Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Audio Jadi Gaya Hidup Modern 2026, Samsung Tancap Gas Lewat Galaxy Buds

10 Februari 2026 | 16:34

Spesifikasi Lenovo Legion Y700 2026: Tablet Gaming Layar 3K

10 Februari 2026 | 15:25

Jam Tangan Casio Baby-G BGD-10KH: Unik, Bisa Jadi Gantungan!

10 Februari 2026 | 15:18
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Audio Jadi Gaya Hidup Modern 2026, Samsung Tancap Gas Lewat Galaxy Buds
  • Spesifikasi Lenovo Legion Y700 2026: Tablet Gaming Layar 3K
  • Jam Tangan Casio Baby-G BGD-10KH: Unik, Bisa Jadi Gantungan!
  • Jam Tangan G-Shock Origami Resmi Meluncur, Ini Harga dan Speknya
  • Wireless Charging Galaxy S26 Meningkat Pesat Berkat Qi 2.2.1
  • Diskon Game PS4 dan PS5 Hingga 90%: Cek Harga PS5 Terbaru!
  • Harga PS5 Turun Signifikan di Indonesia, Cek Daftar Diskon 2026
  • 2 Cara Dapat Skin PUBG KOF: Iori Yagami, Mai Shiranui, dan Nakoruru
Kamis, Februari 12
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Nvidia Rugi Akibat Larangan Ekspor Chip ke China
Berita Tekno

Nvidia Rugi Akibat Larangan Ekspor Chip ke China

Jundi AmrullahJundi Amrullah29 Mei 2025 | 11:15
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
Nvidia Rugi Akibat Larangan Ekspor Chip ke China
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Nvidia melaporkan kerugian besar akibat pembatasan ekspor chip AI ke China. Kebijakan ini berdampak signifikan terhadap pendapatan perusahaan dan memicu kekhawatiran tentang posisi Amerika dalam persaingan teknologi global.

Nvidia baru saja merilis laporan keuangan untuk kuartal pertama tahun fiskal 2026, yang berakhir pada 28 April. Dalam laporan tersebut, terungkap bahwa kebijakan pembatasan ekspor chip oleh pemerintah AS memberikan dampak besar terhadap performa bisnis perusahaan.

Dilaporkan bahwa Nvidia mengalami kerugian sebesar 4,5 miliar dolar AS akibat larangan penjualan chip AI H20 ke perusahaan-perusahaan di China. Pembatasan ini muncul dari aturan lisensi baru yang membatasi ekspor teknologi canggih ke negara tersebut.

Baca Juga

  • Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026
  • Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

Advertisement

Selain kerugian langsung, Nvidia juga kehilangan potensi pendapatan sebesar 2,5 miliar dolar AS pada periode yang sama karena tidak dapat mengirimkan chip H20 ke pasar China. Perusahaan sebelumnya telah memproyeksikan kerugian total bisa mencapai 5,5 miliar dolar AS di kuartal ini.

Prospek keuangan kuartal berikutnya pun tidak lebih baik. Nvidia memperkirakan kerugian tambahan hingga 8 miliar dolar AS akibat pembatasan yang masih berlanjut, meskipun pendapatan keseluruhan kuartal kedua diperkirakan mencapai 45 miliar dolar AS.

CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan bahwa China merupakan pasar penting dalam pengembangan AI global. Ia menekankan bahwa pasar AI di China bernilai sekitar 50 miliar dolar AS dan telah menjadi pusat inovasi teknologi dengan kontribusi besar dari peneliti lokal.

Baca Juga

  • Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra
  • 5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

Advertisement

Huang mengungkapkan bahwa larangan ekspor chip H20 secara efektif menghentikan bisnis Nvidia di segmen pusat data China, yang selama ini menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam ekspansi global.

Perusahaan telah menyuarakan penolakan terhadap kebijakan ekspor yang diusulkan oleh pemerintahan Trump. Nvidia juga menyambut baik keputusan pemerintah AS yang membatalkan rencana peraturan ekspor lanjutan dari era Presiden Biden.

Meski demikian, Huang tetap khawatir atas tekanan politik terhadap pasar China. Ia menilai bahwa membatasi akses ke teknologi AS justru memberi ruang bagi pesaing lokal untuk tumbuh lebih cepat dan dapat melemahkan posisi kompetitif Amerika di tingkat global.

Baca Juga

  • 5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI
  • 3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

Advertisement


    Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
    • Instagram : @technonesia_id
    • Facebook : Technonesia ID
    • X (Twitter) : @technonesia_id
    • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
    • Google News : TECHNONESIA
    Chip Headline Nvidia
    Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
    Previous ArticleApple Bidik Industri Gim, Siap Tantang Raksasa Game Dunia?
    Next Article Nonton Youtube Shorts, Langsung Cari dengan Google Lens!
    Jundi Amrullah
    • Website

    Artikel Terkait

    Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

    Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:09

    Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

    Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:03

    Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra

    Olin Sianturi5 Januari 2026 | 10:00

    5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

    Olin Sianturi5 Januari 2026 | 08:00

    5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI

    Olin Sianturi5 Januari 2026 | 02:00

    3 Penemuan Ilmiah Terbaru Ungkap Cara Nabi Musa Membelah Laut Merah

    Olin Sianturi4 Januari 2026 | 20:00
    Pilihan Redaksi
    Gadget

    Update Harga HP OPPO Februari 2026: Diskon Gila-gilaan Tembus 36%, Cek Daftar Lengkap Semua Seri!

    Olin Sianturi6 Februari 2026 | 05:23

    Memasuki awal bulan kedua tahun 2026, pasar smartphone di Indonesia kembali diramaikan dengan penawaran menarik.…

    Harga Huawei Mate Pura Nova: Diskon Fantastis Februari 2026

    6 Februari 2026 | 02:46

    BYD Atto 3 Advanced Plus Resmi Meluncur di IIMS 2026: Intip Harga dan Spesifikasinya

    5 Februari 2026 | 21:26

    Audio Jadi Gaya Hidup Modern 2026, Samsung Tancap Gas Lewat Galaxy Buds

    10 Februari 2026 | 16:34

    Wireless Charging Galaxy S26 Meningkat Pesat Berkat Qi 2.2.1

    10 Februari 2026 | 06:07
    Terbaru

    Adopsi AI Pusat Operasi Keamanan Jadi Prioritas Utama Perusahaan RI di 2026

    Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:09

    Krisis Cip Global Mendorong Kenaikan Harga Server dan Memori di Awal 2026

    Olin Sianturi6 Februari 2026 | 19:03

    Bocoran 4 Sensor Kamera Spesifikasi Kamera Oppo Find X9 Ultra

    Olin Sianturi5 Januari 2026 | 10:00

    5 Perbaikan Kritis HyperOS Terbaru: Bug Kamera & Layar Xiaomi/Redmi Tuntas

    Olin Sianturi5 Januari 2026 | 08:00

    5 Strategi Kunci Pembangunan Pemerintahan Digital RI

    Olin Sianturi5 Januari 2026 | 02:00
    technonesia-ads
    TechnoNesia.ID
    Member Of : Media Publica
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber
    Terhubung Dengan Kami
    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
    www.technonesia.id © 2026 | All Rights Reserved

    Media Publica Networks :

    UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.