TechnonesiaID - Penjualan mobil listrik Changan mencetak sejarah baru sepanjang tahun 2025 dengan angka pertumbuhan yang sangat mengesankan di tengah persaingan ketat industri otomotif global. Changan Automobile melaporkan lonjakan signifikan pada segmen kendaraan energi baru (NEV), yang sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain utama dalam transformasi transportasi hijau. Keberhasilan ini tidak hanya terlihat dari angka domestik, tetapi juga dari ekspansi agresif mereka ke pasar mancanegara.
Berdasarkan data terbaru, perusahaan asal Chongqing ini mencatatkan total penjualan tahunan mencapai 2,913 juta unit. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 8,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menjadi pencapaian tertinggi dalam sembilan tahun terakhir. Keberhasilan ini membawa Changan mencapai tonggak sejarah dengan total penjualan kumulatif sebanyak 30 juta unit, menjadikannya merek otomotif Tiongkok tercepat yang menyentuh angka tersebut.
Dominasi perusahaan semakin terlihat jelas pada sektor kendaraan ramah lingkungan. Sepanjang 2025, penjualan mobil listrik Changan menyentuh angka 1,11 juta unit, atau melonjak 51,1 persen secara tahunan (YoY). Pertumbuhan eksponensial ini membuktikan bahwa strategi transisi energi yang mereka usung berjalan sangat efektif dan mendapat sambutan positif dari konsumen global yang mulai beralih dari mesin konvensional.
Baca Juga
Advertisement
Strategi Global dan Penjualan Mobil Listrik Changan
Selain fokus pada pasar domestik, Changan terus memperlebar sayapnya ke berbagai belahan dunia. Penjualan di pasar internasional mencatatkan rekor baru sebesar 637.300 unit, naik 18,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Langkah ini sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjadi merek global yang kompetitif di tengah gempuran produsen mobil listrik asal Amerika Serikat dan Eropa.
Melalui inisiatif “Vast Ocean Plan”, Changan telah membangun infrastruktur produksi dan distribusi di berbagai wilayah strategis, termasuk Asia Tenggara dan Eropa. Keberhasilan ekspor ini secara langsung mendorong total penjualan mobil listrik Changan ke level yang belum pernah tercapai sebelumnya. Perusahaan kini tidak hanya menjual produk, tetapi juga membawa ekosistem teknologi cerdas ke pasar internasional.
Pertumbuhan ini juga didukung oleh efisiensi operasional yang semakin matang. Dengan rantai pasok yang terintegrasi, Changan mampu menekan biaya produksi tanpa mengurangi kualitas fitur keamanan dan kenyamanan. Hal ini menjadi kunci utama mengapa produk mereka mampu bersaing dengan harga yang lebih kompetitif di pasar global, yang pada akhirnya memperkuat dominasi penjualan mobil listrik Changan di kancah internasional.
Baca Juga
Advertisement
Kinerja Gemilang Lini Produk Premium dan Massal
Portofolio merek Changan yang beragam memberikan kontribusi besar terhadap total pendapatan perusahaan. Di segmen premium, AVATR menunjukkan performa luar biasa dengan penjualan tahunan mencapai 123.472 unit. Menariknya, AVATR berhasil mempertahankan angka penjualan bulanan di atas 10.000 unit selama sepuluh bulan berturut-turut. Prestasi ini membawa AVATR masuk ke dalam daftar Global Unicorn 500 tahun 2025 pada peringkat ke-135 dunia.
Merek Deepal juga tidak kalah bersinar dengan mencatatkan penjualan 325.096 unit kendaraan, atau tumbuh 44,4 persen. Deepal berhasil mencapai angka kumulatif 400.000 unit hanya dalam waktu 29 bulan, sebuah rekor kecepatan baru di kelasnya. Inovasi teknologi yang Deepal tawarkan menjadi daya tarik utama bagi konsumen muda yang menginginkan kendaraan canggih dengan performa tinggi, sehingga memastikan pertumbuhan penjualan mobil listrik Changan tetap stabil.
Selanjutnya, merek Nevo turut menyumbang angka yang signifikan dengan total 410.495 unit terjual selama 2025. Kenaikan sebesar 42,6 persen ini terjadi seiring dengan peluncuran jajaran produk generasi 2.0 seperti Q07, A06, dan All-New Q05. Model Q07 dan A06 konsisten terjual lebih dari 10.000 unit setiap bulannya, sementara All-New Q05 menerima 20.000 pesanan hanya pada bulan pertama peluncurannya, memberikan kontribusi signifikan pada penjualan mobil listrik Changan tahun ini.
Baca Juga
Advertisement
Meskipun fokus pada NEV, kendaraan berbahan bakar bensin (ICE) Changan tetap diminati. Seri EADO terjual sebanyak 210.599 unit dan menduduki peringkat pertama di segmen sedan bensin Tiongkok. Sementara itu, seri CS75 mencatatkan penjualan 217.522 unit, membawa total penjualan kumulatif model ini melampaui 3 juta unit. Di segmen kendaraan komersial, melalui merek Kaicheng, perusahaan mencatat penjualan 260.648 unit dengan pertumbuhan ekspor mencapai 31,1 persen.
Keberhasilan Changan sepanjang tahun 2025 mencerminkan kematangan industri otomotif Tiongkok dalam menghadapi era elektrifikasi. Dengan terus melakukan inovasi pada teknologi baterai dan sistem kemudi otonom, Changan diprediksi akan terus memimpin pasar dalam beberapa tahun ke depan. Fokus pada riset dan pengembangan menjadi modal utama untuk menjaga tren positif penjualan mobil listrik Changan di masa depan.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA