Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Laptop Layar Ganda ASUS 2026: Spek Gahar Intel Panther Lake

29 Maret 2026 | 22:22

Microwave 3 in 1 Terbaik 2026: Masak Cepat dan Hemat Listrik

29 Maret 2026 | 21:54

Mikroba Tertua dalam Batu Kuno Ditemukan, Berusia 2 Miliar Tahun

29 Maret 2026 | 21:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Laptop Layar Ganda ASUS 2026: Spek Gahar Intel Panther Lake
  • Microwave 3 in 1 Terbaik 2026: Masak Cepat dan Hemat Listrik
  • Mikroba Tertua dalam Batu Kuno Ditemukan, Berusia 2 Miliar Tahun
  • Harga Suzuki Grand Vitara 2026: Daftar OTR Jakarta Terbaru
  • Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Mengganggu, Ampuh!
  • Oven Listrik Terbaik untuk Usaha: 5 Rekomendasi Awet & Cepat Panas
  • Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli
  • Laptop 5 jutaan terbaik 2026: Rekomendasi Spek Dewa Harga Irit
Minggu, Maret 29
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » DeepSeek Terancam Dilarang dari Apple Store dan Google Store di Jerman
Berita Tekno

DeepSeek Terancam Dilarang dari Apple Store dan Google Store di Jerman

Jundi AmrullahJundi Amrullah28 Juni 2025 | 12:06
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
DeepSeek Terancam Dilarang dari Apple Store dan Google Store di Jerman
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Komisioner perlindungan data Jerman meminta Apple dan Google menghapus aplikasi AI DeepSeek dari toko aplikasi di Jerman karena kekhawatiran terkait perlindungan data dan transfer data ilegal ke China. Beberapa negara lain juga telah melarang atau membatasi penggunaan DeepSeek karena isu privasi dan keamanan data.

Komisioner perlindungan data Jerman meminta Apple dan Google untuk menghapus aplikasi DeepSeek dari toko aplikasi di negara tersebut karena adanya kekhawatiran soal perlindungan data pengguna.

Permintaan ini menyusul langkah serupa yang sudah dilakukan oleh beberapa negara lain seperti Italia dan Taiwan yang sebelumnya melarang DeepSeek beroperasi karena isu serupa.

Baca Juga

  • Mikroba Tertua dalam Batu Kuno Ditemukan, Berusia 2 Miliar Tahun
  • Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli

Advertisement

Komisaris Meike Kamp mengatakan DeepSeek diduga secara ilegal mentransfer data pengguna ke China, sehingga Google dan Apple harus segera meninjau dan memutuskan apakah akan memblokir aplikasi tersebut di Jerman.

DeepSeek menyimpan banyak data pribadi pengguna, termasuk permintaan ke program AI-nya dan file yang diunggah ke server di China, yang dinilai tidak memberikan jaminan perlindungan data setara dengan standar Uni Eropa.

Kamp juga mengungkapkan bahwa pihak berwenang di China memiliki akses luas terhadap data pribadi yang berada di bawah pengaruh perusahaan China, sehingga menimbulkan risiko besar bagi perlindungan data.

Baca Juga

  • Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari
  • Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta

Advertisement

Setelah DeepSeek tidak memenuhi permintaan Jerman untuk mematuhi aturan transfer data non-UE atau menarik aplikasinya secara sukarela, langkah penghapusan aplikasi pun diajukan oleh komisioner tersebut.

Pengawasan ketat terhadap DeepSeek juga terjadi di Amerika Serikat dan Eropa, dengan Italia, Belanda, dan Belgia mengambil tindakan membatasi penggunaan aplikasi ini, khususnya di lingkungan pemerintah.

Sementara beberapa negara seperti Spanyol masih menyelidiki risiko terkait DeepSeek, Inggris memutuskan untuk tetap membiarkan pengguna menggunakan aplikasi ini dengan pengawasan ketat terkait keamanan nasional.

Baca Juga

  • Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains
  • Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Apple Store DeepSeek Google Store Headline Jerman
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleKemenkeu Ingin Kenakan Pajak ke Pedagang E-Commerce
Next Article Donald Trump Bocorkan Pembeli TikTok Kaya Raya
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Mikroba Tertua dalam Batu Kuno Ditemukan, Berusia 2 Miliar Tahun

Ana Octarin29 Maret 2026 | 21:22

Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli

Iphan S29 Maret 2026 | 19:22

Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari

Iphan S29 Maret 2026 | 17:54

Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta

Iphan S29 Maret 2026 | 15:53

Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

Ana Octarin29 Maret 2026 | 13:53

Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon

Iphan S29 Maret 2026 | 12:22
Pilihan Redaksi
Elektronik

Kulkas Satu Pintu Terbaik 2026: Pilihan Estetis dan Awet

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 14:00

Kulkas satu pintu terbaik 2026 menjadi incaran utama keluarga Indonesia yang ingin mempercantik area dapur…

Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

26 Maret 2026 | 08:05

Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

26 Maret 2026 | 07:55

Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026

26 Maret 2026 | 11:15

Layanan Motorist Pertamina 2026 Siaga Bantu Pemudik Kehabisan BBM

26 Maret 2026 | 07:30
Terbaru

Mikroba Tertua dalam Batu Kuno Ditemukan, Berusia 2 Miliar Tahun

Ana Octarin29 Maret 2026 | 21:22

Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli

Iphan S29 Maret 2026 | 19:22

Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari

Iphan S29 Maret 2026 | 17:54

Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta

Iphan S29 Maret 2026 | 15:53

Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

Ana Octarin29 Maret 2026 | 13:53
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.