Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Penyebab AC Mobil Dingin Sebelah: Kenali 5 Pemicu Utamanya

27 April 2026 | 16:55

Cara Mengatasi Google Drive Penuh Agar Penyimpanan Kembali Lega

27 April 2026 | 15:55

Harga PS5 di Indonesia Naik Drastis Mulai Mei 2026, Cek Detailnya

27 April 2026 | 14:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Penyebab AC Mobil Dingin Sebelah: Kenali 5 Pemicu Utamanya
  • Cara Mengatasi Google Drive Penuh Agar Penyimpanan Kembali Lega
  • Harga PS5 di Indonesia Naik Drastis Mulai Mei 2026, Cek Detailnya
  • Fitur AI Enhance Google Photos Kini Hadir untuk Semua HP
  • Spesifikasi OnePlus Ace 6 Ultra Bocor, Bawa Baterai 8600mAh
  • Serangga Penyerbuk Kelapa Sawit Asal Afrika Siap Dongkrak Cuan
  • Promo motor listrik United Pangkas Harga Hingga 50 Persen
  • PC Mac Neo Murah Siap Guncang Pasar, Windows Dalam Bahaya?
Senin, April 27
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Trending » Rp 269 Triliun Raib! 7 Modus Kejahatan Siber Paling Mengejutkan
Trending

Rp 269 Triliun Raib! 7 Modus Kejahatan Siber Paling Mengejutkan

Iphan SIphan S27 April 2025 | 11:59
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
7 Modus Kejahatan Siber Paling Mengejutkan
7 Modus Kejahatan Siber Paling Mengejutkan
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Mengejutkan! Kejahatan siber global rugikan Rp 269 triliun! Ini 7 modus kejahatan siber, penipuan online paling umum yang wajib Anda waspadai.

Di era digital ini, kejahatan siber menjadi ancaman nyata yang terus mengintai. Bayangkan saja, kerugian akibat kejahatan siber secara global mencapai angka fantastis: US$16 miliar atau setara dengan Rp 269 triliun di tahun 2024!

Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dan yang lebih mengkhawatirkan, banyak dari kasus tersebut melibatkan modus penipuan yang relatif sederhana.

Baca Juga

  • Sanksi Ban 10 Tahun CS2: MAUschine Pukul Lawan di Panggung
  • Pencairan Dana Konsinyasi PN Sumedang Picu Demo Ahli Waris

Advertisement

Ancaman Kejahatan Siber Global: Kerugian Rp 269 Triliun!

Ancaman Kejahatan Siber Global
Ancaman Kejahatan Siber Global

FBI melaporkan bahwa kerugian akibat kejahatan siber terus meningkat. Peningkatan sepertiga dibandingkan tahun sebelumnya menjadi pengingat yang jelas bahwa kita semua perlu meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman tentang berbagai modus penipuan online.

Lebih mencengangkan lagi, sebagian besar kerugian ini disebabkan oleh teknik yang tidak terlalu canggih, alias memanfaatkan kelalaian dan ketidaktahuan korban.

Lantas, apa saja modus penipuan online yang paling umum dan bagaimana cara menghindarinya? Mari kita bedah satu per satu.

Baca Juga

  • Inovasi Kesehatan Perempuan Indonesia Lewat Forum AOFOG 2026
  • Serangan Molotov Sam Altman: Teror Anti-AI Guncang San Francisco

Advertisement

7 Modus Kejahatan Siber yang Paling Merugikan

Berikut adalah 7 modus kejahatan siber global yang paling sering terjadi dan merugikan banyak orang:

  1. Penipuan Investasi Bodong: Penipu menyamar sebagai ahli investasi dan membujuk korban untuk menanamkan modal ke dalam skema investasi palsu dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat.
  2. Phishing Melalui Email: Pegawai perusahaan menerima email palsu yang tampak seperti berasal dari kolega atau atasan, meminta mereka untuk mentransfer dana dalam jumlah besar ke rekening yang salah.
  3. Ransomware: Peretas mengenkripsi data penting pada komputer atau jaringan perusahaan, lalu meminta tebusan agar data tersebut bisa dikembalikan.
  4. Penipuan Asmara Online (Romance Scam): Penipu membangun hubungan romantis palsu dengan korban secara online, lalu meminta uang dengan berbagai alasan, seperti biaya pengobatan atau perjalanan.
  5. Malware dan Virus: Perangkat lunak berbahaya disebarkan melalui email, situs web, atau aplikasi palsu untuk mencuri informasi pribadi atau merusak sistem komputer.
  6. Serangan DDoS (Distributed Denial of Service): Peretas membanjiri server situs web dengan lalu lintas palsu, menyebabkan situs tersebut tidak dapat diakses oleh pengguna yang sah.
  7. Penipuan Identitas: Informasi pribadi korban, seperti nomor KTP, kartu kredit, atau akun bank, dicuri dan digunakan untuk melakukan penipuan atau membuka akun palsu.
1 2
Cybercrime Keamanan Data Kejahatan Siber Modus Penipuan Penipuan Online Serangan Phishing
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleiPhone 16e Laris Manis: 5 Alasan Beralih ke Harga iPhone Murah!
Next Article Yahoo Tunjukkan Ketertarikan pada Chrome
Iphan S
  • Website

Artikel Terkait

Sanksi Ban 10 Tahun CS2: MAUschine Pukul Lawan di Panggung

Olin Sianturi22 April 2026 | 00:55

Mafia siber BreachForums ditangkap, Ternyata Masih Usia 20 Tahun

Ana Octarin19 April 2026 | 18:55

Fitur AI Google Photos Kini Bisa Akses Galeri Pribadi Anda

Ana Octarin19 April 2026 | 09:55

Pencairan Dana Konsinyasi PN Sumedang Picu Demo Ahli Waris

Olin Sianturi18 April 2026 | 06:55

Blokir Iklan Penipuan Google Capai 8,3 Miliar, Ini Faktanya

Iphan S17 April 2026 | 21:55

Modus Pencucian Uang Rekening Bank Pakai Kamera Virtual Marak

Ana Octarin17 April 2026 | 06:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

Tablet Samsung 2 jutaan terbaik Galaxy Tab A11 Update 7 Tahun

22 April 2026 | 15:55

Blokir Wikipedia di Indonesia Segera Berlaku Jika Tak Daftar PSE

21 April 2026 | 18:55

Rice Cooker Stainless Sanken SJ-203BK: Solusi Masak Sehat 6-in-1

25 April 2026 | 17:55
Terbaru

Sanksi Ban 10 Tahun CS2: MAUschine Pukul Lawan di Panggung

Olin Sianturi22 April 2026 | 00:55

Mafia siber BreachForums ditangkap, Ternyata Masih Usia 20 Tahun

Ana Octarin19 April 2026 | 18:55

Fitur AI Google Photos Kini Bisa Akses Galeri Pribadi Anda

Ana Octarin19 April 2026 | 09:55

Pencairan Dana Konsinyasi PN Sumedang Picu Demo Ahli Waris

Olin Sianturi18 April 2026 | 06:55

Blokir Iklan Penipuan Google Capai 8,3 Miliar, Ini Faktanya

Iphan S17 April 2026 | 21:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.