Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Klasemen MPL ID S17 Week 2: RRQ Hoshi Jadi Juru Kunci

6 April 2026 | 15:59

Fujifilm instax Wide 400 Jet Black Resmi Meluncur di Indonesia

6 April 2026 | 15:14

Kulkas Panasonic NR-AF171S: Solusi Segar Tanpa Beku di 2026

6 April 2026 | 14:30
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Klasemen MPL ID S17 Week 2: RRQ Hoshi Jadi Juru Kunci
  • Fujifilm instax Wide 400 Jet Black Resmi Meluncur di Indonesia
  • Kulkas Panasonic NR-AF171S: Solusi Segar Tanpa Beku di 2026
  • Bahaya Nudge Technique Digital: Pakar Ingatkan Risiko Anak
  • Hyundai Boulder Concept SUV: Gebrakan Off-Road Body-on-Frame
  • Hasil MPL ID S17 Week 2: RRQ dan Evos Terpuruk di Papan Bawah
  • Fitur Baru iOS 26.5 Resmi Dirilis, iPhone Jadi Makin Canggih
  • iPhone 15 Masih Layak Dibeli: Ini Alasan dan Spek Unggulannya
Senin, April 6
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Trending » Rp 269 Triliun Raib! 7 Modus Kejahatan Siber Paling Mengejutkan
Trending

Rp 269 Triliun Raib! 7 Modus Kejahatan Siber Paling Mengejutkan

Iphan SIphan S27 April 2025 | 11:59
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
7 Modus Kejahatan Siber Paling Mengejutkan
7 Modus Kejahatan Siber Paling Mengejutkan
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Mengejutkan! Kejahatan siber global rugikan Rp 269 triliun! Ini 7 modus kejahatan siber, penipuan online paling umum yang wajib Anda waspadai.

Di era digital ini, kejahatan siber menjadi ancaman nyata yang terus mengintai. Bayangkan saja, kerugian akibat kejahatan siber secara global mencapai angka fantastis: US$16 miliar atau setara dengan Rp 269 triliun di tahun 2024!

Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dan yang lebih mengkhawatirkan, banyak dari kasus tersebut melibatkan modus penipuan yang relatif sederhana.

Baca Juga

  • Logistik Makanan Haji 2026: Pos Indonesia & Garuda Kirim 15 Ton
  • Tren Belanja Online Ramadan 2026: Penjualan Lazada Naik 3,5 Kali

Advertisement

Ancaman Kejahatan Siber Global: Kerugian Rp 269 Triliun!

Ancaman Kejahatan Siber Global
Ancaman Kejahatan Siber Global

FBI melaporkan bahwa kerugian akibat kejahatan siber terus meningkat. Peningkatan sepertiga dibandingkan tahun sebelumnya menjadi pengingat yang jelas bahwa kita semua perlu meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman tentang berbagai modus penipuan online.

Lebih mencengangkan lagi, sebagian besar kerugian ini disebabkan oleh teknik yang tidak terlalu canggih, alias memanfaatkan kelalaian dan ketidaktahuan korban.

Lantas, apa saja modus penipuan online yang paling umum dan bagaimana cara menghindarinya? Mari kita bedah satu per satu.

Baca Juga

  • Samsung dukung BTS World Tour ARIRANG, Galaxy S26 Ultra Jadi Sorotan
  • Batasan Usia Media Sosial Resmi Berlaku, 70 Juta Akun Diblokir

Advertisement

7 Modus Kejahatan Siber yang Paling Merugikan

Berikut adalah 7 modus kejahatan siber global yang paling sering terjadi dan merugikan banyak orang:

  1. Penipuan Investasi Bodong: Penipu menyamar sebagai ahli investasi dan membujuk korban untuk menanamkan modal ke dalam skema investasi palsu dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat.
  2. Phishing Melalui Email: Pegawai perusahaan menerima email palsu yang tampak seperti berasal dari kolega atau atasan, meminta mereka untuk mentransfer dana dalam jumlah besar ke rekening yang salah.
  3. Ransomware: Peretas mengenkripsi data penting pada komputer atau jaringan perusahaan, lalu meminta tebusan agar data tersebut bisa dikembalikan.
  4. Penipuan Asmara Online (Romance Scam): Penipu membangun hubungan romantis palsu dengan korban secara online, lalu meminta uang dengan berbagai alasan, seperti biaya pengobatan atau perjalanan.
  5. Malware dan Virus: Perangkat lunak berbahaya disebarkan melalui email, situs web, atau aplikasi palsu untuk mencuri informasi pribadi atau merusak sistem komputer.
  6. Serangan DDoS (Distributed Denial of Service): Peretas membanjiri server situs web dengan lalu lintas palsu, menyebabkan situs tersebut tidak dapat diakses oleh pengguna yang sah.
  7. Penipuan Identitas: Informasi pribadi korban, seperti nomor KTP, kartu kredit, atau akun bank, dicuri dan digunakan untuk melakukan penipuan atau membuka akun palsu.
1 2
Cybercrime Keamanan Data Kejahatan Siber Modus Penipuan Penipuan Online Serangan Phishing
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleiPhone 16e Laris Manis: 5 Alasan Beralih ke Harga iPhone Murah!
Next Article Yahoo Tunjukkan Ketertarikan pada Chrome
Iphan S
  • Website

Artikel Terkait

Fitur Baru iOS 26.5 Resmi Dirilis, iPhone Jadi Makin Canggih

Olin Sianturi6 April 2026 | 11:30

Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak Secara Online

Iphan S5 April 2026 | 15:22

Undang-undang penipuan online Kamboja Disahkan, Sanksi Berat Menanti

Ana Octarin4 April 2026 | 20:22

Logistik Makanan Haji 2026: Pos Indonesia & Garuda Kirim 15 Ton

Olin Sianturi4 April 2026 | 06:54

Kebocoran Data Nasabah Bank Melanda 450 Ribu Orang di Inggris

Ana Octarin1 April 2026 | 00:54

Tren Belanja Online Ramadan 2026: Penjualan Lazada Naik 3,5 Kali

Olin Sianturi30 Maret 2026 | 16:53
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Investasi Softbank di OpenAI: Pinjam Rp 679 Triliun dari Bank

Iphan S31 Maret 2026 | 02:22

Investasi Softbank di OpenAI kini memasuki babak baru yang sangat ambisius setelah perusahaan modal ventura…

Tablet 2 jutaan rasa laptop Terbaik 2026, Performa Kencang!

6 April 2026 | 05:30

Tablet 5 Jutaan Terbaik 2026: 6 Pilihan untuk Kerja & Kuliah

5 April 2026 | 15:53

Harga AC Split 1 PK Polytron Diskon Gede di Transmart

5 April 2026 | 10:54

Rekomendasi Tablet Baterai Awet Terbaik 2026 untuk Kerja

4 April 2026 | 03:53
Terbaru

Fitur Baru iOS 26.5 Resmi Dirilis, iPhone Jadi Makin Canggih

Olin Sianturi6 April 2026 | 11:30

Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak Secara Online

Iphan S5 April 2026 | 15:22

Undang-undang penipuan online Kamboja Disahkan, Sanksi Berat Menanti

Ana Octarin4 April 2026 | 20:22

Logistik Makanan Haji 2026: Pos Indonesia & Garuda Kirim 15 Ton

Olin Sianturi4 April 2026 | 06:54

Kebocoran Data Nasabah Bank Melanda 450 Ribu Orang di Inggris

Ana Octarin1 April 2026 | 00:54
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.