Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dampak AI Bagi Karyawan Kantor: Jadi Bos yang Micromanaging?

23 April 2026 | 22:55

Harga Hyundai Ioniq 5 Bekas April 2026: Turun Drastis!

23 April 2026 | 21:55

Bahaya Modus Silent Call: Kenali Ciri dan Cara Menghindarinya

23 April 2026 | 20:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Dampak AI Bagi Karyawan Kantor: Jadi Bos yang Micromanaging?
  • Harga Hyundai Ioniq 5 Bekas April 2026: Turun Drastis!
  • Bahaya Modus Silent Call: Kenali Ciri dan Cara Menghindarinya
  • Spesifikasi Asus Pad Terbaru: Tablet OLED Tipis Baterai 9.000 mAh
  • ChromeOS Flex Google Terbaru: Cara Ampuh Hidupkan Laptop Lama
  • Mobil Bekas di Bawah 50 Juta: 7 Rekomendasi Terbaik dan Irit
  • Jadwal MPL ID S17 Week 5: Duel Panas Evos Lawan Onic!
  • Biaya per Juta Token AI Jadi Standar Baru Infrastruktur Masa Depan
Kamis, April 23
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Microsoft Bukukan Pendapatan Rp1.16 Kuadriliun di Q3 2025!
Berita Tekno

Microsoft Bukukan Pendapatan Rp1.16 Kuadriliun di Q3 2025!

Jundi AmrullahJundi Amrullah2 Mei 2025 | 13:58
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Microsoft Bukukan Pendapatan Rp1.16 Kuadriliun di Q3 2025!
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Microsoft mencatat pendapatan kuartalan sebesar $70,1 miliar dan laba bersih $25,8 miliar di Q3 2025. Cloud, AI, dan gaming jadi pendorong utama pertumbuhan, dengan bisnis Xbox dan Windows menunjukkan performa positif.

Microsoft mengumumkan pencapaian keuangan yang solid pada kuartal ketiga tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2025, dengan pendapatan sebesar 70,1 miliar dolar AS (sekitar Rp1,16 kuadriliun) dan laba bersih 25,8 miliar dolar AS (sekitar Rp427,6 triliun). Kinerja ini menunjukkan pertumbuhan pendapatan 13% dan peningkatan laba bersih 18% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendorong utama pencapaian ini adalah segmen komputasi awan, dengan total pendapatan Microsoft Cloud mencapai 42,4 miliar dolar AS (Rp702,7 triliun), meningkat 20% secara tahunan. Meski demikian, data tersebut belum mencakup secara rinci kontribusi dari produk berbasis AI.

Baca Juga

  • Dampak AI Bagi Karyawan Kantor: Jadi Bos yang Micromanaging?
  • ChromeOS Flex Google Terbaru: Cara Ampuh Hidupkan Laptop Lama

Advertisement

Selain bisnis cloud, pendapatan dari OEM Windows juga tumbuh sebesar 3% secara tahunan. Kenaikan ini sebagian disebabkan oleh konsumen yang mulai memperbarui perangkat mereka menjelang akhir masa dukungan Windows 10 yang akan berakhir Oktober tahun ini.

Namun, Microsoft mencatat bahwa stok perangkat yang masih tinggi akibat ketidakpastian tarif global menjadi faktor yang memengaruhi pertumbuhan terbatas pada sektor perangkat. Saat ini, Microsoft juga telah menggabungkan laporan keuangan dari lini Surface dan OEM Windows, sehingga performa Surface secara individu tidak lagi dirinci.

Meski tidak ada perangkat Surface konsumen baru yang dirilis dalam kuartal ini, Microsoft telah meluncurkan varian Surface Pro 11 dan Surface Laptop 7 berbasis Intel untuk kalangan bisnis. Selain itu, perusahaan dikabarkan sedang menyiapkan versi lebih ringkas dari kedua produk tersebut.

