Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

5 Januari 2026 | 08:00

4 Fakta Ledakan Kosmik Dahsyat yang Melenyapkan Misteri Planet Fomalhaut

5 Januari 2026 | 06:00

7 Rahasia Burung Peminum Darah: Simbiosis Unik di Punggung Badak

5 Januari 2026 | 04:00
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • 5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas
  • 4 Fakta Ledakan Kosmik Dahsyat yang Melenyapkan Misteri Planet Fomalhaut
  • 7 Rahasia Burung Peminum Darah: Simbiosis Unik di Punggung Badak
  • 5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI
  • 5 Tanda Jelas Telepon Penipuan M-Banking: Lindungi Uang Anda Sekarang!
  • 5 Prediksi Harga iPhone 16 Awal 2026: Turun Drastis!
  • 3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah
  • 7 HP RAM 12GB Murah 2025: Rekomendasi HP 512GB Gaming Tanpa Lag
Senin, Januari 5
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » 3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks, Pemerintah Diminta Segera Bertindak
Berita Tekno

3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Olin SianturiOlin Sianturi19 Agustus 2025 | 22:28
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks
WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

WhatsApp cs disebut sarang hoaks. Pemerintah didesak membuat regulasi platform digital. Temukan 3 fakta penting di balik desakan ini!

TechnonesiaID - Hampir setiap hari kita membuka WhatsApp, Facebook, atau TikTok. Platform-platform ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari cara kita berkomunikasi dan mendapatkan informasi. Namun, di balik kemudahannya, ada sisi gelap yang semakin meresahkan: penyebaran informasi palsu atau hoaks yang masif.

3 Fakta Penting WhatsApp Cs Disebut Sarang Hoaks

Kekhawatiran ini bukan lagi sekadar obrolan warung kopi. Kalangan ahli dan organisasi masyarakat sipil, seperti Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), secara terbuka mendesak pemerintah untuk segera bertindak.

Baca Juga

  • 5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas
  • 5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI

Advertisement

Mereka menyoroti betapa rentannya ruang digital kita terhadap gelombang misinformasi dan disinformasi. Lantas, seberapa gawat situasinya dan apa saja poin krusial di balik desakan ini? Mari kita bedah bersama.

Fakta 1: Darurat Misinformasi Berdasarkan Data yang Mengkhawatirkan

Darurat Misinformasi
Darurat Misinformasi (foto: Shutterstock)

Desakan untuk membuat regulasi bukan tanpa alasan. Data yang ada menunjukkan situasi yang bisa dibilang sudah masuk level darurat. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat temuan yang sangat serius.

Sepanjang tahun 2023 saja, terdeteksi lebih dari 11.000 konten disinformasi yang beredar di ruang digital Indonesia. Angka ini adalah puncak gunung es dari masalah yang jauh lebih besar. Konten-konten palsu ini bukan sekadar lelucon, melainkan menyasar isu-isu sensitif yang dapat memecah belah masyarakat.

Baca Juga

  • 3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah
  • 3 Negara Larang Akses Media Sosial Remaja: Intip Aturan Baru Prancis 2026

Advertisement

Isu yang paling dominan dieksploitasi untuk hoaks antara lain:

  • Politik: Terutama selama periode pemilu, hoaks digunakan untuk menjatuhkan lawan, memfitnah, dan menciptakan polarisasi di masyarakat.
  • Kesehatan: Informasi palsu seputar penyakit, vaksin, dan metode pengobatan abal-abal yang bisa membahayakan nyawa.
  • SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan): Konten provokatif yang bertujuan mengadu domba dan merusak kerukunan bangsa.

Data ini diperkuat oleh survei dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), yang secara spesifik menunjuk platform mana yang menjadi “sarang” utama penyebaran informasi palsu.

WhatsApp, Facebook, dan TikTok: Trio Penyebar Hoaks Tercepat?

Platform Digital WhatsApp Facebook TikTok
Platform Digital WhatsApp Facebook TikTok (foto: Getty Images: Chesnot)

Menurut Mafindo, tiga platform digital menjadi saluran utama penyebaran hoaks di Indonesia. Ketiganya memiliki karakteristik unik yang membuat informasi palsu menyebar secepat kilat.

Baca Juga

  • 5 Pemandangan Miris Saat Astronaut Lihat Bumi, Efek Pemanasan Global Terlihat Jelas
  • 3 Fakta Mengerikan: NASA Peringatkan Ancaman Kiamat Iklim Jakarta

Advertisement

  1. WhatsApp: Sifatnya yang privat dan terenkripsi membuatnya sulit dilacak. Hoaks sering kali menyebar di grup keluarga atau pertemanan, di mana tingkat kepercayaan lebih tinggi dan sikap kritis lebih rendah. Pesan “diteruskan berkali-kali” atau forwarded many times menjadi ciri khasnya.
  2. Facebook: Algoritmanya yang cenderung menciptakan echo chamber atau ruang gema membuat pengguna terus-menerus disuguhi konten yang sesuai dengan keyakinannya, termasuk informasi yang salah. Interaksi seperti like, comment, dan share mempercepat jangkauannya.
  3. TikTok: Format video pendek yang emosional sangat efektif untuk menarik perhatian dan mematikan nalar kritis. Sebuah video hoaks berdurasi 30 detik bisa lebih viral dan dipercaya daripada artikel klarifikasi yang panjang.
1 2
Disinformasi Facebook Hoaks Kominfo Misinformasi TikTok WhatsApp
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleSamsung Galaxy A17 5G Lolos Sertifikasi, Tanda-Tanda Segera Rilis di Indonesia
Next Article Bocoran Harga Xiaomi 15T Series Bikin Kaget, Segera Rilis di RI
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 08:00

5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 02:00

3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 20:00

3 Negara Larang Akses Media Sosial Remaja: Intip Aturan Baru Prancis 2026

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 06:00

5 Pemandangan Miris Saat Astronaut Lihat Bumi, Efek Pemanasan Global Terlihat Jelas

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 04:00

3 Fakta Mengerikan: NASA Peringatkan Ancaman Kiamat Iklim Jakarta

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 02:00
Pilihan Redaksi
Gadget

5 Fitur Terbaik HyperOS 3 untuk Redmi Note 13 Pro & POCO M6 Pro

Olin Sianturi29 Desember 2025 | 16:00

HyperOS 3 Redmi Note 13 Pro dan HyperOS 3 POCO M6 Pro Android 16 resmi…

Honda Vario 160 Street Edition 2025, Desain Berani Bakal Hadir dengan Setang Telanjang

23 Agustus 2025 | 20:56

Momoshiki Otsutsuki Resmi Hadir di Naruto to Boruto: Shinobi Striker (DLC #46)

1 Desember 2025 | 00:49

5 Fitur Keren POCO Launcher HyperOS 3: Update Terbaru Wajib Coba!

29 Desember 2025 | 14:00

5 HP Xiaomi Ini Diprediksi Jadi Obsolete di 2026

29 Desember 2025 | 04:00
Terbaru

5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 08:00

5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 02:00

3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Olin Sianturi4 Januari 2026 | 20:00

3 Negara Larang Akses Media Sosial Remaja: Intip Aturan Baru Prancis 2026

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 06:00

5 Pemandangan Miris Saat Astronaut Lihat Bumi, Efek Pemanasan Global Terlihat Jelas

Olin Sianturi3 Januari 2026 | 04:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.