Smartwatch Garmin Fenix 8 hadir dengan fitur khusus untuk atlet hybrid, dukungan Hyrox, stamina real-time, dan GPS presisi tinggi.
TechnonesiaID - Dunia olahraga di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami pergeseran besar. Tidak hanya lari atau sepak bola yang jadi favorit, kini masyarakat mulai melirik olahraga lain seperti tenis, golf, hingga kompetisi kebugaran modern. Data Garmin Fitness Report 2024 bahkan mencatat tiga cabang olahraga paling populer di Tanah Air adalah lari, tenis, dan golf.
Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat. Dorongan media sosial, komunitas yang solid, serta kesadaran akan gaya hidup sehat membuat olahraga semakin mudah diakses. Dengan kata lain, olahraga kini bukan hanya kebutuhan fisik, melainkan bagian dari identitas sosial generasi muda.
Baca Juga
Advertisement
Smartwatch Garmin Fenix 8 dan Gaya Hidup Aktif

Seiring meningkatnya tren tersebut, perangkat pendukung seperti smartwatch juga ikut populer. Garmin menjadi salah satu merek yang paling dipercaya. Alasannya sederhana: akurasi, fitur lengkap, dan daya tahan yang tangguh. Dari sekian banyak lini produk, seri Garmin Fenix menempati kasta premium karena ditujukan bagi atlet profesional maupun mereka yang serius menjaga performa.
Kini, Garmin Fenix 8 resmi hadir dengan membawa sejumlah pembaruan yang cukup signifikan. Bukan hanya sekadar penunjuk waktu atau pelacak kalori, Fenix 8 hadir sebagai “asisten pribadi” bagi atlet hybrid yang menggabungkan daya tahan, kekuatan, dan strategi latihan cerdas.
Hyrox, Kompetisi Fitness yang Jadi Tren
Sebelum membahas fitur Fenix 8, ada baiknya kita memahami tren baru bernama Hyrox. Kompetisi ini sedang naik daun di berbagai belahan dunia dan mulai dikenal di Indonesia. Hyrox sering dijuluki sebagai The World Series of Fitness Racing karena formatnya unik: delapan kali lari sejauh 1 km, diselingi delapan pos latihan fungsional.
Baca Juga
Advertisement
Latihan yang digunakan tidak rumit. Ada SkiErg, sled push, sled pull, hingga wall balls. Justru kesederhanaan ini membuat Hyrox mudah diikuti oleh berbagai level kebugaran. Tidak ada batas waktu ketat, sehingga setiap peserta punya kesempatan menyelesaikan lomba.

Hyrox menjadi populer karena tiga alasan utama. Pertama, formatnya mudah diakses, tidak serumit CrossFit. Kedua, targetnya jelas sehingga peserta bisa memantau progres dengan akurat. Ketiga, ada semangat komunitas yang kuat, menjadikan setiap lomba penuh energi dan motivasi.
Garmin, Partner Ideal untuk Atlet Hybrid
Dalam menghadapi tantangan seperti Hyrox, perangkat pelacak aktivitas jelas sangat penting. Garmin menempatkan diri sebagai pilihan favorit karena metriknya sangat detail. Baik pelari, pesepeda, maupun atlet kekuatan bisa memantau performa secara spesifik.
Baca Juga
Advertisement
Di antara produk Garmin, ada tiga seri yang cukup menonjol: Forerunner, Fenix, dan Venu. Ketiganya hadir untuk segmen berbeda, tetapi sama-sama dilengkapi teknologi terkini untuk membantu pengguna berlatih lebih cerdas.
Garmin Forerunner 965 dan 970: Ringan dan Kaya Fitur

Bagi pelari maupun atlet hybrid yang membutuhkan perangkat ringan, Garmin menghadirkan Forerunner 965 dan 970. Khusus Forerunner 970, tersedia metrik baru seperti Running Economy untuk mengukur efisiensi energi per kilometer, serta Running Tolerance untuk memantau kemampuan tubuh menghadapi beban latihan.
Kedua smartwatch ini cocok bagi mereka yang mengutamakan kecepatan, efisiensi, dan data analisis mendalam tanpa harus memakai jam tangan yang terlalu berat.
Baca Juga
Advertisement