Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Beralih ke Mobil Listrik Jadi Solusi Saat Harga BBM Melambung

21 Maret 2026 | 23:49

Facebook Tawarkan Insentif Rp50 Juta untuk Bajak Kreator TikTok

21 Maret 2026 | 22:30

Jaga Stok BBM, Bahlil Pastikan RI Siap Impor Minyak dari Rusia

21 Maret 2026 | 22:16
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Beralih ke Mobil Listrik Jadi Solusi Saat Harga BBM Melambung
  • Facebook Tawarkan Insentif Rp50 Juta untuk Bajak Kreator TikTok
  • Jaga Stok BBM, Bahlil Pastikan RI Siap Impor Minyak dari Rusia
  • HP Kamera Mid-range Terbaik untuk Foto Lebaran Ciamik
  • Promo PC Game Pass Ramadan Cuma Rp 14.999, Cek Cara Belinya!
  • Penyebab Motor Keluar Asap Putih: Kenali Gejala dan Solusinya
  • Kartu Lebaran Galaxy S26: Cara Praktis Bikin Ucapan Unik
  • Prompt AI Kartu Lebaran Unik untuk Ucapan Idulfitri Estetik
Minggu, Maret 22
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Mark Zuckerberg sebut TikTok jadi ancaman serius bagi bisnis Meta
Berita Tekno

Mark Zuckerberg sebut TikTok jadi ancaman serius bagi bisnis Meta

Jundi AmrullahJundi Amrullah20 April 2025 | 10:43
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Mark Zuckerberg sebut TikTok jadi ancaman serius bagi bisnis Meta
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyebut TikTok sebagai tantangan besar bagi perusahaannya sejak aplikasi itu mulai populer pada 2018. Ia menganggap platform video pendek milik ByteDance tersebut sebagai “prioritas utama” sekaligus “ancaman kompetitif paling mendesak” bagi bisnis Meta.

Pernyataan ini disampaikan Zuckerberg dalam sidang dengan Komisi Perdagangan Federal AS (FTC), yang tengah menyelidiki potensi praktik monopoli Meta. Jika FTC menang dalam gugatan ini, Meta bisa saja dipaksa memisahkan kepemilikannya atas Instagram atau WhatsApp.

Zuckerberg mengakui bahwa popularitas TikTok sangat memengaruhi performa Meta, termasuk memperlambat pertumbuhan perusahaan. Karena itu, TikTok menjadi fokus utama dalam strategi kompetitif Meta selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga

  • Facebook Tawarkan Insentif Rp50 Juta untuk Bajak Kreator TikTok
  • Era AI Phone 2026 Samsung: Revolusi Galaxy S26 Tanpa Sentuh

Advertisement

TikTok mulai menanjak setelah ByteDance mengakuisisi aplikasi Musical.ly pada 2017 dan menggabungkannya ke dalam TikTok pada 2018, langkah yang terbukti menguntungkan dan menciptakan lonjakan popularitas global.

Pada periode yang sama, Meta—yang masih bernama Facebook saat itu—mengubah strategi pelaporan pengguna dengan memperkenalkan metrik “keluarga aplikasi” (family of apps), yang mencakup Instagram dan WhatsApp, diyakini sebagai upaya untuk menyamarkan stagnasi pengguna Facebook.

Zuckerberg menambahkan bahwa aplikasi media sosial kini tidak lagi sepenuhnya mengandalkan hubungan antar teman atau keluarga untuk bertumbuh. Sebaliknya, konten yang menarik kini lebih penting, dan pengguna dapat dengan mudah membagikannya melalui aplikasi pesan.

Baca Juga

  • Gugatan Hukum Chatbot Grok: Skandal 20 Ribu Foto Pelecehan
  • Agen AI Otonom Nvidia: Masa Depan Kerja atau Ancaman Massal?

Advertisement

Meski begitu, Meta berusaha mengembalikan nilai konektivitas antar pengguna sebagai salah satu fitur utamanya. Facebook, misalnya, mencoba menonjolkan kembali elemen interaksi sosial antar teman dalam pengembangannya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbarui tab Friends, agar pengguna bisa lebih mudah mengakses aktivitas dan permintaan pertemanan. Upaya ini bertujuan menghidupkan kembali esensi jejaring sosial yang selama ini menjadi ciri khas Facebook.

Baca Juga

  • Harga RAM HP Xiaomi Naik Tajam, Seri Flagship Terancam Mahal
  • Apple Rilis Pembaruan Keamanan Safari iPhone untuk Atasi Bug

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Headline Mark Zuckerberg Meta TikTok
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleSamsung SSD 9100 PRO PCIe 5.0 Dirilis! Jadi yang Tercepat Saat Ini
Next Article 7 Modus Penipuan Shopee: Tips Penting Belanja Aman Terbukti!
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Facebook Tawarkan Insentif Rp50 Juta untuk Bajak Kreator TikTok

Olin Sianturi21 Maret 2026 | 22:30

Era AI Phone 2026 Samsung: Revolusi Galaxy S26 Tanpa Sentuh

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 16:08

Gugatan Hukum Chatbot Grok: Skandal 20 Ribu Foto Pelecehan

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 10:09

Agen AI Otonom Nvidia: Masa Depan Kerja atau Ancaman Massal?

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 05:10

Harga RAM HP Xiaomi Naik Tajam, Seri Flagship Terancam Mahal

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 01:50

Apple Rilis Pembaruan Keamanan Safari iPhone untuk Atasi Bug

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 01:39
Pilihan Redaksi
Berita Tekno

Jaringan AI Grid Global Akamai-NVIDIA: Revolusi Komputasi Edge

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 01:19

Jaringan AI Grid Global kini resmi menjadi standar baru dalam infrastruktur teknologi dunia setelah Akamai…

HP Kamera Mid-range Terbaik untuk Foto Lebaran Ciamik

21 Maret 2026 | 03:46

Spesifikasi Oppo Find N6: HP Lipat Tipis Kamera 200MP

18 Maret 2026 | 18:14

Spesifikasi Redmi A7 Pro di Indonesia: HP Baterai 6.000 mAh Murah

18 Maret 2026 | 17:49

Fitur Fast Charging Galaxy S26 Ultra: Alasan Tak Kejar Watt

18 Maret 2026 | 04:07
Terbaru

Facebook Tawarkan Insentif Rp50 Juta untuk Bajak Kreator TikTok

Olin Sianturi21 Maret 2026 | 22:30

Era AI Phone 2026 Samsung: Revolusi Galaxy S26 Tanpa Sentuh

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 16:08

Gugatan Hukum Chatbot Grok: Skandal 20 Ribu Foto Pelecehan

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 10:09

Agen AI Otonom Nvidia: Masa Depan Kerja atau Ancaman Massal?

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 05:10

Harga RAM HP Xiaomi Naik Tajam, Seri Flagship Terancam Mahal

Olin Sianturi20 Maret 2026 | 01:50
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.