Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Promo Sepeda Listrik Transmart: Diskon Jumbo Hanya Hari Ini!

30 Maret 2026 | 06:53

Harga OnePlus 13 Pro terbaru Rp9,8 Juta, Samsung Apple Terancam

30 Maret 2026 | 06:22

Harga AC Split 1 PK Murah di Transmart Full Day Sale 2026

30 Maret 2026 | 05:53
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Promo Sepeda Listrik Transmart: Diskon Jumbo Hanya Hari Ini!
  • Harga OnePlus 13 Pro terbaru Rp9,8 Juta, Samsung Apple Terancam
  • Harga AC Split 1 PK Murah di Transmart Full Day Sale 2026
  • Rice cooker Miyako 300 ribuan: Rahasia Awet dan Irit Listrik 2026
  • Produksi Memory Card Sony Berhenti, Fotografer Mulai Panik
  • Dispenser Galon Bawah Hemat Listrik Polytron: Solusi Kos 2026
  • Biaya Teknologi Perang AS Membengkak Lawan Drone Murah Iran
  • Cara Agar Motor Matic Irit Bensin dan Performa Tetap Tangguh
Senin, Maret 30
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » TikTok Didenda Besar Karena Transfer Data ke Tiongkok
Berita Tekno Aplikasi

TikTok Didenda Besar Karena Transfer Data ke Tiongkok

Jundi AmrullahJundi Amrullah4 Mei 2025 | 16:05
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
TikTok Didenda Besar Karena Transfer Data ke Tiongkok
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - TikTok didenda sebesar EUR530 juta (Rp9,9 triliun) di Irlandia oleh Data Protection Commission (DPC), karena mentransfer data personal pengguna TikTok di European Economic Area (EEA) ke Tiongkok.

TikTok telah dijatuhi denda sebesar €530 juta oleh Komisi Perlindungan Data Irlandia (DPC) karena melanggar Regulasi Perlindungan Data Umum (GDPR). Pelanggaran ini terkait dengan transfer data pribadi pengguna dari Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) ke Tiongkok tanpa jaminan perlindungan yang setara dengan standar Uni Eropa. Selain itu, TikTok juga dinilai tidak transparan dalam menginformasikan kepada pengguna mengenai transfer data tersebut.

Denda tersebut terdiri dari €485 juta untuk transfer data ilegal dan €45 juta untuk kurangnya transparansi antara tahun 2020 hingga 2022. DPC menyoroti bahwa TikTok gagal memastikan bahwa data yang diakses dari Tiongkok terlindungi sesuai dengan standar Eropa, terutama mengingat undang-undang pengawasan di Tiongkok yang berbeda signifikan.

Baca Juga

  • Biaya Teknologi Perang AS Membengkak Lawan Drone Murah Iran
  • Serangan Houthi ke Israel Memantik Eskalasi Militer AS di Iran

Advertisement

TikTok awalnya menyatakan tidak menyimpan data pengguna EEA di Tiongkok. Namun, pada April 2025, perusahaan mengakui bahwa data tersebut memang disimpan di sana sebelum akhirnya dihapus. Pengakuan ini bertentangan dengan informasi yang diberikan sebelumnya dan menjadi faktor penting dalam keputusan DPC.

Sebagai bagian dari keputusan, DPC mengharuskan TikTok untuk menyesuaikan pemrosesan data mereka agar sesuai dengan GDPR dalam waktu enam bulan. Jika tidak, transfer data ke Tiongkok akan ditangguhkan. TikTok berencana untuk mengajukan banding terhadap keputusan ini.

Sebelumnya, TikTok juga dikenakan denda €345 juta pada 2023 oleh DPC terkait pelanggaran privasi anak-anak. Kasus ini menyoroti pengaturan akun anak yang secara default bersifat publik, memungkinkan siapa saja untuk melihat konten mereka. TikTok telah melakukan perubahan untuk meningkatkan privasi pengguna muda sejak saat itu.

Baca Juga

  • Bahaya stasiun pengisian daya publik yang Mengintai Pengguna HP
  • Mikroba Tertua dalam Batu Kuno Ditemukan, Berusia 2 Miliar Tahun

Advertisement

Investasi besar-besaran sedang dilakukan oleh TikTok untuk meningkatkan keamanan data di Eropa melalui proyek Clover, yang mencakup pembangunan pusat data di Norwegia, Irlandia, dan Amerika Serikat. Namun, DPC menilai langkah-langkah ini belum cukup untuk memenuhi standar perlindungan data Eropa.

Kasus ini menambah daftar panjang sanksi terhadap perusahaan teknologi besar terkait pelanggaran GDPR, termasuk Meta dan Amazon. Denda terhadap TikTok menjadi yang ketiga terbesar yang pernah dijatuhkan oleh DPC.

Keputusan ini mempertegas pentingnya transparansi dan perlindungan data pengguna, serta menyoroti tantangan dalam mengelola data lintas batas di era digital global.

Baca Juga

  • Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli
  • Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Aplikasi Denda Headline TikTok
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleTerobosan Cybersecurity di Era AI, Agentic AI Jadi Game Changer!
Next Article Seagate Rilis SSD Ultra-Compact, Solusi Penyimpanan Portabel Super Cepat
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Biaya Teknologi Perang AS Membengkak Lawan Drone Murah Iran

Ana Octarin30 Maret 2026 | 03:53

Serangan Houthi ke Israel Memantik Eskalasi Militer AS di Iran

Ana Octarin30 Maret 2026 | 01:54

Bahaya stasiun pengisian daya publik yang Mengintai Pengguna HP

Ana Octarin29 Maret 2026 | 23:54

Mikroba Tertua dalam Batu Kuno Ditemukan, Berusia 2 Miliar Tahun

Ana Octarin29 Maret 2026 | 21:22

Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli

Iphan S29 Maret 2026 | 19:22

Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari

Iphan S29 Maret 2026 | 17:54
Pilihan Redaksi
Elektronik

Kulkas Satu Pintu Terbaik 2026: Pilihan Estetis dan Awet

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 14:00

Kulkas satu pintu terbaik 2026 menjadi incaran utama keluarga Indonesia yang ingin mempercantik area dapur…

Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

26 Maret 2026 | 08:05

Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

26 Maret 2026 | 07:55

Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026

26 Maret 2026 | 11:15

Layanan Motorist Pertamina 2026 Siaga Bantu Pemudik Kehabisan BBM

26 Maret 2026 | 07:30
Terbaru

Biaya Teknologi Perang AS Membengkak Lawan Drone Murah Iran

Ana Octarin30 Maret 2026 | 03:53

Serangan Houthi ke Israel Memantik Eskalasi Militer AS di Iran

Ana Octarin30 Maret 2026 | 01:54

Bahaya stasiun pengisian daya publik yang Mengintai Pengguna HP

Ana Octarin29 Maret 2026 | 23:54

Mikroba Tertua dalam Batu Kuno Ditemukan, Berusia 2 Miliar Tahun

Ana Octarin29 Maret 2026 | 21:22

Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli

Iphan S29 Maret 2026 | 19:22
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.