Yang paling mencolok adalah keberhasilan BYD menembus lima besar nasional. Sementara itu, Jaecoo juga menunjukkan performa kuat dengan masuk 10 besar.
Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa merek China tidak lagi sekadar menjadi pemain tambahan di pasar Indonesia. Dengan semakin banyaknya pilihan kendaraan konvensional, listrik, dan elektrifikasi, persaingan dengan merek Jepang pun berpotensi semakin sengit.
Baca Juga :
Jika tren ini terus berlanjut, peta persaingan otomotif Indonesia pada periode berikutnya bisa menjadi jauh lebih panas.