Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

IMX 2026 Prambanan Heritage Meet Up Siap Digelar di Yogyakarta

26 April 2026 | 01:55

Game Sepak Bola Mobile Terbaru Total Football VNG Resmi Rilis

26 April 2026 | 00:55

Transformasi Pendidikan Berbasis AI: Acer Hadirkan Inovasi di Jakarta

25 April 2026 | 23:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • IMX 2026 Prambanan Heritage Meet Up Siap Digelar di Yogyakarta
  • Game Sepak Bola Mobile Terbaru Total Football VNG Resmi Rilis
  • Transformasi Pendidikan Berbasis AI: Acer Hadirkan Inovasi di Jakarta
  • Rice cooker stainless Sanken 2026: Solusi Masak Sehat & Awet
  • Cara Menghentikan Telepon WhatsApp Tanpa Perlu Blokir Kontak
  • Kupon Servis Gratis Yamaha Kini Digital Lewat Fitur E-KSG
  • Pelatih Timnas Esports Indonesia di ENC 2026 Resmi Diumumkan
  • Fitur Multiview YouTube TV Kini Bisa Dikustomisasi Pengguna
Minggu, April 26
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Trending » 36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia di 2024
Trending

36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia di 2024

Olin SianturiOlin Sianturi21 Februari 2025 | 02:14
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia
36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Indonesia menghadapi 36 juta ancaman siber di 2024, menunjukkan risiko serangan yang tinggi. Penyediaan talenta dan solusi keamanan diperlukan.

36 Juta Ancaman Siber Intai Indonesia

Indonesia menghadapi tantangan besar di dunia digital dengan lebih dari 36 juta infeksi siber yang terdeteksi pada tahun 2024.

36 Juta Ancaman Siber
36 Juta Ancaman Siber

Data ini berasal dari laporan terbaru Kaspersky, perusahaan keamanan siber global, yang mengungkapkan bahwa meskipun terjadi penurunan jumlah ancaman dibandingkan tahun sebelumnya, risiko serangan tetap tinggi.

Baca Juga

  • Sanksi Ban 10 Tahun CS2: MAUschine Pukul Lawan di Panggung
  • Pencairan Dana Konsinyasi PN Sumedang Picu Demo Ahli Waris

Advertisement

Tren digitalisasi yang semakin berkembang di berbagai sektor turut meningkatkan potensi ancaman bagi pengguna internet di Indonesia.

Statistik Ancaman Siber di Indonesia

Berdasarkan laporan telemetri Kaspersky, jumlah ancaman lokal di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 36.168.342 insiden.

Meski angka ini mengalami penurunan 29,44% dibandingkan tahun 2023 yang mencatat 51.261.542 insiden, Indonesia masih berada di posisi ke-71 secara global dalam daftar negara dengan jumlah ancaman lokal terbanyak.

Baca Juga

  • Inovasi Kesehatan Perempuan Indonesia Lewat Forum AOFOG 2026
  • Serangan Molotov Sam Altman: Teror Anti-AI Guncang San Francisco

Advertisement

Ancaman Siber di Indonesia ini didominasi oleh worm dan virus file yang menyebar melalui perangkat eksternal seperti USB, CD, dan DVD.

Kurangnya Talenta Siber dan Dampaknya pada Keamanan Digital

Selain ancaman malware, tantangan lain yang dihadapi Indonesia adalah kekurangan talenta di bidang keamanan siber. Komdigi mencatat bahwa Indonesia kekurangan sekitar 500 ribu talenta digital setiap tahunnya.

Kebutuhan akan tenaga ahli di bidang ini diproyeksikan mencapai 12 juta orang pada tahun 2030. Hal ini menunjukkan pentingnya peningkatan keterampilan digital dan keamanan siber di kalangan tenaga kerja Indonesia.

Baca Juga

  • Agoda Ungkap Tren Gen Z Liburan Singkat tapi Makin Sering
  • Cahaya Misterius di Langit Bali Ternyata Roket China Jielong-3

Advertisement

Kurangnya tenaga ahli di bidang keamanan siber berdampak langsung pada peningkatan risiko serangan digital. Organisasi yang tidak memiliki tim keamanan siber yang kompeten menjadi lebih rentan terhadap serangan siber, termasuk serangan ransomware, pengambilalihan akun, dan penipuan online. Oleh karena itu, berbagai pihak harus bekerja sama untuk memperkuat kapasitas keamanan digital di Indonesia.

1 2
Ancaman Siber Digitalisasi Indonesia Kaspersky Keamanan Siber Malware Pelatihan Siber Serangan Phishing Talenta Digital Virus File Worm
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticlePerkiraan Harga iPhone 16e di Indonesia, Mendekati iPhone 15?
Next Article Infinix Note 50 4G & Pro 4G: Spesifikasi Gahar Segera Hadir di Maret 2025
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Bahaya Modus Silent Call: Kenali Ciri dan Cara Menghindarinya

Olin Sianturi23 April 2026 | 20:55

Penyelundupan Perangkat Starlink Iran: Dua Warga Asing Ditangkap

Ana Octarin23 April 2026 | 08:55

Ancaman AI Mythos Anthropic Incar Sektor Perbankan Global

Ana Octarin22 April 2026 | 14:55

Sanksi Ban 10 Tahun CS2: MAUschine Pukul Lawan di Panggung

Olin Sianturi22 April 2026 | 00:55

Larangan AI Anthropic Trump Diabaikan NSA Demi Model Mythos

Iphan S21 April 2026 | 05:55

Mitigasi Penyalahgunaan Nama Domain: PANDI dan TNN Kolaborasi

Olin Sianturi18 April 2026 | 12:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

Tablet Samsung 2 jutaan terbaik Galaxy Tab A11 Update 7 Tahun

22 April 2026 | 15:55

Blokir Wikipedia di Indonesia Segera Berlaku Jika Tak Daftar PSE

21 April 2026 | 18:55

Rice Cooker Stainless Sanken SJ-203BK: Solusi Masak Sehat 6-in-1

25 April 2026 | 17:55
Terbaru

Bahaya Modus Silent Call: Kenali Ciri dan Cara Menghindarinya

Olin Sianturi23 April 2026 | 20:55

Penyelundupan Perangkat Starlink Iran: Dua Warga Asing Ditangkap

Ana Octarin23 April 2026 | 08:55

Ancaman AI Mythos Anthropic Incar Sektor Perbankan Global

Ana Octarin22 April 2026 | 14:55

Sanksi Ban 10 Tahun CS2: MAUschine Pukul Lawan di Panggung

Olin Sianturi22 April 2026 | 00:55

Larangan AI Anthropic Trump Diabaikan NSA Demi Model Mythos

Iphan S21 April 2026 | 05:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.