Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Harga Suzuki Grand Vitara 2026: Daftar OTR Jakarta Terbaru

29 Maret 2026 | 20:53

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Mengganggu, Ampuh!

29 Maret 2026 | 20:22

Oven Listrik Terbaik untuk Usaha: 5 Rekomendasi Awet & Cepat Panas

29 Maret 2026 | 19:54
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Harga Suzuki Grand Vitara 2026: Daftar OTR Jakarta Terbaru
  • Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Mengganggu, Ampuh!
  • Oven Listrik Terbaik untuk Usaha: 5 Rekomendasi Awet & Cepat Panas
  • Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli
  • Laptop 5 jutaan terbaik 2026: Rekomendasi Spek Dewa Harga Irit
  • Tablet 2026 Pengganti Laptop: Rekomendasi Murah Performa Kencang
  • Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari
  • Lowongan Penguji Game Rockstar Dibuka, Sinyal Kuat GTA 6?
Minggu, Maret 29
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Lebih Dari 14 Juta Upaya Bruteforce Targetkan Bisnis di Indonesia Tahun Lalu
Berita Tekno

Lebih Dari 14 Juta Upaya Bruteforce Targetkan Bisnis di Indonesia Tahun Lalu

Jundi AmrullahJundi Amrullah13 Mei 2025 | 14:13
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Sepanjang tahun 2024, perusahaan keamanan siber global ini mencatat lebih dari 53 juta upaya serangan brute-force terhadap bisnis di wilayah tersebut.
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Sepanjang tahun 2024, perusahaan keamanan siber global ini mencatat lebih dari 53 juta upaya serangan brute-force terhadap bisnis di wilayah tersebut.

Penjahat siber di Asia Tenggara terus mengandalkan metode pembobolan kata sandi untuk menyusup ke sistem perusahaan, menurut laporan terbaru dari Kaspersky.

Metode yang paling sering digunakan adalah Bruteforce.Generic.RDP, yang menyerang sistem dengan mencoba berbagai kombinasi kata sandi hingga menemukan yang benar. Bila serangan ini berhasil, penyerang dapat memperoleh kredensial pengguna dan mengakses sistem secara sah.

Baca Juga

  • Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli
  • Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari

Advertisement

Protokol yang diserang, yaitu Remote Desktop Protocol (RDP) milik Microsoft, umum digunakan oleh administrator dan pengguna untuk mengakses komputer dari jarak jauh. Namun, celah ini juga dimanfaatkan oleh peretas untuk membobol sistem penting perusahaan, terutama ketika perangkat berada di luar jangkauan pengamanan jaringan internal.

Kaspersky mencatat bahwa secara rata-rata, lebih dari 145.000 serangan dilakukan setiap hari terhadap perusahaan dan UMKM di Asia Tenggara. Hal ini mengkhawatirkan mengingat kekurangan tenaga profesional di bidang keamanan siber yang masih menjadi tantangan di kawasan ini.

Di Indonesia, serangan RDP meningkat drastis sebesar 25%, dari 11,7 juta pada 2023 menjadi hampir 14,7 juta pada 2024. Malaysia juga mengalami peningkatan sebesar 14%. Negara dengan serangan terbanyak adalah Vietnam, mencatat hampir 20 juta serangan, diikuti oleh Indonesia dan Thailand.

Baca Juga

  • Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta
  • Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

Advertisement

Meningkatnya kecanggihan kecerdasan buatan (AI) turut memperparah situasi, karena AI kini dapat membantu penyerang dalam menebak kata sandi dan memecahkan enkripsi lebih cepat. Serangan yang berhasil dapat membuka akses penuh ke sistem korban, mengancam data dan operasional bisnis secara signifikan.

Untuk itu, Kaspersky menekankan pentingnya memperkuat sistem keamanan, khususnya bagi pengguna RDP. Penggunaan kata sandi yang kuat, otentikasi dua faktor, serta membatasi akses hanya melalui jaringan privat seperti VPN merupakan langkah awal yang penting.

Bagi organisasi yang tidak memerlukan RDP, disarankan untuk menonaktifkan fitur ini dan menutup port 3389. Selain itu, Kaspersky menyarankan penggunaan solusi keamanan seperti Kaspersky Next EDR Optimum untuk memberikan perlindungan lebih lanjut terhadap serangan siber yang semakin canggih.

Baca Juga

  • Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon
  • Apple Setop Jualan Mac Pro: Akhir Era Workstation Modular

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Bisnis Bruteforce Headline Siber
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous ArticleGemini AI Akan Hadirkan Kemampuan Ubah Foto Statis Jadi Video Dinamis
Next Article PlayUp by Langit Musik Hadirkan Solusi Musik Berlisensi di Ruang Publik
Jundi Amrullah
  • Website

Artikel Terkait

Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli

Iphan S29 Maret 2026 | 19:22

Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari

Iphan S29 Maret 2026 | 17:54

Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta

Iphan S29 Maret 2026 | 15:53

Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

Ana Octarin29 Maret 2026 | 13:53

Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon

Iphan S29 Maret 2026 | 12:22

Apple Setop Jualan Mac Pro: Akhir Era Workstation Modular

Ana Octarin29 Maret 2026 | 10:53
Pilihan Redaksi
Elektronik

Kulkas Satu Pintu Terbaik 2026: Pilihan Estetis dan Awet

Olin Sianturi26 Maret 2026 | 14:00

Kulkas satu pintu terbaik 2026 menjadi incaran utama keluarga Indonesia yang ingin mempercantik area dapur…

Misteri Kuno Lapisan Es Mencair: Dunia Masa Lalu Terungkap

26 Maret 2026 | 08:05

Rice Cooker Digital vs Manual: Mana Paling Untung di 2026?

26 Maret 2026 | 07:55

Penutupan Aplikasi Sora OpenAI: Strategi Baru Demi IPO 2026

26 Maret 2026 | 11:15

Layanan Motorist Pertamina 2026 Siaga Bantu Pemudik Kehabisan BBM

26 Maret 2026 | 07:30
Terbaru

Dampak Media Sosial pada Remaja: Psikolog Beri Kesaksian Ahli

Iphan S29 Maret 2026 | 19:22

Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari

Iphan S29 Maret 2026 | 17:54

Aturan Platform Digital Indonesia Belum Dipatuhi YouTube dan Meta

Iphan S29 Maret 2026 | 15:53

Misteri Tengkorak Panjang Mirip Alien Terungkap Lewat Sains

Ana Octarin29 Maret 2026 | 13:53

Teknologi Pendingin Ramah Lingkungan Bakal Gantikan Gas Freon

Iphan S29 Maret 2026 | 12:22
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.