, dana itu diprediksi akan habis sebelum pertengahan tahun.

Baca Juga

  • Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra
  • 5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Advertisement

Untuk mengatasi potensi kekurangan modal, xAI sedang menyelesaikan pendanaan ekuitas senilai USD 4,3 miliar, dan merencanakan penggalangan tambahan sebesar USD 6,4 miliar di tahun 2026. Selain itu, perusahaan telah mengamankan utang USD 5 miliar melalui bantuan Morgan Stanley.

Sebagian besar dana tersebut digunakan untuk membangun pusat data skala besar bernama Memphis Supercluster, yang akan didukung oleh 200.000 GPU Nvidia Hopper dan energi dari Tesla Megapack. Infrastruktur ini menjadi pondasi utama dalam ekspansi dan pengembangan teknologi AI xAI.

Dari sisi valuasi, xAI menunjukkan pertumbuhan pesat. Nilainya meningkat dari USD 51 miliar di akhir 2024 menjadi USD 80 miliar hanya dalam beberapa bulan. Hal ini menarik minat banyak investor besar seperti Sequoia Capital dan Andreessen Horowitz.

Baca Juga

  • 5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI
  • 3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Advertisement

Meski belum menghasilkan laba, para analis memprediksi xAI bisa mulai mencetak keuntungan pada 2027—lebih cepat dari OpenAI yang diperkirakan baru profit pada 2029. Hal ini menunjukkan bahwa selain inovasi, xAI juga fokus pada keberlanjutan bisnis.

Elon Musk menegaskan bahwa proyek xAI tetap berada pada jalur yang strategis. Isu pengeluaran besar tidak menggeser fokus utama perusahaan, yaitu membangun kecerdasan buatan yang efisien, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi di kancah internasional.

Dengan pembangunan infrastruktur AI terbesar, pendanaan kuat, dan dukungan investor elite, xAI menunjukkan ambisi untuk menjadi pemimpin global di industri AI. Jika berhasil, perusahaan ini bisa menjadi penantang serius bagi dominasi OpenAI di masa depan.

Baca Juga

  • 3 Negara Larang Akses Media Sosial Remaja: Intip Aturan Baru Prancis 2026
  • 5 Pemandangan Miris Saat Astronaut Lihat Bumi, Efek Pemanasan Global Terlihat Jelas

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Elon Musk Headline xAI
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous Article5 Keunggulan Air Cooler GREE 60 Liter GCA-ACOOL60 Terbaik Pendingin Ruangan Besar!
Next Article Telkomsel dan ZTE Umumkan UniSite 1+2+3
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 10:00

5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 08:00

5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 02:00

3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 20:00

3 Negara Larang Akses Media Sosial Remaja: Intip Aturan Baru Prancis 2026

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 06:00

5 Pemandangan Miris Saat Astronaut Lihat Bumi, Efek Pemanasan Global Terlihat Jelas

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 04:00
Pilihan Redaksi

Moto Pad 60 Pro vs iPad Gen 11: 7 Perbedaan Kunci Tablet Menggambar Presisi

Olin Sianturi24 Desember 2025 | 22:43

Bingung pilih tablet untuk digital artist? Kami bedah tuntas Moto Pad 60 Pro vs iPad…

5 Rekomendasi Laptop Harga 4 Jutaan Terbaik 2025, Performa Setara 7 Juta!

26 Maret 2025 | 02:53

8 Cara Ampuh Membuka Pola HP yang Lupa, Jamin Berhasil!

23 Maret 2025 | 23:44

Transformasi 100%! Tema iOS 26 Beyond Blue Hadir di HyperOS & MIUI

23 November 2025 | 07:38

Galaxy Tab A11 Plus 5G: Chipset Dimensity, Layar 11 Inci, dan 7 Tahun Update

6 Januari 2026 | 04:00
Terbaru

Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 10:00

5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 08:00

5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 02:00

3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 20:00

3 Negara Larang Akses Media Sosial Remaja: Intip Aturan Baru Prancis 2026

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 06:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.