Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Biaya Perbaikan Mobil Modern 2026: Risiko Fitur Canggih Mahal

14 April 2026 | 02:55

Ancaman Siber Model AI Mythos Picu Peringatan Darurat Global

14 April 2026 | 01:55

Oli Samping Motor 2-Tak Terbaik dari Ipone Resmi Meluncur

14 April 2026 | 00:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Biaya Perbaikan Mobil Modern 2026: Risiko Fitur Canggih Mahal
  • Ancaman Siber Model AI Mythos Picu Peringatan Darurat Global
  • Oli Samping Motor 2-Tak Terbaik dari Ipone Resmi Meluncur
  • Doki Doki Literature Club Dihapus dari Play Store, Gamer Geram
  • Tablet Chipset Setara Laptop: Pilihan Terbaik Performa Kencang
  • Smartwatch GPS Peta Offline Rollme G9 Meluncur, Harga Murah!
  • Penanganan Kejahatan Digital Dipercepat Lewat Sinergi Komdigi-Polri
  • Harga Toyota Avanza April 2026, Cek Daftar Tipe & OTR Terbaru
Selasa, April 14
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Game » Doki Doki Literature Club Dihapus dari Play Store, Gamer Geram
Game

Doki Doki Literature Club Dihapus dari Play Store, Gamer Geram

Olin SianturiOlin Sianturi13 April 2026 | 23:55
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Doki Doki Literature Club dihapus
Doki Doki Literature Club dihapus (Foto: inet.detik.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Kabar mengejutkan datang bagi para pengguna Android setelah Doki Doki Literature Club dihapus dari layanan Google Play Store secara tiba-tiba. Keputusan sepihak dari raksasa teknologi tersebut langsung memicu gelombang protes dan kemarahan di kalangan gamer di seluruh dunia. Game yang terkenal dengan narasi psikologisnya yang mendalam ini kini tidak lagi dapat diunduh oleh pengguna baru di platform milik Google tersebut.

Google mengambil langkah drastis ini dengan alasan bahwa game terbitan Serenity Forge tersebut telah melanggar ketentuan layanan mereka. Berdasarkan penilaian internal Google, game visual novel populer ini dianggap menyajikan atau menggambarkan tema permainan yang terlalu sensitif untuk audiens umum. Meskipun memiliki visual yang tampak imut, game ini memang menyimpan elemen horor psikologis yang intens di balik balutan karakter-karakter bergaya anime.

Alasan Mengapa Doki Doki Literature Club Dihapus

Pihak Google meyakini bahwa konten dalam game ini tidak sejalan dengan kebijakan keamanan konten mereka. Namun, banyak pihak menilai langkah ini terlalu berlebihan mengingat game tersebut sudah menyertakan peringatan konten yang sangat jelas sejak awal permainan dimulai. Keputusan mengenai Doki Doki Literature Club dihapus ini terasa kontradiktif bagi para penggemar setia yang sudah mengikuti perjalanan Monika dan kawan-kawan sejak tahun 2017.

Baca Juga

  • Misi Sampingan GTA 6 Rapper Terkenal Bocor, Fans Makin Heboh!
  • Klasemen MPL ID S17 Pekan 3: RRQ Hoshi Terpuruk di Dasar

Advertisement

Meskipun akses di perangkat Android terhenti, para pemain masih bisa menikmati game ini di berbagai platform lain. Hingga saat ini, Doki Doki Literature Club! (DDLC) tetap tersedia dan bisa dimainkan melalui iOS, Nintendo Switch, PlayStation, dan PC. Hal ini menunjukkan bahwa platform lain memiliki standar moderasi yang berbeda terhadap konten narasi dewasa yang diusung oleh Dan Salvato selaku kreator utama.

Dan Salvato bersama tim Serenity Forge segera memberikan respons cepat setelah pengumuman mengenai Doki Doki Literature Club dihapus ini mencuat ke publik. Melalui akun resmi mereka di media sosial X, mereka menyatakan komitmennya untuk membawa kembali game tersebut ke tangan pengguna Android. Mereka terus berupaya menjalin komunikasi dengan Google guna mencari titik temu agar DDLC bisa kembali melantai di Play Store.

