AnTuTu Ungkap Perbedaan Lebih Besar
Jika Geekbench sudah memperlihatkan keunggulan Snapdragon 8 Elite, hasil AnTuTu justru membuat jaraknya semakin terlihat.
Tensor G6 mencatat skor total 1.857.406 poin, sedangkan Snapdragon 8 Elite mencapai 3.162.650 poin.
Dengan demikian, Snapdragon 8 Elite unggul lebih dari 70 persen dalam skor keseluruhan.
Baca Juga :
Yang paling menarik justru terdapat pada sektor GPU. Tensor G6 memperoleh skor GPU sekitar 432.908 poin, sedangkan Snapdragon 8 Elite mencapai 1.200.291 poin.
Selisihnya sangat besar, yakni sekitar 177 persen.
Perbedaan tersebut menjadi petunjuk penting bagi calon pengguna. Jika tujuan utama membeli smartphone flagship adalah gaming, Snapdragon 8 Elite jelas menawarkan fondasi performa grafis yang lebih kuat.
Baca Juga :
Sementara itu, skor CPU Snapdragon 8 Elite sekitar 22 persen lebih tinggi. Performa memori juga unggul sekitar 36 persen, sedangkan skor UX lebih tinggi sekitar 71 persen.
Tensor G6 vs Snapdragon 8 Elite di 3DMark
Pengujian 3DMark Wild Life Extreme Stress Test memberikan gambaran yang lebih dekat dengan penggunaan grafis berat secara berkelanjutan.
Tensor G6 mencatat skor 3.386 dengan rata-rata frame rate 20,31 FPS.
Baca Juga :
Sebaliknya, Snapdragon 8 Elite menghasilkan skor 6.612 dengan rata-rata 39,48 FPS.
Perbedaannya hampir dua kali lipat.
Hasil ini semakin memperkuat posisi Snapdragon 8 Elite sebagai pilihan yang lebih menarik untuk gaming. Bukan hanya skor akhirnya yang tinggi, tetapi frame rate yang lebih besar juga berarti peluang mendapatkan pengalaman bermain yang lebih mulus.
Baca Juga :
Namun, perlu diingat bahwa performa gaming juga dipengaruhi sistem pendingin, optimalisasi software, resolusi layar, dan pengaturan grafis. Jadi, chipset bukan satu-satunya faktor penentu.
Tensor G6 Justru Punya Senjata di AI
Lantas, mengapa Google tetap mengembangkan Tensor G6 jika Snapdragon 8 Elite unggul jauh dalam benchmark?
Jawabannya adalah AI.
Baca Juga :
Google memang tidak merancang Tensor semata-mata untuk mengejar skor benchmark. Tensor G6 mendapatkan TPU generasi kelima yang dirancang untuk menangani pemrosesan AI langsung di perangkat.
Teknologi tersebut mendukung berbagai kemampuan berbasis AI pada lini Pixel, termasuk fitur seperti Magic Eraser, Live Translate, serta pengolahan foto komputasional.
Arsitektur CPU 7-core pada Tensor G6 juga tidak otomatis berarti penurunan performa. Google menggunakan core ARM generasi baru dan meningkatkan efisiensi melalui proses 3nm.
Bahkan, Tensor G6 diklaim mampu meningkatkan kecepatan browsing hingga 20 persen dan mempercepat pembukaan aplikasi sekitar 15 persen dibandingkan Tensor G5.
Jadi, Google tampaknya rela mengorbankan sebagian kemampuan CPU dan GPU untuk menyediakan ruang dan anggaran daya lebih besar bagi pemrosesan AI.
Tensor G6 vs Snapdragon 8 Elite: Mana yang Lebih Cocok?
Dari hasil pengujian, kesimpulannya sebenarnya cukup sederhana.
Snapdragon 8 Elite lebih unggul jika prioritas Anda adalah performa mentah. Chipset ini sangat cocok untuk gaming berat, multitasking, pengolahan grafis, serta aktivitas yang membutuhkan tenaga CPU dan GPU besar.