Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Harga Infinix NOTE 60 Ultra Resmi Indonesia dan Spesifikasi

18 April 2026 | 21:55

Solusi Internet Wilayah 3T: Satelit Jadi Kunci Atasi Kesenjangan

18 April 2026 | 20:55

Harga BBM Pertamina Naik Drastis April 2026, Cek Daftarnya

18 April 2026 | 19:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Harga Infinix NOTE 60 Ultra Resmi Indonesia dan Spesifikasi
  • Solusi Internet Wilayah 3T: Satelit Jadi Kunci Atasi Kesenjangan
  • Harga BBM Pertamina Naik Drastis April 2026, Cek Daftarnya
  • Robot Vacuum Dyson Terbaru Resmi Hadir di Indonesia, Cek Harganya
  • Spesifikasi OnePlus Watch 4 Bocor, Bawa Chipset Snapdragon W5
  • PHK Massal Karyawan Meta Kembali Terjadi Demi Ambisi AI
  • IMX 2026 Yogyakarta Prambanan: Modifikasi di Situs UNESCO
  • Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: El Clasico RRQ vs Evos Memanas!
Sabtu, April 18
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Trending » 36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia di 2024
Trending

36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia di 2024

Olin SianturiOlin Sianturi21 Februari 2025 | 02:14
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia
36 Juta Ancaman Siber Mengintai Indonesia
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Indonesia menghadapi 36 juta ancaman siber di 2024, menunjukkan risiko serangan yang tinggi. Penyediaan talenta dan solusi keamanan diperlukan.

36 Juta Ancaman Siber Intai Indonesia

Indonesia menghadapi tantangan besar di dunia digital dengan lebih dari 36 juta infeksi siber yang terdeteksi pada tahun 2024.

36 Juta Ancaman Siber
36 Juta Ancaman Siber

Data ini berasal dari laporan terbaru Kaspersky, perusahaan keamanan siber global, yang mengungkapkan bahwa meskipun terjadi penurunan jumlah ancaman dibandingkan tahun sebelumnya, risiko serangan tetap tinggi.

Baca Juga

  • Pencairan Dana Konsinyasi PN Sumedang Picu Demo Ahli Waris
  • Inovasi Kesehatan Perempuan Indonesia Lewat Forum AOFOG 2026

Advertisement

Tren digitalisasi yang semakin berkembang di berbagai sektor turut meningkatkan potensi ancaman bagi pengguna internet di Indonesia.

Statistik Ancaman Siber di Indonesia

Berdasarkan laporan telemetri Kaspersky, jumlah ancaman lokal di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 36.168.342 insiden.

Meski angka ini mengalami penurunan 29,44% dibandingkan tahun 2023 yang mencatat 51.261.542 insiden, Indonesia masih berada di posisi ke-71 secara global dalam daftar negara dengan jumlah ancaman lokal terbanyak.

Baca Juga

  • Serangan Molotov Sam Altman: Teror Anti-AI Guncang San Francisco
  • Agoda Ungkap Tren Gen Z Liburan Singkat tapi Makin Sering

Advertisement

Ancaman Siber di Indonesia ini didominasi oleh worm dan virus file yang menyebar melalui perangkat eksternal seperti USB, CD, dan DVD.

Kurangnya Talenta Siber dan Dampaknya pada Keamanan Digital

Selain ancaman malware, tantangan lain yang dihadapi Indonesia adalah kekurangan talenta di bidang keamanan siber. Komdigi mencatat bahwa Indonesia kekurangan sekitar 500 ribu talenta digital setiap tahunnya.

Kebutuhan akan tenaga ahli di bidang ini diproyeksikan mencapai 12 juta orang pada tahun 2030. Hal ini menunjukkan pentingnya peningkatan keterampilan digital dan keamanan siber di kalangan tenaga kerja Indonesia.

Baca Juga

  • Cahaya Misterius di Langit Bali Ternyata Roket China Jielong-3
  • Insiden Pengeboman Rumah Sam Altman: Bos OpenAI Akui Banyak Salah

Advertisement

Kurangnya tenaga ahli di bidang keamanan siber berdampak langsung pada peningkatan risiko serangan digital. Organisasi yang tidak memiliki tim keamanan siber yang kompeten menjadi lebih rentan terhadap serangan siber, termasuk serangan ransomware, pengambilalihan akun, dan penipuan online. Oleh karena itu, berbagai pihak harus bekerja sama untuk memperkuat kapasitas keamanan digital di Indonesia.

1 2
Ancaman Siber Digitalisasi Indonesia Kaspersky Keamanan Siber Malware Pelatihan Siber Serangan Phishing Talenta Digital Virus File Worm
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticlePerkiraan Harga iPhone 16e di Indonesia, Mendekati iPhone 15?
Next Article Infinix Note 50 4G & Pro 4G: Spesifikasi Gahar Segera Hadir di Maret 2025
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Mitigasi Penyalahgunaan Nama Domain: PANDI dan TNN Kolaborasi

Olin Sianturi18 April 2026 | 12:55

Pencairan Dana Konsinyasi PN Sumedang Picu Demo Ahli Waris

Olin Sianturi18 April 2026 | 06:55

Blokir Iklan Penipuan Google Capai 8,3 Miliar, Ini Faktanya

Iphan S17 April 2026 | 21:55

Kebocoran Data Game IGRS Diselidiki Komdigi Secara Menyeluruh

Ana Octarin17 April 2026 | 16:55

Ancaman Keamanan AI Mythos Intai Perbankan, Bos Bank Siaga

Iphan S16 April 2026 | 16:55

Serangan rumah Sam Altman: Bos OpenAI Jadi Target Teror Bom

Ana Octarin15 April 2026 | 18:55
Pilihan Redaksi
Elektronik

Ekosistem Jaringan Asus ProArt Hadirkan Router WiFi 7 dan Switch

Olin Sianturi15 April 2026 | 00:55

Ekosistem Jaringan Asus ProArt kini semakin lengkap dengan kehadiran dua perangkat infrastruktur terbaru yang dirancang…

Mitigasi Penyalahgunaan Nama Domain: PANDI dan TNN Kolaborasi

18 April 2026 | 12:55

Review Realme 16 Pro Plus 5G: Raja Baru Mid-Range April 2026

17 April 2026 | 22:55

Harga Mobil Sedan Toyota April 2026: Cek Daftar Lengkapnya

13 April 2026 | 09:55

Xiaomi Robot Vacuum H50 Series Resmi Hadir di Indonesia

17 April 2026 | 08:55
Terbaru

Mitigasi Penyalahgunaan Nama Domain: PANDI dan TNN Kolaborasi

Olin Sianturi18 April 2026 | 12:55

Pencairan Dana Konsinyasi PN Sumedang Picu Demo Ahli Waris

Olin Sianturi18 April 2026 | 06:55

Blokir Iklan Penipuan Google Capai 8,3 Miliar, Ini Faktanya

Iphan S17 April 2026 | 21:55

Kebocoran Data Game IGRS Diselidiki Komdigi Secara Menyeluruh

Ana Octarin17 April 2026 | 16:55

Ancaman Keamanan AI Mythos Intai Perbankan, Bos Bank Siaga

Iphan S16 April 2026 | 16:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.