Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Galaxy Tab A11 Plus 5G: Chipset Dimensity, Layar 11 Inci, dan 7 Tahun Update

6 Januari 2026 | 04:00

5 Alasan Tablet Android Murah RAM Besar di Bawah 2 Juta Gantikan Laptop

6 Januari 2026 | 02:00

7 Alasan Samsung Galaxy Tab A11 Jadi Tablet Entry Level Paling Awet

6 Januari 2026 | 00:00
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Galaxy Tab A11 Plus 5G: Chipset Dimensity, Layar 11 Inci, dan 7 Tahun Update
  • 5 Alasan Tablet Android Murah RAM Besar di Bawah 2 Juta Gantikan Laptop
  • 7 Alasan Samsung Galaxy Tab A11 Jadi Tablet Entry Level Paling Awet
  • Waspada! 5 Fakta Ancaman Gempa Megathrust Dahsyat di Jawa-Sumatra
  • 5 Fakta Prosedur Masuk Gedung KTP: Langgar UU Perlindungan Data?
  • 7 Karyawan Dipecat Karena Skandal Keyboard Palsu, Ini Alasannya
  • Bill Gates Ungkap 3 Tanda Kiamat Bumi: Peran Indonesia dalam Perubahan Iklim
  • 7 Tanda WhatsApp Disadap dari Jauh dan Cara Ampuh Hentikan
Rabu, Januari 7
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Tech » Top 4 Kelebihan Orang Begadang: Bukti Punya Kecerdasan Tinggi
Tech

Top 4 Kelebihan Orang Begadang: Bukti Punya Kecerdasan Tinggi

Olin SianturiOlin Sianturi13 Oktober 2025 | 12:38
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Kelebihan Orang Begadang, Begadang Kecerdasan Tinggi
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Orang suka begadang ternyata punya kelebihan fungsi kognitif dan kecerdasan tinggi! Simak 4 kelebihan orang begadang menurut riset Imperial College London.

TechnonesiaID - Selama ini, begadang atau kebiasaan tidur larut malam seringkali dipandang negatif. Stigma yang melekat adalah kebiasaan ini merusak kesehatan, menurunkan produktivitas, bahkan dikaitkan dengan kedisiplinan yang buruk.

Namun, bagaimana jika kami katakan bahwa kebiasaan tidur larut ternyata menyimpan potensi tersembunyi, terutama terkait fungsi kognitif dan kecerdasan? Penelitian terbaru dari Inggris membuktikan hal yang mengejutkan.

Baca Juga

  • 5 Fakta Prosedur Masuk Gedung KTP: Langgar UU Perlindungan Data?
  • 7 Karyawan Dipecat Karena Skandal Keyboard Palsu, Ini Alasannya

Advertisement

Ya, ternyata mereka yang dijuluki sebagai ‘night owls’ (burung hantu malam) memiliki beberapa keunggulan signifikan dibandingkan dengan ‘morning larks’ (orang yang suka bangun pagi).

Fakta menarik ini dibahas tuntas dalam riset yang dipimpin oleh para akademisi dari Imperial College London. Hasilnya jelas menunjukkan bahwa Kelebihan Orang Begadang ini patut dipertimbangkan.

Membongkar Mitos: Mengapa Begadang Tidak Selalu Buruk

Penelitian mengenai kronotipe, yaitu preferensi alami seseorang terhadap waktu tidur dan bangun, telah lama menjadi topik hangat. Secara tradisional, masyarakat modern lebih menghargai kronotipe pagi, yang sejalan dengan jam kerja normal.

Baca Juga

  • Bill Gates Ungkap 3 Tanda Kiamat Bumi: Peran Indonesia dalam Perubahan Iklim
  • 4 Fakta Ledakan Kosmik Dahsyat yang Melenyapkan Misteri Planet Fomalhaut

Advertisement

Akan tetapi, temuan dari Imperial College London memberikan perspektif baru. Mereka menganalisis data kognitif dan kebiasaan tidur responden, dan menemukan pola yang konsisten.

Riset tersebut menunjukkan bahwa responden yang memiliki kecenderungan untuk tidur dan bangun larut malam cenderung mencetak skor yang lebih baik dalam tes fungsi kognitif.

Para ahli menduga bahwa ini berkaitan dengan kemampuan adaptasi otak terhadap lingkungan yang lebih modern. Di masa lalu, kegelapan diasosiasikan dengan istirahat, namun kini, kebutuhan untuk tetap aktif di malam hari—baik untuk belajar, bekerja, atau mencari hiburan—meningkat drastis.

Baca Juga

  • 7 Rahasia Burung Peminum Darah: Simbiosis Unik di Punggung Badak
  • 5 Tanda Jelas Telepon Penipuan M-Banking: Lindungi Uang Anda Sekarang!

Advertisement

Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan Begadang Kecerdasan Tinggi mungkin merupakan bentuk evolusi kognitif untuk beroperasi secara optimal di luar jam tradisional.

