Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA

2 Juni 2026 | 22:37

Cara Cas Mobil Listrik yang Benar di SPKLU, Jangan 100 Persen

2 Juni 2026 | 21:53

Gadget Wearable Xiaomi Terbaru Resmi Hadir di Indonesia

2 Juni 2026 | 21:07
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA
  • Cara Cas Mobil Listrik yang Benar di SPKLU, Jangan 100 Persen
  • Gadget Wearable Xiaomi Terbaru Resmi Hadir di Indonesia
  • Hp Paling Laris 2026: Spek Dewa dan Baterai Jumbo Makin Murah
  • Modus Penipuan Kloning Suara Intai Anak Anda, Waspadalah!
  • Harga Toyota Alphard Bekas Juni 2026: Cek Daftarnya
  • Spesifikasi Xiaomi 17T Series Resmi Indonesia, Kamera Leica!
  • Harga Resmi Huawei Mate 80 Pro di Indonesia dan Spesifikasinya
Selasa, Juni 2
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Otomotif » Cara Cas Mobil Listrik yang Benar di SPKLU, Jangan 100 Persen
Otomotif

Cara Cas Mobil Listrik yang Benar di SPKLU, Jangan 100 Persen

Ana OctarinAna Octarin2 Juni 2026 | 21:53
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
cara cas mobil listrik
cara cas mobil listrik (Foto: www.medcom.id)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Memahami cara cas mobil listrik yang benar sangat penting bagi setiap pemilik kendaraan ramah lingkungan agar daya tahan baterai tetap optimal. Saat ini, banyak pengguna baru yang masih membawa kebiasaan lama seperti mengisi bensin penuh saat mengantre di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Padahal, kebiasaan mengisi daya hingga 100 persen justru kurang direkomendasikan untuk kesehatan baterai jangka panjang.

Fenomena ini sangat berkaitan dengan teknologi baterai lithium-ion yang digunakan pada mayoritas kendaraan listrik modern saat ini. Mengisi daya menggunakan fasilitas pengisian cepat (ultra fast charging) memang sangat membantu menghemat waktu perjalanan. Namun, pengisian daya yang terlalu penuh di stasiun pengisian justru memicu penurunan efisiensi yang sangat signifikan.

Mengapa Cara Cas Mobil Listrik di SPKLU Dibatasi 80 Persen?

Banyak pengguna baru yang belum paham bahwa cara cas mobil listrik tidak bisa disamakan dengan mengisi bensin di SPBU. Pada tangki bahan bakar minyak (BBM), aliran cairan akan tetap stabil dan konsisten dari kondisi kosong hingga hampir penuh. Sebaliknya, pengisian daya baterai kendaraan listrik bekerja dengan prinsip kimiawi yang jauh lebih kompleks.

Baca Juga

  • Harga Toyota Alphard Bekas Juni 2026: Cek Daftarnya
  • Pengisian Daya Mobil Listrik di Inggris Terhambat Regulasi

Advertisement

Ketika baterai berada di bawah kapasitas 80 persen, arus listrik bertegangan tinggi dapat masuk dengan sangat cepat karena masih banyak sel baterai yang kosong. Namun, begitu kapasitas menyentuh angka 80 persen, kecepatan pengisian akan menurun secara drastis. Kecepatan pengisian yang biasanya bisa berlangsung di atas 50 kWh per jam akan turun hingga di bawah 10 kWh per jam.

Penurunan kecepatan ini terjadi karena energi listrik harus mencari sel-sel baterai yang masih kosong untuk diisi. Proses pencarian sel kosong ini membutuhkan waktu yang lebih lama dan presisi yang lebih tinggi agar tidak merusak struktur kimia di dalam baterai.

Analogi Area Parkir yang Mulai Penuh

Untuk memudahkan pemahaman, bayangkan sebuah mobil yang hendak masuk ke dalam area parkir pusat perbelanjaan. Ketika area parkir masih kosong, mobil bisa masuk dengan sangat cepat tanpa perlu mengantre lama. Namun, ketika kapasitas parkir sudah terisi hingga 80 persen, pengemudi harus melambat untuk mencari ruang kosong yang tersisa.

Baca Juga

  • Turnamen Padel HUT FORWOT Pererat Insan Otomotif Nasional
  • Insentif Motor Listrik Tepat Sasaran ke Daerah Terpencil

Advertisement

Hal serupa terjadi pada aliran elektron saat proses pengisian daya cepat berlangsung. Hambatan alami ini menjadi penyebab utama mengapa durasi pengisian dari 80 persen ke 100 persen membutuhkan waktu yang hampir sama lamanya dengan pengisian dari 10 persen ke 80 persen.

Menjaga Keamanan dan Kesehatan Baterai Jangka Panjang

Produsen otomotif merancang cara cas mobil listrik dengan sistem manajemen baterai (BMS) yang canggih. Sistem pintar ini berfungsi untuk memantau suhu, tegangan, dan kesehatan setiap sel baterai secara real-time. Ketika baterai mendekati kapasitas penuh, BMS akan secara otomatis menurunkan arus listrik untuk mencegah terjadinya panas berlebih

Selain faktor kecepatan, aspek keselamatan juga menjadi alasan mengapa cara cas mobil listrik diatur sedemikian rupa. Jika sistem tetap memaksakan arus tegangan tinggi masuk saat baterai hampir penuh, risiko kerusakan permanen pada sel baterai akan meningkat tajam. Hal ini tentu sangat dihindari karena baterai merupakan komponen paling mahal pada kendaraan listrik.

