Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Larangan Perangkat Teknologi China di AS Makin Agresif dan Luas

5 April 2026 | 00:22

Sepeda Listrik Jarak Jauh Murah Rp3 Jutaan Terbaik 2024

4 April 2026 | 23:54

Bocoran Xiaomi 18 Pro Max: Layar Belakang AI & Kamera 200MP

4 April 2026 | 23:22
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Larangan Perangkat Teknologi China di AS Makin Agresif dan Luas
  • Sepeda Listrik Jarak Jauh Murah Rp3 Jutaan Terbaik 2024
  • Bocoran Xiaomi 18 Pro Max: Layar Belakang AI & Kamera 200MP
  • Air Fryer Low Watt Terbaik 2026 untuk Masak Sehat dan Irit
  • Manufaktur Smartphone India Geser China, Apple Pindah Masif!
  • Royal Enfield Meteor 350 Sundowner Orange Resmi Hadir di Indonesia
  • Harga Redmi A7 Pro Indonesia: HP Baterai 6000 mAh Cuma 1 Jutaan
  • Rekomendasi iPad Terbaik 2026: Daftar Harga Mulai 2 Jutaan
Minggu, April 5
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Aplikasi » Fitur Video Call RCS Hadir, Ubah SMS Jadi Panggilan Video
Aplikasi

Fitur Video Call RCS Hadir, Ubah SMS Jadi Panggilan Video

Olin SianturiOlin Sianturi4 April 2026 | 19:22
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Fitur video call RCS
Fitur video call RCS (Foto: inet.detik.com)
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Fitur video call RCS kini resmi menjadi standar baru yang memungkinkan pengguna beralih dari obrolan teks ke panggilan video secara instan melalui aplikasi pesan bawaan. Perkembangan teknologi Rich Communication Services (RCS) ini memasuki babak baru setelah Asosiasi GSM (GSMA) merilis standar Universal Profile 4.0. Langkah ini bertujuan untuk menyatukan pengalaman berkomunikasi antarperangkat yang selama ini sering terhambat oleh perbedaan ekosistem.

GSMA memperkenalkan inovasi bertajuk Messaging-Initiated Video Calls di dalam pembaruan tersebut. Fitur ini sengaja dirancang untuk menjembatani obrolan teks, baik dalam percakapan personal maupun grup, agar bisa langsung berubah menjadi sesi video tanpa hambatan. Dengan adanya teknologi ini, pengguna tidak lagi perlu repot mencari aplikasi pihak ketiga hanya untuk melakukan panggilan tatap muka dengan lawan bicaranya.

Keunggulan Utama Fitur Video Call RCS Terbaru

Meskipun pembaruan ini terdengar sangat teknis, dampak bagi pengguna akhir sangatlah nyata dan signifikan. Jika para produsen ponsel mengadopsi standar ini secara luas, pemilik Android dan iPhone nantinya bisa mengubah obrolan teks menjadi panggilan video langsung dari aplikasi pesan bawaan mereka. Hal ini menghilangkan kebutuhan untuk membagikan tautan eksternal atau mengunduh aplikasi tambahan yang sering kali membebani memori perangkat.

Baca Juga

  • Aplikasi Pengunduh Video Gratis Snaptube: Download Tanpa Watermark
  • Cara Cari Arah Kiblat Online Akurat Tanpa Instal Aplikasi

Advertisement

Implementasi fitur video call RCS ini akan mempermudah komunikasi lintas platform yang selama ini menjadi kendala besar. GSMA menyebut inovasi ini sebagai fondasi awal menuju pengalaman panggilan video bawaan yang saling terhubung di berbagai perangkat dan jaringan seluler di seluruh dunia. Berikut adalah beberapa keunggulan teknis yang ditawarkan oleh Universal Profile 4.0:

  • Transisi mulus dari pesan teks ke video dalam satu ketukan.
  • Kemampuan bergabung ke panggilan video grup yang sedang berlangsung.
  • Sinkronisasi riwayat panggilan video yang tercatat rapi di dalam utas pesan teks.
  • Dukungan kualitas media yang lebih tinggi dibandingkan standar sebelumnya.

GSMA merancang fitur ini agar percakapan tetap berjalan mengalir tanpa gangguan teknis yang berarti. Pengguna bahkan tetap bisa masuk ke dalam obrolan video meskipun mereka tertinggal di awal sesi. Integrasi antara suara, video, dan teks dalam satu platform tunggal merupakan bagian krusial dalam upaya modernisasi protokol SMS yang sudah usang.

Tantangan Adopsi dari Apple dan Google

Keberhasilan teknologi ini di masa depan sangat bergantung pada komitmen dua raksasa teknologi dunia, yakni Apple dan Google. Hingga saat ini, kedua perusahaan tersebut memang belum memberikan janji utuh untuk mendukung pembaruan Universal Profile 4.0 secara menyeluruh. Padahal, dukungan penuh terhadap fitur video call RCS dari sisi produsen perangkat dan operator seluler sangat krusial agar fitur ini bisa berjalan lintas ekosistem.

Baca Juga

  • Fitur WhatsApp Guest Chats: Cara Kirim Pesan Tanpa Daftar Akun
  • Fitur Instagram Plus Terbaru Bocor, Story Bisa Lebih Lama!

Advertisement

Selama bertahun-tahun, pengalaman berkirim pesan antar-pengguna smartphone sering kali terfragmentasi. Pengguna iPhone dengan iMessage dan pengguna Android dengan Google Messages sering mengalami kendala saat saling mengirim media berkualitas tinggi. Kehadiran standar baru ini diharapkan mampu meruntuhkan tembok pembatas tersebut dan menciptakan standar komunikasi yang universal bagi semua orang.

Selain kemampuan video, Universal Profile 4.0 juga membawa peningkatan pada sisi estetika dan fungsionalitas pesan teks. Pengguna kini bisa menikmati alat pemformatan teks seperti cetak tebal (bold), tulisan miring (italic), dan coret (strikethrough) langsung di aplikasi pesan bawaan. Hal ini membuat ekspresi dalam berkirim pesan menjadi lebih kaya dan profesional layaknya aplikasi perpesanan modern.

Modernisasi SMS Melalui Teknologi RCS

Pembaruan ini juga menyasar kualitas berbagi media yang selama ini menjadi kelemahan utama SMS konvensional. Melalui protokol terbaru, pengguna dapat membagikan file audio, video, dan gambar dengan resolusi yang jauh lebih tinggi. Sebelumnya, kemampuan berbagi media berkualitas tinggi hanya didominasi oleh layanan seperti WhatsApp, Telegram, atau iMessage.

Baca Juga

  • Emulator Android Paling Ringan untuk PC dan Laptop Spek Rendah
  • Bahaya malware loader RenEngine Intai Pengguna Aplikasi Bajakan

Advertisement

Kehadiran fitur video call RCS diharapkan mampu menyaingi dominasi aplikasi perpesanan instan yang mengharuskan pengguna mendaftarkan akun tambahan. Dengan RCS, identitas pengguna tetap melekat pada nomor telepon, namun dengan fitur yang setara dengan aplikasi modern. Ini adalah upaya terbaru GSMA untuk menyatukan teknologi pesan singkat yang selama ini berkembang tidak merata di berbagai belahan dunia.

RCS sendiri sebenarnya sudah menjadi bagian dari ekosistem seluler selama bertahun-tahun, namun adopsinya tergolong lambat. Salah satu penyebab utamanya adalah ketidakkonsistenan penerapan oleh operator seluler serta keengganan Apple di masa lalu untuk membuka diri terhadap protokol ini. Namun, dengan desakan pasar dan kebutuhan akan standardisasi, arah menuju komunikasi yang lebih terbuka kini mulai terlihat jelas.

Kini, fondasi teknis telah siap digunakan oleh industri telekomunikasi global. Langkah selanjutnya hanya tinggal menunggu kolaborasi nyata dari para pembuat kebijakan ekosistem digital agar fitur ini bisa berfungsi secara penuh. Jika semua pihak sepakat, maka era di mana kita harus berpindah-pindah aplikasi hanya untuk melakukan panggilan video akan segera berakhir.

Baca Juga

  • Fitur Langganan Instagram Plus Diuji Coba, Intip Bocoran Harganya
  • Harga Langganan Netflix Terbaru Naik Lagi, Cek Rinciannya!

Advertisement

Masa depan komunikasi seluler kini berada di ambang perubahan besar yang akan menyederhanakan cara kita berinteraksi. Dengan dukungan yang tepat, pemanfaatan fitur video call RCS secara maksimal akan memberikan kenyamanan luar biasa bagi pengguna smartphone di seluruh dunia, tanpa memandang merek perangkat yang mereka gunakan.


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Android iPhone GSMA RCS Smartphone Teknologi
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleRekomendasi Ketel Listrik Terbaik 2026: Solusi Hemat Anak Kos
Next Article Pinjaman Investasi Green SM Indonesia Rp600 Miliar dari BCA
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Larangan Perangkat Teknologi China di AS Makin Agresif dan Luas

Ana Octarin5 April 2026 | 00:22

Manufaktur Smartphone India Geser China, Apple Pindah Masif!

Ana Octarin4 April 2026 | 22:22

Google Photos di Samsung TV 2026: Cara Baru Nikmati Kenangan

Olin Sianturi4 April 2026 | 12:53

Keunggulan Xiaomi Redmi Note 15: Spesifikasi dan Harga Terbaru

Olin Sianturi3 April 2026 | 23:54

HP Terbaru April 2026: 5 Rekomendasi Gaming dan Kamera Pro

Olin Sianturi3 April 2026 | 21:22

Aplikasi Pengunduh Video Gratis Snaptube: Download Tanpa Watermark

Olin Sianturi3 April 2026 | 19:53
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Investasi Softbank di OpenAI: Pinjam Rp 679 Triliun dari Bank

Iphan S31 Maret 2026 | 02:22

Investasi Softbank di OpenAI kini memasuki babak baru yang sangat ambisius setelah perusahaan modal ventura…

Rekomendasi Tablet Baterai Awet Terbaik 2026 untuk Kerja

4 April 2026 | 03:53

Harga Poco X8 Pro Series Indonesia: Spek Gahar Baterai 8.500 mAh

2 April 2026 | 23:22

Produksi Kartu Memori Sony Dihentikan Total, Industri Terguncang

1 April 2026 | 19:22

Spesifikasi OPPO Find X10 Pro Bocor: Bawa Tiga Kamera 200MP!

2 April 2026 | 21:22
Terbaru

Larangan Perangkat Teknologi China di AS Makin Agresif dan Luas

Ana Octarin5 April 2026 | 00:22

Manufaktur Smartphone India Geser China, Apple Pindah Masif!

Ana Octarin4 April 2026 | 22:22

Google Photos di Samsung TV 2026: Cara Baru Nikmati Kenangan

Olin Sianturi4 April 2026 | 12:53

Keunggulan Xiaomi Redmi Note 15: Spesifikasi dan Harga Terbaru

Olin Sianturi3 April 2026 | 23:54

HP Terbaru April 2026: 5 Rekomendasi Gaming dan Kamera Pro

Olin Sianturi3 April 2026 | 21:22
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.