Baca Juga

  • Aturan Usia Minimum YouTube Indonesia: Nasib Akun Remaja RI
  • Penyelundupan Perangkat Starlink Iran: Dua Warga Asing Ditangkap

Advertisement

Dalam sektor gaming, Microsoft mencatat penurunan pendapatan Xbox sebesar 6% seperti yang telah diperkirakan sebelumnya. Meski begitu, mereka tetap meluncurkan beberapa judul baru di layanan Game Pass untuk mendongkrak performa konten.

Secara keseluruhan, pendapatan dari bisnis game meningkat 5%, dengan konten dan layanan Xbox—termasuk Game Pass—mengalami kenaikan sebesar 8%. Microsoft juga memperluas jangkauan gim eksklusif Xbox ke platform seperti PlayStation dan Nintendo Switch, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.

Dengan pertumbuhan yang stabil di berbagai lini bisnis dan komitmen kuat terhadap teknologi AI dan ekspansi platform gaming, Microsoft menunjukkan posisi kuat dalam menghadapi dinamika industri teknologi global yang terus berubah.

Baca Juga

  • Profil CEO Baru Apple John Ternus: Perjalanan Sang Insinyur
  • Infrastruktur Data Center Tier IV DRB Siap Dukung Revolusi AI

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Headline Microsoft Pendapatan Q3
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleWhatsApp Pecahkan Rekor dengan Tiga Miliar Pengguna Aktif Bulanan!
Next Article SPayLater Tawarkan Promo Cicilan 0 Persen
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Dampak AI Bagi Karyawan Kantor: Jadi Bos yang Micromanaging?

Iphan S23 April 2026 | 22:55

ChromeOS Flex Google Terbaru: Cara Ampuh Hidupkan Laptop Lama

Iphan S23 April 2026 | 18:55

Aturan Usia Minimum YouTube Indonesia: Nasib Akun Remaja RI

Ana Octarin23 April 2026 | 13:55

Penyelundupan Perangkat Starlink Iran: Dua Warga Asing Ditangkap

Ana Octarin23 April 2026 | 08:55

Profil CEO Baru Apple John Ternus: Perjalanan Sang Insinyur

Ana Octarin23 April 2026 | 03:55

Infrastruktur Data Center Tier IV DRB Siap Dukung Revolusi AI

Iphan S22 April 2026 | 23:55
Pilihan Redaksi
Aplikasi

7 Strategi Jitu Cara Menambah Followers TikTok Cepat (Update Algoritma 2026)

Olin Sianturi1 Februari 2026 | 00:59

Persaingan di dunia konten digital semakin memanas. Khususnya di TikTok, platform video pendek yang kini…

Stop Jengkel! 7 Cara Ampuh Hapus Iklan di Android yang Muncul Tiba-tiba

16 Oktober 2025 | 02:08

Mitigasi Penyalahgunaan Nama Domain: PANDI dan TNN Kolaborasi

18 April 2026 | 12:55

Tablet Samsung 2 jutaan terbaik Galaxy Tab A11 Update 7 Tahun

22 April 2026 | 15:55

Blokir Wikipedia di Indonesia Segera Berlaku Jika Tak Daftar PSE

21 April 2026 | 18:55
Terbaru

Dampak AI Bagi Karyawan Kantor: Jadi Bos yang Micromanaging?

Iphan S23 April 2026 | 22:55

ChromeOS Flex Google Terbaru: Cara Ampuh Hidupkan Laptop Lama

Iphan S23 April 2026 | 18:55

Aturan Usia Minimum YouTube Indonesia: Nasib Akun Remaja RI

Ana Octarin23 April 2026 | 13:55

Penyelundupan Perangkat Starlink Iran: Dua Warga Asing Ditangkap

Ana Octarin23 April 2026 | 08:55

Profil CEO Baru Apple John Ternus: Perjalanan Sang Insinyur

Ana Octarin23 April 2026 | 03:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.