Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pekerjaan Teknis Paling Dicari di Era AI Menurut Larry Fink

28 Maret 2026 | 20:22

Bahan Bakar Mobil Hybrid: Pentingnya Oktan Tepat Bagi Mesin

28 Maret 2026 | 19:54

Jadwal LCP 2026 Split 2 Resmi Dirilis, Rebut Dua Tiket MSI!

28 Maret 2026 | 19:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pekerjaan Teknis Paling Dicari di Era AI Menurut Larry Fink
  • Bahan Bakar Mobil Hybrid: Pentingnya Oktan Tepat Bagi Mesin
  • Jadwal LCP 2026 Split 2 Resmi Dirilis, Rebut Dua Tiket MSI!
  • Rekomendasi Kompor Listrik Minimalis untuk Dapur Estetik
  • Ambisi AI Mark Zuckerberg Picu Gelombang PHK Terbaru Meta
  • Harga PlayStation 5 Terbaru Naik Lagi Mulai April 2026
  • Spesifikasi Tecno Spark 50 5G: HP Baterai 6500mAh Resmi Rilis
  • Kemampuan Kamera Galaxy S25 Ultra Geser Dominasi DSLR di 2026
Sabtu, Maret 28
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Trending » 36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia di 2024
Trending

36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia di 2024

Olin SianturiOlin Sianturi21 Februari 2025 | 02:14
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia
36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Indonesia menghadapi 36 juta ancaman siber di 2024, menunjukkan risiko serangan yang tinggi. Penyediaan talenta dan solusi keamanan diperlukan.

36 Juta Ancaman Siber Intai Indonesia

Indonesia menghadapi tantangan besar di dunia digital dengan lebih dari 36 juta infeksi siber yang terdeteksi pada tahun 2024.

36 Juta Ancaman Siber
36 Juta Ancaman Siber

Data ini berasal dari laporan terbaru Kaspersky, perusahaan keamanan siber global, yang mengungkapkan bahwa meskipun terjadi penurunan jumlah ancaman dibandingkan tahun sebelumnya, risiko serangan tetap tinggi.

Baca Juga

  • Batasan Usia Media Sosial Resmi Berlaku, 70 Juta Akun Diblokir
  • Lelang HP OPPO KPK Rp 59 Juta Viral, Ini Alasan Harga Melonjak

Advertisement

Tren digitalisasi yang semakin berkembang di berbagai sektor turut meningkatkan potensi ancaman bagi pengguna internet di Indonesia.

Statistik Ancaman Siber di Indonesia

Berdasarkan laporan telemetri Kaspersky, jumlah ancaman lokal di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 36.168.342 insiden.

Meski angka ini mengalami penurunan 29,44% dibandingkan tahun 2023 yang mencatat 51.261.542 insiden, Indonesia masih berada di posisi ke-71 secara global dalam daftar negara dengan jumlah ancaman lokal terbanyak.

Baca Juga

  • Waspada! 5 Fakta Ancaman Gempa Megathrust Dahsyat di Jawa-Sumatra
  • 5 Fakta Terbaru Perkembangan IKN Awal 2026: Infrastruktur & Respon Warga

Advertisement

Ancaman Siber di Indonesia ini didominasi oleh worm dan virus file yang menyebar melalui perangkat eksternal seperti USB, CD, dan DVD.

Kurangnya Talenta Siber dan Dampaknya pada Keamanan Digital

Selain ancaman malware, tantangan lain yang dihadapi Indonesia adalah kekurangan talenta di bidang keamanan siber. Komdigi mencatat bahwa Indonesia kekurangan sekitar 500 ribu talenta digital setiap tahunnya.

Kebutuhan akan tenaga ahli di bidang ini diproyeksikan mencapai 12 juta orang pada tahun 2030. Hal ini menunjukkan pentingnya peningkatan keterampilan digital dan keamanan siber di kalangan tenaga kerja Indonesia.

Baca Juga

  • 3 Pilar Utama Karir Maya Hasan 2026: Kiprah Musik Harpa Indonesia Menggema
  • 5 Titik Fenomena Air Terjun Dadakan Lombok, Menguak Misteri ‘Gunung Menangis’

Advertisement

Kurangnya tenaga ahli di bidang keamanan siber berdampak langsung pada peningkatan risiko serangan digital. Organisasi yang tidak memiliki tim keamanan siber yang kompeten menjadi lebih rentan terhadap serangan siber, termasuk serangan ransomware, pengambilalihan akun, dan penipuan online. Oleh karena itu, berbagai pihak harus bekerja sama untuk memperkuat kapasitas keamanan digital di Indonesia.

1 2
Ancaman Siber Digitalisasi Indonesia Kaspersky Keamanan Siber Malware Pelatihan Siber Serangan Phishing Talenta Digital Virus File Worm
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticlePerkiraan Harga iPhone 16e di Indonesia, Mendekati iPhone 15?
Next Article Infinix Note 50 4G & Pro 4G: Spesifikasi Gahar Segera Hadir di Maret 2025
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Dominasi trafik internet AI Resmi Geser Peran Manusia di 2026

Iphan S27 Maret 2026 | 21:53

Alat Pembobol iPhone DarkSword Bocor, Jutaan Pengguna Terancam

Ana Octarin26 Maret 2026 | 20:39

Blokir Router Buatan Luar Negeri, AS Perketat Aturan Keamanan

Iphan S26 Maret 2026 | 13:40

Operasi Akun Bot Indonesia Ternyata Dijalankan Manusia Manual

Iphan S26 Maret 2026 | 10:45

Modus Penipuan Video Call AI Marak, Waspada Wajah Tampan Palsu

Ana Octarin26 Maret 2026 | 07:50

Larangan Impor Router AS: Kebijakan Baru FCC yang Mengancam Pasar Wi-Fi

Iphan S26 Maret 2026 | 03:34
Pilihan Redaksi
Elektronik

Kulkas Satu Pintu Terbaik 2026: Pilihan Estetis dan Awet

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 14:00

Kulkas satu pintu terbaik 2026 menjadi incaran utama keluarga Indonesia yang ingin mempercantik area dapur…

Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

26 Maret 2026 | 08:05

Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

26 Maret 2026 | 07:55

Layanan Motorist Pertamina 2026 Siaga Bantu Pemudik Kehabisan BBM

26 Maret 2026 | 07:30

Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026

26 Maret 2026 | 11:15
Terbaru

Dominasi trafik internet AI Resmi Geser Peran Manusia di 2026

Iphan S27 Maret 2026 | 21:53

Alat Pembobol iPhone DarkSword Bocor, Jutaan Pengguna Terancam

Ana Octarin26 Maret 2026 | 20:39

Blokir Router Buatan Luar Negeri, AS Perketat Aturan Keamanan

Iphan S26 Maret 2026 | 13:40

Operasi Akun Bot Indonesia Ternyata Dijalankan Manusia Manual

Iphan S26 Maret 2026 | 10:45

Modus Penipuan Video Call AI Marak, Waspada Wajah Tampan Palsu

Ana Octarin26 Maret 2026 | 07:50
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.