Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

3 Fakta Terbaru Penyebab Orang Tua Pikun, Ilmuwan Temukan Solusinya

5 Desember 2025 | 19:18

5 Perusahaan Indonesia Penerima Dana SoftBank Vision Fund

5 Desember 2025 | 17:18

4 Cara Mudah Lacak Lokasi Orang Lewat WhatsApp & Google Maps

5 Desember 2025 | 13:18
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • 3 Fakta Terbaru Penyebab Orang Tua Pikun, Ilmuwan Temukan Solusinya
  • 5 Perusahaan Indonesia Penerima Dana SoftBank Vision Fund
  • 4 Cara Mudah Lacak Lokasi Orang Lewat WhatsApp & Google Maps
  • 3 Langkah Mudah Cara Aktifkan Internet Gratis XL Axis di Sumatra
  • 5 Fakta Krisis Chip: Jensen Huang Nasib Nvidia Terancam Ditendang China
  • 2 Zero-Day Fix: Pembaruan Keamanan Xiaomi Desember 2025 Atasi 107 Celah Berbahaya
  • Xiaomi 13 Siap Terima Pembaruan HyperOS 3 Global: 5 Fitur Keren Android 16
  • 5 Alasan HyperOS 3 Wearable Datang Desember untuk Perangkat Xiaomi Band 9
Jumat, Desember 5
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Microsoft “Kunci Pintu” untuk DeepSeek bagi Karyawannya
Berita Tekno

Microsoft “Kunci Pintu” untuk DeepSeek bagi Karyawannya

Jundi AmrullahJundi Amrullah13 Mei 2025 | 12:40
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Microsoft Larang Pegawainya Gunakan DeepSeek
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Microsoft mengambil langkah tegas dengan melarang penggunaan aplikasi DeepSeek oleh pegawai perusahaannya. Keputusan ini disampaikan dalam sidang Senat oleh Vice Chairman dan Presiden Microsoft Brad Smith.

TechnonesiaID - Microsoft melarang penggunaan DeepSeek karena kekhawatiran terhadap keamanan data dan potensi penyebaran propaganda. Data yang diproses oleh DeepSeek disimpan di server di Tiongkok, sehingga tunduk pada hukum serta pengawasan otoritas intelijen negara tersebut. Hal ini menimbulkan risiko penyalahgunaan informasi.

Sebagai tindak lanjut, Microsoft juga menghapus DeepSeek dari toko aplikasinya demi menjaga keamanan dan stabilitas sistem internal. Ini menjadi kali pertama perusahaan secara terbuka menyampaikan pelarangan terhadap layanan tersebut, meski sejumlah negara dan organisasi sebelumnya telah melakukan pembatasan serupa.

Baca Juga

  • 3 Langkah Mudah Cara Aktifkan Internet Gratis XL Axis di Sumatra
  • 2 Zero-Day Fix: Pembaruan Keamanan Xiaomi Desember 2025 Atasi 107 Celah Berbahaya

Advertisement

DeepSeek dikenal menyensor topik-topik sensitif yang dianggap kontroversial oleh pemerintah Tiongkok. Meski begitu, Microsoft sempat menawarkan versi model R1 DeepSeek lewat platform cloud Azure miliknya, berbeda dari aplikasi chatbot aslinya yang sempat viral pada awal 2025.

Karena DeepSeek berbasis open source, siapa pun dapat mengunduh dan menjalankan model ini di server pribadi. Dengan demikian, penyedia layanan bisa menggunakan model ini tanpa harus terhubung ke server yang berada di Tiongkok, meski risiko keamanan tetap ada.

Model ini tetap berpotensi disalahgunakan untuk menyebarkan narasi propaganda atau menghasilkan kode yang rentan terhadap celah keamanan. Dalam sidang di Senat, Microsoft menyatakan telah melakukan modifikasi pada model DeepSeek guna mengurangi potensi dampak negatifnya.

Baca Juga

  • Xiaomi 13 Siap Terima Pembaruan HyperOS 3 Global: 5 Fitur Keren Android 16
  • 7 Bocoran Penting Xiaomi 17 Ultra Resmi: Jadwal Rilis & Nomenklatur Baru

Advertisement

Namun, perusahaan tidak merinci langkah-langkah teknis yang telah diambil dalam penyesuaian model tersebut. Microsoft hanya menyampaikan bahwa sebelum DeepSeek diintegrasikan ke Azure, model ini telah melewati tahap evaluasi keamanan dan pengujian internal yang ketat.

Langkah Microsoft mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak teknologi AI yang dikembangkan oleh negara-negara tertentu. Di tengah persaingan global, faktor keamanan dan efisiensi menjadi prioritas utama dalam pengembangan solusi kecerdasan buatan.

Kondisi ini memicu diskusi lanjutan mengenai perlunya pengawasan dan transparansi dalam mengelola teknologi mutakhir. Di saat yang sama, pengembangan AI tetap perlu diarahkan pada inovasi yang memberikan manfaat nyata dan luas bagi masyarakat global.

Baca Juga

  • 5 Fitur Android 16 QPR2: AI Notifikasi & Kustomisasi UI Ekstrem!
  • 3 Fakta Mencengangkan Perkiraan Pengiriman Smartphone Global 2025: Dorongan Permintaan iPhone 17 Series

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
AI DeepSeek Headline Microsoft
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleSamsung Galaxy S25 Edge, Bukti Sebuah Mahakarya Inovasi Smartphone Tipis
Next Article Gemini AI Akan Hadirkan Kemampuan Ubah Foto Statis Jadi Video Dinamis
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

3 Langkah Mudah Cara Aktifkan Internet Gratis XL Axis di Sumatra

Olin Sianturi5 Desember 2025 | 11:18

2 Zero-Day Fix: Pembaruan Keamanan Xiaomi Desember 2025 Atasi 107 Celah Berbahaya

Olin Sianturi5 Desember 2025 | 07:18

Xiaomi 13 Siap Terima Pembaruan HyperOS 3 Global: 5 Fitur Keren Android 16

Olin Sianturi5 Desember 2025 | 05:18

7 Bocoran Penting Xiaomi 17 Ultra Resmi: Jadwal Rilis & Nomenklatur Baru

Olin Sianturi5 Desember 2025 | 01:18

5 Fitur Android 16 QPR2: AI Notifikasi & Kustomisasi UI Ekstrem!

Olin Sianturi4 Desember 2025 | 21:18

3 Fakta Mencengangkan Perkiraan Pengiriman Smartphone Global 2025: Dorongan Permintaan iPhone 17 Series

Olin Sianturi4 Desember 2025 | 19:18
Pilihan Redaksi
Trending

4 Fakta Menarik The Blackman Family Sebelum Berpisah, Keluarga Viral yang Bikin Heboh!

Olin Sianturi25 Februari 2025 | 07:50

Mengungkap 4 fakta menarik The Blackman Family tentang perjalanan mereka sebagai keluarga viral. Simak selengkapnya…

The Frame dan Music Frame Samsung: Inovasi Aesthetic yang Bikin Ruangan Naik Kelas ala Naura Ayu

28 November 2025 | 22:38

Momoshiki Otsutsuki Resmi Hadir di Naruto to Boruto: Shinobi Striker (DLC #46)

1 Desember 2025 | 00:49

Awan Pintar Optimalkan AI dan Machine Learning untuk Tangkal Serangan Siber di Indonesia

28 November 2025 | 23:27

Spesifikasi Samsung Galaxy Z TriFold: Inovasi 3-in-1 Futuristik yang Bikin Takjub!

2 Desember 2025 | 18:17
Terbaru

3 Langkah Mudah Cara Aktifkan Internet Gratis XL Axis di Sumatra

Olin Sianturi5 Desember 2025 | 11:18

2 Zero-Day Fix: Pembaruan Keamanan Xiaomi Desember 2025 Atasi 107 Celah Berbahaya

Olin Sianturi5 Desember 2025 | 07:18

Xiaomi 13 Siap Terima Pembaruan HyperOS 3 Global: 5 Fitur Keren Android 16

Olin Sianturi5 Desember 2025 | 05:18

7 Bocoran Penting Xiaomi 17 Ultra Resmi: Jadwal Rilis & Nomenklatur Baru

Olin Sianturi5 Desember 2025 | 01:18

5 Fitur Android 16 QPR2: AI Notifikasi & Kustomisasi UI Ekstrem!

Olin Sianturi4 Desember 2025 | 21:18
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2025 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.