Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Vivo V70 Series Indonesia: Strategi Flagship di Kelas Menengah

14 Maret 2026 | 16:31

Arc One Piece Live Action Season 2: Bocoran Urutan Ceritanya

14 Maret 2026 | 15:51

One Piece Live Action Season 2: Bocoran Pemain dan Cerita

14 Maret 2026 | 15:43
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Vivo V70 Series Indonesia: Strategi Flagship di Kelas Menengah
  • Arc One Piece Live Action Season 2: Bocoran Urutan Ceritanya
  • One Piece Live Action Season 2: Bocoran Pemain dan Cerita
  • Karakter One Piece Live Action Season 2 yang Kembali Hadir
  • Fitur AI Android Terbaru Gemini: Revolusi Pencarian dan Keamanan
  • Galaxy Buds4 Series Hadirkan HD Voice, Panggilan Telepon Kini Super Jernih
  • Spesifikasi OnePlus Nord Buds 4 Pro: ANC 55dB & Driver Titanium
  • Bocoran Realme 17 Pro+ Terungkap: Bawa Kamera 200 MP Gahar!
Sabtu, Maret 14
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » OpenAI Hentikan Kerja Sama dengan Scale AI Usai Dapat Suntikan Dana dari Meta
Berita Tekno

OpenAI Hentikan Kerja Sama dengan Scale AI Usai Dapat Suntikan Dana dari Meta

Jundi AmrullahJundi Amrullah22 Juni 2025 | 12:33
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
OpenAI Hentikan Kerja Sama dengan Scale AI Usai Dapat Suntikan Dana dari Meta
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - OpenAI memutuskan kerja sama dengan Scale AI setelah perusahaan data itu mendapat investasi dari Meta. Keputusan ini menandakan strategi baru OpenAI untuk menjaga independensi dan mencari mitra data yang lebih netral dan sesuai kebutuhan teknis mereka.

OpenAI membuat langkah mengejutkan dengan menghentikan kerja sama bersama Scale AI, meskipun sebelumnya disebut kemitraan akan berlanjut. Keputusan ini muncul tak lama setelah Scale AI menerima pendanaan dari Meta, yang memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Meski pengumuman investasi Meta ke Scale AI baru terjadi pekan lalu, OpenAI menegaskan proses pemutusan kerja sama sebenarnya telah dimulai sebelumnya. Ini menunjukkan adanya perubahan strategi internal di OpenAI terkait dengan pemilihan mitra data.

Baca Juga

  • Fitur AI Android Terbaru Gemini: Revolusi Pencarian dan Keamanan
  • Implementasi QRIS di Korea Selatan Dimulai April 2026, Cek Faktanya

Advertisement

Dalam pernyataan resminya, OpenAI menjelaskan mereka tengah mencari penyedia data baru yang bisa memenuhi kebutuhan teknis pengembangan AI mereka. Fokus utamanya adalah mendapatkan mitra yang mampu menyediakan data lebih relevan untuk pelatihan model generatif tingkat lanjut.

Keputusan ini memberi tekanan besar bagi Scale AI, terutama karena mereka sangat bergantung pada klien besar seperti OpenAI. Bahkan, laporan menyebutkan Google juga tengah mempertimbangkan untuk menghentikan kerja sama dengan perusahaan tersebut.

Beberapa pesaing Scale AI dilaporkan mengalami peningkatan permintaan akibat pergeseran ini. Hal ini mencerminkan dinamika baru di industri data AI, di mana netralitas bisnis menjadi salah satu faktor penting dalam menjalin kemitraan.

Baca Juga

  • Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026
  • Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Advertisement

Menanggapi situasi tersebut, Scale AI menegaskan bahwa Meta tidak memiliki kontrol atau perlakuan khusus dalam perusahaan. Mereka juga menambahkan bahwa CEO Scale AI, Alexandr Wang, tidak terlibat dalam operasional harian. Namun klarifikasi ini belum mampu menahan kepergian mitra besar.

Dalam respons lebih lanjut, CEO interim Scale AI, Jason Droege, mengumumkan pergeseran fokus perusahaan ke pengembangan solusi AI kustom, khususnya untuk instansi pemerintah dan perusahaan besar, demi membangun pasar yang lebih stabil dan minim konflik.

Kasus ini menunjukkan bahwa dalam dunia AI, kolaborasi bukan hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh faktor kepercayaan dan independensi. OpenAI dengan tegas menunjukkan pentingnya menjaga integritas bisnis di tengah persaingan ketat antar raksasa teknologi.

Baca Juga

  • Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra
  • 5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
DANA Headline OpenAI Scale
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleLagi Viral! Begini Cara Bikin Gambar Realistis Pakai Gemini AI dari Google
Next Article Harga Infinix Smart 10 Plus di Indonesia: 5 Spek Mengejutkan HP 1 Jutaan!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Fitur AI Android Terbaru Gemini: Revolusi Pencarian dan Keamanan

Olin Sianturi14 Maret 2026 | 14:36

Penggunaan ChatGPT Secara Personal Lebih Dominan dari Pekerjaan

Olin Sianturi3 Maret 2026 | 08:12

Implementasi QRIS di Korea Selatan Dimulai April 2026, Cek Faktanya

Olin Sianturi27 Februari 2026 | 09:03

Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:09

Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:03

Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 10:00
Pilihan Redaksi
Elektronik

Speaker Multi-room Sonos Terbaru: Era 100 SL dan Play Hadir

Olin Sianturi14 Maret 2026 | 03:05

Speaker multi-room Sonos terbaru kini resmi memperkuat jajaran perangkat audio premium untuk pasar global melalui…

Bocoran Spesifikasi OnePlus 16: Snapdragon 8 Elite & Kamera 200MP

14 Maret 2026 | 03:43

ASUS Jadi Laptop Terbaik 2026: Buktikan Durabilitas Tahan Banting yang Tak Masuk Akal

13 Maret 2026 | 06:30

8 Rekomendasi HP 1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik 2025: Spek Gahar Bikin Naksir

26 Agustus 2025 | 17:50

Bocoran Realme 17 Pro+ Terungkap: Bawa Kamera 200 MP Gahar!

14 Maret 2026 | 04:00
Terbaru

Fitur AI Android Terbaru Gemini: Revolusi Pencarian dan Keamanan

Olin Sianturi14 Maret 2026 | 14:36

Penggunaan ChatGPT Secara Personal Lebih Dominan dari Pekerjaan

Olin Sianturi3 Maret 2026 | 08:12

Implementasi QRIS di Korea Selatan Dimulai April 2026, Cek Faktanya

Olin Sianturi27 Februari 2026 | 09:03

Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:09

Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:03
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.