Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Solusi Pengelolaan Daya Modern: ADI Akuisisi Empower USD1,5 M

25 Mei 2026 | 15:55

Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 62 Juta Penerima

25 Mei 2026 | 14:55

Foto Haji dari Angkasa Abadikan Momen Suci di Arafah

25 Mei 2026 | 13:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Solusi Pengelolaan Daya Modern: ADI Akuisisi Empower USD1,5 M
  • Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 62 Juta Penerima
  • Foto Haji dari Angkasa Abadikan Momen Suci di Arafah
  • Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Ke-5.000 Resmi Hadir
  • Klasemen Akhir MPL ID S17: RRQ dan Alter Ego Gagal Lolos
  • Serial Drama The Other Sister Siap Tayang Mei 2026 di iQIYI
  • Tablet Murah 2 Jutaan: itel VistaTab 30GT Bawa Helio G99
  • Fitur Pesan Rahasia WhatsApp Diuji Coba, Ini Cara Kerjanya
Senin, Mei 25
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Gadget » Solusi Pengelolaan Daya Modern: ADI Akuisisi Empower USD1,5 M
Gadget

Solusi Pengelolaan Daya Modern: ADI Akuisisi Empower USD1,5 M

Olin SianturiOlin Sianturi25 Mei 2026 | 15:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
solusi pengelolaan daya modern
solusi pengelolaan daya modern (Foto: www.medcom.id)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Solusi pengelolaan daya modern menjadi fokus utama Analog Devices, Inc. (ADI) saat menyepakati akuisisi raksasa terhadap Empower Semiconductor senilai USD 1,5 miliar. Langkah strategis ini diambil demi menjawab tantangan krisis energi yang melanda infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan pusat data global. Transaksi tunai ini menandai babak baru dalam perebutan dominasi teknologi penyaluran daya di era komputasi kinerja tinggi.

Perkembangan pesat teknologi AI generatif menuntut infrastruktur komputasi bekerja ekstra keras. Server-server modern kini membutuhkan pasokan listrik yang sangat besar untuk menjalankan model bahasa besar (LLM). Hal ini membuat efisiensi energi bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan krusial bagi keberlangsungan operasional pusat data di seluruh dunia.

Tantangan Energi AI dan Solusi Pengelolaan Daya Modern

Sistem komputasi berskala besar saat ini menghadapi kendala fisik yang rumit dalam hal distribusi energi. Ketika prosesor AI bekerja pada kapasitas maksimal, penyaluran listrik konvensional sering kali menghasilkan panas berlebih. Panas ini tidak hanya menurunkan kinerja chip, tetapi juga meningkatkan biaya pendinginan pusat data secara drastis.

Baca Juga

  • Serial Drama The Other Sister Siap Tayang Mei 2026 di iQIYI
  • Laptop MacBook Neo Terbaru Resmi Hadir, Ini Harganya

Advertisement

Para insinyur kini dituntut untuk merancang solusi pengelolaan daya modern yang mampu mentransfer energi listrik secara presisi tanpa memicu panas berlebih. Kehilangan daya (power loss) selama proses transmisi dari sumber listrik ke inti prosesor harus ditekan sekecil mungkin. Di sinilah teknologi inovatif dari Empower Semiconductor menjadi jawaban atas kebuntuan tersebut.

Melalui integrasi ini, ADI bertekad menghadirkan solusi pengelolaan daya modern yang mencakup seluruh jalur distribusi dari grid hingga ke tingkat core prosesor terdalam. Konsep “grid-to-core” ini memungkinkan sistem meminimalkan hambatan listrik dan menjaga stabilitas tegangan secara real-time, bahkan saat beban kerja server berada di titik tertinggi.

Revolusi Teknologi Silicon Capacitor dan IVR

Empower Semiconductor terkenal berkat inovasinya dalam menciptakan teknologi pengatur tegangan terintegrasi atau Integrated Voltage Regulator (IVR). Teknologi IVR milik Empower dinilai sebagai solusi pengelolaan daya modern yang revolusioner karena mengintegrasikan komponen regulator langsung ke dalam paket chip. Hal ini memangkas jarak fisik penyaluran daya secara signifikan.

Baca Juga

  • Turnamen Demon Hunter Arena Dibuka, Berhadiah Tiket ke Korea
  • Jadwal MPL ID S17: Duel Hidup Mati Navi vs Geek Fam

Advertisement

Selain teknologi IVR, Empower juga telah mengomersialkan teknologi silicon capacitor generasi terbaru. Kapasitor berbasis silikon ini menawarkan densitas penyimpanan energi yang jauh lebih tinggi dengan ukuran fisik yang sangat ringkas. Kombinasi kedua teknologi ini memungkinkan produsen hardware membangun server dengan kepadatan komputasi tinggi tanpa khawatir mengalami overheat.

Beberapa keunggulan teknologi yang dibawa oleh Empower meliputi:

  • Respons transient yang sangat cepat untuk mengantisipasi perubahan beban kerja prosesor AI secara instan.
  • Pengurangan ukuran fisik komponen manajemen daya hingga 10 kali lipat dibandingkan teknologi konvensional.
  • Efisiensi konversi energi yang meminimalkan emisi karbon operasional pusat data.

Visi Pemimpin Global untuk Masa Depan Digital

CEO dan Chair ADI, Vincent Roche, mengungkapkan bahwa kehadiran infrastruktur AI telah mengubah peta kebutuhan energi global secara fundamental. Menurutnya, tantangan terbesar industri teknologi saat ini bukanlah keterbatasan daya komputasi, melainkan bagaimana mengelola energi yang masuk ke dalam sistem tersebut secara efisien.

Baca Juga

  • MSI RTX 5090 LIGHTNING Z Sabet Penghargaan di Computex 2026
  • Tiket Upper Bracket MPL Milik TLID Usai Gilas Geek Fam

Advertisement

Di sisi lain, CEO Empower Semiconductor, Tim Phillips, menyambut hangat kolaborasi strategis ini. Ia melihat kekuatan jaringan distribusi global milik ADI akan mempercepat adopsi teknologi IVR di kalangan raksasa teknologi (hyperscaler) dan pengembang chip AI terkemuka. Setelah transaksi selesai, Phillips akan tetap bergabung dengan ADI untuk memimpin divisi pengembangan IVR.

Kesepakatan akuisisi senilai USD 1,5 miliar ini telah mengantongi persetujuan dari dewan direksi kedua perusahaan. Proses integrasi dan pemenuhan regulasi diperkirakan akan rampung sepenuhnya pada paruh kedua tahun fiskal 2026. Hingga saat itu, kedua perusahaan akan tetap beroperasi secara independen namun mulai menyelaraskan peta jalan teknologi mereka.

Langkah ekspansif ini memperkokoh posisi keuangan ADI yang mencatatkan pendapatan fantastis melampaui USD 11 miliar pada tahun fiskal 2025. Dengan portofolio yang kian kuat di sektor otomotif, kesehatan, robotika, dan pusat data, ADI terus memimpin pasar dalam menciptakan ekosistem industri yang lebih cerdas.

Baca Juga

  • Promo Samsung Smart TV 43 Inch di Transmart Cuma Rp 3 Jutaan
  • Harga MacBook Air M5 Resmi di Indonesia Mulai Rp 20 Juta

Advertisement

Pada akhirnya, kolaborasi erat antara ADI dan Empower diharapkan mampu melahirkan standar baru dalam efisiensi energi global. Akuisisi strategis ini menegaskan posisi ADI dalam memimpin penyediaan solusi pengelolaan daya modern demi mendukung ekosistem digital dunia yang lebih hijau.


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Analog Devices Efisiensi Energi Empower Semiconductor Pusat Data AI Semikonduktor
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleProgram Makan Bergizi Gratis Jangkau 62 Juta Penerima
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Serial Drama The Other Sister Siap Tayang Mei 2026 di iQIYI

Olin Sianturi25 Mei 2026 | 10:55

Laptop MacBook Neo Terbaru Resmi Hadir, Ini Harganya

Olin Sianturi25 Mei 2026 | 06:55

Turnamen Demon Hunter Arena Dibuka, Berhadiah Tiket ke Korea

Olin Sianturi25 Mei 2026 | 01:55

Jadwal MPL ID S17: Duel Hidup Mati Navi vs Geek Fam

Olin Sianturi24 Mei 2026 | 20:55

Kontrol Ekspor Chip AI Malah Jadi Bumerang bagi Amerika Serikat

Iphan S24 Mei 2026 | 18:55

MSI RTX 5090 LIGHTNING Z Sabet Penghargaan di Computex 2026

Olin Sianturi24 Mei 2026 | 16:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Spesifikasi POCO X7 5G: HP 3 Jutaan Terbaik Layar AMOLED

21 Mei 2026 | 23:55

Muka Air Danau Toba Menyusut, Ribuan Ikan Terancam Mati

20 Mei 2026 | 08:55

The Frame dan Music Frame Samsung: Inovasi Aesthetic yang Bikin Ruangan Naik Kelas ala Naura Ayu

28 November 2025 | 22:38

Aplikasi Penyebab Memori HP Penuh yang Wajib Dihapus

23 Mei 2026 | 12:55
Terbaru

Serial Drama The Other Sister Siap Tayang Mei 2026 di iQIYI

Olin Sianturi25 Mei 2026 | 10:55

Laptop MacBook Neo Terbaru Resmi Hadir, Ini Harganya

Olin Sianturi25 Mei 2026 | 06:55

Turnamen Demon Hunter Arena Dibuka, Berhadiah Tiket ke Korea

Olin Sianturi25 Mei 2026 | 01:55

Jadwal MPL ID S17: Duel Hidup Mati Navi vs Geek Fam

Olin Sianturi24 Mei 2026 | 20:55

Kontrol Ekspor Chip AI Malah Jadi Bumerang bagi Amerika Serikat

Iphan S24 Mei 2026 | 18:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.