Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli

29 Maret 2026 | 19:22

Laptop 5 jutaan terbaik 2026: Rekomendasi Spek Dewa Harga Irit

29 Maret 2026 | 18:54

Tablet 2026 Pengganti Laptop: Rekomendasi Murah Performa Kencang

29 Maret 2026 | 18:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli
  • Laptop 5 jutaan terbaik 2026: Rekomendasi Spek Dewa Harga Irit
  • Tablet 2026 Pengganti Laptop: Rekomendasi Murah Performa Kencang
  • Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari
  • Lowongan Penguji Game Rockstar Dibuka, Sinyal Kuat GTA 6?
  • Headset Gaming Planar Magnetic Asus ROG Kithara Resmi Hadir
  • Kompor Listrik Portable Murah untuk Anak Kos, Mulai 70 Ribuan!
  • Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta
Minggu, Maret 29
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Gadget » Headset Gaming Planar Magnetic Asus ROG Kithara Resmi Hadir
Gadget

Headset Gaming Planar Magnetic Asus ROG Kithara Resmi Hadir

Olin SianturiOlin Sianturi29 Maret 2026 | 16:53
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Headset gaming planar magnetic
Headset gaming planar magnetic (Foto: www.medcom.id)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Headset gaming planar magnetic terbaru dari Asus, yaitu ROG Kithara, kini menjadi standar baru bagi para pemain yang menginginkan kualitas suara tanpa kompromi. Kehadiran perangkat ini menandai pergeseran besar dalam industri periferal, di mana batas antara kebutuhan gaming profesional dan standar audio kelas atas (audiophile) semakin tidak terlihat. Asus tidak lagi sekadar mengejar tampilan visual yang mencolok, melainkan fokus pada kemurnian reproduksi suara yang selama ini hanya ditemukan pada perangkat audio premium.

Langkah berani Asus ini terwujud melalui kolaborasi strategis dengan HiFiMAN, salah satu pionir teknologi audio dunia. Kerja sama ini membawa teknologi driver yang sangat kompleks ke dalam ekosistem ROG. Hasilnya, headset gaming planar magnetic ini menawarkan pengalaman akustik yang jauh lebih superior dibandingkan driver dinamis konvensional yang biasa ditemukan pada headset kompetitor di pasaran saat ini.

Desain Dewasa dengan Sentuhan Khas HiFiMAN

Berbeda dengan seri ROG lainnya yang sering menonjolkan lampu RGB warna-warni, ROG Kithara tampil dengan estetika yang lebih dewasa dan fungsional. Desain earcup berbentuk oval atau egg-shaped langsung mengingatkan kita pada produk ikonik HiFiMAN seperti seri Ananda atau Arya. Gril bergaris pada bagian luar menunjukkan bahwa perangkat ini mengusung sistem open-back, sebuah desain yang sangat dicintai oleh para audiophile karena mampu menciptakan soundstage yang luas dan alami.

Baca Juga

  • Laptop 5 jutaan terbaik 2026: Rekomendasi Spek Dewa Harga Irit
  • Bocoran Spesifikasi iPhone 18: Layar Makin Luas dan Elegan

Advertisement

Meskipun memiliki bobot sekitar 420 gram, Asus merancang distribusi beban dengan sangat teliti. Headband tiga lapis yang menggabungkan kulit sintetis, jaring udara (air mesh), dan busa memori memastikan kenyamanan maksimal untuk sesi bermain yang lama. Rangka logam premium dan engsel aluminium yang kokoh memberikan jaminan durabilitas tinggi. Asus membangun perangkat ini layaknya sebuah investasi jangka panjang bagi para penggunanya.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah karakteristik desain open-back pada headset gaming planar magnetic ini. Karena bagian belakang earcup terbuka, isolasi suara menjadi sangat minim. Pengguna akan tetap mendengar suara di sekitar mereka, dan sebaliknya, suara dari headset dapat terdengar oleh orang lain. Desain ini memang bukan untuk penggunaan di tempat umum yang bising, melainkan untuk ruangan pribadi di mana kualitas ruang suara menjadi prioritas utama.

Teknologi Headset Gaming Planar Magnetic dan Performa Hi-Fi

Inti dari keunggulan ROG Kithara terletak pada driver planar magnetic berukuran 100mm yang disetel secara khusus. Teknologi ini menggunakan diafragma super tipis yang disebut Neo Supernano serta sistem Stealth Magnets. Teknologi magnet ini dirancang agar gelombang suara dapat melintas tanpa mengalami gangguan difraksi yang biasanya merusak detail suara. Dengan rentang frekuensi ultra-luas mulai dari 8Hz hingga 55kHz, headset ini mampu menangkap detail mikro yang sering terlewatkan.

Baca Juga

  • Kecepatan Browsing Android Terbaru Lampaui iOS, Google Beri Bukti
  • V2 Gundam GBO2 Spring Festival Hadirkan Unit Raid Legendaris

Advertisement

Dalam skenario game kompetitif seperti Counter-Strike 2 atau Valorant, keunggulan headset gaming planar magnetic ini sangat terasa pada akurasi imaging. Penentuan posisi musuh terasa sangat tajam dan memiliki dimensi ruang yang jelas. Pengguna tidak hanya mendengar arah suara, tetapi juga bisa merasakan jarak dan elevasi suara tersebut dengan presisi yang luar biasa. Karakter suaranya yang cenderung netral dan jujur membuat setiap elemen dalam game terdengar sebagaimana mestinya tanpa distorsi yang berlebihan.

Asus juga memberikan perhatian khusus pada area frekuensi rendah. Bass pada ROG Kithara terasa sangat presisi, cepat, dan terkontrol. Tidak ada kesan bass yang “berlumpur” atau menutupi frekuensi menengah (midrange). Hal ini sangat krusial dalam gaming, karena suara ledakan yang terlalu dominan seringkali menutupi detail suara langkah kaki atau pengisian peluru yang sangat menentukan dalam pertandingan kompetitif.

Mikrofon MEMS dan Konektivitas Modular

Selain kualitas audio untuk mendengarkan, Asus menyematkan mikrofon boom MEMS (Micro-Electro-Mechanical Systems) yang dapat dilepas pasang. Berbeda dengan mikrofon headset standar, mikrofon ini mencakup spektrum frekuensi yang sangat luas, dari 20Hz hingga 20kHz. Hasil tangkapan suaranya sangat natural dan jernih, sehingga pengguna tidak lagi memerlukan mikrofon desktop tambahan untuk kebutuhan streaming maupun pembuatan konten video.

Baca Juga

  • Game PUBG Blindspot Ditutup Setelah Rilis Cuma 2 Bulan
  • Spesifikasi Tecno Spark 50 5G: HP Baterai 6.500 mAh Mirip Pixel

Advertisement

Untuk menjaga kemurnian sinyal, Asus memilih jalur kabel murni dan menghindari teknologi nirkabel yang berisiko pada latensi. Sistem kabel modular yang disertakan sangat lengkap, menggunakan kabel jalinan (braided) berkualitas tinggi. Pengguna mendapatkan konektor yang bisa diganti-ganti (swappable plugs) antara 3.5mm, 6.3mm, hingga 4.4mm balanced. Kehadiran konektor balanced 4.4mm menunjukkan bahwa Asus benar-benar menargetkan pengguna yang memiliki perangkat amplifier atau DAC kelas atas.

Paket penjualan juga mencakup dua set earpad dengan material berbeda. Ada material hybrid (leatherette-fabric) bagi mereka yang menginginkan respon bass lebih bertenaga, serta material velour yang lebih adem untuk penggunaan di cuaca panas. Menariknya, Asus menyertakan kartu sertifikat Sound Signature yang berisi hasil pengukuran respons frekuensi individual dari unit tersebut, sebuah sentuhan eksklusif yang biasanya hanya ada pada perangkat audio butik seharga belasan juta rupiah.

Sebagai tambahan, Asus menyediakan adapter USB-C ke Dual 3.5mm yang berfungsi sebagai DAC portabel. Ini sangat membantu bagi gamer yang menggunakan laptop atau perangkat mobile yang sudah tidak memiliki jack audio internal namun tetap ingin merasakan performa maksimal dari headset gaming planar magnetic ini. Asus juga memisahkan jalur kabel audio dan mikrofon untuk mencegah terjadinya crosstalk, memastikan komunikasi tim tetap bersih tanpa gangguan suara dari dalam game.

Baca Juga

  • Apple Hentikan Penjualan Mac Pro di Seluruh Dunia
  • Poco X8 Pro Max vs X8 Pro Mana Lebih Worth It? Ini Jawabannya

Advertisement

Secara keseluruhan, ROG Kithara adalah sebuah pernyataan dari Asus bahwa mereka mampu bersaing di kancah audio profesional. Headset ini bukan sekadar alat untuk bermain game, melainkan sebuah instrumen audio yang mampu mereproduksi musik dan suara dengan tingkat kejujuran yang tinggi. Bagi mereka yang mencari keseimbangan antara performa gaming tingkat tinggi dan kualitas musik audiophile, headset gaming planar magnetic ini merupakan solusi all-in-one yang sulit untuk dikalahkan di kelasnya.


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Asus ROG Audiophile Headset Gaming HiFiMAN ROG Kithara
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleKompor Listrik Portable Murah untuk Anak Kos, Mulai 70 Ribuan!
Next Article Lowongan Penguji Game Rockstar Dibuka, Sinyal Kuat GTA 6?
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Laptop 5 jutaan terbaik 2026: Rekomendasi Spek Dewa Harga Irit

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 18:54

Bocoran Spesifikasi iPhone 18: Layar Makin Luas dan Elegan

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 11:54

Kecepatan Browsing Android Terbaru Lampaui iOS, Google Beri Bukti

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 06:54

V2 Gundam GBO2 Spring Festival Hadirkan Unit Raid Legendaris

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 05:22

Game PUBG Blindspot Ditutup Setelah Rilis Cuma 2 Bulan

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 03:53

Spesifikasi Tecno Spark 50 5G: HP Baterai 6.500 mAh Mirip Pixel

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 01:54
Pilihan Redaksi
Elektronik

Kulkas Satu Pintu Terbaik 2026: Pilihan Estetis dan Awet

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 14:00

Kulkas satu pintu terbaik 2026 menjadi incaran utama keluarga Indonesia yang ingin mempercantik area dapur…

Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

26 Maret 2026 | 08:05

Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

26 Maret 2026 | 07:55

Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026

26 Maret 2026 | 11:15

Layanan Motorist Pertamina 2026 Siaga Bantu Pemudik Kehabisan BBM

26 Maret 2026 | 07:30
Terbaru

Laptop 5 jutaan terbaik 2026: Rekomendasi Spek Dewa Harga Irit

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 18:54

Bocoran Spesifikasi iPhone 18: Layar Makin Luas dan Elegan

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 11:54

Kecepatan Browsing Android Terbaru Lampaui iOS, Google Beri Bukti

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 06:54

V2 Gundam GBO2 Spring Festival Hadirkan Unit Raid Legendaris

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 05:22

Game PUBG Blindspot Ditutup Setelah Rilis Cuma 2 Bulan

Olin Sianturi29 Maret 2026 | 03:53
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.