Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tablet Samsung AMOLED 2026: Solusi Kerja Hybrid Pengganti Laptop

15 Mei 2026 | 11:55

Ancaman Gempa Sesar Lembang: Badan Geologi Petakan Titik Bahaya

15 Mei 2026 | 10:55

Teknologi Super Hybrid System Jaecoo Hemat Biaya 16 Juta Setahun

15 Mei 2026 | 09:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tablet Samsung AMOLED 2026: Solusi Kerja Hybrid Pengganti Laptop
  • Ancaman Gempa Sesar Lembang: Badan Geologi Petakan Titik Bahaya
  • Teknologi Super Hybrid System Jaecoo Hemat Biaya 16 Juta Setahun
  • Teknologi AI Piala Dunia: FIFA Gandeng Lenovo Jadi Mitra Utama
  • Tablet Samsung untuk Kuliah Terbaik 2026 Pengganti Laptop
  • Modus Rekrutmen Teroris Anak Lewat Game Online Diungkap BNPT
  • Fitur Multi Around Monitor Bikin Parkir Mitsubishi Makin Aman
  • Pemetaan Kawasan Kumuh Bandung: BRIN Gabung AI & Kearifan Lokal
Jumat, Mei 15
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Google Umumkan Fitur untuk Deteksi Konten Berbasis AI
Berita Tekno

Google Umumkan Fitur untuk Deteksi Konten Berbasis AI

Jundi AmrullahJundi Amrullah23 Mei 2025 | 11:33
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Google Umumkan Fitur untuk Deteksi Konten Berbasis AI
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Google memperkenalkan SynthID, sebuah alat berbasis kecerdasan buatan yang dapat mendeteksi konten digital yang dihasilkan AI melalui watermark digital tersembunyi. Inovasi ini diumumkan dalam acara Google I/O 2025 dan bertujuan untuk menanggulangi penyebaran misinformasi serta konten deepfake yang semakin marak di dunia maya.

SynthID menggunakan teknologi watermarking canggih yang menanamkan tanda digital tak kasat mata pada berbagai jenis konten seperti gambar, audio, dan teks. Watermark ini tidak terlihat oleh mata manusia dan tidak mengganggu kualitas konten, tetapi dapat dikenali oleh algoritma khusus Google untuk mengidentifikasi konten AI.

Keunggulan teknologi ini adalah kemampuannya bertahan dari berbagai perubahan pada konten seperti pemotongan, filter, atau kompresi. Dengan demikian, meskipun konten dimanipulasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, watermark tetap dapat mendeteksi asal-usul konten yang dibuat oleh AI.

Baca Juga

  • Ancaman Gempa Sesar Lembang: Badan Geologi Petakan Titik Bahaya
  • Modus Rekrutmen Teroris Anak Lewat Game Online Diungkap BNPT

Advertisement

Fenomena konten palsu seperti video deepfake atau berita hoaks telah menimbulkan kekhawatiran luas karena dapat mempengaruhi opini publik. SynthID hadir sebagai solusi untuk memudahkan pengguna membedakan antara konten asli manusia dan konten buatan AI agar konsumsi informasi lebih kritis dan terpercaya.

Eli Collins, VP Produk AI Google, menyatakan bahwa SynthID bukan sekadar alat deteksi, melainkan juga langkah pencegahan agar teknologi AI dapat digunakan dengan cara yang bertanggung jawab, membangun ekosistem digital yang transparan dan aman bagi semua pengguna.

Rencana Google adalah mengintegrasikan SynthID ke dalam layanan utamanya seperti Google Search, YouTube, dan Workspace. Bagi para pengembang dan kreator, fitur ini juga akan tersedia melalui Google Cloud Vertex AI agar mereka bisa menyematkan watermark pada hasil karya AI mereka secara mandiri.

Baca Juga

  • Identitas Digital Robot Humanoid: Inovasi Perdana dari China
  • Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi

Advertisement

SynthID dijadwalkan mulai diuji coba pada akhir tahun 2025 dan akan dirilis secara global pada 2026. Pengguna umum nantinya dapat melihat status konten melalui fitur seperti “About this content” di Google Search dan panel informasi di YouTube.

Meski teknologi ini menjanjikan, beberapa pakar seperti Dr. Amelia Tan dari MIT memperingatkan bahwa watermark bisa diatasi oleh model AI generasi baru jika tidak terus diperbarui. Google menyatakan akan rutin memperbaharui algoritma SynthID agar tetap efektif. Kehadiran SynthID menjadi langkah penting Google dalam menciptakan standar deteksi konten AI dan memperkuat komitmen pada penggunaan AI yang etis dan transparan.

Baca Juga

  • Sesar Aktif Gunung Ciremai Terdeteksi, Wilayah Kuningan Waspada
  • Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
AI Fitur Google Headline Konten
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleFujifilm X-Half Hadirkan Sensasi Analog dengan Teknologi Digital dan Lensa Fixed
Next Article Motorola Edge 60 FUSION Resmi dijual Hari Ini
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Ancaman Gempa Sesar Lembang: Badan Geologi Petakan Titik Bahaya

Ana Octarin15 Mei 2026 | 10:55

Modus Rekrutmen Teroris Anak Lewat Game Online Diungkap BNPT

Iphan S15 Mei 2026 | 06:55

Identitas Digital Robot Humanoid: Inovasi Perdana dari China

Iphan S15 Mei 2026 | 02:55

Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi

Ana Octarin14 Mei 2026 | 22:55

Sesar Aktif Gunung Ciremai Terdeteksi, Wilayah Kuningan Waspada

Iphan S14 Mei 2026 | 18:28

Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan

Iphan S11 Mei 2026 | 19:55
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Community Gateway Wamena Perkuat Jaringan Digital Papua Pegunungan

Iphan S11 Mei 2026 | 19:55

Community Gateway Wamena menjadi tonggak baru dalam upaya pemerataan akses informasi di wilayah timur Indonesia.…

Modus Rekrutmen Teroris Anak Lewat Game Online Diungkap BNPT

15 Mei 2026 | 06:55

Tablet Acer Iconia iM11-22M5G: Spek Gahar Harga 4 Jutaan!

11 Mei 2026 | 15:55

The Elite Showcase 2026 Hadirkan Sung Kang dan Modifikasi Kelas Dunia

9 Mei 2026 | 18:55

Rating Keselamatan Jetour T1 Raih Bintang 5 ASEAN NCAP

15 Mei 2026 | 01:55
Terbaru

Ancaman Gempa Sesar Lembang: Badan Geologi Petakan Titik Bahaya

Ana Octarin15 Mei 2026 | 10:55

Modus Rekrutmen Teroris Anak Lewat Game Online Diungkap BNPT

Iphan S15 Mei 2026 | 06:55

Identitas Digital Robot Humanoid: Inovasi Perdana dari China

Iphan S15 Mei 2026 | 02:55

Penyelesaian hukum Elon Musk SEC Diduga Beraroma Kolusi

Ana Octarin14 Mei 2026 | 22:55

Sesar Aktif Gunung Ciremai Terdeteksi, Wilayah Kuningan Waspada

Iphan S14 Mei 2026 | 18:28
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.