TechnonesiaID - Akuisisi Moonton oleh Savvy menandai babak baru dalam industri game global setelah Arab Saudi resmi mengambil alih pengembang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Langkah besar ini dikonfirmasi langsung oleh CEO Moonton, Zhang Yunfan, melalui sebuah memo internal yang ditujukan kepada seluruh staf perusahaan. Pengumuman ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan salah satu pengembang game mobile tersukses di Asia Tenggara tersebut.
Dalam keterangannya, Zhang Yunfan menegaskan bahwa struktur manajemen Moonton tidak akan mengalami perubahan signifikan meskipun kepemilikan telah berpindah tangan. Yunfan tetap memegang kendali sebagai CEO dan memastikan operasional perusahaan berjalan seperti biasa. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas internal dan memastikan kualitas layanan bagi jutaan pemain aktif Mobile Legends di seluruh dunia tetap terjaga dengan baik.
Dampak Akuisisi Moonton oleh Savvy Bagi Ekosistem Esports
CEO Savvy Games Group, Brian Ward, menyatakan bahwa kesepakatan strategis ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan untuk mendominasi pasar game mobile. Menurut Ward, Akuisisi Moonton oleh Savvy akan memperkuat kepemimpinan mereka di sektor perangkat bergerak, sekaligus memperluas jangkauan talenta global yang mereka miliki. Savvy memang tengah gencar melakukan ekspansi besar-besaran untuk menjadikan Arab Saudi sebagai pusat esports dunia.
Baca Juga
Advertisement
“Langkah ini bertujuan memperkuat kepemimpinan kami di industri game mobile, memperdalam pengumpulan talenta berbakat, serta memperluas jejak global kami di ranah esports,” ujar Ward. Ia menambahkan bahwa Moonton memiliki rekam jejak yang luar biasa dalam membangun komunitas kompetitif yang solid, terutama di kawasan Asia. Dengan dukungan finansial yang kuat dari Arab Saudi, Moonton diharapkan mampu mengekspansi MLBB ke wilayah Amerika dan Eropa secara lebih agresif.
Sebelum merampungkan proses Akuisisi Moonton oleh Savvy, perusahaan yang didukung oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi ini telah melakukan serangkaian pembelian besar lainnya. Pada tahun 2023, mereka mengakuisisi Scopely, pengembang di balik kesuksesan game Monopoly Go. Selain itu, Savvy juga diketahui telah membeli saham Niantic, pencipta Pokemon Go, dengan nilai transaksi mencapai US$3,5 miliar atau setara Rp59,2 triliun.
Alasan ByteDance Melepas Aset Berharga
Di sisi lain, ByteDance selaku pemilik sebelumnya mengungkapkan bahwa pelepasan Moonton adalah bagian dari penyesuaian strategi bisnis jangka panjang. ByteDance membeli Moonton pada tahun 2021 senilai US$4 miliar, namun kini mereka memilih untuk lebih fokus pada pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Perusahaan induk TikTok ini menilai bahwa Akuisisi Moonton oleh Savvy adalah langkah wajar dalam perjalanan evolusi bisnis mereka.
Baca Juga
Advertisement
Juru bicara ByteDance menyatakan rasa bangganya atas pertumbuhan pesat Moonton selama berada di bawah naungan mereka. Moonton telah bertransformasi menjadi pemain kunci dalam industri game di Asia Tenggara dengan turnamen M-Series yang selalu memecahkan rekor penonton. Namun, persaingan ketat dengan Tencent di pasar China serta kegagalan merek game Nuverse memaksa ByteDance untuk melakukan efisiensi besar-besaran, termasuk pengurangan jumlah karyawan.
Saat ini, ByteDance tengah mengalihkan sumber daya mereka untuk mengembangkan chip mandiri dan model bahasa besar (Large Language Model/LLM). Mereka berambisi untuk memenangkan kompetisi teknologi AI yang tengah memanas secara global. Fokus pada AI generatif dianggap lebih menjanjikan secara profitabilitas jangka panjang dibandingkan harus mengelola divisi game yang membutuhkan biaya operasional dan pemasaran yang sangat tinggi di tengah persaingan yang jenuh.
Ambisi Besar Arab Saudi di Industri Game
Keberhasilan Akuisisi Moonton oleh Savvy ini semakin mempertegas ambisi Putra Mahkota Mohammed bin Salman melalui visi Arab Saudi 2030. Kerajaan tersebut ingin mendiversifikasi ekonomi mereka agar tidak hanya bergantung pada sektor minyak mentah. Industri game dan esports dipandang sebagai sektor masa depan yang sangat potensial untuk menarik investasi asing serta menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda.
Baca Juga
Advertisement
Mobile Legends sendiri merupakan aset yang sangat strategis karena memiliki basis penggemar yang fanatik di Indonesia, Filipina, dan Malaysia. Dengan masuknya modal dari Arab Saudi, ekosistem turnamen profesional seperti MPL (Mobile Legends Professional League) diprediksi akan mendapatkan suntikan dana yang jauh lebih besar. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi para atlet esports dan organisasi profesional yang menggantungkan hidupnya pada skena kompetitif MLBB.
Para analis industri memprediksi bahwa pasca Akuisisi Moonton oleh Savvy, akan ada lebih banyak kolaborasi lintas platform dan peningkatan infrastruktur server di berbagai wilayah. Savvy Games Group berkomitmen untuk tidak hanya menjadi pemilik, tetapi juga katalisator pertumbuhan industri game secara menyeluruh. Integrasi antara teknologi Moonton dan jaringan distribusi Savvy diharapkan mampu menciptakan standar baru dalam industri hiburan digital dunia.
Meskipun kepemilikan kini berada di tangan perusahaan Arab Saudi, identitas Moonton sebagai pengembang yang kreatif diharapkan tetap terjaga. Para pemain tidak perlu khawatir akan adanya perubahan drastis dalam mekanisme permainan, karena fokus utama dari kesepakatan ini adalah ekspansi pasar dan penguatan modal. Masa depan cerah kini menanti Mobile Legends di bawah payung besar yang baru melalui Akuisisi Moonton oleh Savvy.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA