Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Lowongan Penguji Game Rockstar Dibuka, Sinyal Kuat GTA 6?

29 Maret 2026 | 17:22

Headset Gaming Planar Magnetic Asus ROG Kithara Resmi Hadir

29 Maret 2026 | 16:53

Kompor Listrik Portable Murah untuk Anak Kos, Mulai 70 Ribuan!

29 Maret 2026 | 16:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Lowongan Penguji Game Rockstar Dibuka, Sinyal Kuat GTA 6?
  • Headset Gaming Planar Magnetic Asus ROG Kithara Resmi Hadir
  • Kompor Listrik Portable Murah untuk Anak Kos, Mulai 70 Ribuan!
  • Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta
  • Kejuaraan Dunia Honor of Kings 2026: Hero AoV Ikut Bertarung
  • Kode Redeem FC Mobile 29 Maret 2026: Klaim Gems & Rank Up
  • Kulkas Satu Pintu Sharp Tanpa Bunga Es: Solusi Dapur Modern
  • Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains
Minggu, Maret 29
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » OpenAI Hentikan Kerja Sama dengan Scale AI Usai Dapat Suntikan Dana dari Meta
Berita Tekno

OpenAI Hentikan Kerja Sama dengan Scale AI Usai Dapat Suntikan Dana dari Meta

Jundi AmrullahJundi Amrullah22 Juni 2025 | 12:33
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
OpenAI Hentikan Kerja Sama dengan Scale AI Usai Dapat Suntikan Dana dari Meta
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - OpenAI memutuskan kerja sama dengan Scale AI setelah perusahaan data itu mendapat investasi dari Meta. Keputusan ini menandakan strategi baru OpenAI untuk menjaga independensi dan mencari mitra data yang lebih netral dan sesuai kebutuhan teknis mereka.

OpenAI membuat langkah mengejutkan dengan menghentikan kerja sama bersama Scale AI, meskipun sebelumnya disebut kemitraan akan berlanjut. Keputusan ini muncul tak lama setelah Scale AI menerima pendanaan dari Meta, yang memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Meski pengumuman investasi Meta ke Scale AI baru terjadi pekan lalu, OpenAI menegaskan proses pemutusan kerja sama sebenarnya telah dimulai sebelumnya. Ini menunjukkan adanya perubahan strategi internal di OpenAI terkait dengan pemilihan mitra data.

Baca Juga

  • Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta
  • Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

Advertisement

Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan mereka tengah mencari penyedia data baru yang bisa memenuhi kebutuhan teknis pengembangan AI mereka. Fokus utamanya adalah mendapatkan mitra yang mampu menyediakan data lebih relevan untuk pelatihan model generatif tingkat lanjut.

Keputusan ini memberi tekanan besar bagi Scale AI, terutama karena mereka sangat bergantung pada klien besar seperti OpenAI. Bahkan, laporan menyebutkan Google juga tengah mempertimbangkan untuk menghentikan kerja sama dengan perusahaan tersebut.

Beberapa pesaing Scale AI dilaporkan mengalami peningkatan permintaan akibat pergeseran ini. Hal ini mencerminkan dinamika baru di industri data AI, di mana netralitas bisnis menjadi salah satu faktor penting dalam menjalin kemitraan.

Baca Juga

  • Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon
  • Apple Setop Jualan Mac Pro: Akhir Era Workstation Modular

Advertisement

Menanggapi situasi tersebut, Scale AI menegaskan bahwa Meta tidak memiliki kontrol atau perlakuan khusus dalam perusahaan. Mereka juga menambahkan bahwa CEO Scale AI, Alexandr Wang, tidak terlibat dalam operasional harian. Namun klarifikasi ini belum mampu menahan kepergian mitra besar.

Dalam respons lebih lanjut, CEO interim Scale AI, Jason Droege, mengumumkan pergeseran fokus perusahaan ke pengembangan solusi AI kustom, khususnya untuk instansi pemerintah dan perusahaan besar, demi membangun pasar yang lebih stabil dan minim konflik.

Kasus ini menunjukkan bahwa dalam dunia AI, kolaborasi bukan hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh faktor kepercayaan dan independensi. OpenAI dengan tegas menunjukkan pentingnya menjaga integritas bisnis di tengah persaingan ketat antar raksasa teknologi.

Baca Juga

  • Penyebab Ledakan Nuklir Chernobyl: Tombol Error Picu Kiamat
  • Astronaut NASA Mendadak Bisu di ISS, Evakuasi Medis Pertama!

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
DANA Headline OpenAI Scale
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleLagi Viral! Begini Cara Bikin Gambar Realistis Pakai Gemini AI dari Google
Next Article Harga Infinix Smart 10 Plus di Indonesia: 5 Spek Mengejutkan HP 1 Jutaan!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta

Iphan S29 Maret 2026 | 15:53

Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

Ana Octarin29 Maret 2026 | 13:53

Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon

Iphan S29 Maret 2026 | 12:22

Apple Setop Jualan Mac Pro: Akhir Era Workstation Modular

Ana Octarin29 Maret 2026 | 10:53

Penyebab Ledakan Nuklir Chernobyl: Tombol Error Picu Kiamat

Iphan S29 Maret 2026 | 08:53

Astronaut NASA Mendadak Bisu di ISS, Evakuasi Medis Pertama!

Ana Octarin29 Maret 2026 | 07:22
Pilihan Redaksi
Elektronik

Kulkas Satu Pintu Terbaik 2026: Pilihan Estetis dan Awet

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 14:00

Kulkas satu pintu terbaik 2026 menjadi incaran utama keluarga Indonesia yang ingin mempercantik area dapur…

Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

26 Maret 2026 | 08:05

Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

26 Maret 2026 | 07:55

Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026

26 Maret 2026 | 11:15

Layanan Motorist Pertamina 2026 Siaga Bantu Pemudik Kehabisan BBM

26 Maret 2026 | 07:30
Terbaru

Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta

Iphan S29 Maret 2026 | 15:53

Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

Ana Octarin29 Maret 2026 | 13:53

Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon

Iphan S29 Maret 2026 | 12:22

Apple Setop Jualan Mac Pro: Akhir Era Workstation Modular

Ana Octarin29 Maret 2026 | 10:53

Penyebab Ledakan Nuklir Chernobyl: Tombol Error Picu Kiamat

Iphan S29 Maret 2026 | 08:53
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.