TechnonesiaID - Esports World Cup 2026 resmi bakal berlangsung di Paris, Prancis, sebagai destinasi perdana di luar Riyadh, Arab Saudi. Esports World Cup Foundation (EWCF) mengumumkan bahwa kejuaraan dunia game ini siap menyapa penggemar di Benua Biru mulai 6 Juli hingga 23 Agustus 2026. Langkah bersejarah ini menjadi babak baru dalam ekspansi ekosistem kompetisi game kompetitif ke tingkat global.
Pemilihan Paris sebagai tuan rumah baru tentu bukan tanpa alasan yang matang. Ibu kota Prancis ini telah lama dikenal memiliki posisi yang sangat strategis dalam peta perkembangan industri game global. Kota mode ini dinilai mampu menghadirkan atmosfer turnamen internasional yang ramah bagi para pemain profesional, organisasi klub, penerbit game (publisher), hingga jutaan penggemar dari berbagai penjuru dunia.
Selain itu, Paris memiliki rekam jejak yang luar biasa dalam menyelenggarakan turnamen esports terbesar di dunia. Beberapa event legendaris seperti babak Grand Final League of Legends World Championship (Worlds) pada tahun 2019 silam di Accor Arena sukses memukau komunitas global. Keberhasilan tersebut disusul oleh gelaran BLAST.tv Paris Major 2023 untuk game Counter-Strike yang juga mencatatkan kehadiran penonton yang luar biasa.
Baca Juga
Advertisement
Dukungan penuh dari pemerintah setempat juga menjadi faktor penentu terpilihnya kota ini. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, sebelumnya telah berulang kali menegaskan visinya untuk menjadikan Prancis sebagai episentrum industri kreatif dan olahraga elektronik. Kebijakan ramah investasi di sektor digital ini mempermudah para pengembang game dan penyelenggara turnamen untuk berkolaborasi secara intensif.
CEO Esports Foundation, Ralf Reichert, mengungkapkan kegembiraannya atas keputusan ekspansi yang sangat dinantikan ini. Ia menilai Riyadh telah sukses meletakkan fondasi yang sangat kuat bagi turnamen ini selama beberapa tahun terakhir. Namun, membawa kompetisi ke Paris akan memberikan warna baru yang lebih dinamis dan inklusif bagi seluruh ekosistem global.
“Tahun ini, kami dengan antusias membawa Esports World Cup 2026 ke Paris untuk turnamen perdananya di luar Arab Saudi,” ujar Reichert. Ia menambahkan bahwa Paris merupakan pusat global untuk olahraga, budaya, dan hiburan yang memiliki komunitas pendukung sangat militan serta penuh gairah terhadap perkembangan game.
Baca Juga
Advertisement
Format Kompetisi dan Hadiah Fantastis di Esports World Cup 2026
Penyelenggaraan Esports World Cup 2026 diprediksi akan jauh lebih megah dan kompetitif dibandingkan dengan edisi-edisi sebelumnya. Sebanyak lebih dari 2.000 pemain profesional dan 200 klub esports papan atas dari 100 negara akan berkumpul di Paris. Mereka bakal saling sikut demi memperebutkan total hadiah fantastis senilai USD75 juta atau setara dengan Rp1,2 triliun.
Angka hadiah yang sangat fantastis ini membuktikan bahwa industri game kompetitif bukan lagi sekadar hobi, melainkan ekosistem profesional bernilai miliaran dolar. Para atlet profesional tersebut nantinya akan bertanding dalam 25 turnamen dari 24 cabang game yang berbeda. Pembagian kategori game ini dipastikan mencakup berbagai genre populer, mulai dari MOBA, First-Person Shooter (FPS), hingga game strategi taktis.
Kendati demikian, pihak EWCF hingga saat ini belum merilis daftar resmi game yang akan dipertandingkan. Para penggemar berspekulasi bahwa game populer seperti Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), PUBG Mobile, Dota 2, dan Counter-Strike 2 akan kembali menghiasi panggung utama. Pengumuman mengenai lini game, jadwal lengkap, serta format turnamen akan dibagikan dalam beberapa waktu ke depan.
Baca Juga
Advertisement
Catatan Rekor Pemirsa yang Memukau
Keputusan memboyong turnamen ini ke Eropa juga didorong oleh pertumbuhan penonton yang sangat masif pada tahun-tahun sebelumnya. Pada edisi 2025 lalu, kejuaraan dunia game ini berhasil menjangkau lebih dari 750 juta penonton unik di seluruh penjuru dunia. Total waktu tonton (watch hours) bahkan menembus angka luar biasa, yakni lebih dari 350 juta jam tayang.
Popularitas ajang ini juga terlihat dari jumlah penonton siaran langsung secara bersamaan (concurrent viewers) yang menyentuh angka hampir 8 juta orang pada momen puncaknya. Distribusi siaran yang luas melalui 28 platform streaming global, 97 mitra penyiaran televisi resmi, serta 800 saluran dalam 35 bahasa membuat turnamen ini mudah diakses oleh penggemar di lebih dari 140 negara.
Kehadiran EWC Paris juga diprediksi akan memicu perputaran ekonomi kreatif lokal yang signifikan bagi kota tuan rumah. Ribuan turis mancanegara, jurnalis, dan pelaku industri kreatif diperkirakan akan memadati venue pertandingan selama hampir dua bulan penuh. Hal ini tentu akan berdampak positif pada sektor perhotelan, kuliner, dan transportasi di kota Paris.
Baca Juga
Advertisement
Ekspansi global ini diharapkan mampu menciptakan standar baru bagi industri game kompetitif internasional ke depannya. Dengan segala persiapan matang dan antusiasme komunitas yang begitu besar, gelaran Esports World Cup 2026 di Paris diyakini akan menjadi tonggak sejarah baru yang tak terlupakan bagi para penggemar di seluruh dunia.
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA