Fitur keamanan juga tidak dilupakan. Tombol daya Predator Atlas 7 telah dilengkapi sensor sidik jari yang mendukung Windows Hello, sehingga perangkat tidak hanya berfokus pada kebutuhan gaming.
Baca Juga :
Layar 7 Inci 120 Hz
Untuk menampilkan permainan, Predator Atlas 7 menggunakan layar sentuh FHD 7 inci dengan rasio 16:9. Panel tersebut mendukung refresh rate hingga 120 Hz serta Variable Refresh Rate (VRR).
Kecerahan puncaknya mencapai 500 nits. Selain itu, layar mendapatkan perlindungan Corning Gorilla Glass Victus yang dilengkapi lapisan anti-silau DXC.
Kombinasi tersebut membuat layar tidak hanya diarahkan untuk menghadirkan tampilan yang mulus, tetapi juga tetap mempertimbangkan penggunaan perangkat dalam kondisi mobilitas.
Baca Juga :
Konektivitas Predator Atlas 7 Cukup Lengkap
Untuk urusan konektivitas, Predator Atlas 7 menawarkan pilihan yang cukup lengkap. Acer menyematkan dua port Thunderbolt 4 serta pembaca kartu microSD UHS-II.
Koneksi nirkabel juga sudah menggunakan Intel Killer Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4. Sementara itu, pengalaman audio didukung DTS:X Ultra.
Untuk komunikasi suara, Acer menggunakan mikrofon dengan peredam bising berbasis AI melalui teknologi Acer PurifiedVoice.
Baca Juga :
Dengan kelengkapan tersebut, Predator Atlas 7 tidak hanya dirancang sebagai perangkat untuk bermain game secara mandiri, tetapi juga memiliki konektivitas yang mendukung penggunaan perangkat lain.
Project DualPlay Mini Hadir sebagai Konsep Hybrid Gaming
Selain Predator Atlas 7, Acer memperkenalkan Project DualPlay Mini. Berbeda dari produk handheld gaming konvensional, perangkat konsep ini memiliki ukuran layar 8 inci dan membawa pendekatan yang lebih fleksibel.
Project DualPlay Mini menggunakan mekanisme desain flip-and-swivel. Melalui mekanisme tersebut, perangkat dapat diubah dari mode handheld gaming menjadi mode laptop mini.
Baca Juga :
Perubahan fungsi itu menjadi daya tarik utama perangkat konsep Acer. Ketika digunakan dalam mode laptop mini, pengguna mendapatkan keyboard fisik dengan lampu latar atau backlit.
Project DualPlay Mini untuk Gaming dan Produktivitas
Konsep tersebut membuat Project DualPlay Mini tidak hanya diarahkan untuk bermain game secara portabel. Dalam mode laptop mini, perangkat disebut fleksibel untuk memainkan game bergenre first-person shooter (FPS).
Selain itu, perangkat juga dapat dihubungkan dengan layar eksternal dan digunakan sebagai stasiun kerja mobile.
Baca Juga :
Dengan pendekatan ini, Acer mencoba memperlihatkan bagaimana satu perangkat berukuran ringkas dapat memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan pengguna. Jadi, ketika tidak digunakan untuk bermain, perangkat masih dapat dialihkan untuk kebutuhan produktivitas.
Menariknya lagi, Acer memberikan sentuhan khusus pada perangkat konsep tersebut untuk memperingati hari jadi Acer ke-50. Bagian bodi belakang Project DualPlay Mini dihiasi grafis kode morse yang bertuliskan "Acer 50 since 1976".
Predator Atlas 7 dan DualPlay Mini Bawa Arah Baru Acer
Peluncuran Predator Atlas 7 dan pengenalan Project DualPlay Mini memperlihatkan pendekatan Acer yang semakin beragam di segmen perangkat gaming portabel.