Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tak Hanya Umumkan Carens Baru di IIMS 2026, Kia Siapkan Kejutan Besar!

5 Februari 2026 | 21:47

BYD Atto 3 Advanced Plus Resmi Meluncur di IIMS 2026: Intip Harga dan Spesifikasinya

5 Februari 2026 | 21:26

Xiaomi Mini LED Gaming Monitor G Pro 27Qi Meluncur: 2000 Nits!

5 Februari 2026 | 04:50
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tak Hanya Umumkan Carens Baru di IIMS 2026, Kia Siapkan Kejutan Besar!
  • BYD Atto 3 Advanced Plus Resmi Meluncur di IIMS 2026: Intip Harga dan Spesifikasinya
  • Xiaomi Mini LED Gaming Monitor G Pro 27Qi Meluncur: 2000 Nits!
  • Perbandingan Xiaomi 17 Ultra vs Pixel 10 Pro XL: Duel Flagship 2026
  • Ayaneo Pocket Play Ditenagai Dimensity 9300: Konsol Handheld Gaming Terbaik?
  • Perpres Kendaraan Listrik: Memicu Lonjakan Penjualan dan Investasi Otomotif
  • Vivo X200 Ultra vs X100 Ultra: Perbandingan Flagship Terbaik
  • Xiaomi Pad 8 Pro Global: Spesifikasi Lengkap, Chipset Snapdragon 8 Elite
Kamis, Februari 5
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Tech » Program Internet Murah 100 Mbps Resmi Dibuka: 3 Fakta Harga Dinanti
Tech

Program Internet Murah 100 Mbps Resmi Dibuka: 3 Fakta Harga Dinanti

Olin SianturiOlin Sianturi24 Oktober 2025 | 07:38
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Program Internet Murah 100 Mbps, Harga Internet 100 Mbps
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Program Internet Murah 100 Mbps kini telah dibuka! Simak peluang internet cepat di pelosok. Kapan Harga Internet 100 Mbps terjangkau diumumkan? Cek info lengkapnya.

Kebutuhan akan akses internet yang cepat dan stabil bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan dasar. Namun, hingga kini, jurang digital (digital divide) masih terasa, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil. Kabar baiknya, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengambil langkah serius untuk mengatasi masalah ini.

Pada 28 Juli 2025 lalu, Komdigi secara resmi membuka proses seleksi pengguna pita frekuensi radio 1,4 GHz. Frekuensi ini khusus dialokasikan untuk Layanan Akses Nirkabel Pitalebar, atau yang dikenal dengan istilah Broadband Wireless Access (BWA).

Baca Juga

  • 7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)
  • 5 Fakta Prosedur Masuk Gedung KTP: Langgar UU Perlindungan Data?

Advertisement

Tujuan utama dari inisiatif ini sangat ambisius: menyediakan layanan internet cepat dengan kecepatan minimal Program Internet Murah 100 Mbps hingga ke pelosok negeri, dengan satu kunci penting—tarif yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.

Menilik Seleksi Frekuensi 1,4 GHz: Kunci Program Internet Murah 100 Mbps

Proses seleksi frekuensi 1,4 GHz ini menandai langkah strategis Komdigi dalam restrukturisasi spektrum frekuensi radio di Indonesia. Frekuensi adalah aset terbatas, dan alokasi yang tepat sangat krusial untuk menentukan kualitas layanan digital yang diterima masyarakat.

Pita 1,4 GHz seringkali disebut sebagai frekuensi ‘emas’ karena karakteristiknya yang ideal untuk transmisi jarak jauh dan penetrasi bangunan yang baik, sambil tetap mampu membawa kapasitas data yang memadai.

Baca Juga

  • 7 Karyawan Dipecat Karena Skandal Keyboard Palsu, Ini Alasannya
  • Bill Gates Ungkap 3 Tanda Kiamat Bumi: Peran Indonesia dalam Perubahan Iklim

Advertisement

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi, Wayan Toni, sebelumnya telah menjelaskan bahwa alokasi frekuensi 1,4 GHz ini dirancang sedemikian rupa agar investasi di sektor ini dapat dibuat murah.

Konsep ini penting. Dalam sektor telekomunikasi, besaran investasi infrastruktur secara langsung berkorelasi dengan tarif akhir yang dibebankan kepada konsumen. Jika biaya pembangunan infrastruktur bisa ditekan, maka harapan untuk mendapatkan Harga Internet 100 Mbps yang benar-benar murah akan semakin realistis.

Penyediaan layanan BWA di frekuensi ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang kuat terhadap konektivitas fiber optik, yang secara infrastruktur sulit dan mahal untuk menjangkau daerah terpencil.

Baca Juga

  • 4 Fakta Ledakan Kosmik Dahsyat yang Melenyapkan Misteri Planet Fomalhaut
  • 7 Rahasia Burung Peminum Darah: Simbiosis Unik di Punggung Badak

Advertisement

Strategi Komdigi: Mengapa Frekuensi 1,4 GHz Jadi Pilihan Utama?

Keputusan Komdigi untuk menggunakan pita frekuensi 1,4 GHz tidak diambil tanpa alasan. Ada beberapa pertimbangan teknis dan ekonomis yang mendasari strategi ini, terutama yang berkaitan dengan efisiensi biaya dan cakupan layanan.

Keunggulan Teknis Pita Frekuensi 1,4 GHz

Dibandingkan dengan frekuensi yang lebih tinggi (seperti 2,3 GHz atau 26 GHz yang sering dipakai untuk 5G), frekuensi 1,4 GHz menawarkan jangkauan yang lebih luas per satu titik menara. Ini berarti penyedia layanan tidak perlu membangun terlalu banyak menara, sehingga mengurangi biaya operasional dan kapital.

Lebih lanjut, penggunaan frekuensi ini memungkinkan teknologi BWA untuk menyajikan koneksi yang kuat dan stabil, bahkan di tengah kondisi geografis Indonesia yang menantang.

Baca Juga

  • 5 Tanda Jelas Telepon Penipuan M-Banking: Lindungi Uang Anda Sekarang!
  • 5 Prediksi Harga iPhone 16 Awal 2026: Turun Drastis!

Advertisement

  • Jangkauan Luas: Mengurangi kebutuhan pembangunan menara yang masif.
  • Penetrasi Kuat: Sinyal mampu menembus hambatan seperti pepohonan atau bangunan sederhana di pelosok.
  • Efisiensi Spektrum: Memastikan penggunaan spektrum radio yang optimal untuk kebutuhan broadband.

Kunci Menurunkan Harga Internet 100 Mbps

Wayan Toni secara eksplisit menargetkan frekuensi ini sebagai sarana untuk membuat investasi menjadi lebih hemat. Penghematan ini harus diterjemahkan menjadi tarif yang lebih rendah bagi konsumen.

Di negara berkembang seperti Indonesia, sensitivitas harga (price sensitivity) sangat tinggi. Masyarakat membutuhkan layanan internet yang cepat, tetapi mereka tidak bisa dan tidak mau membayar tarif premium. Oleh karena itu, keberhasilan program ini sangat bergantung pada penetapan Harga Internet 100 Mbps yang mampu bersaing dengan layanan internet yang ada, sekaligus memastikan kecepatan yang dijanjikan.

Program ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan ekosistem digital yang adil dan merata, memastikan bahwa janji kecepatan 100 Mbps bukan hanya isapan jempol di kota-kota besar.

Baca Juga

  • 7 Alasan Harga iPhone 16 Pro Max Turun Rp 5,5 Juta di Awal 2026
  • 5 Fakta Mesin Chip Canggih China: Rahasia EUV Bikin AS Panik

Advertisement

Harapan Besar Terhadap Program Internet Murah 100 Mbps

Pembukaan seleksi ini hanyalah tahap awal. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana operator yang terpilih nantinya dapat mengimplementasikan jaringan ini secara cepat dan efisien, serta yang paling penting, menetapkan tarif yang sesuai dengan harapan masyarakat.

Masyarakat kini menantikan pengumuman resmi mengenai kisaran harga yang akan ditawarkan. Apakah internet 100 Mbps ini akan dihargai setara dengan paket bulanan internet 20 Mbps saat ini? Atau bahkan lebih murah?

Antisipasi Harga Internet 100 Mbps yang Terjangkau

Jika merujuk pada pernyataan Komdigi bahwa investasi dibuat murah, idealnya, Harga Internet 100 Mbps yang ditawarkan tidak akan jauh berbeda dari tarif layanan broadband entry-level yang ada saat ini, namun dengan peningkatan kecepatan yang signifikan.

Baca Juga

  • 4 Fakta Ilmiah Perlambatan Rotasi Bumi, Panjang Hari di Bumi Berubah
  • 3 Tanda Gejala Demensia Lewat HP: Revolusi Deteksi Dini (58 karakter)

Advertisement

Beberapa faktor yang akan mempengaruhi penetapan harga meliputi:

  • Biaya Operasional Jaringan: Efisiensi teknologi BWA yang dipilih oleh operator.
  • Persaingan Pasar: Posisi harga harus kompetitif dengan penyedia layanan internet nirkabel (wireless ISP) dan Fixed Broadband (FBB) yang sudah ada.
  • Subsidi atau Insentif Pemerintah: Adanya kebijakan insentif dapat membantu operator menekan tarif di daerah non-komersial.

