Ketahanan tersebut tentu sangat bergantung pada pola penggunaan. Fitur seperti LTE, GPS, layar dengan refresh rate tinggi, serta pemantauan kesehatan secara terus-menerus dapat memengaruhi konsumsi baterai.
Meski begitu, Motorola mencoba mengatasi persoalan tersebut melalui teknologi pengisian cepat.
Pengisian selama sekitar 15 menit diklaim mampu memberikan daya hingga 24 jam penggunaan aktif. Ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.
Baca Juga :
Sebab, salah satu masalah smartwatch adalah kebutuhan mengisi daya secara berkala. Dengan kemampuan pengisian cepat, pengguna tidak harus menunggu lama ketika baterai mulai menipis sebelum kembali beraktivitas.
Harga Moto Watch Ultra Masuk Kelas Premium
Dari sisi harga, Motorola membanderol Moto Watch Ultra mulai dari €429 atau sekitar US$500.
Perangkat ini akan dipasarkan secara bertahap di sejumlah wilayah, termasuk Eropa, Timur Tengah, Amerika Latin, Amerika Utara, dan Asia-Pasifik. Ketersediaan serta harga akhirnya dapat berbeda di setiap negara.
Baca Juga :
Dengan banderol tersebut, jelas bahwa Motorola menempatkan perangkat ini di segmen smartwatch premium.
Namun, harga tinggi tersebut juga datang bersama paket fitur yang cukup agresif. Layar pOLED 2.700 nits, LTE dan eSIM, GPS dual-band, Wear OS 6, Google Gemini, serta fitur kesehatan berbasis Polar membuatnya tidak sekadar mengandalkan desain.
Moto Watch Ultra Punya Strategi yang Lebih Berani
Jika melihat keseluruhan spesifikasinya, Moto Watch Ultra tampaknya membawa strategi yang cukup jelas. Motorola ingin membuat smartwatch yang tidak selalu bergantung pada smartphone.
Baca Juga :
LTE dan eSIM menjadi salah satu kunci utama karena memberikan kebebasan lebih besar kepada pengguna. Kemudian, Wear OS 6 memperluas fungsi perangkat melalui aplikasi Google dan layanan pihak ketiga.
Di saat yang sama, integrasi teknologi Polar membuat fokus perangkat bergeser dari sekadar pelengkap smartphone menjadi pendamping aktivitas dan kebugaran.
Memang, banderol €429 bukan angka yang murah. Karena itu, daya tarik sebenarnya akan sangat bergantung pada seberapa baik fitur-fitur tersebut bekerja dalam penggunaan sehari-hari.
Baca Juga :
Namun demikian, kombinasi layar 2.700 nits, LTE, Wear OS 6, GPS dual-band, dan pemantauan kesehatan Polar membuat Moto Watch Ultra layak diperhitungkan. Jika Motorola mampu menjaga pengalaman penggunaan tetap mulus dan dukungan software berjalan konsisten, smartwatch ini berpotensi menjadi salah satu penantang menarik di kelas premium.