Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pameran Kendaraan Listrik PEVS Targetkan Transaksi Rp500 Miliar

23 Mei 2026 | 03:55

Insentif Melahirkan Karyawan Krafton Cair Rp 1,1 Miliar

23 Mei 2026 | 02:55

Keamanan Digital Keluarga: Atasi Kesenjangan Proteksi Siber

23 Mei 2026 | 01:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pameran Kendaraan Listrik PEVS Targetkan Transaksi Rp500 Miliar
  • Insentif Melahirkan Karyawan Krafton Cair Rp 1,1 Miliar
  • Keamanan Digital Keluarga: Atasi Kesenjangan Proteksi Siber
  • Galaxy Tab S11 Ultra Resmi Hadir, Tablet AI Pengganti Laptop
  • Kecelakaan Taksi Listrik Bekasi: Temuan Baru KNKT
  • Jadwal rilis GTA 6 Resmi Diumumkan, Ini Jawaban Take-Two
  • Cara Download Bermuda Remastered Free Fire Terbaru dan Mudah
  • Mesin Cuci Samsung Bespoke AI: Cek Tagihan Listrik Lewat HP
Sabtu, Mei 23
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Trending » Hutan Kota di Bogor: Solusi Strategis Cegah Banjir & Longsor
Trending

Hutan Kota di Bogor: Solusi Strategis Cegah Banjir & Longsor

Olin SianturiOlin Sianturi7 April 2026 | 06:14
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Hutan Kota di Bogor
Hutan Kota di Bogor (Foto: techno.viva.co.id)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Hutan Kota di Bogor kini mulai dikembangkan secara masif sebagai langkah konkret untuk mengatasi ancaman bencana hidrometeorologi yang kerap mengintai wilayah tersebut. Transformasi ruang terbuka hijau (RTH) ini terlihat nyata di Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari program ambisius Pemerintah Kabupaten Bogor yang menargetkan kehadiran satu hektar hutan kota di setiap kecamatan.

Inisiatif ini bukan sekadar proyek penghijauan biasa, melainkan sebuah gerakan kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Warga Cluster Venesia bersama Karang Taruna setempat dan manajemen PT Sentul City bahu-membahu melakukan penanaman pohon dalam skala besar. Sinergi ini membuktikan bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem mulai tumbuh kuat di level akar rumput.

Pada tahap awal, para relawan menargetkan penanaman sedikitnya 1.000 bibit pohon di kawasan tersebut. Kehadiran Hutan Kota di Bogor ini diharapkan menjadi embrio ruang hijau berbasis komunitas yang mampu memberikan dampak ekologis jangka panjang. Selain berfungsi sebagai paru-paru kota, kawasan ini memiliki peran krusial dalam menyerap air hujan dan memperkuat struktur tanah.

Baca Juga

  • Sanksi Ban 10 Tahun CS2: MAUschine Pukul Lawan di Panggung
  • Pencairan Dana Konsinyasi PN Sumedang Picu Demo Ahli Waris

Advertisement

Manfaat Strategis Hutan Kota di Bogor bagi Lingkungan

Pembangunan kawasan hijau ini memiliki orientasi yang sangat jelas, yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar secara menyeluruh. Selain menjadi instrumen mitigasi bencana seperti banjir dan tanah longsor, area ini juga dirancang sebagai ruang interaksi sosial yang produktif. Pemerintah daerah meyakini bahwa infrastruktur hijau adalah investasi terbaik untuk masa depan perkotaan yang berkelanjutan.

Ketua RT 06, Tata Djuarsa, mengungkapkan bahwa keberadaan Hutan Kota di Bogor akan memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi lingkungan permukiman. Kawasan ini nantinya tidak hanya dibiarkan tumbuh liar, tetapi dikembangkan menjadi ruang publik multifungsi. Warga dapat memanfaatkan area ini untuk berbagai aktivitas fisik yang mendukung kesehatan mental dan kebugaran tubuh.

Rencana pengembangan lanjutan mencakup penyediaan fasilitas publik seperti jogging track dan area berkumpul yang nyaman. Infrastruktur pendukung ini bertujuan untuk mempererat kohesi sosial antarwarga sekaligus mendorong gaya hidup sehat. “Kami ingin area ini menjadi fasilitas bersama di mana warga bisa berinteraksi, berolahraga, dan membangun hubungan sosial yang lebih harmonis,” tutur Tata.

Baca Juga

  • Inovasi Kesehatan Perempuan Indonesia Lewat Forum AOFOG 2026
  • Serangan Molotov Sam Altman: Teror Anti-AI Guncang San Francisco

Advertisement

Dukungan Sektor Swasta Terhadap Pembangunan Hijau

Pihak pengembang menyambut positif inisiatif mandiri yang dilakukan oleh warga Cluster Venesia. Investor Relations and Public Relations PT Sentul City, Maesa Putri, menyatakan bahwa langkah warga tersebut sangat selaras dengan visi besar perusahaan. Sentul City berkomitmen untuk terus menghadirkan kawasan hunian yang mengusung konsep green development atau pembangunan berkelanjutan.

Maesa menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Perusahaan berkomitmen untuk terus mendorong program serupa sebagai bentuk dukungan nyata terhadap agenda pemerintah daerah. Keberhasilan proyek Hutan Kota di Bogor ini diharapkan menjadi pemantik bagi kecamatan lain untuk segera merealisasikan ruang terbuka hijau di wilayah masing-masing.

