TechnonesiaID - Dinamika industri otomotif global menuntut inovasi tanpa henti, terutama dalam hal efisiensi dan performa. Sejalan dengan tren elektrifikasi yang semakin masif, Motul, sebagai produsen pelumas terkemuka dunia, merilis lini produk canggihnya.
Motul memperkenalkan seri terbaru pelumas mesin kendaraan elektrifikasi yang diklaim memiliki tingkat ketahanan luar biasa, menjawab tantangan efisiensi dan performa pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta.
Perkembangan teknologi mesin mobil tidak hanya bergerak menuju tenaga listrik penuh, tetapi juga optimalisasi mesin konvensional melalui integrasi teknologi hybrid. Kombinasi ini menuntut pelumas yang jauh lebih kompleks dan mumpuni dibanding generasi sebelumnya.
Baca Juga
Advertisement
Welmart Purba, Managing Director PT Motul Indonesia, menegaskan bahwa kompleksitas mesin modern saat ini menjadi pemicu utama evolusi standar pelumas. Motul harus terus mengimbangi kebutuhan pelumasan yang spesifik tanpa mengorbankan kualitas standar global yang selama ini dipertahankan.
Evolusi Mesin Modern dan Kebutuhan Pelumas Berkinerja Tinggi
Teknologi mesin pembakaran internal (ICE) telah mengalami transformasi radikal. Produsen mobil kini banyak menerapkan konsep downsizing—mengurangi kapasitas mesin sambil meningkatkan tenaga melalui penggunaan turbocharger. Meskipun efisien, desain ini menciptakan tekanan dan suhu kerja yang lebih tinggi di dalam ruang mesin.
“Seiring perkembangan teknologi mesin kendaraan yang semakin modern, mulai dari penerapan downsizing, penggunaan turbocharger, hingga tuntutan perlindungan terhadap fenomena Low Speed Pre-Ignition (LSPI), standar performa pelumas juga harus terus berevolusi,” jelas Welmart di IIMS 2026.
Baca Juga
Advertisement
LSPI, atau pra-pengapian kecepatan rendah, merupakan masalah serius yang sering terjadi pada mesin injeksi langsung berkapasitas kecil yang dilengkapi turbo. Fenomena ini dapat menyebabkan kerusakan mesin parah. Oleh karena itu, pelumas modern harus diformulasikan khusus untuk menekan risiko LSPI, sekaligus menjaga kebersihan mesin dari endapan karbon yang dapat mengganggu kinerja injektor dan katup.
Welmart menambahkan bahwa standar industri terbaru, seperti API SP (atau API SQ yang disebutnya), hadir sebagai respons atas kebutuhan mesin terkini yang beroperasi pada tekanan dan efisiensi yang jauh lebih tinggi. Standar ini tidak hanya fokus pada perlindungan, tetapi juga pada kemampuan pelumas untuk mendukung efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang.
Peran Pelumas Melampaui Sekadar Perlindungan
Dalam konteks mesin modern, peran pelumas telah bergeser. Pelumas tidak lagi hanya berfungsi sebagai cairan proteksi yang memisahkan komponen bergerak. Kini, pelumas bertindak sebagai ‘enabler’ atau pendorong performa utama.
Baca Juga
Advertisement
“Pelumas menjadi semakin krusial, bukan sekadar pelindung komponen mesin, tetapi juga elemen pendukung kinerja optimal dan keandalan jangka panjang kendaraan,” ujar Welmart. Ini berarti pelumas harus memiliki stabilitas termal yang unggul, mampu mempertahankan viskositas di bawah tekanan ekstrem, serta memastikan perpindahan panas yang efisien.
Tantangan Khusus Pelumasan pada Kendaraan Elektrifikasi (Hybrid)
Kendaraan hybrid (HEV) menghadirkan tantangan pelumasan yang unik dan lebih kompleks dibandingkan mesin konvensional murni. Mesin pada mobil hybrid sering mengalami siklus mati-hidup (stop-start cycle) yang sangat cepat dan sering. Ini menuntut oli mesin hybrid untuk segera melumasi komponen kritis saat mesin menyala mendadak dan mencapai suhu operasional optimal dalam waktu singkat.
Desain mesin pada kendaraan elektrifikasi seringkali lebih kompak dan memiliki kapasitas kecil, namun harus menanggung beban kerja yang tinggi, terutama saat mesin beralih dari mode listrik ke mode bakar.
Baca Juga
Advertisement
- Siklus Stop-Start: Pelumas harus memiliki kemampuan adhesi (menempel) yang sangat baik untuk memastikan komponen mesin terlindungi bahkan setelah mesin mati dalam waktu lama.
- Variasi Suhu: Mesin hybrid sering beroperasi pada suhu yang lebih rendah dibandingkan mesin konvensional, yang meningkatkan risiko kondensasi air dan pembentukan lumpur (sludge). Oli harus mampu mengatasi kontaminasi ini secara efektif.
- Kebutuhan Responsif: Pelumas harus mampu masuk hingga ke ruang terkecil dan memberikan perlindungan instan saat torsi tiba-tiba dibutuhkan.
“Inovasi teknologi hybrid yang semakin banyak digunakan menuntut pelumas yang jauh lebih canggih dan mumpuni. Oli saat ini dibutuhkan tidak hanya proteksi tetapi juga enabler performa karena adanya evolusi mesin yang baru,” tutur Welmart, menekankan pentingnya formulasi spesifik untuk kendaraan elektrifikasi.
Motul Perkuat Lini Pelumas Mesin Kendaraan Elektrifikasi
Untuk menjawab kebutuhan pasar yang kian spesifik, Motul melakukan pembaruan signifikan pada lini produk Passenger Car Motor Oil (PCMO) mereka. Pembaruan ini memastikan kompatibilitas penuh dengan teknologi mesin terbaru, termasuk mesin hybrid dan yang memerlukan spesifikasi viskositas rendah untuk efisiensi maksimal.
Peningkatan formulasi ini mencakup beberapa produk unggulan Motul, termasuk:
Baca Juga
Advertisement
- Multigrade Plus
- Multipower Plus
- H-Tech 100 Plus
- NGEN Hybrid (Diformulasikan khusus sebagai pelumas mesin kendaraan elektrifikasi)
- Motul 300V (Seri balap yang juga mendapat penyempurnaan teknologi)
Khusus seri NGEN Hybrid, produk ini menargetkan langsung segmen kendaraan hybrid yang tumbuh pesat di Indonesia. Formulasi ini dirancang untuk mengatasi tantangan siklus stop-start yang intens dan memberikan efisiensi bahan bakar yang optimal, sejalan dengan tuntutan konsumen modern.
Kehadiran Motul PCMO terbaru ini pada IIMS 2026 secara jelas menegaskan kesiapan Motul dalam mengikuti dan bahkan memimpin arah perkembangan industri otomotif global, khususnya di segmen elektrifikasi.
“Saat ini, lini produk PCMO terbaru Motul sudah tersedia di pasaran dan akan terus dilengkapi dalam waktu dekat guna memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia secara lebih luas. Kami berkomitmen menyediakan solusi pelumasan terbaik untuk menjamin keandalan dan performa kendaraan generasi mendatang,” tutup Welmart Purba, memastikan bahwa inovasi Motul siap diakses oleh konsumen yang semakin sadar akan pentingnya pelumas berkualitas tinggi untuk teknologi canggih mereka.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia_id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA