Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kecelakaan Taksi Listrik Bekasi: Temuan Baru KNKT

22 Mei 2026 | 22:55

Jadwal rilis GTA 6 Resmi Diumumkan, Ini Jawaban Take-Two

22 Mei 2026 | 21:55

Cara Download Bermuda Remastered Free Fire Terbaru dan Mudah

22 Mei 2026 | 20:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecelakaan Taksi Listrik Bekasi: Temuan Baru KNKT
  • Jadwal rilis GTA 6 Resmi Diumumkan, Ini Jawaban Take-Two
  • Cara Download Bermuda Remastered Free Fire Terbaru dan Mudah
  • Mesin Cuci Samsung Bespoke AI: Cek Tagihan Listrik Lewat HP
  • Talenta Digital Indonesia: Telkom Group Raih Penghargaan
  • Cara Cek Oli Mobil yang Benar Menggunakan Dipstick
  • Game Open World Terbaik RDR 2 Masih Tak Tertandingi
  • Harga MacBook Neo Indonesia Resmi Mulai Rp 10 Jutaan
Jumat, Mei 22
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Gadget » Pendiri Ketiga Apple yang Melepas Harta Ribuan Triliun
Gadget

Pendiri Ketiga Apple yang Melepas Harta Ribuan Triliun

Olin SianturiOlin Sianturi5 April 2026 | 18:14
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Pendiri ketiga Apple
Pendiri ketiga Apple (Foto: inet.detik.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Pendiri ketiga Apple sering kali terlupakan dalam catatan sejarah raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat, ini. Mayoritas publik hanya mengenal duet ikonik Steve Jobs dan Steve Wozniak sebagai otak di balik terciptanya iPhone dan Mac. Padahal, pada 1 April 1976, ada satu nama lagi yang membubuhkan tanda tangan di atas surat perjanjian kemitraan resmi perusahaan.

Sosok tersebut adalah Ronald Wayne. Pria ini memegang peran vital pada masa awal berdirinya perusahaan saat usianya menginjak 41 tahun. Berbeda dengan Jobs yang baru berumur 21 tahun dan Wozniak yang berusia 25 tahun, Wayne hadir sebagai sosok dewasa yang memberikan stabilitas di antara dua pemuda ambisius tersebut. Pengalamannya yang lebih matang membuat ia dipercaya untuk menyusun draf perjanjian hukum yang menjadi fondasi awal perusahaan.

Meskipun pendiri ketiga Apple ini memiliki peran krusial, kehadirannya di perusahaan hanya bertahan selama 12 hari. Wayne bukan sekadar penengah konflik antara Jobs dan Wozniak, ia juga merupakan seniman di balik logo pertama perusahaan. Ia menggambar ilustrasi Isaac Newton yang sedang duduk di bawah pohon apel dengan tinta pena, sebuah karya artistik yang sempat menjadi identitas visual pertama sebelum akhirnya berganti menjadi logo apel tergigit yang kita kenal sekarang.

Baca Juga

  • Cara Download Bermuda Remastered Free Fire Terbaru dan Mudah
  • Harga MacBook Neo Indonesia Resmi Mulai Rp 10 Jutaan

Advertisement

Alasan di Balik Keputusan Keluar yang Mengejutkan

Keputusan mundur yang diambil oleh pendiri ketiga Apple tersebut didasari oleh pertimbangan risiko finansial yang sangat nyata. Pada tahun 1976, status hukum perusahaan masih berupa kemitraan biasa (partnership), bukan korporasi terbatas. Dalam struktur hukum seperti ini, setiap anggota kemitraan memikul tanggung jawab pribadi atas seluruh utang yang dimiliki perusahaan.

Ronald Wayne memiliki trauma masa lalu akibat kegagalan bisnis mesin slot yang pernah ia rintis sebelumnya. Ia menyadari bahwa Steve Jobs dan Steve Wozniak tidak memiliki aset apa pun saat itu. Jika bisnis ini gagal dan terjerat utang, maka para kreditor akan mengejar aset pribadi milik Wayne karena ia adalah satu-satunya pendiri yang memiliki harta benda yang bisa disita. Ketakutan akan kebangkrutan untuk kedua kalinya membuat ia memilih jalan aman.

Saat memutuskan hengkang, ia merelakan 10 persen saham yang dimilikinya. Sebagai kompensasi awal, ia menerima bayaran sebesar 800 dolar AS. Tak lama kemudian, saat perusahaan resmi berubah menjadi korporasi, ia kembali mendapatkan tambahan 1.770 dolar AS. Jika dijumlahkan, total uang yang ia bawa pulang hanya sekitar 2.570 dolar AS atau setara dengan Rp41,1 juta jika dikonversi dengan kurs saat ini.