Transparansi dari Komdigi dan operator pemenang seleksi sangat dinantikan agar publik mengetahui peta jalan implementasi dan struktur biaya yang akan digunakan.

Dampak Positif Jaringan Cepat di Pelosok

Kehadiran layanan Program Internet Murah 100 Mbps di pelosok akan memberikan dampak transformatif pada berbagai aspek kehidupan sosial dan ekonomi. Kecepatan 100 Mbps memungkinkan aktivitas yang sebelumnya mustahil diakses menggunakan koneksi lambat.

Baca Juga

  • 7 Faktor Utama Anjloknya Penjualan Gadget 2026: Nasib Pedagang HP dan Komputer
  • SoftBank ‘BU’ Jual Saham, 4 Pemicu Kejar Dana Investasi OpenAI Terbaru

Advertisement

Dalam bidang pendidikan, siswa dan mahasiswa di daerah terpencil dapat mengikuti kelas daring, mengakses perpustakaan digital, dan berpartisipasi dalam program pembelajaran jarak jauh tanpa hambatan. Hal ini membuka kesempatan pendidikan yang setara.

Dari sisi ekonomi, internet cepat adalah katalisator bagi pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelaku usaha dapat memasarkan produk mereka secara global melalui platform e-commerce, mengelola inventaris, dan memanfaatkan layanan keuangan digital.

BWA 1,4 GHz adalah tonggak penting menuju Indonesia yang sepenuhnya terdigitalisasi, menjanjikan kecepatan tinggi yang didukung oleh investasi yang efisien.

Baca Juga

  • 3 Cara Bikin Tulisan Arab di WhatsApp Tanpa Aplikasi, Sangat Mudah!
  • Terungkap! 50+ Miliarder Baru 2025 Kaya Raya Berkat AI dan Startup

Advertisement

Komdigi telah menjalankan bagiannya dalam menyediakan landasan infrastruktur yang lebih terjangkau. Kini, bola berada di tangan para calon operator penyedia layanan untuk memastikan janji kecepatan 100 Mbps ini benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat luas dengan tarif yang murah. Semua mata tertuju pada pengumuman Harga Internet 100 Mbps yang akan menjadi penentu kesuksesan program pemerataan digital ini.


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia_id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
100 Mbps 4 GHz BWA Frekuensi 1 Komdigi Program Internet Murah
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous Article4 Fakta Canggih Teknologi Starlink Direct-to-Device: Internet Satelit ke HP Wajib Tahu
Next Article iPhone Air Gagal di Pasaran: 3 Alasan Apple Pangkas Produksi Drastis
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

5 Fakta Prosedur Masuk Gedung KTP: Langgar UU Perlindungan Data?

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 20:00

7 Karyawan Dipecat Karena Skandal Keyboard Palsu, Ini Alasannya

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 18:00

Bill Gates Ungkap 3 Tanda Kiamat Bumi: Peran Indonesia dalam Perubahan Iklim

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 16:00

4 Fakta Ledakan Kosmik Dahsyat yang Melenyapkan Misteri Planet Fomalhaut

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 06:00

7 Rahasia Burung Peminum Darah: Simbiosis Unik di Punggung Badak

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 04:00
Pilihan Redaksi
Gadget

Raja Terbaru Smartphone Dunia: Bukan HP China, Apple Kembali Dinobatkan di 2025!

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 01:14

Persaingan di pasar ponsel pintar global selalu memanas, namun laporan terbaru menunjukkan adanya pergeseran signifikan…

Harga dan Spesifikasi Redmi Note 15 Series: HP Tahan Banting Gen Z

1 Februari 2026 | 14:48

Rekomendasi HP Kamera 50MP Murah Januari 2026, Mulai Rp1 Jutaan

19 Januari 2026 | 01:57

JVC HA-A110T Nirkabel ANC: Ulasan Fitur, Baterai 44 Jam dan Harga

3 Februari 2026 | 02:16

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

1 Februari 2026 | 00:59
Terbaru

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

5 Fakta Prosedur Masuk Gedung KTP: Langgar UU Perlindungan Data?

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 20:00

7 Karyawan Dipecat Karena Skandal Keyboard Palsu, Ini Alasannya

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 18:00

Bill Gates Ungkap 3 Tanda Kiamat Bumi: Peran Indonesia dalam Perubahan Iklim

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 16:00

4 Fakta Ledakan Kosmik Dahsyat yang Melenyapkan Misteri Planet Fomalhaut

Olin Sianturi5 Januari 2026 | 06:00
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.