Upaya Tim Pengembang dan Alternatif Distribusi

“Kami terus melakukan segala upaya untuk menemukan jalan agar DDLC dapat kembali tersedia di Google Play Store. Sementara itu, kami juga sedang mempertimbangkan opsi alternatif untuk metode distribusi di perangkat Android,” tulis Dan Salvato dalam pernyataan resminya. Tim pengembang menyadari betapa pentingnya aksesibilitas game ini bagi komunitas yang sudah tumbuh besar selama bertahun-tahun.

Baca Juga

  • Film Metal Gear Solid Terbaru Disutradarai Duo Final Destination
  • Biaya pengembangan GTA 6 Tembus Rp51 Triliun, Saingi Misi NASA

Advertisement

Salvato juga menegaskan bahwa game karyanya memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan semata. Ia mengklaim bahwa popularitas DDLC berakar pada kemampuannya menggambarkan isu kesehatan mental dengan cara yang sangat bermakna. Bagi banyak pemain, interaksi dalam game ini membantu mereka merasa lebih dipahami dan tidak sendirian dalam menghadapi pergulatan batin. Isu mengenai Doki Doki Literature Club dihapus ini tentu menjadi pukulan bagi mereka yang merasa terhubung dengan pesan moral di dalamnya.

Reaksi keras dari komunitas gamer tidak dapat dibendung lagi di berbagai platform media sosial. Banyak netizen yang mengecam standar ganda Google dalam melakukan kurasi aplikasi. Mereka membandingkan DDLC dengan banyaknya aplikasi berkualitas rendah atau bahkan game bermuatan judi yang justru dibiarkan bebas beredar di Play Store. Para gamer menganggap kebijakan yang menyebabkan Doki Doki Literature Club dihapus terkesan tebang pilih.

Salah satu pengguna X mengungkapkan kekecewaannya dengan menyebut tindakan Google sebagai langkah yang memalukan. “Saya harap Anda dapat menemukan solusi untuk menampilkannya kembali di platform, dengan cara apa pun,” tulis akun tersebut. Sentimen serupa juga datang dari pengguna lain yang merasa Google telah kehilangan akal sehatnya dalam menilai kualitas sebuah karya seni digital.

Baca Juga

  • Jadwal FFWS SEA 2026 Spring: 5 Tim Indonesia Berburu Gelar
  • Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: RRQ Hoshi vs Alter Ego

Advertisement

Kritik Tajam Terhadap Standar Moderasi Google

Kritik pedas lainnya menyoroti fakta bahwa DDLC adalah game ikonik yang sudah memiliki reputasi global. “Sungguh gila bahwa mereka menghapus game ikonik dan berkualitas seperti DDLC, namun membiarkan game-game penuh iklan murahan dan konten dewasa yang disamarkan sebagai game anak-anak,” ujar seorang warganet dengan nada geram. Mereka merasa Google gagal melindungi ekosistemnya dari aplikasi sampah, namun justru memberangus game yang memiliki nilai seni tinggi.

Sejarah mencatat bahwa Doki Doki Literature Club! menjadi fenomena viral sesaat setelah peluncurannya di PC pada tahun 2017. Game ini berhasil mengecoh jutaan pemain dengan presentasi awal yang menyerupai simulator kencan biasa. Karakter seperti Sayori, Yuri, Natsuki, dan Monika menjadi sangat ikonik karena perkembangan karakter mereka yang tak terduga di tengah permainan. Keunikan inilah yang membuat dampak psikologis bagi pemain setelah Doki Doki Literature Club dihapus dari toko aplikasi.

Kejutan yang ada di tengah permainan, yang sering disebut sebagai “breaking the fourth wall”, adalah daya tarik utama DDLC. Game ini mampu berinteraksi langsung dengan file sistem komputer pemain, menciptakan pengalaman horor yang sangat personal. Kehilangan akses resmi di Android tentu mengurangi jangkauan bagi calon pemain baru yang ingin merasakan sensasi horor unik ini melalui perangkat mobile mereka.