Baca Juga

  • Tips Baterai Motor Listrik Awet untuk Mobilitas Harian
  • Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Resmi Digelar, Bebas Denda!

Advertisement

Oleh karena itu, membatasi pengisian hingga 80 persen di SPKLU adalah langkah preventif terbaik. Langkah ini tidak hanya melindungi investasi kendaraan Anda, tetapi juga memberikan rasa aman yang maksimal selama berkendara di berbagai kondisi jalan.

Tips Optimasi Pengisian Daya di Rumah dan SPKLU

Bagi Anda yang ingin menjaga performa baterai tetap prima, sebaiknya bedakan metode pengisian daya harian. Untuk penggunaan sehari-hari di dalam kota, pengisian lambat (AC charging) di rumah hingga 100 persen masih relatif aman karena arus yang masuk sangat rendah dan stabil. Namun, ketika Anda harus menggunakan DC fast charging di SPKLU, biasakan untuk menghentikan pengisian setelah menyentuh angka 80 persen.

Selain menghemat waktu Anda, langkah ini juga memberikan kesempatan bagi pengguna kendaraan listrik lain yang sedang mengantre di SPKLU. Efisiensi waktu perjalanan Anda akan jauh lebih maksimal jika Anda langsung melanjutkan perjalanan setelah baterai terisi cukup untuk mencapai destinasi berikutnya.

Baca Juga

  • Biaya Balik Nama Kendaraan Terbaru: Syarat dan Cara Mengurus
  • Batas Kecepatan Jalan Tol: Aturan Terbaru dan Sanksinya

Advertisement

Dengan menerapkan cara cas mobil listrik yang tepat, Anda tidak hanya menghemat waktu mengantre di SPKLU tetapi juga memperpanjang umur pakai baterai kendaraan. Edukasi mengenai kebiasaan pengisian daya yang sehat ini sangat penting agar transisi menuju mobilitas ramah lingkungan di Indonesia dapat berjalan dengan aman dan efisien.


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
baterai mobil listrik Fast Charging Mobil Listrik SPKLU tips otomotif
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleGadget Wearable Xiaomi Terbaru Resmi Hadir di Indonesia
Next Article Misi Penyelamatan Satelit Palapa: Kisah Heroik Astronaut NASA
Ana Octarin
  • Website

Ana Octarin adalah seorang Penulis Berita yang fokus pada teknologi, otomotif, serta tips dan trik seputar kehidupan digital. Dengan gaya bahasa yang lugas, informatif, dan mudah dipahami, Ana mampu menghadirkan konten yang tidak hanya relevan tetapi juga bermanfaat bagi pembaca. Berbekal pengalaman dalam menulis artikel SEO-friendly, Ana konsisten menyajikan berita terkini, ulasan mendalam, hingga panduan praktis yang membantu audiens tetap update dan melek teknologi.

Artikel Terkait

Harga Toyota Alphard Bekas Juni 2026: Cek Daftarnya

Ana Octarin2 Juni 2026 | 18:54

Pengisian Daya Mobil Listrik di Inggris Terhambat Regulasi

Ana Octarin2 Juni 2026 | 15:53

Turnamen Padel HUT FORWOT Pererat Insan Otomotif Nasional

Ana Octarin2 Juni 2026 | 12:07

Insentif Motor Listrik Tepat Sasaran ke Daerah Terpencil

Ana Octarin2 Juni 2026 | 09:07

Tips Baterai Motor Listrik Awet untuk Mobilitas Harian

Ana Octarin2 Juni 2026 | 06:07

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Resmi Digelar, Bebas Denda!

Ana Octarin2 Juni 2026 | 03:07
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

HP Ojol Terbaik 2026 Harga 2 Jutaan: Baterai Jumbo & Awet

31 Mei 2026 | 05:23

Tablet Murah untuk Mahasiswa, Xiaomi Redmi Pad SE Juara!

27 Mei 2026 | 10:55

Infinix HOT 50 Pro+ Jadi HP Gaming Layar Lengkung Termurah

30 Mei 2026 | 22:52

Cara Cek SLIK Online Terbaru Lewat HP, Bebas BI Checking!

28 Mei 2026 | 22:57
Terbaru

Harga Toyota Alphard Bekas Juni 2026: Cek Daftarnya

Ana Octarin2 Juni 2026 | 18:54

Pengisian Daya Mobil Listrik di Inggris Terhambat Regulasi

Ana Octarin2 Juni 2026 | 15:53

Turnamen Padel HUT FORWOT Pererat Insan Otomotif Nasional

Ana Octarin2 Juni 2026 | 12:07

Insentif Motor Listrik Tepat Sasaran ke Daerah Terpencil

Ana Octarin2 Juni 2026 | 09:07

Tips Baterai Motor Listrik Awet untuk Mobilitas Harian

Ana Octarin2 Juni 2026 | 06:07
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.