TechnonesiaID - Dunia otomotif Indonesia kembali bergetar dengan kehadiran sebuah bintang baru di segmen elektrifikasi. Bertempat di pameran akbar Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Wuling Motors secara resmi memperkenalkan model terbarunya yang sangat dinantikan: Wuling Eksion.
Perkenalan perdana model ini bukan hanya sekadar peluncuran produk, melainkan penegasan komitmen Wuling untuk memperluas portofolio kendaraan ramah lingkungan di tanah air. Dengan menawarkan pilihan teknologi Battery Electric Vehicle (BEV) murni dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Eksion diposisikan sebagai solusi mobilitas modern untuk keluarga Indonesia.
Wuling Eksion: Komitmen Wuling Technology untuk Elektrifikasi
Menurut Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, perkenalan Wuling Eksion ini menjadi bukti nyata komitmen perseroan dalam memperluas jajaran produknya. Langkah strategis ini berfokus pada pengaplikasian Wuling Technology terbaik dalam pilihan elektrifikasi, baik melalui BEV maupun PHEV.
Baca Juga
Advertisement
“Sepanjang tahun 2025, Wuling telah menunjukkan keseriusan kami dengan memperkenalkan beragam model, mulai dari city car EV, hatchback EV, hingga kendaraan komersial serta MPV yang didukung teknologi EV dan PHEV,” jelas Ricky saat konferensi pers di IIMS 2026 pada Kamis (5/2/2026).
Ricky menambahkan bahwa memasuki tahun 2026, Wuling sedang menyiapkan produk-produk mutakhir yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin dinamis dan berorientasi pada keberlanjutan. Kehadiran Eksion adalah jawaban atas kebutuhan tersebut, menggabungkan efisiensi energi dengan fungsionalitas kendaraan keluarga.
Filosofi Nama dan Desain Fungsional
Nama “Eksion” sendiri memiliki makna filosofis yang mendalam. Ricky Christian menjelaskan bahwa nama tersebut terinspirasi dari kata ‘action’ (aksi), yang mencerminkan semangat untuk terus bergerak, menjelajah, dan berani mengambil langkah dalam setiap perjalanan yang ditempuh oleh penggunanya. Filosofi ini selaras dengan desain dan spesifikasi yang ditawarkan.
Baca Juga
Advertisement
Sebagai kendaraan yang ditujukan untuk pasar keluarga, Wuling Eksion hadir dengan konfigurasi 7 penumpang. Model ini secara spesifik dirancang untuk menawarkan ruang kabin yang relatif lapang dan sangat fleksibel. Fleksibilitas ini menjadi nilai jual utama, terutama bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan serbaguna untuk menunjang berbagai kebutuhan mobilitas harian, mulai dari mengantar anak sekolah, perjalanan bisnis, hingga liburan keluarga jarak jauh.
Kabin yang lapang ini juga didukung oleh desain interior yang ergonomis, memastikan kenyamanan maksimal bagi seluruh penumpang, bahkan dalam perjalanan yang memakan waktu lama. Penggunaan material berkualitas tinggi dan fitur hiburan modern diharapkan mampu menjadikan Eksion sebagai pilihan utama di segmen SUV elektrifikasi 7-penumpang.
Dua Pilihan Teknologi Elektrifikasi: BEV Murni dan Plug-in Hybrid
Salah satu daya tarik terbesar dari Wuling Eksion adalah opsi teknologi penggeraknya yang lengkap. Wuling menyadari bahwa konsumen memiliki preferensi dan kebutuhan jarak tempuh yang berbeda-beda, sehingga mereka menawarkan dua varian utama: kendaraan listrik murni (BEV) dan varian plug-in hybrid (PHEV).
Baca Juga
Advertisement
Varian BEV: Jarak Tempuh Optimal untuk Harian dan Jauh
Varian kendaraan listrik murni (BEV) ditujukan sebagai alternatif mobilitas bebas emisi. Varian BEV dari Eksion ini sangat ideal untuk penggunaan harian di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh yang terencana. Kendaraan ini didukung oleh sistem baterai canggih yang diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 530 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Angka jarak tempuh 530 kilometer ini menempatkan Eksion di posisi kompetitif di antara mobil listrik keluarga lainnya, memberikan ketenangan pikiran bagi pengguna yang khawatir akan “range anxiety” atau kecemasan jarak tempuh. Selain itu, sebagai BEV, mobil ini menawarkan akselerasi instan dan pengalaman berkendara yang senyap dan halus.
Varian PHEV: Fleksibilitas Melampaui 1.000 Kilometer
Bagi konsumen yang membutuhkan fleksibilitas maksimal tanpa harus bergantung sepenuhnya pada infrastruktur pengisian daya listrik, Wuling juga menyediakan varian plug-in hybrid. Varian ini mengombinasikan kinerja mesin bensin konvensional dengan motor listrik bertenaga tinggi.
Baca Juga
Advertisement
Keunggulan utama dari varian PHEV adalah total jarak tempuh yang luar biasa. Dengan dukungan sistem penggerak hibrida tersebut, total jarak tempuh kendaraan diklaim dapat melampaui 1.000 kilometer. Angka fantastis ini dicapai berkat sinergi antara mode listrik murni (untuk jarak pendek) dan mesin bensin (sebagai generator atau penggerak utama pada kecepatan tinggi).
Fleksibilitas tambahan ini sangat penting bagi konsumen di Indonesia yang sering melakukan perjalanan antarkota atau melewati area dengan ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang masih terbatas. Dengan PHEV, pengguna mendapatkan efisiensi listrik di kota dan jangkauan tanpa batas layaknya mobil bensin konvensional.
Memperkuat Jajaran Elektrifikasi Wuling di Indonesia
Peluncuran Wuling Eksion ini bertujuan untuk melengkapi dan memperkuat jajaran produk elektrifikasi Wuling di pasar Indonesia. Wuling Motors telah dikenal sebagai salah satu pelopor elektrifikasi yang menawarkan beragam pilihan model sesuai segmen pasar.
Baca Juga
Advertisement
Sebelum kehadiran Eksion, Wuling telah sukses memperkenalkan berbagai model BEV yang sangat populer. Jajaran mobil listrik (BEV) Wuling saat ini mencakup:
- Air ev: Mobil listrik mungil untuk mobilitas perkotaan.
- BinguoEV: Hatchback listrik yang menawarkan desain retro modern.
- Cloud EV: Mobil listrik dengan fokus pada kenyamanan premium.
- Darion EV: Model elektrifikasi lainnya yang fokus pada segmen tertentu.
- Mitra EV: Kendaraan niaga listrik untuk mendukung sektor logistik dan bisnis.
Dengan hadirnya Eksion, Wuling kini memiliki penawaran yang lebih kuat di segmen 7-penumpang, mengisi celah pasar yang membutuhkan kapasitas besar dengan teknologi ramah lingkungan. Eksion tidak hanya menawarkan pilihan BEV, tetapi juga PHEV, memastikan bahwa Wuling memiliki solusi untuk setiap jenis konsumen elektrifikasi di Indonesia.
Strategi Pasar Wuling Menghadapi Dinamika 2026
Kehadiran model elektrifikasi baru seperti Wuling Eksion sangat krusial, terutama setelah melihat data penjualan Wuling pada tahun sebelumnya. Mengacu data Gaikindo, penjualan wholesales Wuling sepanjang 2025 tercatat sebesar 18.605 unit, mengalami penurunan sebesar 15,1% secara tahunan.
Baca Juga
Advertisement
Sementara itu, penjualan ritel pada periode yang sama mencapai 20.607 unit, yang juga terkoreksi sebesar 17,8%. Angka-angka ini menunjukkan adanya tantangan pasar yang perlu dijawab dengan inovasi produk yang signifikan.
Oleh karena itu, Eksion diposisikan sebagai “game changer” yang diharapkan mampu menarik kembali minat konsumen dan mendongkrak volume penjualan secara substansial di tahun 2026. Fokus pada segmen elektrifikasi 7-penumpang yang masih memiliki potensi besar di Indonesia adalah langkah yang tepat untuk membalikkan tren penurunan tersebut.
Wuling juga terus berkomitmen untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, tidak hanya melalui produk, tetapi juga melalui layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang. Model-model terbaru seperti Eksion akan menjadi ujung tombak Wuling dalam mewujudkan visi mobilitas berkelanjutan.
Baca Juga
Advertisement
Harga Wuling Eksion dan Ketersediaan di Pasar
Meskipun kemunculan Wuling Eksion di IIMS 2026 telah menjadi sorotan utama, terdapat satu pertanyaan besar yang masih belum terjawab: Harga Wuling Eksion. Pihak Wuling Motors mengakui bahwa model ini belum resmi dipasarkan di Indonesia, dan mereka masih belum dapat membeberkan harga resminya kepada publik.
Keputusan untuk memperkenalkan model ini terlebih dahulu tanpa merilis harga menunjukkan bahwa Wuling sedang melakukan studi pasar yang mendalam untuk menentukan posisi harga yang paling kompetitif, mengingat Eksion menawarkan dua teknologi berbeda (BEV dan PHEV) dengan spesifikasi jarak tempuh yang premium.
Diperkirakan, pengumuman harga resmi akan dilakukan dalam beberapa bulan mendatang, mendekati jadwal peluncuran komersial. Konsumen dan penggemar otomotif disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari Wuling Motors terkait detail harga dan jadwal pemesanan.
Baca Juga
Advertisement
Sebagai tambahan informasi yang menegaskan komitmen jangka panjang Wuling di Indonesia, sejak perdana mengoperasikan fasilitas perakitan di Cikarang, Jawa Barat, pada Juli 2017, Wuling telah memproduksi mobil sebanyak 180.000 unit. Mobil-mobil buatan Cikarang ini tidak hanya memenuhi pasar domestik, tetapi juga telah diekspor ke 22 negara. Kapasitas produksi lokal yang kuat ini menjamin bahwa ketersediaan Wuling Eksion di masa mendatang akan dapat dipenuhi secara optimal untuk pasar Indonesia.
Dengan spesifikasi unggulan, pilihan teknologi BEV dan PHEV, serta desain yang berfokus pada keluarga, Wuling Eksion siap menjadi pemain kunci di pasar mobil elektrifikasi Indonesia, memenuhi semangat “action” dalam setiap perjalanan.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia_id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA