Close Menu
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bobol AI Grok Elon Musk, Peretas RI Gasak Rp 3,4 Miliar

9 Mei 2026 | 14:55

Waktu Ideal Servis AC Mobil: Cek Tanda Kerusakan dan Biayanya

9 Mei 2026 | 13:55

Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: El Clasico Evos vs RRQ Hoshi

9 Mei 2026 | 12:55
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Bobol AI Grok Elon Musk, Peretas RI Gasak Rp 3,4 Miliar
  • Waktu Ideal Servis AC Mobil: Cek Tanda Kerusakan dan Biayanya
  • Jadwal MPL ID S17 Hari Ini: El Clasico Evos vs RRQ Hoshi
  • Jadwal rilis iPhone 17e Indonesia: Cek Bocoran Tanggal & Harga
  • Samsung Galaxy Tab A9 Plus: Tablet Murah untuk Belajar
  • Dampak Larangan Teknologi China di Uni Eropa: Rugi Rp 6.900 T
  • Harga Honda Stylo 160 Terbaru Mei 2026 dan Spesifikasinya
  • Game Paranormal Activity Batal Rilis, Paramount Stop Proyek
Sabtu, Mei 9
Facebook Instagram YouTube TikTok WhatsApp X (Twitter) LinkedIn
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • OtoTekno
    • Elektronik
    • Gadget
    • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
TechnoNesia.IDTechnoNesia.ID
  • Berita Tekno
  • Trending
  • Gadget
  • Elektronik
  • Otomotif
  • Tech
  • Game
  • Aplikasi
  • Anime
Beranda » Berita Tekno » Pemulihan Jaringan Pasca Banjir: 100 Genset Telkomsel Tiba di Aceh
Berita Tekno

Pemulihan Jaringan Pasca Banjir: 100 Genset Telkomsel Tiba di Aceh

Olin SianturiOlin Sianturi23 Desember 2025 | 20:43
Bagikan Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Tumblr Email Telegram Pinterest
pemulihan jaringan pasca banjir, Telkomsel kerahkan 100 genset
Bagikan
Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TechnonesiaID - Jaringan telekomunikasi lumpuh di Aceh! Ketahui strategi Komdigi dan Telkomsel kerahkan 100 genset untuk percepatan pemulihan jaringan pasca banjir di Sumatra.

Bencana alam, khususnya banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatra, telah menimbulkan dampak signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk infrastruktur telekomunikasi. Ketika air bah surut, masalah baru muncul: terputusnya konektivitas yang sangat vital bagi upaya penyelamatan dan koordinasi bantuan.

Merespons situasi darurat ini, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama erat dengan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) bergerak cepat. Fokus utama operasi mereka saat ini adalah Provinsi Aceh, yang menjadi salah satu titik terparah terdampak bencana.

Baca Juga

  • Bobol AI Grok Elon Musk, Peretas RI Gasak Rp 3,4 Miliar
  • Dampak Larangan Teknologi China di Uni Eropa: Rugi Rp 6.900 T

Advertisement

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan komitmen pemerintah dan Telkomsel dalam memastikan bahwa warga dan tim penyelamat dapat kembali terhubung secepat mungkin. Langkah konkret dan masif telah diambil untuk mengembalikan layanan komunikasi.

Dampak Luas Bencana Terhadap Infrastruktur Digital

Banjir dan longsor tidak hanya merusak rumah dan jalan, tetapi juga melumpuhkan tiang utama penyedia layanan telekomunikasi. Kegagalan utama yang sering terjadi adalah padamnya sumber daya listrik. Banyak Base Transceiver Station (BTS) yang menjadi titik koneksi utama menjadi tidak berfungsi karena pasokan listrik PLN terputus atau gardu terendam air.

Selain masalah listrik, kerentanan infrastruktur digital juga meliputi:

Baca Juga

  • Jejak Gempa Besar Gunung Ciremai Ditemukan Peneliti BRIN
  • Bisnis TV Samsung di China Terpuruk, Rugi Rp2,3 Triliun

Advertisement

  • Kerusakan fisik pada menara BTS akibat longsor atau arus air yang deras.
  • Putusnya jaringan serat optik (fiber optic) yang tertanam di bawah tanah akibat pergeseran tanah.
  • Akses jalan menuju lokasi BTS terisolasi, sehingga sulit dilakukan perbaikan cepat.

Kondisi ini menciptakan ‘zona hitam’ komunikasi, di mana masyarakat tidak bisa menghubungi siapa pun, menghambat penyebaran informasi penting, dan memperlambat koordinasi bantuan logistik.

Strategi Darurat Pemulihan Jaringan Pasca Banjir

Untuk menanggulangi kondisi darurat tersebut, Komdigi dan Telkomsel mengaktifkan Protokol Respons Bencana. Protokol ini memprioritaskan penyediaan sumber daya listrik alternatif dan pengerahan tim teknisi spesialis untuk wilayah terisolasi.

Fifi Aleyda Yahya menjelaskan bahwa upaya kali ini dilakukan secara terkoordinasi dan berfokus pada kecepatan. Mereka tidak hanya mengandalkan perbaikan jalur listrik yang ada, melainkan menggunakan solusi independen untuk menghidupkan kembali BTS-BTS vital.

Baca Juga

  • Kapasitas Produksi Fiber Optik AI Melonjak: Nvidia Gandeng Corning
  • PHK Sepihak Akibat Tolak Acara Kantor, Perusahaan Kalah di Pengadilan

Advertisement

Telkomsel Kerahkan 100 Genset: Langkah Taktis Pemulihan

Langkah paling signifikan dalam strategi pemulihan jaringan pasca banjir adalah pengerahan besar-besaran unit Generator Set (Genset). Pihak Telkomsel dan Komdigi secara bersama-sama telah mengirimkan bantuan berupa 100 genset baru menuju Aceh.

Ratusan unit genset ini merupakan ‘nyawa sementara’ bagi BTS yang mati. Dengan adanya genset, BTS dapat berfungsi kembali tanpa menunggu normalisasi pasokan listrik dari PLN. Ini adalah langkah taktis untuk mempercepat kembalinya konektivitas.

Pengiriman unit genset sebanyak ini menunjukkan skala kerusakan yang dihadapi dan betapa seriusnya pemerintah dan operator dalam menangani krisis komunikasi ini. Proses pengiriman logistik sebesar ini tentu bukanlah hal yang mudah. Tim harus menghadapi tantangan lapangan yang ekstrem, termasuk jalanan berlumpur dan akses jembatan yang mungkin rusak.

Baca Juga

  • Kasus Penipuan Startup Indonesia: Daftar Pendiri yang Terjerat
  • Pengalaman Mati Suri Ilmuwan NASA: Rahasia Tiga Kali Wafat

Advertisement

Pengerahan 100 genset ini memiliki misi ganda:

  • Memastikan operasional BTS di lokasi-lokasi penting seperti pusat komando bencana, rumah sakit, dan posko pengungsian.
  • Memberikan dukungan daya sementara di wilayah padat penduduk yang layanan jaringannya terputus total.
  • Memungkinkan teknisi Telkomsel melakukan perbaikan pada infrastruktur fisik jaringan lainnya tanpa terhambat masalah daya.

Peran Vital Konektivitas di Masa Krisis

Mengapa pemulihan jaringan telekomunikasi harus menjadi prioritas utama, bahkan di tengah penanganan logistik dan pengungsian? Alasannya sederhana: informasi adalah kunci kelangsungan hidup.

Di masa-masa sulit seperti pasca-bencana, telepon genggam bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan sarana bertahan hidup. Koneksi seluler yang stabil memungkinkan:

Baca Juga

  • Kontrak Militer AI Anthropic Terancam Usai Gandeng SpaceX
  • Paket Roaming Haji Telkomsel: Solusi Koneksi Andal Jemaah

Advertisement

1. Koordinasi Tim Penyelamat: Tim SAR, militer, dan relawan sangat bergantung pada komunikasi data untuk berbagi peta lokasi korban, informasi jalur evakuasi, dan koordinasi medis darurat.

2. Akses Informasi Bantuan: Warga yang terisolasi membutuhkan informasi mengenai distribusi makanan, air bersih, dan layanan kesehatan yang disediakan pemerintah.

3. Kesejahteraan Mental: Kemampuan untuk menghubungi keluarga dan memastikan keselamatan mereka adalah faktor krusial dalam mengurangi trauma psikologis korban bencana.

Baca Juga

  • Solusi Jaringan Enterprise UKM Cybrey Resmi Hadir di Indonesia
  • Desain layar iPhone masa depan bocor, Apple gandeng Samsung

Advertisement

Oleh karena itu, setiap jam pemulihan yang bisa dihemat berkat Telkomsel kerahkan 100 genset ini memiliki nilai yang tak terhingga.

Antisipasi Jangka Panjang dan Ketahanan Jaringan

Upaya tanggap darurat yang dilakukan saat ini memang patut diapresiasi, namun Komdigi juga menekankan pentingnya mitigasi dan peningkatan ketahanan infrastruktur di masa depan. Peristiwa banjir yang berulang di Sumatra menjadi pelajaran penting.

Beberapa langkah yang sedang dipertimbangkan untuk meningkatkan ketahanan jaringan mencakup:

Baca Juga

  • Wabah Hantavirus Mematikan Serang Kapal Pesiar, Ini Faktanya
  • Paket Roaming Haji Indosat 2026: Daftar Harga IM3 dan Tri

Advertisement

Peningkatan standar penempatan BTS di wilayah rawan banjir. Idealnya, menara dan peralatan utama harus diletakkan pada ketinggian yang lebih aman atau dibangun dengan material yang lebih tahan air.

Penyediaan solusi konektivitas cadangan yang lebih portabel. Selain genset, penggunaan Mobile BTS (Combat) atau perangkat komunikasi satelit dapat menjadi alternatif ketika jaringan terestrial benar-benar lumpuh.

Fifi Aleyda Yahya menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, PLN, dan operator telekomunikasi harus diperkuat. Ini penting agar respons terhadap krisis dapat dilakukan lebih terstruktur dan cepat di masa depan.

