TechnonesiaID - Review Samsung Galaxy Buds4 Pro menjadi topik hangat setelah Samsung secara resmi merilis perangkat audio flagship terbarunya di pasar Indonesia. Kehadiran TWS (True Wireless Stereo) ini menarik perhatian bukan hanya karena fitur canggihnya, melainkan juga label harganya yang menyentuh angka Rp4 juta. Nilai ini menunjukkan kenaikan sekitar 21 persen atau setara Rp700.000 jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya.
Kenaikan harga yang cukup signifikan ini tentu memicu pertanyaan besar bagi para pecinta teknologi di tanah air. Apakah peningkatan fitur yang ditawarkan sebanding dengan investasi yang dikeluarkan? Setelah melalui pengujian intensif selama dua minggu, perangkat ini mengukuhkan posisinya sebagai TWS terbaik untuk ekosistem Android saat ini, meski ada beberapa catatan penting yang perlu calon pembeli pertimbangkan.
Sektor audio menjadi kekuatan utama yang menonjol dalam Review Samsung Galaxy Buds4 Pro kali ini. Samsung menyematkan driver baru dengan area woofer yang 20 persen lebih luas dibandingkan seri terdahulu. Hasilnya, suara yang keluar terasa jauh lebih natural dengan tekstur bass yang lebih “juicy” dan bertenaga. Frekuensi rendah ini hadir dengan sangat solid namun tetap memberikan ruang bagi detail treble untuk bersinar.
Baca Juga
Advertisement
Bagi para audiophile yang senang melakukan personalisasi suara, Samsung menyediakan 9-band EQ manual yang sangat presisi. Namun, bagi pengguna awam, preset “Dynamic” bawaan sebenarnya sudah sangat mumpuni untuk melahap berbagai genre musik, mulai dari pop hingga rock. Kejernihan suaranya memberikan pengalaman mendengarkan musik yang lebih imersif dan mendalam.
Fitur Head Gesture yang Inovatif
Salah satu fitur unik yang mencuri perhatian adalah Head Gesture. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat tanpa menyentuh tombol apa pun. Cukup dengan menganggukkan kepala untuk menerima panggilan masuk atau menggelengkan kepala untuk menolak telepon. Fitur ini sangat praktis ketika tangan pengguna sedang sibuk membawa belanjaan atau saat sedang mengemudi.
ANC Adaptif 2.0 dan Integrasi Kecerdasan Buatan
Loncatan teknologi terbesar pada perangkat ini terletak pada Active Noise Cancellation (ANC) Adaptif 2.0. Fitur ini tidak lagi bekerja secara pasif, melainkan secara aktif memonitor kebisingan di sekitar pengguna secara real-time. Berdasarkan hasil Review Samsung Galaxy Buds4 Pro di lapangan, TWS ini mampu meredam suara bising kendaraan di pinggir jalan raya dengan sangat drastis, menciptakan suasana hening yang instan.
Baca Juga
Advertisement
Kecerdasan buatan (AI) juga memainkan peran penting melalui beberapa fitur cerdas berikut ini:
- Siren Detection: Perangkat secara otomatis menurunkan level ANC saat mendeteksi suara ambulans atau patroli polisi demi keamanan pengguna.
- Voice Detect: Fitur ANC akan mati secara otomatis saat pengguna mulai berbicara, sehingga percakapan bisa dilakukan tanpa perlu melepas earbuds.
- Integrasi AI Hands-free: Mendukung penuh asisten pintar seperti Google Gemini dan Perplexity, memberikan keunggulan kompetitif dibandingkan ekosistem pesaing.
Kualitas mikrofon juga mengalami peningkatan yang sangat nyata. Dukungan dual-band Bluetooth membuat transmisi audio saat rapat daring atau telepon terdengar sangat jernih hingga frekuensi 16 kHz. Gangguan suara angin atau kebisingan latar belakang kini bisa diminimalisir dengan lebih efektif dibandingkan generasi sebelumnya.
Daya Tahan Baterai dan Eksklusivitas Ekosistem
Membahas aspek daya tahan baterai pada Review Samsung Galaxy Buds4 Pro, perangkat ini mampu bertahan sekitar 6 jam dengan fitur ANC aktif. Jika ditambah dengan daya dari case, total waktu penggunaan bisa mencapai 26 jam. Meski angka ini bukan yang terlama di kelasnya—mengingat beberapa kompetitor mampu menyentuh angka 8 jam—durasi ini sudah lebih dari cukup untuk menunjang aktivitas harian pengguna normal.
Baca Juga
Advertisement
Penting untuk dipahami bahwa Galaxy Buds4 Pro adalah perangkat yang sangat terikat dengan ekosistem Samsung. Fitur-fitur premium seperti Auto Switch antar perangkat, Spatial Audio, hingga Live Translate hanya akan berfungsi optimal jika dipasangkan dengan ponsel Samsung terbaru, seperti seri Galaxy S25 Ultra. Pengguna smartphone merek lain atau iPhone hanya akan mendapatkan fungsi standar Bluetooth, yang tentu terasa kurang sepadan dengan harganya yang mencapai Rp4 juta.
Secara keseluruhan, perangkat ini merupakan mahakarya audio bagi para loyalis Samsung. Peningkatan pada sektor ANC dan kualitas mikrofon benar-benar memberikan perbedaan yang signifikan dalam penggunaan sehari-hari. Namun, bagi Anda yang saat ini masih memiliki Buds3 Pro dalam kondisi prima, kenaikan harga ini memerlukan pertimbangan yang matang sebelum memutuskan untuk melakukan upgrade. Semoga informasi dalam Review Samsung Galaxy Buds4 Pro ini membantu Anda menentukan pilihan yang tepat.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA