Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar

3 Mei 2026 | 07:55

Perawatan AC Mobil Rutin: Kunci Kabin Sejuk Saat Kemarau 2026

3 Mei 2026 | 06:55

Fitur ChatGPT Images 2.0: Cara Baru Bikin Visual AI Estetik

3 Mei 2026 | 05:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar
  • Perawatan AC Mobil Rutin: Kunci Kabin Sejuk Saat Kemarau 2026
  • Fitur ChatGPT Images 2.0: Cara Baru Bikin Visual AI Estetik
  • Philips Fuzzy Logic Rice Cooker: Desain Mewah dan Hemat Listrik
  • Teknologi Baterai Mobil Listrik Korea Bisa Tempuh 1.000 Km
  • Subsidi Motor Listrik Terbaru: Pemerintah Kaji Skema Baru
  • Krisis Memori Global 2027 Bakal Memburuk Menurut Samsung
  • Rice Cooker Philips Fuzzy Logic 1.8L: Masak Nasi Lebih Praktis
Minggu, Mei 3
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Mark Zuckerberg sebut TikTok jadi ancaman serius bagi bisnis Meta
Berita Tekno

Mark Zuckerberg sebut TikTok jadi ancaman serius bagi bisnis Meta

Jundi AmrullahJundi Amrullah20 April 2025 | 10:43
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Mark Zuckerberg sebut TikTok jadi ancaman serius bagi bisnis Meta
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyebut TikTok sebagai tantangan besar bagi perusahaannya sejak aplikasi itu mulai populer pada 2018. Ia menganggap platform video pendek milik ByteDance tersebut sebagai “prioritas utama” sekaligus “ancaman kompetitif paling mendesak” bagi bisnis Meta.

Pernyataan ini disampaikan Zuckerberg dalam sidang dengan Komisi Perdagangan Federal AS (FTC), yang tengah menyelidiki potensi praktik monopoli Meta. Jika FTC menang dalam gugatan ini, Meta bisa saja dipaksa memisahkan kepemilikannya atas Instagram atau WhatsApp.

Zuckerberg mengakui bahwa popularitas TikTok sangat memengaruhi performa Meta, termasuk memperlambat pertumbuhan perusahaan. Karena itu, TikTok menjadi fokus utama dalam strategi kompetitif Meta selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga

  • Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar
  • Teknologi Baterai Mobil Listrik Korea Bisa Tempuh 1.000 Km

Advertisement

TikTok mulai menanjak setelah ByteDance mengakuisisi aplikasi Musical.ly pada 2017 dan menggabungkannya ke dalam TikTok pada 2018, langkah yang terbukti menguntungkan dan menciptakan lonjakan popularitas global.

Pada periode yang sama, Meta—yang masih bernama Facebook saat itu—mengubah strategi pelaporan pengguna dengan memperkenalkan metrik “keluarga aplikasi” (family of apps), yang mencakup Instagram dan WhatsApp, diyakini sebagai upaya untuk menyamarkan stagnasi pengguna Facebook.

Zuckerberg menambahkan bahwa aplikasi media sosial kini tidak lagi sepenuhnya mengandalkan hubungan antar teman atau keluarga untuk bertumbuh. Sebaliknya, konten yang menarik kini lebih penting, dan pengguna dapat dengan mudah membagikannya melalui aplikasi pesan.

Baca Juga

  • Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun
  • Penjelasan Ilmiah Laut Merah Terbelah Berdasarkan Hasil Studi

Advertisement

Meski begitu, Meta berusaha mengembalikan nilai konektivitas antar pengguna sebagai salah satu fitur utamanya. Facebook, misalnya, mencoba menonjolkan kembali elemen interaksi sosial antar teman dalam pengembangannya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbarui tab Friends, agar pengguna bisa lebih mudah mengakses aktivitas dan permintaan pertemanan. Upaya ini bertujuan menghidupkan kembali esensi jejaring sosial yang selama ini menjadi ciri khas Facebook.

Baca Juga

  • PHK Massal Meta Terbaru: Zuckerberg Pangkas Karyawan Demi AI
  • Fitur Deteksi Penipuan Google Hadir di Pixel, Ini Cara Kerjanya

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Headline Mark Zuckerberg Meta TikTok
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleSamsung SSD 9100 PRO PCIe 5.0 Dirilis! Jadi yang Tercepat Saat Ini
Next Article 7 Modus Penipuan Shopee: Tips Penting Belanja Aman Terbukti!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar

Ana Octarin3 Mei 2026 | 07:55

Teknologi Baterai Mobil Listrik Korea Bisa Tempuh 1.000 Km

Ana Octarin3 Mei 2026 | 03:55

Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun

Iphan S2 Mei 2026 | 23:55

Penjelasan Ilmiah Laut Merah Terbelah Berdasarkan Hasil Studi

Iphan S2 Mei 2026 | 19:55

PHK Massal Meta Terbaru: Zuckerberg Pangkas Karyawan Demi AI

Iphan S2 Mei 2026 | 16:55

Fitur Deteksi Penipuan Google Hadir di Pixel, Ini Cara Kerjanya

Ana Octarin2 Mei 2026 | 12:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

Mobil Listrik Lepas Terbaru Resmi Meluncur: Ada BEV dan Hybrid!

27 April 2026 | 21:55

Promo motor listrik United Pangkas Harga Hingga 50 Persen

27 April 2026 | 10:55

Proyek iPad Lipat Apple Terancam Batal Akibat Masalah Produksi

30 April 2026 | 20:55
Terbaru

Ancaman Kenaikan Permukaan Air Laut Menurut NASA, RI Masuk Daftar

Ana Octarin3 Mei 2026 | 07:55

Teknologi Baterai Mobil Listrik Korea Bisa Tempuh 1.000 Km

Ana Octarin3 Mei 2026 | 03:55

Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun

Iphan S2 Mei 2026 | 23:55

Penjelasan Ilmiah Laut Merah Terbelah Berdasarkan Hasil Studi

Iphan S2 Mei 2026 | 19:55

PHK Massal Meta Terbaru: Zuckerberg Pangkas Karyawan Demi AI

Iphan S2 Mei 2026 | 16:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.