TechnonesiaID - Game penembak Donald Trump kini tidak lagi tersedia untuk dibeli oleh pengguna di platform distribusi digital Steam. Keputusan ini menyusul insiden penembakan yang melibatkan pengembangnya, Cole Tomas Allen, dalam sebuah acara resmi di Washington Hilton. Valve selaku pemilik Steam mengambil langkah cepat setelah profil sang pengembang mencuat ke publik dan memicu kontroversi luas di kalangan komunitas pemain.
Insiden yang mengejutkan publik Amerika Serikat ini terjadi saat Presiden Donald Trump dijadwalkan memberikan pidato dalam acara White House Correspondents’ Dinner. Allen, yang merupakan warga asal Torrance, California, melepaskan tembakan di area hotel sebelum akhirnya petugas keamanan melumpuhkannya. Kejadian ini langsung membuat nama Allen dan karya digitalnya menjadi sorotan tajam di jagat maya.
Kontroversi Game Penembak Donald Trump di Forum Steam
Sebelum Valve menarik tombol pembelian, forum diskusi dan halaman ulasan game milik Allen yang berjudul Bohrdom sempat mengalami lonjakan trafik yang luar biasa. Banyak pengguna Steam membanjiri kolom komentar dengan berbagai opini politik hingga lelucon satir terkait aksi nekat sang pengembang. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa meskipun halaman produk masih bisa diakses, status penjualannya kini telah dinonaktifkan secara permanen.
Baca Juga
Advertisement
Langkah Valve untuk menyembunyikan game penembak Donald Trump ini sejalan dengan kebijakan platform yang biasanya menghindari konten dari individu yang terlibat dalam aksi kriminal berat. Hingga saat ini, pihak Valve masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi mengenai durasi penarikan atau apakah game tersebut akan dihapus secara total dari database mereka.
Mengenal Bohrdom, Judul Game yang Terlupakan
Bohrdom pertama kali meluncur di Steam pada tahun 2018 tanpa mendapatkan perhatian yang berarti dari komunitas gaming. Nama game ini merupakan sebuah plesetan dari fisikawan legendaris asal Denmark, Niels Bohr. Secara konsep, game ini mencoba mengeksplorasi interaksi antara elektron dan neutron di dalam sebuah atom melalui mekanisme permainan yang cukup unik.
Cole Tomas Allen mendeskripsikan karyanya sebagai sebuah game pertarungan asimetris yang mengusung konsep non-kekerasan. Menariknya, ia menggabungkan elemen tembak-menembak dengan balapan dalam satu paket permainan. Namun, ambisi Allen tidak berbuah manis karena angka pemain tertingginya sebelum insiden ini hanya tercatat sebanyak dua orang secara bersamaan.
Baca Juga
Advertisement
Kegagalan komersial game penembak Donald Trump ini terlihat dari jumlah ulasan yang sangat minim sejak perilisannya enam tahun lalu. Sebelum namanya meledak karena aksi kriminal, Bohrdom hanya memiliki dua ulasan organik. Hal ini menunjukkan bahwa game tersebut hampir tidak memiliki basis penggemar sama sekali sebelum akhirnya ditarik dari peredaran karena reputasi buruk penciptanya.
Detail Penembakan dan Kondisi Keamanan Trump
Aksi nekat Cole Tomas Allen di Washington Hilton hampir saja memakan korban jiwa dari pihak kepresidenan. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar tak lama setelah kejadian, Donald Trump mengonfirmasi bahwa seorang agen Secret Service terkena tembakan. Beruntung, nyawa agen tersebut berhasil diselamatkan berkat perlengkapan keamanan yang memadai.
“Agen itu selamat berkat rompi antipelurunya. Ia sekarang dalam kondisi yang baik dan sangat kuat. Kami berhutang budi kepada para pahlawan kita yang selalu siap siaga,” ujar Trump di hadapan awak media. Pernyataan ini sekaligus meredakan kekhawatiran publik mengenai adanya korban jiwa dalam insiden yang melibatkan pengembang game penembak Donald Trump tersebut.
Baca Juga
Advertisement
Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa tidak ada warga sipil atau tamu undangan lain yang terluka dalam kejadian itu. Allen sendiri tidak langsung dibawa ke penjara, melainkan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Aparat penegak hukum memandang perlu adanya evaluasi kesehatan mental yang mendalam terhadap pelaku sebelum melanjutkan proses hukum lebih jauh.
Status Pelaku Sebagai “Lone Actor”
Berdasarkan penyelidikan awal, kepolisian menyebut Cole Tomas Allen sebagai seorang lone actor atau pelaku tunggal. Hingga saat ini, tim penyidik belum menemukan indikasi bahwa Allen berafiliasi dengan jaringan teroris internasional maupun kelompok ekstremis domestik. Fokus penyelidikan kini beralih pada motif pribadi dan rekam jejak digitalnya, termasuk aktivitasnya di platform Steam.
Dunia keamanan siber dan intelijen kini mulai meneliti apakah ada pesan-pesan tersembunyi atau pola perilaku tertentu yang ditinggalkan Allen melalui game Bohrdom. Meskipun game tersebut bertema fisika atom, para pakar mencoba melihat apakah ada kaitan psikologis antara konten yang ia buat dengan tindakan kekerasan yang ia lakukan di dunia nyata.
Baca Juga
Advertisement
Kasus ini menambah daftar panjang bagaimana profil digital seseorang bisa menjadi alat bukti penting dalam investigasi kriminal modern. Valve, sebagai penyedia platform, kini berada di bawah tekanan untuk lebih selektif dalam menyaring pengembang yang menggunakan layanan mereka. Meskipun game penembak Donald Trump tersebut tidak mengandung konten kekerasan eksplisit, keterlibatan pengembangnya dalam aksi penembakan telah mencoreng citra platform tersebut.
Masyarakat kini menunggu kelanjutan proses hukum terhadap Allen dan kebijakan terbaru dari Steam terkait konten-konten serupa di masa depan. Penarikan permanen game penembak Donald Trump ini diharapkan menjadi sinyal tegas bahwa industri game tidak memberikan ruang bagi individu yang melakukan tindakan melawan hukum, terlepas dari apa pun genre game yang mereka kembangkan.
Baca Juga
Advertisement
- Instagram : @technonesia.id
- Facebook : Technonesia ID
- X (Twitter) : @technonesia_id
- Whatsapp Channel : Technonesia.ID
- Google News : TECHNONESIA