Secara teknis, penanaman 1.000 pohon ini juga melibatkan pemilihan jenis pohon yang memiliki daya serap air tinggi. Hal ini penting mengingat topografi Bogor yang berbukit dan memiliki curah hujan yang sangat tinggi sepanjang tahun. Dengan akar pohon yang kuat, risiko pergeseran tanah atau longsor di kawasan lereng dapat ditekan secara signifikan.

Baca Juga

  • Agoda Ungkap Tren Gen Z Liburan Singkat tapi Makin Sering
  • Cahaya Misterius di Langit Bali Ternyata Roket China Jielong-3

Advertisement

Urgensi RTH dalam Menghadapi Perubahan Iklim

Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Yaudin Sogir, memberikan perhatian khusus terhadap keberlanjutan ruang terbuka hijau ini. Menurutnya, risiko bencana meteorologi yang terus meningkat menuntut tindakan nyata yang konsisten dari semua pihak. Ia menilai bahwa minimnya kepedulian terhadap lingkungan selama ini menjadi pemicu utama terjadinya banjir kiriman yang sering merugikan banyak pihak.

Sogir menekankan bahwa penghijauan tidak boleh hanya menjadi program seremonial atau musiman saja. Gerakan menanam pohon harus menjadi budaya kolektif yang dilakukan secara berkelanjutan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan tidak ada lahan kosong yang telantar tanpa vegetasi. Pemanfaatan lahan secara optimal untuk Hutan Kota di Bogor adalah solusi jangka panjang yang paling masuk akal.

“Pesan kami jelas, tidak boleh ada lahan yang dibiarkan kosong begitu saja. Penghijauan harus terus kita gaungkan sebagai solusi permanen untuk menjaga keseimbangan alam,” tegas Sogir. Ia juga menambahkan bahwa setiap pohon yang ditanam memiliki nilai filosofis sebagai bentuk kontribusi manusia terhadap keberlangsungan hidup generasi mendatang.

Baca Juga

  • Insiden Pengeboman Rumah Sam Altman: Bos OpenAI Akui Banyak Salah
  • Logistik Makanan Haji 2026: Pos Indonesia & Garuda Kirim 15 Ton

Advertisement

Selain aspek ekologis, keberadaan hutan kota juga mampu menurunkan suhu mikro di sekitar permukiman. Di tengah fenomena pemanasan global, kehadiran rimbunnya pepohonan sangat efektif untuk mengurangi efek pulau panas perkotaan (urban heat island). Hal ini membuat lingkungan hunian menjadi lebih sejuk dan nyaman tanpa harus bergantung sepenuhnya pada perangkat pendingin ruangan elektronik.

Ke depan, pengawasan terhadap area hijau yang sudah ditanam menjadi tantangan tersendiri. Perlu ada komitmen bersama antara warga, pengembang, dan pemerintah untuk merawat bibit-bibit pohon tersebut hingga tumbuh besar. Dengan perawatan yang tepat, Hutan Kota di Bogor akan menjadi warisan ekologis yang sangat berharga bagi anak cucu di masa depan.

Baca Juga

  • Tren Belanja Online Ramadan 2026: Penjualan Lazada Naik 3,5 Kali
  • Samsung dukung BTS World Tour ARIRANG, Galaxy S26 Ultra Jadi Sorotan

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Bogor Hutan Kota Lingkungan Mitigasi Banjir Sentul City
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticlePatahan Raksasa Bawah Laut Sulawesi Ditemukan, Tsunami Mengancam
Next Article Spesifikasi Samsung Galaxy S27 Pro: Flagship Gahar Tanpa S Pen
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Kota Terancam Tenggelam 2100: NASA Beri Peringatan Serius

Ana Octarin16 Mei 2026 | 09:55

Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar

Ana Octarin3 Mei 2026 | 07:55

Penyelamatan Paus Bungkuk Jerman: Aksi Heroik Warga di Poel

Iphan S30 April 2026 | 10:55

Sanksi Ban 10 Tahun CS2: MAUschine Pukul Lawan di Panggung

Olin Sianturi22 April 2026 | 00:55

Pencairan Dana Konsinyasi PN Sumedang Picu Demo Ahli Waris

Olin Sianturi18 April 2026 | 06:55

Inovasi Kesehatan Perempuan Indonesia Lewat Forum AOFOG 2026

Olin Sianturi15 April 2026 | 15:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Muka Air Danau Toba Menyusut, Ribuan Ikan Terancam Mati

20 Mei 2026 | 08:55

Spesifikasi POCO X7 5G: HP 3 Jutaan Terbaik Layar AMOLED

21 Mei 2026 | 23:55

Monitor Huawei Qingyun M273U: Spek 4K 160Hz untuk Profesional

19 Mei 2026 | 22:55

The Frame dan Music Frame Samsung: Inovasi Aesthetic yang Bikin Ruangan Naik Kelas ala Naura Ayu

28 November 2025 | 22:38
Terbaru

Kota Terancam Tenggelam 2100: NASA Beri Peringatan Serius

Ana Octarin16 Mei 2026 | 09:55

Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar

Ana Octarin3 Mei 2026 | 07:55

Penyelamatan Paus Bungkuk Jerman: Aksi Heroik Warga di Poel

Iphan S30 April 2026 | 10:55

Sanksi Ban 10 Tahun CS2: MAUschine Pukul Lawan di Panggung

Olin Sianturi22 April 2026 | 00:55

Pencairan Dana Konsinyasi PN Sumedang Picu Demo Ahli Waris

Olin Sianturi18 April 2026 | 06:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.