TechnonesiaID - Infrastruktur Data Center Tier IV kini menjadi pilar utama dalam mendukung percepatan transformasi digital dan adopsi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Digital Realty Bersama (DRB) secara resmi memperkenalkan fasilitas mutakhir mereka yang dirancang khusus untuk menangani beban kerja komputasi tinggi. Langkah strategis ini menjawab kebutuhan industri akan pusat data yang tidak hanya stabil, tetapi juga memiliki skalabilitas global.
Melalui fasilitas CGK11 yang berlokasi di Cawang, Jakarta Timur, DRB menawarkan standar keamanan dan keandalan tertinggi dalam industri pusat data. Fasilitas ini mengusung sertifikasi Tier IV, yang berarti memiliki sistem redundansi penuh dan toleransi kesalahan (fault tolerance) yang sangat tinggi. Dengan jaminan uptime operasional mencapai 100%, para pelaku bisnis dapat menjalankan operasional mereka tanpa khawatir akan risiko downtime yang merugikan.
Direktur Business & Commercial DRB, Andha Yudha Permana, menjelaskan bahwa perusahaan memposisikan diri sebagai penyedia solusi infrastruktur digital global yang bersifat carrier-neutral. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk memilih berbagai penyedia layanan telekomunikasi sesuai kebutuhan mereka. Kehadiran Infrastruktur Data Center Tier IV ini menjadi fondasi kokoh bagi sektor-sektor krusial seperti perbankan, keuangan, dan teknologi penyedia layanan cloud.
Baca Juga
Advertisement
ServiceFabric: Revolusi Solusi Interkoneksi Global
Selain keunggulan fisik, DRB bersiap meluncurkan ServiceFabric pada semester kedua tahun 2026. Platform ini merupakan solusi interkoneksi generasi terbaru yang memungkinkan pelanggan mengelola konektivitas mereka secara mandiri melalui pendekatan software-defined. Dengan ServiceFabric, hambatan geografis dalam mengelola data lintas negara dapat diminimalisir secara signifikan.
Platform ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang kolaboratif. Sebagai contoh, sebuah perusahaan asal Jepang yang ingin melakukan ekspansi ke pasar Indonesia tidak lagi perlu mengirim tim teknis secara fisik untuk melakukan konfigurasi infrastruktur. Mereka dapat menghubungkan infrastruktur lokal ke hub internasional hanya dalam hitungan menit melalui platform pusat data global milik Digital Realty, yakni PlatformDIGITAL®.
Pemanfaatan Infrastruktur Data Center Tier IV yang terintegrasi dengan ServiceFabric memberikan fleksibilitas luar biasa bagi perusahaan rintisan maupun korporasi besar. Mereka dapat mempercepat transformasi digital tanpa mengorbankan standar keamanan data yang telah ditetapkan. Integrasi ini menghubungkan penyedia layanan cloud, jaringan, dan infrastruktur IT dalam satu wadah yang efisien dan aman.
Baca Juga
Advertisement
Kesiapan Menghadapi Beban Kerja Kecerdasan Buatan (AI)
Tren penggunaan AI dan High-Performance Computing (HPC) menuntut spesifikasi teknis yang jauh lebih berat dibandingkan data center konvensional. DRB telah mengantisipasi hal ini dengan menyiapkan fasilitas yang mendukung kepadatan daya tinggi. Salah satu fitur unggulan yang disiapkan adalah sistem pendingin cair (liquid cooling) yang mampu meredam panas dari server-server AI generasi terbaru.
Kebutuhan akan Infrastruktur Data Center Tier IV yang ramah AI menjadi sangat mendesak mengingat nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan menembus angka USD 130 miliar pada tahun 2026. Tanpa dukungan perangkat keras dan sistem pendinginan yang mumpuni, pengolahan data besar (Big Data) untuk melatih model AI akan mengalami kendala teknis yang serius. DRB memastikan bahwa setiap rak di fasilitas mereka siap menampung beban kerja intensif tersebut.
Chief Financial Officer DRB, Krishna Worotikan, menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi digital memerlukan visi jangka panjang. Infrastruktur yang dibangun saat ini harus mampu melayani kebutuhan teknologi lima hingga sepuluh tahun ke depan. AI bukan sekadar tren sesaat, melainkan katalisator yang akan mengubah cara bisnis beroperasi, dan DRB menyediakan “rumah” yang paling aman untuk proses transformasi tersebut.
Baca Juga
Advertisement
Ekosistem Lokal dengan Konektivitas Internasional
Salah satu nilai tambah unik dari fasilitas CGK11 adalah kehadirannya sebagai pusat interkoneksi nasional. DRB menjadi tuan rumah bagi node IIX-JK2 milik Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Kehadiran hub internet nasional ini memastikan bahwa lalu lintas data domestik tetap berada di jalur lokal dengan waktu tunda (latency) yang sangat rendah.
Bagi pengguna akhir di Indonesia, hal ini berarti akses aplikasi yang lebih cepat dan responsif. Bagi perusahaan, penggunaan Infrastruktur Data Center Tier IV yang terhubung langsung dengan IIX akan meningkatkan efisiensi biaya bandwidth dan memperkuat kedaulatan data nasional. Sinergi antara infrastruktur fisik kelas dunia dan titik pertukaran internet lokal menciptakan ekosistem digital yang sangat kompetitif.
Digital Realty Bersama sendiri merupakan hasil kolaborasi strategis antara Digital Realty dengan Bersama Digital Data Centres. Entitas ini didukung oleh investor besar seperti Saratoga, Provident, Macquarie, dan Distro Hub. Kekuatan finansial dan keahlian teknis dari para mitra ini memastikan pembangunan berkelanjutan bagi fasilitas-fasilitas DRB di masa depan, termasuk rencana penambahan gedung baru di lokasi Cawang dan Jakarta Barat.
Baca Juga
Advertisement
Saat ini, DRB mengelola total kapasitas mencapai 63 MW dengan luas data hall sekitar 20.000 meter persegi yang mampu menampung hingga 9.000 rak. Ekspansi yang terus dilakukan menunjukkan optimisme DRB terhadap pasar Indonesia sebagai hub digital terpenting di Asia Tenggara. Sektor perbankan tetap menjadi target utama karena persyaratan kepatuhan data yang sangat ketat, yang hanya bisa dipenuhi oleh fasilitas setingkat Tier IV.
Dengan segala inovasi yang dihadirkan, Digital Realty Bersama optimis mampu membawa standar baru bagi industri pusat data di tanah air. Komitmen mereka dalam menyediakan Infrastruktur Data Center Tier IV yang visioner akan menjadi kunci sukses bagi banyak perusahaan dalam menavigasi kompleksitas dunia digital yang semakin bergantung pada AI dan interkoneksi global.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA