Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara

5 Juni 2026 | 13:02

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

4 Juni 2026 | 07:27

HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa

3 Juni 2026 | 05:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Industri Teknologi dan Polisi Global Bongkar Sindikat Online Scams Asia Tenggara
  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • HP Paling Laris di Dunia 2026, Apple dan Samsung Berkuasa
  • Scan Wajah Nomor HP Baru Bayar Rp 3.000, Siapa yang Bayar?
  • Komunitas Supermoto Makassar Jelajahi Wisata Ikonik Sulsel
  • Inovasi Gigabyte Computex 2026: Era Baru Teknologi AI
  • HP Gaming Terbaik 2026: 6 Pilihan Performa Monster Rp2 Jutaan
  • Saham Softbank Melonjak, Kuasai Pasar Jepang Lampaui Toyota
Senin, Juni 29
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Aplikasi » Donald Trump Siap Perpanjang Larangan TikTok
Aplikasi

Donald Trump Siap Perpanjang Larangan TikTok

Jundi AmrullahJundi Amrullah8 Juni 2025 | 09:25
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Donald Trump Siap Perpanjang Larangan TikTok
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Presiden Donald Trump berencana memperpanjang penundaan pelarangan TikTok di AS untuk ketiga kalinya, menunggu hasil negosiasi yang belum jelas antara pemerintah AS, China, dan calon pembeli TikTok.

Presiden Donald Trump berencana menunda kembali pelaksanaan larangan TikTok di Amerika Serikat, menandai kali ketiga penundaan ini dilakukan. Langkah ini bertujuan memberikan waktu tambahan bagi TikTok, calon pembeli di AS, serta pemerintah China untuk menyelesaikan kesepakatan terkait kepemilikan aplikasi populer tersebut.

Sebelumnya, Trump menunda pelarangan pada 4 April untuk memberi ruang negosiasi. Namun, sampai sekarang, proses pembicaraan antara semua pihak belum menghasilkan kesepakatan yang konkret. Penundaan ini awalnya dijadwalkan berakhir pada 19 Juni.

Baca Juga

  • Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar
  • Biaya per Juta Token AI Jadi Standar Baru Infrastruktur Masa Depan

Advertisement

Kondisi perundingan yang belum membuahkan hasil ini diperparah oleh ketidakstabilan tarif yang dikenakan pemerintahan Trump pada produk impor, terutama dari China. Beberapa tarif bahkan mencapai 125% sejak 2 April, menambah ketegangan antara kedua negara.

Prediksi menunjukkan AS dan China akan melanjutkan pembicaraan dagang dalam waktu dekat. Namun, belum ada tanda bahwa penjualan TikTok akan menjadi topik utama dalam perundingan tersebut. Meski begitu, beberapa investor, seperti perusahaan perangkat lunak Oracle, masih menunjukkan minat untuk membeli bagian dari TikTok versi Amerika.

Larangan terhadap TikTok seharusnya mulai berlaku pada 19 Januari 2025 setelah Mahkamah Agung AS menolak banding TikTok. Namun, sehari sebelum pelarangan itu mulai berlaku, Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang menunda pelaksanaannya pada 20 Januari 2025.

Baca Juga

  • Fitur WhatsApp Plus Berbayar Resmi Diuji Coba, Segini Harganya
  • Fitur Quick Share Samsung Apple Kini Bisa Kirim ke iPhone

Advertisement

Hingga kini, masa depan TikTok di AS masih sangat tidak pasti. Trump tampak siap melanjutkan penundaan lagi jika pembicaraan belum mencapai kesepakatan yang memuaskan, walaupun peluang tercapainya kesepakatan sebelum tenggat waktu 19 Juni sangat kecil.

Situasi ini menegaskan kompleksitas hubungan perdagangan dan teknologi antara AS dan China, serta bagaimana geopolitik memengaruhi masa depan platform media sosial global seperti TikTok.

Baca Juga

  • Fitur Tap to Share Android Segera Rilis, Berbagi File Lebih Cepat
  • Blokir Iklan Penipuan Google Capai 8,3 Miliar, Ini Faktanya

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Aplikasi Donald Trump Headline TikTok
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleNubia Neo 3 GT 5G dan Neo 3 5G Hadir dengan Desain Eksklusif Free Fire
Next Article HyperOS 26 Jadi Strategi Tegas Xiaomi
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

Ana Octarin4 Juni 2026 | 07:27

Kontrol Ekspor Chip AI Malah Jadi Bumerang bagi Amerika Serikat

Iphan S24 Mei 2026 | 18:55

Kontrak Militer AI Anthropic Terancam Usai Gandeng SpaceX

Iphan S7 Mei 2026 | 22:55

Game Penembak Donald Trump Resmi Ditarik dari Toko Steam

Olin Sianturi30 April 2026 | 22:55

Proyek Tambang Uranium AS Tuai Protes Akibat Ancaman Krisis Air

Ana Octarin24 April 2026 | 21:55

Biaya per Juta Token AI Jadi Standar Baru Infrastruktur Masa Depan

Olin Sianturi23 April 2026 | 15:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

5 Fakta Mengejutkan Penemuan Harta Karun Emas Rp 1.358 T di China

27 Oktober 2025 | 08:38

Perbandingan Konsumsi BBM Innova vs Rush, Mana Pilihan Paling Irit?

2 April 2026 | 01:54

Cara Pakai WhatsApp di Garmin, Balas Chat Tanpa Smartphone

26 Maret 2026 | 23:39

5 Fitur Baru Xiaomi 15 Ultra Setelah Update HyperOS 3 dan Android 16

4 November 2025 | 03:38
Terbaru

Strava Rilis Fitur Baru: Olahraga Kini Makin Personal, Ada Terapi Fisik dan Anti Nyasar

Ana Octarin4 Juni 2026 | 07:27

Kontrol Ekspor Chip AI Malah Jadi Bumerang bagi Amerika Serikat

Iphan S24 Mei 2026 | 18:55

Kontrak Militer AI Anthropic Terancam Usai Gandeng SpaceX

Iphan S7 Mei 2026 | 22:55

Game Penembak Donald Trump Resmi Ditarik dari Toko Steam

Olin Sianturi30 April 2026 | 22:55

Proyek Tambang Uranium AS Tuai Protes Akibat Ancaman Krisis Air

Ana Octarin24 April 2026 | 21:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.