Baca Juga

  • Kualitas Visual GTA 6 Diragukan Tak Seindah Trailer Perdana
  • Game FIFA Heroes Terbaru Hadirkan Maradona Hingga Dewa Thor

Advertisement

Saat ini, tim Serenity Forge dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan distribusi melalui toko aplikasi pihak ketiga atau penyediaan file APK secara mandiri. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab kepada komunitas yang terus memberikan dukungan moral. Mereka berusaha mencari celah hukum agar insiden Doki Doki Literature Club dihapus ini bisa segera dianulir atau setidaknya memiliki solusi permanen bagi pengguna Android.

Fenomena ini kembali membuka diskusi panjang mengenai sensor dalam industri game mobile. Banyak pengamat menilai bahwa toko aplikasi besar seperti Google Play Store perlu lebih transparan dalam menerapkan kebijakan mereka. Tanpa standar yang jelas, banyak karya kreatif berisiko hilang hanya karena interpretasi subjektif dari algoritma atau tim penilai yang kurang memahami konteks narasi sebuah game.

Sebagai penutup, dukungan yang mengalir deras untuk Dan Salvato menunjukkan betapa kuatnya basis penggemar game visual novel ini. Meskipun saat ini statusnya masih belum jelas, optimisme tetap ada bahwa game ini akan menemukan jalan pulang ke platform Android. Solidaritas komunitas dalam menanggapi kasus Doki Doki Literature Club dihapus menjadi bukti bahwa isu ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan bentuk pembelaan terhadap kebebasan berekspresi dalam karya digital.

Baca Juga

  • Pendaftaran PMIO PUBG Mobile 2026 Dibuka, Ini Syarat Lengkapnya
  • Strategi Timnas Esports Indonesia Menuju ENC 2026 di Riyadh

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Dan Salvato Doki Doki Literature Club Game Android Google Play Store Kontroversi Game
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleTablet Chipset Setara Laptop: Pilihan Terbaik Performa Kencang
Next Article Oli Samping Motor 2-Tak Terbaik dari Ipone Resmi Meluncur
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Misi Sampingan GTA 6 Rapper Terkenal Bocor, Fans Makin Heboh!

Olin Sianturi13 April 2026 | 18:55

Klasemen MPL ID S17 Pekan 3: RRQ Hoshi Terpuruk di Dasar

Olin Sianturi13 April 2026 | 13:55

Film Metal Gear Solid Terbaru Disutradarai Duo Final Destination

Olin Sianturi13 April 2026 | 01:55

Biaya pengembangan GTA 6 Tembus Rp51 Triliun, Saingi Misi NASA

Olin Sianturi12 April 2026 | 15:55

Jadwal FFWS SEA 2026 Spring: 5 Tim Indonesia Berburu Gelar

Olin Sianturi11 April 2026 | 18:55

Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: RRQ Hoshi vs Alter Ego

Olin Sianturi11 April 2026 | 13:55
Pilihan Redaksi
Otomotif

Harga Mobil Sedan Toyota April 2026: Cek Daftar Lengkapnya

Ana Octarin13 April 2026 | 09:55

Harga Mobil Sedan Toyota pada bulan April 2026 menunjukkan tren yang stabil meskipun pasar otomotif…

Dell Pro 5 Micro Panther Lake: Mini PC Workstation Terbaru

11 April 2026 | 04:55

Flashdisk ChromeOS Flex Google: Solusi Murah Laptop Lawas

10 April 2026 | 23:55

Blender Philips Terbaik 2026: Rekomendasi Awet untuk Jus dan Bumbu

13 April 2026 | 11:55

Kendaraan Komersial Listrik Foton: Solusi Mobilitas Bisnis

9 April 2026 | 11:55
Terbaru

Misi Sampingan GTA 6 Rapper Terkenal Bocor, Fans Makin Heboh!

Olin Sianturi13 April 2026 | 18:55

Klasemen MPL ID S17 Pekan 3: RRQ Hoshi Terpuruk di Dasar

Olin Sianturi13 April 2026 | 13:55

Film Metal Gear Solid Terbaru Disutradarai Duo Final Destination

Olin Sianturi13 April 2026 | 01:55

Biaya pengembangan GTA 6 Tembus Rp51 Triliun, Saingi Misi NASA

Olin Sianturi12 April 2026 | 15:55

Jadwal FFWS SEA 2026 Spring: 5 Tim Indonesia Berburu Gelar

Olin Sianturi11 April 2026 | 18:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.