Dengan tenaga tersebut, B03X mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 8,6 detik. Kecepatan maksimumnya mencapai 160 km/jam.
Angka tersebut membuat performa B03X versi global lebih bertenaga dibandingkan A10 yang dipasarkan di China.
Baca Juga :
Sebagai pembanding, A10 tersedia dalam dua pilihan output motor, yaitu 94 hp atau 70 kW dan 121 hp atau 90 kW. Kedua pilihan motor tersebut sama-sama menghasilkan torsi maksimum 150 Nm.
Untuk akselerasi 0-100 km/jam, A10 membutuhkan waktu masing-masing 10,5 detik dan 12 detik, tergantung pilihan motor.
Sementara itu, kecepatan maksimum kedua pilihan tersebut sama-sama berada di angka 160 km/jam.
Baca Juga :
Peluang Leapmotor B03X Masuk Indonesia
Rencana produksi Leapmotor B03X di Malaysia menjadi semakin menarik jika dikaitkan dengan pasar Indonesia.
Leapmotor sendiri sudah memperluas bisnisnya ke Tanah Air melalui kerja sama dengan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. Saat ini, B10 dan C10 telah dipasarkan di Indonesia.
Karena B03X memiliki ukuran dan karakter yang lebih kompak, kehadirannya berpotensi memperluas pilihan kendaraan listrik Leapmotor sekaligus menyasar segmen konsumen yang berbeda.
Baca Juga :
Meski begitu, sampai sekarang belum ada informasi resmi yang memastikan Leapmotor Indonesia akan membawa B03X ke pasar nasional.
Jika kendaraan tersebut benar-benar diproduksi secara lokal di Malaysia, kehadirannya di kawasan ASEAN tentu layak dinantikan. Terlebih, produksi di kawasan dapat menjadi bagian penting dari strategi Leapmotor dan Stellantis dalam memperluas pilihan kendaraan listrik.
B03X Bisa Jadi Model Berikutnya di Indonesia?
Untuk saat ini, masuknya Leapmotor B03X ke Indonesia masih sebatas peluang. Belum ada keputusan resmi mengenai kehadiran model tersebut di pasar nasional.
Baca Juga :
Namun, ekspansi Leapmotor yang semakin agresif di Asia Tenggara membuat kemungkinan tersebut tetap menarik untuk diperhatikan.
B03X berpotensi menjadi salah satu model berikutnya yang dipertimbangkan untuk Indonesia, terutama jika produksi lokal di Malaysia benar-benar berjalan pada paruh pertama 2027.
Meski demikian, keputusan akhirnya tetap akan bergantung pada strategi Leapmotor dan Stellantis di kawasan serta kondisi pasar kendaraan listrik nasional.
Baca Juga :
Dengan demikian, rencana B03X di Malaysia bukan sekadar soal model baru. Perkembangan ini juga bisa menjadi petunjuk mengenai langkah Leapmotor berikutnya di pasar kendaraan listrik Asia Tenggara, termasuk Indonesia.