TechnonesiaID - Klasemen MPL ID S17 Pekan 1 resmi berakhir dengan menghadirkan sejumlah kejutan besar yang mengguncang peta persaingan Mobile Legends di tanah air. Berdasarkan hasil pertandingan yang berlangsung pada 27-29 Maret 2026, Onic Olympus sukses mengukuhkan posisi mereka sebagai penguasa sementara. Tim berjuluk Landak Kuning ini tampil perkasa tanpa kehilangan satu gim pun, memberikan sinyal bahaya bagi para pesaingnya di musim ini.
Kemenangan meyakinkan Onic ini tidak lepas dari performa gemilang pemain baru mereka, Kelra. Goldlaner asal Filipina tersebut langsung menunjukkan taringnya saat menghadapi lawan-lawan tangguh. Onic berhasil melibas Alter Ego Esports dan RRQ Hoshi dengan skor telak 2-0. Hasil sempurna ini membawa mereka melesat ke posisi teratas, menggeser dominasi tim-tim besar lainnya yang biasanya menghuni papan atas sejak awal musim.
Perubahan komposisi pemain di tubuh Onic tampaknya membuahkan hasil instan. Sinergi antara pemain lama dan kehadiran tenaga baru menciptakan pola serangan yang sulit terbaca oleh lawan. Dengan raihan dua kemenangan bersih, Onic kini mengantongi poin penuh tanpa noda kekalahan gim, yang memperkokoh posisi mereka dalam Klasemen MPL ID S17 Pekan 1.
Baca Juga
Advertisement
Dominasi Onic dan Kebangkitan Team Liquid ID
Selain Onic, Team Liquid ID juga mencuri perhatian pada pekan pembuka ini. Tim yang kini mengusung identitas baru tersebut menempel ketat di urutan kedua klasemen. Meskipun meraih dua kemenangan, Team Liquid ID sedikit tertinggal dalam rasio kemenangan gim karena sempat kecolongan satu angka saat berhadapan dengan Navi di laga debut mereka.
Pertandingan melawan Navi berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Team Liquid ID. Namun, mereka segera memperbaiki performa pada laga berikutnya dengan menghajar Evos Glory lewat skor bersih 2-0. Konsistensi ini menjadi modal penting bagi Team Liquid ID untuk terus bersaing di jalur perebutan gelar juara MPL ID musim ini. Persaingan di papan atas pun diprediksi akan semakin memanas pada pekan-pekan mendatang.
Di sisi lain, Dewa United Esports juga menunjukkan taringnya dengan menempati posisi ketiga. Mereka berhasil mengamankan poin krusial yang membuat persaingan di zona playoff menjadi sangat kompetitif sejak dini. Peta kekuatan tim-tim di Klasemen MPL ID S17 Pekan 1 kali ini terlihat lebih merata, di mana tim-tim kuda hitam mulai berani menekan tim-tim unggulan tradisional.
Baca Juga
Advertisement
Analisis Keterpurukan RRQ Hoshi di Klasemen MPL ID S17 Pekan 1
Kejutan paling pahit justru datang dari kubu RRQ Hoshi. Tim yang dijuluki Raja dari Segala Raja ini harus menerima kenyataan pahit berada di dasar klasemen. Setelah performa buruk pada musim sebelumnya yang membuat mereka gagal lolos ke babak playoff untuk pertama kalinya dalam sejarah, para penggemar atau Kingdom menaruh harapan besar pada MPL ID S17 ini.
Namun, harapan tersebut belum terwujud pada pekan perdana. RRQ Hoshi menelan dua kekalahan memalukan tanpa mampu mencuri satu gim pun. Mereka takluk 0-2 dari Navi dan kembali tumbang 0-2 saat menghadapi Onic. Sederet pemain baru yang didatangkan manajemen RRQ ternyata belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap performa tim di atas panggung kompetisi.
Masalah koordinasi dan adaptasi strategi disinyalir menjadi penyebab utama kegagalan RRQ Hoshi meraup poin. Jika tidak segera melakukan evaluasi menyeluruh, posisi mereka di Klasemen MPL ID S17 Pekan 1 yang berada di peringkat paling bawah akan menjadi beban mental yang berat. Sejarah kelam MPL ID S16, di mana mereka hanya menang enam kali dari 16 pertandingan, membayangi langkah tim ini di musim ke-17.
Baca Juga
Advertisement
Daftar Poin dan Statistik Tim Pekan Pertama
Berikut adalah rincian perolehan net game win masing-masing tim yang berkompetisi pada pekan pertama MPL ID S17:
- Onic: +4
- Team Liquid ID: +3
- Dewa United Esports: +2
- Navi: +1
- Evos Glory: 0
- Bigetron by Vitality: -1
- Geek Fam: -2
- Alter Ego Esports: -3
- RRQ Hoshi: -4
Data tersebut menunjukkan betapa kontrasnya performa antara tim di papan atas dan papan bawah. Selisih poin yang cukup lebar ini menuntut tim-tim seperti RRQ Hoshi dan Alter Ego untuk bekerja ekstra keras pada pekan kedua. Mengingat format turnamen yang ketat, setiap kekalahan gim akan sangat berpengaruh pada penentuan posisi akhir menuju babak penentuan.
Peluang Lolos Playoff dan Tantangan Kedepan
Meskipun perjalanan MPL ID S17 masih sangat panjang, hasil pekan pertama ini menjadi alarm bagi tim-tim yang berada di zona merah. Untuk bisa mengamankan tiket ke babak playoff, setiap tim wajib finis minimal di peringkat enam besar. RRQ Hoshi, yang saat ini terpuruk, tidak boleh lagi mengulangi kesalahan musim lalu jika ingin kembali ke jalur juara.
Baca Juga
Advertisement
Manajemen RRQ Hoshi harus segera menemukan formula yang tepat untuk memadukan talenta pemain baru dengan filosofi permainan mereka. Di sisi lain, tim-tim seperti Navi dan Dewa United membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap turnamen. Mereka memiliki potensi besar untuk menjegal langkah tim-tim raksasa yang sedang dalam kondisi tidak stabil.
Pekan kedua dipastikan akan menghadirkan intensitas yang lebih tinggi. Onic Olympus tentu ingin mempertahankan tren positif mereka, sementara tim-tim papan bawah akan berjuang mati-matian untuk pecah telur. Semua mata kini tertuju pada bagaimana strategi masing-masing pelatih dalam merespons dinamika yang terjadi di Klasemen MPL ID S17 Pekan 1.
Kemenangan pada pekan-pekan awal merupakan modal krusial untuk menjaga moral pemain. Bagi Onic, posisi puncak adalah pembuktian kualitas roster baru mereka. Namun bagi RRQ Hoshi, hasil di Klasemen MPL ID S17 Pekan 1 adalah cambuk keras untuk segera bangkit dan membuktikan bahwa sang Raja belum benar-benar kehilangan mahkotanya di kancah profesional Mobile Legends Indonesia.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA