Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Realme C100 Series Indonesia Segera Rilis, Bawa Desain Mewah

24 April 2026 | 00:55

Tablet Multitasking Paling Murah 2026, Cuma 1 Jutaan!

23 April 2026 | 23:55

Dampak AI Bagi Karyawan Kantor: Jadi Bos yang Micromanaging?

23 April 2026 | 22:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Realme C100 Series Indonesia Segera Rilis, Bawa Desain Mewah
  • Tablet Multitasking Paling Murah 2026, Cuma 1 Jutaan!
  • Dampak AI Bagi Karyawan Kantor: Jadi Bos yang Micromanaging?
  • Harga Hyundai Ioniq 5 Bekas April 2026: Turun Drastis!
  • Bahaya Modus Silent Call: Kenali Ciri dan Cara Menghindarinya
  • Spesifikasi Asus Pad Terbaru: Tablet OLED Tipis Baterai 9.000 mAh
  • ChromeOS Flex Google Terbaru: Cara Ampuh Hidupkan Laptop Lama
  • Mobil Bekas di Bawah 50 Juta: 7 Rekomendasi Terbaik dan Irit
Jumat, April 24
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Mark Zuckerberg sebut TikTok jadi ancaman serius bagi bisnis Meta
Berita Tekno

Mark Zuckerberg sebut TikTok jadi ancaman serius bagi bisnis Meta

Jundi AmrullahJundi Amrullah20 April 2025 | 10:43
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Mark Zuckerberg sebut TikTok jadi ancaman serius bagi bisnis Meta
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyebut TikTok sebagai tantangan besar bagi perusahaannya sejak aplikasi itu mulai populer pada 2018. Ia menganggap platform video pendek milik ByteDance tersebut sebagai “prioritas utama” sekaligus “ancaman kompetitif paling mendesak” bagi bisnis Meta.

Pernyataan ini disampaikan Zuckerberg dalam sidang dengan Komisi Perdagangan Federal AS (FTC), yang tengah menyelidiki potensi praktik monopoli Meta. Jika FTC menang dalam gugatan ini, Meta bisa saja dipaksa memisahkan kepemilikannya atas Instagram atau WhatsApp.

Zuckerberg mengakui bahwa popularitas TikTok sangat memengaruhi performa Meta, termasuk memperlambat pertumbuhan perusahaan. Karena itu, TikTok menjadi fokus utama dalam strategi kompetitif Meta selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga

  • Dampak AI Bagi Karyawan Kantor: Jadi Bos yang Micromanaging?
  • Aturan Usia Minimum YouTube Indonesia: Nasib Akun Remaja RI

Advertisement

TikTok mulai menanjak setelah ByteDance mengakuisisi aplikasi Musical.ly pada 2017 dan menggabungkannya ke dalam TikTok pada 2018, langkah yang terbukti menguntungkan dan menciptakan lonjakan popularitas global.

Pada periode yang sama, Meta—yang masih bernama Facebook saat itu—mengubah strategi pelaporan pengguna dengan memperkenalkan metrik “keluarga aplikasi” (family of apps), yang mencakup Instagram dan WhatsApp, diyakini sebagai upaya untuk menyamarkan stagnasi pengguna Facebook.

Zuckerberg menambahkan bahwa aplikasi media sosial kini tidak lagi sepenuhnya mengandalkan hubungan antar teman atau keluarga untuk bertumbuh. Sebaliknya, konten yang menarik kini lebih penting, dan pengguna dapat dengan mudah membagikannya melalui aplikasi pesan.

Baca Juga

  • Penyelundupan Perangkat Starlink Iran: Dua Warga Asing Ditangkap
  • CEO Apple John Ternus: Sosok Pengganti Tim Cook di Tahun 2026

Advertisement

Meski begitu, Meta berusaha mengembalikan nilai konektivitas antar pengguna sebagai salah satu fitur utamanya. Facebook, misalnya, mencoba menonjolkan kembali elemen interaksi sosial antar teman dalam pengembangannya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbarui tab Friends, agar pengguna bisa lebih mudah mengakses aktivitas dan permintaan pertemanan. Upaya ini bertujuan menghidupkan kembali esensi jejaring sosial yang selama ini menjadi ciri khas Facebook.

Baca Juga

  • Profil CEO Baru Apple John Ternus: Perjalanan Sang Insinyur
  • Infrastruktur Data Center Tier IV DRB Siap Dukung Revolusi AI

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Headline Mark Zuckerberg Meta TikTok
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleSamsung SSD 9100 PRO PCIe 5.0 Dirilis! Jadi yang Tercepat Saat Ini
Next Article 7 Modus Penipuan Shopee: Tips Penting Belanja Aman Terbukti!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Dampak AI Bagi Karyawan Kantor: Jadi Bos yang Micromanaging?

Iphan S23 April 2026 | 22:55

Aturan Usia Minimum YouTube Indonesia: Nasib Akun Remaja RI

Ana Octarin23 April 2026 | 13:55

Penyelundupan Perangkat Starlink Iran: Dua Warga Asing Ditangkap

Ana Octarin23 April 2026 | 08:55

CEO Apple John Ternus: Sosok Pengganti Tim Cook di Tahun 2026

Olin Sianturi23 April 2026 | 05:55

Profil CEO Baru Apple John Ternus: Perjalanan Sang Insinyur

Ana Octarin23 April 2026 | 03:55

Infrastruktur Data Center Tier IV DRB Siap Dukung Revolusi AI

Iphan S22 April 2026 | 23:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

Tablet Samsung 2 jutaan terbaik Galaxy Tab A11 Update 7 Tahun

22 April 2026 | 15:55

Mitigasi Penyalahgunaan Nama Domain: PANDI dan TNN Kolaborasi

18 April 2026 | 12:55

Blokir Wikipedia di Indonesia Segera Berlaku Jika Tak Daftar PSE

21 April 2026 | 18:55
Terbaru

Dampak AI Bagi Karyawan Kantor: Jadi Bos yang Micromanaging?

Iphan S23 April 2026 | 22:55

Aturan Usia Minimum YouTube Indonesia: Nasib Akun Remaja RI

Ana Octarin23 April 2026 | 13:55

Penyelundupan Perangkat Starlink Iran: Dua Warga Asing Ditangkap

Ana Octarin23 April 2026 | 08:55

CEO Apple John Ternus: Sosok Pengganti Tim Cook di Tahun 2026

Olin Sianturi23 April 2026 | 05:55

Profil CEO Baru Apple John Ternus: Perjalanan Sang Insinyur

Ana Octarin23 April 2026 | 03:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.