4 Kelebihan Orang Begadang yang Terbukti Punya Kecerdasan Tinggi

Berdasarkan riset dan literatur ilmiah yang berkembang, berikut adalah empat kelebihan utama yang seringkali ditemukan pada individu dengan kronotipe malam (suka begadang):

1. Fungsi Kognitif Lebih Unggul (Kecerdasan Umum)

Penemuan paling signifikan dari studi Imperial College London adalah korelasi langsung antara waktu tidur larut dan fungsi kognitif yang unggul. Ini bukan hanya masalah IQ, tetapi kemampuan otak untuk memproses informasi kompleks, mengingat, dan membuat keputusan.

Baca Juga

  • 5 Prediksi Harga iPhone 16 Awal 2026: Turun Drastis!
  • 7 Alasan Harga iPhone 16 Pro Max Turun Rp 5,5 Juta di Awal 2026

Advertisement

Otak para night owls ini tampaknya lebih waspada dan efisien selama periode puncak produktivitas mereka, yang seringkali terjadi pada sore hari hingga larut malam. Mereka mampu mempertahankan fokus yang tajam bahkan saat orang-orang kronotipe pagi mulai merasa lelah.

2. Kemampuan Memecahkan Masalah Kreatif

Individu yang sering begadang seringkali menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam berpikir “di luar kotak” (out of the box). Lingkungan malam yang tenang dan minim distraksi memberikan ruang yang ideal bagi proses berpikir divergen.

Sebuah studi lain yang diterbitkan di jurnal Personality and Individual Differences menemukan bahwa night owls cenderung lebih baik dalam tugas yang membutuhkan inovasi dan pemecahan masalah kreatif dibandingkan rekan mereka yang bangun pagi. Ini menjadi salah satu Kelebihan Orang Begadang yang paling dihargai di lingkungan kerja modern.

Baca Juga

  • 5 Fakta Mesin Chip Canggih China: Rahasia EUV Bikin AS Panik
  • 4 Fakta Ilmiah Perlambatan Rotasi Bumi, Panjang Hari di Bumi Berubah

Advertisement

3. Daya Tahan dan Kewaspadaan di Tengah Malam

Sementara banyak orang merasa sangat mengantuk pada jam 23:00 atau 00:00, orang yang suka begadang baru mencapai puncak kewaspadaan mereka pada jam-jam tersebut. Ini adalah keuntungan besar dalam situasi yang menuntut kinerja malam, seperti kerja lembur atau belajar intensif.

Penelitian menunjukkan bahwa individu dengan kronotipe malam dapat mengatasi kekurangan tidur ringan dengan lebih baik dan mempertahankan kemampuan motorik serta kognitif mereka lebih lama di tengah malam dibandingkan kronotipe pagi.

4. Fleksibilitas dan Adaptasi Ritme Sirkadian

Dalam dunia yang serba cepat dan global, kemampuan untuk beradaptasi dengan jadwal yang tidak menentu adalah aset. Orang yang terbiasa dengan Begadang Kecerdasan Tinggi cenderung memiliki ritme sirkadian yang lebih fleksibel. Mereka lebih mudah beradaptasi dengan perubahan zona waktu atau jadwal kerja yang bergeser.

Baca Juga

  • 3 Tanda Gejala Demensia Lewat HP: Revolusi Deteksi Dini (58 karakter)
  • 7 Faktor Utama Anjloknya Penjualan Gadget 2026: Nasib Pedagang HP dan Komputer

Advertisement

Fleksibilitas ini menunjukkan kemampuan adaptif yang tinggi, di mana tubuh dan pikiran mereka dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan yang berubah tanpa mengalami penurunan fungsi kognitif yang drastis.

Mengapa Durasi Tidur Tetap Menjadi Kunci Utama

Meskipun orang yang begadang menunjukkan keunggulan kognitif, ada satu faktor yang tidak boleh dilupakan: durasi tidur. Penelitian Imperial College London secara tegas menekankan bahwa tidak peduli kapan Anda tidur, jumlah jam tidur yang ideal sangat penting.

Idealnya, orang dewasa membutuhkan tidur 7 hingga 9 jam per malam. Studi tersebut mencatat bahwa responden yang mendapatkan durasi tidur dalam rentang tersebut memiliki skor kognitif terbaik, terlepas dari apakah mereka tidur larut atau bangun pagi.

Baca Juga

  • SoftBank ‘BU’ Jual Saham, 4 Pemicu Kejar Dana Investasi OpenAI Terbaru
  • 3 Cara Bikin Tulisan Arab di WhatsApp Tanpa Aplikasi, Sangat Mudah!

Advertisement

Implikasinya jelas: Begadang hanya membawa keunggulan jika diikuti dengan kompensasi durasi tidur yang memadai. Jika Anda tidur larut namun tetap harus bangun pagi untuk bekerja, keunggulan kognitif tersebut akan hilang akibat akumulasi kurang tidur.

Jadi, kunci untuk memaksimalkan potensi Kelebihan Orang Begadang adalah memastikan kualitas dan kuantitas tidur Anda tercukupi. Jangan korbankan durasi tidur hanya demi mendapatkan waktu produktif tambahan di malam hari.

Strategi Optimalisasi Ritme Tidur bagi Para ‘Night Owls’

Jika Anda termasuk golongan night owls dan ingin memastikan kecerdasan tinggi Anda tetap optimal, berikut adalah beberapa tips praktis yang dapat Anda terapkan, khususnya saat bekerja dalam lingkungan yang menuntut jam kerja pagi:

Baca Juga

  • Terungkap! 50+ Miliarder Baru 2025 Kaya Raya Berkat AI dan Startup
  • Direstui Trump, China Borong Chip AS Rp 238 T: 3 Alasan Balik Arah

Advertisement

  • Prioritaskan Waktu Produktif Malam: Manfaatkan jam puncak Anda (biasanya antara pukul 20:00 hingga 00:00) untuk pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi dan kreativitas tinggi.
  • Jadwal Tidur yang Konsisten: Walaupun Anda tidur larut, usahakan waktu tidur dan bangun Anda konsisten, termasuk di akhir pekan. Ini membantu menstabilkan ritme sirkadian Anda.
  • Batasi Paparan Cahaya Biru: Dua jam sebelum waktu tidur, hindari perangkat elektronik (ponsel, tablet). Cahaya biru menekan produksi melatonin, hormon tidur, sehingga menyulitkan Anda untuk terlelap.
  • Ciptakan Lingkungan Tidur yang Gelap: Pastikan kamar Anda benar-benar gelap total. Kegelapan penuh mengirimkan sinyal kuat ke otak bahwa sudah waktunya beristirahat, membantu memaksimalkan durasi tidur 7-9 jam.

Kesimpulan: Manfaatkan Keunggulan Kognitif Anda

Penelitian dari Imperial College London memberikan kabar gembira bagi mereka yang suka tidur larut. Memiliki kronotipe malam bukan lagi sekadar kebiasaan buruk, melainkan indikasi dari potensi fungsi kognitif dan kecerdasan yang lebih tinggi.

Namun, ingatlah bahwa keunggulan ini bergantung pada manajemen tidur yang baik. Jika Anda bisa memastikan durasi tidur 7-9 jam terpenuhi, kemampuan Begadang Kecerdasan Tinggi Anda dapat menjadi aset yang luar biasa di dunia profesional.

Intinya, jangan melawan ritme alami tubuh Anda, namun belajar untuk memanfaatkannya. Dengan strategi yang tepat, Anda bisa menjadi night owl yang cerdas, kreatif, dan sangat produktif.

Baca Juga

  • Bukan Polusi! Ini 5 Alasan Bumi Panas Mendidih Menurut Ilmuwan
  • 5 Strategi Kunci Peningkatan Kompetensi ASN Lewat ASN DIGITAL

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
begadang Imperial College London kecerdasan kognitif manfaat begadang ritme sirkadian
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleIlmuwan Ungkap 3 Fakta Mencengangkan Asal Usul Hajar Aswad: Meteor?
Next Article 5 Cara Ampuh Blokir Nomor Tak Dikenal & Setop Panggilan Pinjol
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

5 Fakta Prosedur Masuk Gedung KTP: Langgar UU Perlindungan Data?

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 20:00

7 Karyawan Dipecat Karena Skandal Keyboard Palsu, Ini Alasannya

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 18:00

Bill Gates Ungkap 3 Tanda Kiamat Bumi: Peran Indonesia dalam Perubahan Iklim

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 16:00

4 Fakta Ledakan Kosmik Dahsyat yang Melenyapkan Misteri Planet Fomalhaut

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 06:00

7 Rahasia Burung Peminum Darah: Simbiosis Unik di Punggung Badak

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 04:00

5 Tanda Jelas Telepon Penipuan M-Banking: Lindungi Uang Anda Sekarang!

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 00:00
Pilihan Redaksi
Otomotif

Honda Vario 160 Street Edition 2025, Desain Berani Bakal Hadir dengan Setang Telanjang

Ana Octarin23 Agustus 2025 | 20:56

Honda Vario 160 Street Edition 2025 hadir dengan setang telanjang bergaya urban naked, desain agresif,…

5 Fitur Terbaik HyperOS 3 untuk Redmi Note 13 Pro & POCO M6 Pro

29 Desember 2025 | 16:00

Galaxy Tab A11 Plus 5G: Chipset Dimensity, Layar 11 Inci, dan 7 Tahun Update

6 Januari 2026 | 04:00

8 Rekomendasi HP 1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik 2025: Spek Gahar Bikin Naksir

26 Agustus 2025 | 17:50

5 Keunggulan TCL Note A1 NxtPaper: Spesifikasi Pesaing Kindle Scribe

1 Januari 2026 | 16:00
Terbaru

5 Fakta Prosedur Masuk Gedung KTP: Langgar UU Perlindungan Data?

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 20:00

7 Karyawan Dipecat Karena Skandal Keyboard Palsu, Ini Alasannya

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 18:00

Bill Gates Ungkap 3 Tanda Kiamat Bumi: Peran Indonesia dalam Perubahan Iklim

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 16:00

4 Fakta Ledakan Kosmik Dahsyat yang Melenyapkan Misteri Planet Fomalhaut

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 06:00

7 Rahasia Burung Peminum Darah: Simbiosis Unik di Punggung Badak

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 04:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.