Baca Juga

  • Modus Penipuan Telegram Mini Apps Incar Rekening HP Android
  • Pertumbuhan Pasar Smartphone Global: HONOR Melesat di Tengah Krisis

Advertisement

Pemulihan jaringan pasca banjir di Aceh dan wilayah Sumatra lainnya adalah tugas yang kompleks dan membutuhkan sinergi penuh. Dengan dukungan logistik masif, seperti pengiriman 100 genset, Komdigi dan Telkomsel menunjukkan keseriusan mereka untuk mengembalikan konektivitas sebagai hak dasar masyarakat, bahkan di tengah situasi bencana paling ekstrem sekalipun.

Diharapkan, dalam beberapa hari ke depan, dengan beroperasinya ratusan genset tersebut, sebagian besar wilayah terdampak di Aceh dapat merasakan sinyal telekomunikasi yang normal kembali, memungkinkan kehidupan dan upaya pemulihan bergerak maju.

Baca Juga

  • Larangan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Jadi Tren Global
  • GPU Lisuan 7G100 China Rilis 20 Mei, Saingan RTX 4060 Murah

Advertisement


Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Elektronik, Anime, Game, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TechnoNesia. Ikuti kami di :
  • Instagram : @technonesia.id
  • Facebook : Technonesia ID
  • X (Twitter) : @technonesia_id
  • Whatsapp Channel : Technonesia.ID
  • Google News : TECHNONESIA
Aceh Bencana Alam infrastruktur digital Komdigi Telkomsel
Share. Copy Link WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Threads Telegram Email Pinterest
Previous Article5 Fakta Potensi Penghasilan Ojol Sebulan Kerja 6 Jam/Hari
Next Article Badai PHK Pecah Rekor 2025: 5 Alasan Perusahaan Global Pecat Karyawan
Olin Sianturi
  • Website

Olin Sianturi adalah seorang Content Writer di Media TechnoNesia dan GadgetVIVA, berpengalaman dalam menulis artikel informatif dan SEO-friendly. Spesialisasinya mencakup teknologi, gadget, elektronik, game. Dengan gaya penulisan yang menarik dan mudah dipahami, Olin mampu menghadirkan konten berkualitas yang relevan dan bernilai bagi pembaca.

Artikel Terkait

Bobol AI Grok Elon Musk, Peretas RI Gasak Rp 3,4 Miliar

Ana Octarin9 Mei 2026 | 14:55

Dampak Larangan Teknologi China di Uni Eropa: Rugi Rp 6.900 T

Iphan S9 Mei 2026 | 09:55

Jejak Gempa Besar Gunung Ciremai Ditemukan Peneliti BRIN

Ana Octarin9 Mei 2026 | 04:55

Bisnis TV Samsung di China Terpuruk, Rugi Rp2,3 Triliun

Ana Octarin8 Mei 2026 | 23:55

Kapasitas Produksi Fiber Optik AI Melonjak: Nvidia Gandeng Corning

Ana Octarin8 Mei 2026 | 18:55

PHK Sepihak Akibat Tolak Acara Kantor, Perusahaan Kalah di Pengadilan

Iphan S8 Mei 2026 | 13:55
Pilihan Redaksi
Otomotif

Harga BBM Diesel Primus Plus Tembus Rp30.890 di SPBU Vivo

Ana Octarin4 Mei 2026 | 00:55

Harga BBM Diesel Primus Plus resmi mengalami lonjakan drastis di seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan…

Desain layar iPhone masa depan bocor, Apple gandeng Samsung

7 Mei 2026 | 07:55

Sejarah pengobatan herbal Indonesia: Kisah Dokter Jerman Berguru pada Dukun

2 Mei 2026 | 23:55

Jadwal Rilis GTA 6 PC Masih Misteri, Rockstar Fokus ke Konsol

8 Mei 2026 | 15:55

Paket Roaming Haji Indosat 2026: Daftar Harga IM3 dan Tri

6 Mei 2026 | 07:55
Terbaru

Bobol AI Grok Elon Musk, Peretas RI Gasak Rp 3,4 Miliar

Ana Octarin9 Mei 2026 | 14:55

Dampak Larangan Teknologi China di Uni Eropa: Rugi Rp 6.900 T

Iphan S9 Mei 2026 | 09:55

Jejak Gempa Besar Gunung Ciremai Ditemukan Peneliti BRIN

Ana Octarin9 Mei 2026 | 04:55

Bisnis TV Samsung di China Terpuruk, Rugi Rp2,3 Triliun

Ana Octarin8 Mei 2026 | 23:55

Kapasitas Produksi Fiber Optik AI Melonjak: Nvidia Gandeng Corning

Ana Octarin8 Mei 2026 | 18:55
technonesia-ads
TechnoNesia.ID
Member Of : Media Publica
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
Terhubung Dengan Kami
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp LinkedIn
www.technonesia.id by PT Jotech Inovasi Mandiri © 2026 | All Rights Reserved

Media Publica Networks :

UpToDai Media Bekasi GadgetDiva Ronde Aktual

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.