Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Lowongan Penguji Game Rockstar Dibuka, Sinyal Kuat GTA 6?

29 Maret 2026 | 17:22

Headset Gaming Planar Magnetic Asus ROG Kithara Resmi Hadir

29 Maret 2026 | 16:53

Kompor Listrik Portable Murah untuk Anak Kos, Mulai 70 Ribuan!

29 Maret 2026 | 16:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Lowongan Penguji Game Rockstar Dibuka, Sinyal Kuat GTA 6?
  • Headset Gaming Planar Magnetic Asus ROG Kithara Resmi Hadir
  • Kompor Listrik Portable Murah untuk Anak Kos, Mulai 70 Ribuan!
  • Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta
  • Kejuaraan Dunia Honor of Kings 2026: Hero AoV Ikut Bertarung
  • Kode Redeem FC Mobile 29 Maret 2026: Klaim Gems & Rank Up
  • Kulkas Satu Pintu Sharp Tanpa Bunga Es: Solusi Dapur Modern
  • Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains
Minggu, Maret 29
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Kaspersky Peringatkan Risiko Pembuatan Kata Sandi Oleh AI
Berita Tekno

Kaspersky Peringatkan Risiko Pembuatan Kata Sandi Oleh AI

Jundi AmrullahJundi Amrullah7 Mei 2025 | 14:57
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Kaspersky Peringatkan Risiko Pembuatan Kata Sandi Oleh AI
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Meski terlihat kuat, kata sandi dari AI ternyata memiliki pola tertentu yang bisa dimanfaatkan oleh peretas. Artikel ini juga menekankan pentingnya menggunakan pengelola kata sandi profesional untuk perlindungan yang lebih andal.

Banyak orang memiliki lebih banyak kata sandi dari yang mereka sadari, karena hampir semua layanan digital memerlukannya. Hal ini sering memicu penggunaan ulang kata sandi, memperbesar risiko keamanan karena jika satu akun diretas, akun lain bisa ikut terdampak.

Sering kali kata sandi dibuat dari pola yang mudah ditebak seperti kombinasi nama, kata kamus, dan angka. Demi keamanan, disarankan menggunakan kata sandi acak dan unik. Namun, karena sulitnya mengelola banyak kata sandi, sebagian orang kini mencoba menggunakan AI untuk membuatnya.

Baca Juga

  • Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta
  • Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

Advertisement

AI seperti ChatGPT, Llama, dan DeepSeek mampu membuat kata sandi yang tampak kompleks. Namun, penelitian dari Kaspersky menunjukkan bahwa kata sandi tersebut tidak sepenuhnya acak dan justru mengandung pola yang bisa diprediksi oleh peretas.

Contohnya, DeepSeek dan Llama sering menghasilkan kata sandi berbasis kata kamus dengan modifikasi huruf menjadi angka, seperti “P@ssw0rd”, yang sudah dikenal luas sebagai kata sandi lemah. ChatGPT memang memberikan kata sandi acak, namun tetap memperlihatkan kemiripan pola karakter.

Hasil analisis karakter menunjukkan preferensi AI terhadap huruf atau simbol tertentu, seperti huruf “x”, “p”, atau simbol “#”. Ini bertentangan dengan prinsip keacakan sejati yang seharusnya mendistribusikan karakter secara merata.

Baca Juga

  • Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon
  • Apple Setop Jualan Mac Pro: Akhir Era Workstation Modular

Advertisement

Kurangnya variasi dan keacakan ini berpotensi memudahkan peretas dalam melakukan serangan brute-force, terutama jika mereka memahami pola yang sering digunakan oleh AI. Faktanya, sebagian besar kata sandi AI tidak memenuhi standar kekuatan kata sandi yang aman.

Uji keamanan dari Kaspersky mengungkapkan bahwa hampir 90% kata sandi dari DeepSeek dan Llama, serta sepertiga dari ChatGPT, gagal bertahan dari simulasi serangan siber. Ini menunjukkan bahwa AI belum mampu menciptakan kata sandi yang benar-benar kuat dan tidak dapat ditebak.

Untuk menjaga keamanan digital, disarankan menggunakan manajer kata sandi khusus yang bisa membuat dan menyimpan kata sandi dengan enkripsi yang kuat. Aplikasi seperti Kaspersky Password Manager menawarkan perlindungan yang lebih handal dibandingkan generator AI karena mereka menghasilkan kata sandi secara acak secara kriptografis dan menyimpannya secara aman.

Baca Juga

  • Penyebab Ledakan Nuklir Chernobyl: Tombol Error Picu Kiamat
  • Astronaut NASA Mendadak Bisu di ISS, Evakuasi Medis Pertama!

Advertisement


    Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
    • Instagram : @technonesia.id
    • Facebook : Technonesia ID
    • X (Twitter) : @technonesia_id
    • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
    • Google News : TECHNONESIA
    AI Headline Kaspersky Siber
    Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
    Previous ArticleTips Editing Lebih Cepat Pakai Auto Trim dan Audio Eraser di Galaxy AI!
    Next Article UniPin Jalin Kolaborasi dengan Wuthering Waves Dukung Peluncuran Global Game RPG
    Jundi Amrullah
    • Website

    Artikel Terkait

    Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta

    Iphan S29 Maret 2026 | 15:53

    Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

    Ana Octarin29 Maret 2026 | 13:53

    Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon

    Iphan S29 Maret 2026 | 12:22

    Apple Setop Jualan Mac Pro: Akhir Era Workstation Modular

    Ana Octarin29 Maret 2026 | 10:53

    Penyebab Ledakan Nuklir Chernobyl: Tombol Error Picu Kiamat

    Iphan S29 Maret 2026 | 08:53

    Astronaut NASA Mendadak Bisu di ISS, Evakuasi Medis Pertama!

    Ana Octarin29 Maret 2026 | 07:22
    Pilihan Redaksi
    Elektronik

    Kulkas Satu Pintu Terbaik 2026: Pilihan Estetis dan Awet

    Olin Sianturi26 Maret 2026 | 14:00

    Kulkas satu pintu terbaik 2026 menjadi incaran utama keluarga Indonesia yang ingin mempercantik area dapur…

    Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

    26 Maret 2026 | 08:05

    Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

    26 Maret 2026 | 07:55

    Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026

    26 Maret 2026 | 11:15

    Layanan Motorist Pertamina 2026 Siaga Bantu Pemudik Kehabisan BBM

    26 Maret 2026 | 07:30
    Terbaru

    Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta

    Iphan S29 Maret 2026 | 15:53

    Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

    Ana Octarin29 Maret 2026 | 13:53

    Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon

    Iphan S29 Maret 2026 | 12:22

    Apple Setop Jualan Mac Pro: Akhir Era Workstation Modular

    Ana Octarin29 Maret 2026 | 10:53

    Penyebab Ledakan Nuklir Chernobyl: Tombol Error Picu Kiamat

    Iphan S29 Maret 2026 | 08:53
    technonesia-ads
    TechnoNesia.ID
    Member Of : Media Publica
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber
    Terhubung Dengan Kami
    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
    www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

    Media Publica Networks :

    UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.