Baca Juga

  • Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Mei 2026: Klaim TOTS Gratis
  • Jadwal Rilis GTA 6 Resmi, Take-Two Targetkan Rp120 Triliun

Advertisement

Nilai Saham yang Kini Menembus Angka Fantastis

Dunia kini melihat pendiri ketiga Apple tersebut sebagai sosok yang kehilangan peluang emas paling berharga dalam sejarah industri teknologi. Jika saja Ronald Wayne tetap memegang 10 persen sahamnya hingga hari ini, nilai kekayaannya akan sangat mencengangkan. Berdasarkan kapitalisasi pasar perusahaan yang kini menyentuh angka ribuan triliun rupiah, saham Wayne diprediksi bernilai lebih dari 377 miliar dolar AS atau setara Rp6.032 triliun.

Angka tersebut akan menempatkan Wayne sebagai orang terkaya di planet bumi, melampaui kekayaan para taipan teknologi lainnya. Namun, nasib kurang beruntung Wayne tidak berhenti di masalah saham saja. Pada era 1990-an, ia menjual dokumen asli perjanjian kemitraan tahun 1976 yang ia simpan hanya seharga 500 dolar AS. Ironisnya, dokumen bersejarah itu kemudian terjual di balai lelang Sotheby’s pada tahun 2011 dengan harga mencapai 1,6 juta dolar AS.

Bahkan pada awal tahun 2026 ini, dokumen yang sama dikabarkan kembali berpindah tangan dengan nilai yang terus meroket hingga 2,5 juta dolar AS atau sekitar Rp40 miliar. Hal ini menambah daftar panjang nilai ekonomi yang “hilang” dari genggaman pria yang kini menikmati masa tuanya dengan sederhana tersebut.

Baca Juga

  • Kolaborasi Sonic Rumble Popeye Resmi Dimulai, Ini Detailnya
  • Esports World Cup 2026 Resmi Digelar di Paris, Prancis

Advertisement

Meskipun sering mendapat label sebagai orang paling tidak beruntung di dunia bisnis, Ronald Wayne secara konsisten menyatakan bahwa ia tidak pernah menyesali keputusannya. Baginya, ketenangan pikiran jauh lebih berharga daripada tumpukan harta yang mungkin didapat dengan penuh tekanan. Ronald Wayne, sang pendiri ketiga Apple, lebih memilih hidup dalam bayang-bayang sejarah daripada harus memikul beban risiko yang tidak sanggup ia tanggung di masa muda perusahaan.

Kisah ini menjadi pengingat bagi banyak pengusaha bahwa visi dan keberanian mengambil risiko sering kali menjadi pembeda antara kesuksesan raksasa dan kenyamanan pribadi. Itulah kisah ironis namun inspiratif dari pendiri ketiga Apple yang memilih jalannya sendiri demi kedamaian hidup yang ia cari.

Baca Juga

  • Teknologi Project Genie Google Ubah Street View Jadi Game
  • Kacamata Pintar Samsung Google Siap Saingi Ray-Ban Meta

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Apple Ronald Wayne Saham Apple Sejarah Teknologi Steve Jobs
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleSpesifikasi Honor X80i Terbaru: HP 4 Jutaan Baterai 7000 mAh
Next Article Honda Stylo 160 Burgundy Resmi Meluncur, Tampil Lebih Mewah!
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Cara Download Bermuda Remastered Free Fire Terbaru dan Mudah

Olin Sianturi22 Mei 2026 | 20:55

Harga MacBook Neo Indonesia Resmi Mulai Rp 10 Jutaan

Olin Sianturi22 Mei 2026 | 15:55

Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Mei 2026: Klaim TOTS Gratis

Olin Sianturi22 Mei 2026 | 10:55

Jadwal Rilis GTA 6 Resmi, Take-Two Targetkan Rp120 Triliun

Olin Sianturi22 Mei 2026 | 05:55

Kolaborasi Sonic Rumble Popeye Resmi Dimulai, Ini Detailnya

Olin Sianturi22 Mei 2026 | 00:55

Esports World Cup 2026 Resmi Digelar di Paris, Prancis

Olin Sianturi21 Mei 2026 | 19:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

The Frame dan Music Frame Samsung: Inovasi Aesthetic yang Bikin Ruangan Naik Kelas ala Naura Ayu

28 November 2025 | 22:38

Muka Air Danau Toba Menyusut, Ribuan Ikan Terancam Mati

20 Mei 2026 | 08:55

Monitor Huawei Qingyun M273U: Spek 4K 160Hz untuk Profesional

19 Mei 2026 | 22:55

Mobil Listrik iCar V23 Laku Keras Walau Tanpa Harga Resmi

22 Mei 2026 | 07:55
Terbaru

Cara Download Bermuda Remastered Free Fire Terbaru dan Mudah

Olin Sianturi22 Mei 2026 | 20:55

Harga MacBook Neo Indonesia Resmi Mulai Rp 10 Jutaan

Olin Sianturi22 Mei 2026 | 15:55

Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Mei 2026: Klaim TOTS Gratis

Olin Sianturi22 Mei 2026 | 10:55

Jadwal Rilis GTA 6 Resmi, Take-Two Targetkan Rp120 Triliun

Olin Sianturi22 Mei 2026 | 05:55

Kolaborasi Sonic Rumble Popeye Resmi Dimulai, Ini Detailnya

Olin Sianturi22 Mei 2026 | 00:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.