Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tablet Pelajar Terbaik 2026: Rekomendasi Gadget Edukasi Murah

15 April 2026 | 11:55

Paket Internet Gratis Korea Selatan Resmi Berlaku Bagi Warga

15 April 2026 | 10:55

SUV untuk Pengemudi Tinggi: 5 Pilihan Kabin Paling Lega

15 April 2026 | 09:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tablet Pelajar Terbaik 2026: Rekomendasi Gadget Edukasi Murah
  • Paket Internet Gratis Korea Selatan Resmi Berlaku Bagi Warga
  • SUV untuk Pengemudi Tinggi: 5 Pilihan Kabin Paling Lega
  • Alasan Mengaktifkan Mode Pesawat Saat Terbang, Bukan Biar Tak Jatuh!
  • Sistem Keamanan Anak Roblox Resmi Diperketat Mulai Juni 2026
  • Aturan Batas Usia Media Sosial RI Jadi Kiblat 19 Negara Dunia
  • Pameran Kendaraan Komersial GIICOMVEC 2026 Catat Lonjakan Pengunjung
  • Smartphone Lipat Huawei Pura X Max Siap Jegal iPhone Fold
Rabu, April 15
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Aplikasi » 5 Langkah Mudah Pencairan JHT Tanpa Resign 10% dan 30%
Aplikasi

5 Langkah Mudah Pencairan JHT Tanpa Resign 10% dan 30%

Olin SianturiOlin Sianturi9 Oktober 2025 | 05:08
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Pencairan JHT tanpa resign, Syarat pencairan JHT 10%
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Ingin tahu cara pencairan JHT tanpa resign? Peserta aktif BPJS bisa cairkan 10% atau 30% lho! Cek syarat pencairan JHT 10% dan proses Lapakasik di sini.

Kabar gembira bagi Anda para pekerja aktif. Dana Jaminan Hari Tua (JHT) yang selama ini terkumpul di BPJS Ketenagakerjaan ternyata tidak harus dicairkan setelah Anda berhenti bekerja atau pensiun.

Pemerintah melalui program JHT memungkinkan peserta yang masih aktif bekerja untuk melakukan pencairan sebagian saldo. Kebijakan ini tentu sangat membantu kebutuhan finansial mendesak atau rencana investasi properti.

Baca Juga

  • Keamanan Data di Era AI: Waspadai Serangan Siber yang Makin Canggih
  • Tombol Skip Iklan YouTube Sulit Ditekan, Pengguna Mulai Protes

Advertisement

Ada dua opsi pencairan sebagian, yaitu sebesar 10% atau 30%. Pencairan 10% biasanya ditujukan untuk dana persiapan atau kebutuhan sehari-hari, sementara 30% khusus dialokasikan untuk uang muka (DP) pembelian rumah atau renovasi/pembangunan rumah.

Namun, perlu diingat, pencairan sebagian ini hanya boleh dilakukan satu kali selama Anda masih berstatus karyawan aktif. Lantas, bagaimana cara melakukan pencairan JHT tanpa resign dengan mudah dan cepat?

Memahami Ketentuan Pencairan JHT Sebagian

Sebelum masuk ke langkah teknis, sangat penting untuk memahami dasar hukum dan ketentuan yang berlaku. Pencairan JHT sebagian diatur melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) dan ditujukan untuk memberikan fleksibilitas kepada peserta.

Baca Juga

  • Aplikasi XChat Pesaing WhatsApp Meluncur, Cek Fitur Unggulannya
  • Larangan Media Sosial Anak Sasar 70 Juta Warga Indonesia

Advertisement

Pada dasarnya, Anda harus memenuhi status kepesertaan minimal agar dana JHT ini dapat diklaim.

Syarat Utama Pencairan JHT Sebagian (10% dan 30%)

Baik Anda memilih klaim 10% maupun 30%, ada satu syarat wajib yang harus dipenuhi oleh setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan. Persyaratan ini menjadi kunci utama kesuksesan proses klaim.

  • Peserta yang mengajukan klaim JHT sebagian wajib memiliki masa kepesertaan minimal selama 10 (sepuluh) tahun.
  • Pencairan sebagian hanya dapat dilakukan satu kali selama masa kepesertaan aktif. Jika Anda sudah mencairkan 10%, Anda tidak bisa lagi mencairkan 30%, dan sebaliknya.
  • Khusus untuk pencairan 30% (pembelian/pembangunan rumah), dana akan ditransfer melalui Bank penyalur kredit perumahan yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

5 Langkah Cepat Pencairan JHT Tanpa Resign Melalui Lapakasik

Proses klaim dana JHT sekarang didominasi oleh layanan digital. Layanan tanpa harus mendatangi kantor cabang dikenal dengan Lapakasik (Layanan Tanpa Kontak Fisik). Berikut adalah 5 langkah yang harus Anda ikuti untuk proses klaim secara online:

Baca Juga

  • Paket Pro ChatGPT Terbaru Resmi Rilis, Intip Fitur Codex
  • Fitur Vertical Tabs Chrome Resmi Rilis, Multitasking Makin Mudah

Advertisement

Langkah 1: Siapkan Dokumen Wajib yang Diperlukan

Persiapan dokumen yang lengkap dan valid adalah kunci. Pastikan semua dokumen sudah difoto atau dipindai (scan) dengan jelas. Untuk klaim 10% dan 30%, dokumen dasarnya berbeda:

Dokumen Wajib untuk Pencairan JHT Sebagian

  • Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan (KPJ) Asli.
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau bukti identitas lainnya.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Surat Keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan.
  • Buku Tabungan (memuat nomor rekening dan atas nama peserta).
  • NPWP (Jika saldo JHT melebihi batas yang ditentukan).

Dokumen Tambahan Khusus Klaim 30% (Perumahan)

  • Surat Keterangan dari Bank yang menunjukkan akad kredit pertama (untuk pembelian rumah) atau surat perjanjian pembangunan rumah (untuk renovasi).
  • Surat Pernyataan tidak pernah mendapatkan JHT Sebagian untuk keperluan perumahan (sudah disediakan oleh BPJS saat proses Lapakasik).

Langkah 2: Akses dan Isi Data Diri di Lapakasik

Kunjungi situs resmi Lapakasik di portal BPJS Ketenagakerjaan. Pilih opsi “Pencairan Sebagian” dan isi data diri Anda dengan lengkap dan teliti. Pastikan nomor kontak dan email yang Anda masukkan aktif.

Sistem akan memverifikasi data Anda. Jika data awal berhasil diverifikasi, Anda akan mendapatkan konfirmasi jadwal untuk wawancara virtual.

Baca Juga

  • Harga paket ChatGPT Pro terbaru Turun Drastis Demi Saingi Claude
  • Teknologi MiroFish AI: Revolusi Swarm Intelligence atau Hype?

Advertisement

Langkah 3: Unggah Dokumen Pendukung secara Online

Sesuai dengan jenis klaim (10% atau 30%), unggah semua dokumen yang telah Anda siapkan pada Langkah 1. Pastikan ukuran file tidak terlalu besar, tetapi kualitas gambar tetap jelas dan terbaca.

Kesalahan dalam pengunggahan dokumen bisa menjadi penyebab utama klaim Anda tertunda atau ditolak. Luangkan waktu untuk memeriksa kembali setiap file yang diunggah.

Langkah 4: Ikuti Wawancara Virtual (Video Call)

Sesuai dengan jadwal yang diberikan, petugas BPJS Ketenagakerjaan akan menghubungi Anda melalui video call. Tahap ini sangat penting untuk memverifikasi keaslian Anda dan dokumen yang telah diunggah.

Baca Juga

  • Cara Mengaktifkan Tab Vertikal Chrome Agar Browsing Lebih Rapi
  • Fitur Avatar AI YouTube Resmi Meluncur, Simak Cara Pakainya

Advertisement

Pastikan koneksi internet Anda stabil, dan siapkan KTP serta Kartu Peserta JHT asli di dekat Anda untuk ditunjukkan kepada petugas. Wawancara biasanya berlangsung singkat, sekitar 5 hingga 10 menit.

Langkah 5: Konfirmasi dan Dana Ditransfer

Setelah wawancara selesai dan semua data dianggap valid, proses pengajuan Anda akan disetujui. Petugas akan memberikan estimasi waktu kapan dana JHT akan ditransfer ke rekening bank yang Anda daftarkan.

Biasanya, proses transfer dana membutuhkan waktu antara 3 hingga 5 hari kerja sejak tanggal persetujuan. Pastikan Anda melakukan pengecekan rekening secara berkala.

Baca Juga

  • Infrastruktur Digital Indonesia: APJATEL Luncurkan Solusi OVC
  • Fitur WhatsApp Business AI Resmi Hadir untuk UMKM Indonesia

Advertisement

Alternatif Cepat: Menggunakan Aplikasi JMO Khusus Syarat Pencairan JHT 10%

Bagi peserta yang hanya ingin mencairkan 10% dari saldo JHT, terdapat jalur yang jauh lebih cepat dan praktis, yaitu melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). Namun, proses ini memiliki batasan yang lebih ketat dibandingkan Lapakasik.

Aplikasi JMO biasanya hanya bisa melayani syarat pencairan JHT 10% dengan saldo di bawah batasan tertentu (saat ini sekitar Rp 10 juta) dan data kepesertaan yang sudah terintegrasi serta valid.

Jika saldo Anda di atas batas tersebut, atau jika Anda ingin mengajukan klaim 30% untuk perumahan, Anda tetap harus menggunakan Lapakasik.

Baca Juga

  • NetApp AI Data Engine: Solusi Canggih Infrastruktur Data AI
  • ChatGPT di Apple CarPlay: Cara Pakai dan Fitur Unggulannya

Advertisement

Proses Klaim 10% Melalui Aplikasi JMO

Penggunaan JMO sangat sederhana. Setelah Anda masuk ke aplikasi:

  1. Pilih menu “Jaminan Hari Tua”.
  2. Pilih opsi “Klaim JHT”.
  3. Sistem akan menampilkan checklist persyaratan. Pastikan semua sudah terpenuhi (termasuk status kepesertaan 10 tahun).
  4. Konfirmasi data, lalu ajukan klaim.

Klaim melalui JMO dikenal sangat cepat. Apabila semua data sudah tervalidasi oleh sistem, dana JHT bisa langsung masuk ke rekening Anda dalam hitungan jam, bukan hari.

Kesimpulan: Optimalkan Dana JHT Anda

Adanya opsi pencairan JHT tanpa resign memberikan fleksibilitas finansial yang luar biasa bagi pekerja Indonesia. Penting untuk memahami perbedaan antara klaim 10% (umumnya bisa via JMO jika memenuhi batasan saldo) dan klaim 30% (khusus perumahan, harus Lapakasik).

Baca Juga

  • Strategi Mandiri AI Microsoft: Kurangi Ketergantungan OpenAI
  • Fitur Video Call RCS Hadir, Ubah SMS Jadi Panggilan Video

Advertisement

Pastikan Anda memenuhi masa kepesertaan 10 tahun dan menyiapkan semua dokumen secara digital dengan benar. Dengan mengikuti 5 langkah di atas dan memahami syarat pencairan JHT 10% atau 30% secara detail, proses klaim Anda pasti berjalan mulus.

Manfaatkan hak Anda sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan bijak, dan selalu prioritaskan kebutuhan finansial jangka panjang.

Baca Juga

  • Aplikasi Pengunduh Video Gratis Snaptube: Download Tanpa Watermark
  • Cara Cari Arah Kiblat Online Akurat Tanpa Instal Aplikasi

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
BPJS Ketenagakerjaan JHT Keuangan Klaim JHT Lapakasik
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous Article3 Spesies Laba-laba Baru Ditemukan! Mirip Tokoh One Piece?
Next Article 5 Langkah Ikuti Program Bug Bounty Google AI: Hadiahnya Rp 500 Juta!
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Keamanan Data di Era AI: Waspadai Serangan Siber yang Makin Canggih

Olin Sianturi14 April 2026 | 20:55

Tombol Skip Iklan YouTube Sulit Ditekan, Pengguna Mulai Protes

Olin Sianturi12 April 2026 | 23:55

Aplikasi XChat Pesaing WhatsApp Meluncur, Cek Fitur Unggulannya

Olin Sianturi12 April 2026 | 19:55

Larangan Media Sosial Anak Sasar 70 Juta Warga Indonesia

Ana Octarin12 April 2026 | 04:55

Paket Pro ChatGPT Terbaru Resmi Rilis, Intip Fitur Codex

Olin Sianturi11 April 2026 | 17:55

Fitur Vertical Tabs Chrome Resmi Rilis, Multitasking Makin Mudah

Olin Sianturi11 April 2026 | 12:55
Pilihan Redaksi
Otomotif

Harga Mobil Sedan Toyota April 2026: Cek Daftar Lengkapnya

Ana Octarin13 April 2026 | 09:55

Harga Mobil Sedan Toyota pada bulan April 2026 menunjukkan tren yang stabil meskipun pasar otomotif…

Ekosistem Jaringan Asus ProArt Hadirkan Router WiFi 7 dan Switch

15 April 2026 | 00:55

Dell Pro 5 Micro Panther Lake: Mini PC Workstation Terbaru

11 April 2026 | 04:55

Flashdisk ChromeOS Flex Google: Solusi Murah Laptop Lawas

10 April 2026 | 23:55

Krisis Biji Plastik Otomotif Mengintai, Honda Siaga Penuh

14 April 2026 | 09:55
Terbaru

Keamanan Data di Era AI: Waspadai Serangan Siber yang Makin Canggih

Olin Sianturi14 April 2026 | 20:55

Tombol Skip Iklan YouTube Sulit Ditekan, Pengguna Mulai Protes

Olin Sianturi12 April 2026 | 23:55

Aplikasi XChat Pesaing WhatsApp Meluncur, Cek Fitur Unggulannya

Olin Sianturi12 April 2026 | 19:55

Larangan Media Sosial Anak Sasar 70 Juta Warga Indonesia

Ana Octarin12 April 2026 | 04:55

Paket Pro ChatGPT Terbaru Resmi Rilis, Intip Fitur Codex

Olin Sianturi11 April 2026 | 17:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.