TechnonesiaID - Arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi saksi perkenalan sebuah visi mobilitas yang radikal. Dalam pameran bergengsi ini, pabrikan asal Tiongkok, Xpeng, secara resmi memamerkan Xpeng The Next P7 IIMS 2026, sebuah mobil konsep yang dirancang sebagai penanda evolusi industri otomotif dari era Digital AI menuju implementasi penuh Physical AI.
Kehadiran Xpeng di IIMS 2026 bukan sekadar memamerkan kendaraan listrik, melainkan menegaskan komitmen mereka dalam memimpin transisi teknologi global. Konsep sedan listrik ini menjadi sorotan utama, menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan dapat terintegrasi secara mendalam dalam pengalaman berkendara dan kehidupan sehari-hari.
Iki Wibowo, CEO Xpeng Indonesia, menjelaskan bahwa ajang IIMS 2026 adalah platform strategis untuk mendemonstrasikan kemajuan teknologi yang telah dicapai merek tersebut. Fokus utama mereka adalah memperlihatkan bagaimana teknologi Physical AI akan membentuk masa depan transportasi yang lebih cerdas dan adaptif.
Baca Juga
Advertisement
“Di IIMS 2026, Xpeng menghadirkan beragam inovasi yang secara langsung mencerminkan ide kami tentang masa depan. Ini mencakup robot Humanoid yang futuristik dan Xpeng The Next P7 IIMS 2026 yang kami tempatkan sebagai bintang utama di pameran ini,” ujar Iki Wibowo di lokasi IIMS 2026, Jakarta.
Strategi Besar Xpeng: Menghadirkan Teknologi Physical AI
Xpeng menempatkan dirinya lebih dari sekadar produsen kendaraan listrik (EV) biasa. Mereka secara tegas menyatakan bahwa strategi pengembangan mereka berpusat pada ekosistem Physical AI. Konsep ini mencakup integrasi harmonis antara chip komputasi super canggih, sistem operasi berbasis AI, dan perangkat keras pintar lainnya yang memungkinkan interaksi cerdas antara mobil dan lingkungan sekitarnya.
Physical AI adalah langkah maju di mana kecerdasan buatan tidak hanya terbatas pada perangkat lunak, tetapi juga mampu mengontrol dan berinteraksi dengan dunia fisik secara real-time, memastikan pengalaman otonom yang jauh lebih andal dan aman.
Baca Juga
Advertisement
Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle—mitra strategis Xpeng di Indonesia—menyambut baik semangat yang dibawa Xpeng. “Melalui IIMS 2026, Xpeng membawa semangat positif yang sangat kuat dalam menyambut mobilitas masa depan. Kami sangat mengapresiasi dukungan semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan XPENG di pasar Indonesia,” kata Djohan.
Kemitraan ini menunjukkan keseriusan Xpeng untuk menembus pasar Tanah Air, meskipun status The Next P7 saat ini masih berupa perkenalan konsep. Kerjasama dengan Erajaya, yang memiliki jaringan distribusi luas, memberikan landasan kuat bagi Xpeng untuk memperkenalkan ekosistem teknologi canggih mereka kepada konsumen Indonesia.
Kecerdasan Super Cepat di Balik Sedan Listrik Masa Depan
Salah satu inti dari Xpeng The Next P7 IIMS 2026 adalah fokusnya pada desain yang aerodinamis dan kecerdasan buatan yang revolusioner. Sedan premium ini didukung oleh arsitektur AI yang sangat kompleks, menjadikannya salah satu EV paling cerdas di segmennya.
Baca Juga
Advertisement
Kemampuan komputasi The Next P7 didasari oleh tiga unit chip Turing AI. Kekuatan komputasi gabungan dari chip ini mencapai 2.250 TOPs (Tera Operations Per Second). Angka ini jauh melampaui kemampuan komputasi standar yang ditemukan pada kendaraan otonom saat ini, memungkinkan mobil untuk memproses data sensor secara masif dan membuat keputusan navigasi yang sangat cepat dan presisi.
Performa dan Daya Jangkau Super Cepat
Meskipun statusnya masih berupa perkenalan konsep di IIMS 2026, Xpeng telah merilis spesifikasi teknis yang mengesankan dari P7 versi konsep ini. Sedan ini tidak hanya unggul dalam hal kecerdasan, tetapi juga dalam efisiensi dan performa daya.
Berikut adalah detail teknis utama dari Xpeng P7:
Baca Juga
Advertisement
- Sistem Penggerak: Rear-Wheel Drive (RWD)
- Kapasitas Baterai: 74,9 kWh (Baterai berkapasitas besar)
- Tenaga Maksimal: Motor listrik tunggal menghasilkan daya hingga 362 hp
- Jarak Tempuh: Mampu menempuh jarak hingga 702 km dalam satu kali pengisian penuh (berdasarkan standar pengujian yang berlaku)
Jarak tempuh 702 km menempatkan Xpeng P7 di garis depan persaingan EV global, menawarkan ketenangan pikiran bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh. Namun, keunggulan sebenarnya terletak pada teknologi pengisian dayanya.
P7 telah mengadopsi platform 800V berteknologi tinggi untuk pengisian daya cepat. Platform 800V ini adalah standar emas dalam teknologi EV modern, yang memungkinkan pengisian daya pada tegangan yang lebih tinggi sehingga mengurangi waktu tunggu secara drastis.
Dengan kemampuan pengisian daya cepat ini, Xpeng mengklaim sedan listrik canggih ini dapat mengisi daya dalam waktu 10 menit saja, memberikan jangkauan tambahan hingga 525 km. Angka ini secara signifikan mengurangi apa yang dikenal sebagai “range anxiety” dan membuat pengalaman menggunakan mobil listrik menjadi setara atau bahkan lebih praktis dibandingkan mobil konvensional berbahan bakar fosil.
Baca Juga
Advertisement
Belum Resmi Meluncur, Menanti Kepastian Pasar Indonesia
Meskipun euforia yang mengiringi perkenalan Xpeng The Next P7 IIMS 2026 sangat besar, penting untuk dicatat bahwa unit yang dipamerkan saat ini hanyalah perkenalan. Xpeng belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kapan sedan listrik masa depan ini akan diluncurkan secara komersial dan dipasarkan untuk konsumen di Indonesia.
Kehadiran mobil konsep ini, bersamaan dengan robot Humanoid mereka, berfungsi sebagai demonstrasi kapabilitas teknologi Xpeng dan sebagai pemancing minat pasar. Konsumen dan penggemar otomotif di Indonesia kini menantikan langkah strategis Xpeng selanjutnya, berharap sedan listrik super cerdas ini segera tersedia untuk dibeli, membawa era Physical AI langsung ke jalanan metropolitan.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia_id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA